
Axel mencari keberadaan mommynya. Ia harus bicara dengan mommy. Setelah capek mencari, tak ditemuinya juga mommy,Axel akhirnya bertanya dengan bibi.
"Bi.. mommy kemana. Pagi pagi kok sudah menghilang"
"Tadi mommy aden bilang mau ke rumah tante Ani. "
"Kok pagi benar perginya... "
"Nggak tahu juga bibi den. "
"Kalau daddy kemana bi"
"Daddy mengantar mommy sekalian mau ke tempat Oma"
"Ngapain Daddy kerumah Oma ya.. "
Axel mengambil kunci mobilnya dan melajukan mobilnya menuju kerumah tante Ani.
Sampai dirumah, pelayan mengatakan jika mommy dan tante Ani lagi duduk di taman belakang. Axel langsung menuju ke tempat itu.
"Selamat pagi tante.. selamat pagi mommy"
"Selamat pagi Axel.. tumben pagi pagi sudah nongol."ucap Tante Ani
"Sayang.. mengapa kamu menyusul mommy. Ada apa nak"
"Axel mencari cari mommy mau sarapan, nggak tahunya mommy sudah pergi"
"Biasanya juga kamu bangunnya siang kalau nggak Bunga yang bangunkan. Makanya sehabis sarapan mommy langsung aja ke sini. Mommy dan Tante Ani mau berangkat besok malam ke Sydney "
"Mengapa mommy dan tante Ani ke Sidney"tanya Axel pura pura nggak tahu
"Kami juga kan pengin hiburan,agar tak jenuh di rumah terus"ucap Tante Ani
__ADS_1
"Aku boleh ikut"
"Kamu nggak malu pergi dengan mommy. Nanti kamu diledek anak mommy lagi"
"Memang Axel anak mommy kan.. "
"Nanti kami dikatakan orang orang, wanita tua suka berondong lagi... ha...ha... "canda tante Ani
"Biarin.. Axel juga butuh hiburan mom"
"Memangnya anak mommy lagi banyak pikiran ya saat ini"ucap Alya sambil memandangi Ani.
Alya sebenarnya mendatangi Ani pagi pagi karena ia melihat pemberitaan Cindy. Ia ingin bertanya pada Ani siapa lelaki yang bersama Cindy.
Alya sudah tidak mengikuti perkembangan dunia model sejak ia menikah dan memiliki anak. Tapi Ani sebagai orang kepercayaan Alya yang mengelola agensi model milik Alya, masih sering melihat berita tentang model.
Baru saja mereka melihat artikel itu, Axel sudah muncul. Jadi pembahasan itu tertunda.
"Aku sudah lama nggak pergi liburan bareng mommy apalagi tante Ani."
"Mommy dong yang minta izin daddy. Perusahaan bisa ditangani Rendi sementara waktu"
"Kalau begitu, nanti mommy bicarakan dengan daddy. Semoga aja daddy mengizinkan "
"Kamu belum sarapankan Axel, minta saja sama bibi agar dibuatkan sarapan "ucap Tante Ani
"Baiklah tante.. aku sarapan dulu. "ucap Axel meninggalkan mommy dan tante Ani.
Setelah Axel menghilang Alya kembali bertanya dengan Ani.
"Kamu kenal An, pria yang berfoto dan diberitakan menjalin hubungan dengan Cindy ini"ucap Alya pelan takut di dengar Axel
"Dulu ia juga seorang fotografer. Temannya Hendri ayah tiri Cindy, tapi ia jauh lebih maju dari Hendri. Dari dulu bayarannya lebih tinggi dari Hendri. Ia menikah dengan anak seorang pengusaha, setelah menikah itulah ia membuka sebuah usaha yaitu percetakan majalah model. Istrinya sekarang seorang pengusaha, ia menggantikan ayahnya memimpin perusahaan"
__ADS_1
"Apa kamu percaya dengan berita ini"tanya Alya
"Aku rasa Cindy memang ada main dengan Anthony,mengingat ia seorang model eksklusif majalah milik Anthony .Tapi aku bukan mau menjelekan Cindy ya. Ini hanya pendapat aku saja"
"Nggak apa Ani. Aku tahu kamu. Tak mungkin kamu bermaksud jelek dengan semua ini. Apa ini yang membuat Axel segera kembali dari Singapura. Apa ia melihat Cindy berselingkuh. Atau ia telah membaca berita ini, karena beberapa hari ini Axel tampak sangat murung"
"Aku rasa Axel pastilah sudah membaca berita ini"
"Pantas ia tampak sedih ketika kembali dari Singapura. Oh Ani, aku jadi ingat ketika Axel menelepon aku dari Singapura. Ia menangis sambil meminta maaf. Pasti Axel melihat sendiri perselingkuhan Cindy. Kasihan Axel, ia pasti saat ini sangat terluka. Aku tahu Axel sangat mencintai Cindy"gumam Alya
"Axel bukan anak anak lagi Alya, ia pasti bisa mengatasi masalahnya. Kamu juga seharusnya bersyukur jika Axel menyaksikan sendiri pengkhianatan Cindy, kamu jadi tak perlu mencari cara agar Axel mau mempertimbangkan hubungannya lagi. Bukankah kamu juga kurang setuju hubungan mereka "
"Tapi Ani, bagaimanapun aku kasihan melihat Axel. Ia pasti sangat syok mengetahui kebenaran siapa wanita yang sangat ia cintai. Pantas ia minta ikut dengan kita, pasti saat ini ia ingin pergi jauh dari Cindy. Ia ingin mengobati luka hatinya "
"Kalau begitu biarkan aja ia ikut. Kamu pasti bisa merayu Tian buat mengizinkan Axel ikut kita"
"Ya An. Aku akan bawa Axel. Aku tak mau ia larut dalam kesedihannya. Kamu tahunan An dari kecil Axel anaknya lebih perasa dan sensitif dari Alexa, ia pasti saat ini menutupi rasa sedihnya agar aku tak ikut merasakan apa yang saat ini sedang ia rasakan. "
"Aku rasa ia menutupi semua rasa sakitnya karena rasa bersalahnya juga padamu. Ia telah membantah kata katamu ketika kamu menyatakan keberatan akan hubungan mereka. Ia pasti malu karena ternyata kata kata kamu memang benar adanya. "
"Apa kak Tian juga tahu berita ini ya"lirih Alya
"Aku rasa Tian pasti tahu. Kamu kayak tak kenal suami kamu saja. Jangan jangan ia juga dari pertama sudah menyelidiki siapa Cindy sebenarnya. Bukankah kamu bilang, Tian selalu berkata biarlah Axel tahu siapa sebenarnya Cindy tanpa kita meminta putus, nanti Axel sendiri yang memutuskan hubungan mereka "
"Iya.. kamu benar Ani. Kak Tian pasti tahu siapa Cindy, keluarganya dan perbuatannya"
"Sekarang kamu bisa sedikit tenang, karena Axel sudah melihat kebenarannya. Tinggal bagaimana kamu membuat Axel benar benar menjauh dari Cindy jangan sampai ia masih terpengaruh dengan rayuan Cindy "
"Kamu benar Ani. Aku memang harus bawa ia ikut kita. Jika perlu kita akan lebih lama di sana biar Axel tambah jauh dari Cindy"
"Maafkan mommy sayang.. mommy harus segara membuat kamu benar benar melupakan Cindy. Mommy tak ingin kamu masih ditipu oleh kecantikan Cindy "
********************
__ADS_1
Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini