Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 121. Aqiqah baby twins


__ADS_3

Pagi hari ini rumah Tian tampak sangat ramai. Dimana mana tampak kesibukan. Masing masing dengan tugasnya.



Acara aqiqah si kembar akan dimulai pukul sembilan yang dihadiri anak anak yatim dan panti asuhan.


Setelah ustad dan anak yatim serta keluarga terdekat hadir acara dimulai oleh pembawa acara.


Setelah pembukaan oleh protokol selesai dilanjutkan pengajian yang dibawakan Tian. Memang Tian mengaji nggak sefasih dan sebagus Hafiz tapi selama seminggu ini ia telah belajar untuk dapat mengaji di acara aqiqah anaknya.


Tian membacakan al quran surat al lukman ayat 13 - 18. Tian membaca dengan sedikit gugup.


Mama Mega menangis mendengar Tian mengaji. Tak pernah dibayangkan putranya dapat berubah setelah berkeluarga.


Setelah mengaji, Tian mengucapkan kata sambutan dan ucapan terima kasih buat para tamu dan hadirin.


Acara dilanjutkan dengan pencukuran rambut sikembar. Alya menggendong Axel sedangkan Tian menggendong putrinya Alexa.


Melihat itu Yudha yang duduk berdampingan dengan Zahra membisikan ke telinga Zahra...


"Zahra... kamu nggak pengen seperti itu"


"Seperti apa maksudmu... "


"Itu... menggendong bayi ketika acara aqiqah.. "


"Nikah saja belum... bagaimana bisa kepingin gendong bayi di acara aqiqahnya.. Yud"


"Makanya kita segera nikah saja.. biar bisa momong bayi berdua. Siapa anak kita kembar juga... dan kembar tiga lagi"


"Hhhaaa... kembar tiga... "


"Jadi sekali lahiran langsung punya baby tiga"


"Kamu... bisa saja Yud.. kamu kira hamil bayi kembar itu mudah. Apalagi sampai kembar tiga"


"Kalau gitu jangan kembar. Satu juga nggak apa, asal lahir dari rahimmu"


"Yudha... ngomong apa sih.. tuh lihat acara, jangan ngomong saja.. "


"Mau kan kamu mengandung bayi ku"


"Yudha... jangan ngomong itu terus. Kamu kan janji akan menunggu jawaban aku setelah kamu kembali dari Jerman.. "


"Ya... aku memang janji.. tapi jika kamu sudah ada jawaban sekarang, juga lebih baik"


"Hhhmmmmm.... jawaban apa sih"ucap mama yang tiba tiba telah hadir diantara Yudha dan Zahra


"Mama pengen tahu atau pengen tahu banget"Tanya Yudha


"Pengen tahu banget... "


"Tapi kata pak ustad kita tak boleh kepo dengan kehidupan orang lain"


"Kamu bukan orang lain.. kamu tuh anak mama"ucap mama geram dan menoyor kepala Yudha


"Mama... jangan gitu dong.. hilang wibawa ku di depan calon istri... masa mama main toyor aja"

__ADS_1


"Calon istri... kapan kamu melamarnya. Kalau serius langsung lamar sama bundanya... "


"Tunggu bulan depan ma... kita pergi melamar"


Zahra yang mendengar mama dan Yudha ngobrol jadi memerah pipinya karena rasa malu.


Setelah acara cukuran selesai, dilanjutkan dengan makan siang. Anak anak panti tampak sangat gembira karena Tian juga menyediakan berbagai cemilan dan jajanan yang disukai anak anak.


Dari permen kapas, macam macam gulali dan coklat, cup cake dan juga es krim dengan berbagai jenis dan rasa.


Setelah makan dan puas menyantap hidangan yang disediakan para anak yatim pulang dengan diberi masing masing amplop berisi uang dan tas souvenir serta permen kapas didalam kemasan ember.




Semuanya tampak gembira mendapatkan bingkisan dari tuan rumah.


Setelah tamu undangan dan anak yatim dari panti asuhan yang diundang pulang... mereka istirahat untuk acara malam harinya.


################


Tepat jam delapan malam tamu tamu undangan sudah memenuhi kembali rumah Tian.


Malam hari acara diadakan di taman belakang rumah dengan konsep garden party.


Alya dan Zahra datang dari dalam rumah dengan menggendong baby twins.


Para tamu bergantian mendekati Alya dan Zahra,mereka ingin melihat wajah baby twins nya Tian.


Semua tamu undangan memberikan pujian kepada Tian dan Alya karena wajah anak mereka yang sangat menggemaskan.




"Siapa yang bersama Alya itu Tian... adiknya istrimu"tanya teman teman Tian yang baru melihat Zahra


"Bukan... tapi calon adik iparku.. "


"Calonnya Yudha... "


"Hhhmmm... "jawab Tian dengan senyuman. Pandangan mata Tian tak lepas dari sang istri.


"Alya masih tetap cantik walau sudah punya baby ya"ucap Bumi yang melihat Tian terus memandangi wajah istrinya


"Bukan tetap cantik.... tapi tambah cantik banget.. lu tahu... semenjak gue melihat perjuangan Alya melahirkan baby twins, rasa cintaku makin hari makin tumbuh besar... tak berhentinya aku bersyukur pada Tuhan yang memberikan aku jodoh seperti Alya"


"Kamu memang beruntung mendapati istri yang cantik dan baik seperti Alya. Lihat cara ia memperlakukan Zahra, tidak seperti atasan dan bawahan,tapi lebih seperti saudara kandung.. Gue selalu mendengar pujian dari Zahra buat lu dan Alya... Gue juga dapat melihat kebahagiaan Zahra bekerja dengan keluarga lu.. Zahra gue lihat tambah cantik saja.. "


Yudha yang baru sampai mendengar Bumi memuji Zahra langsung bertanya...


"Siapa yang tambah cantik kak Bumi.. "


"Alya dan Zahra... "


"Kak Bumi tidak boleh memuji wanita yang sudah punya pasangan... "

__ADS_1


"Sudah punya pasangan... Alya ya gue tahu milikbTian.. tapi Zahra setahu gue masih sendiri"


"Kak Bumi belum kenalan ya dengan calon suami Zahra.. "


"Belum... memang nya Zahra sudah ada calon suami ya... kok gue belum tahu. Zahra juga nggak pernah cerita"


"Memangnya Zahra sering cerita sama kak Bumi... "


"Ya... kak Bumi hampir setiap hari menanyakan kabar dan kerjaannya bagaimana... apa ada kendala.. "


"Berarti mulai besok kak Bumi tidak boleh menghubungi Zahra jika tidak ada perlu yang sangat mendesak dan penting"


"Memang nya kenapa "tanya Bumi heran


Tian yang mendengar Bumi dan Yudha berbincang hanya bisa senyum senyum melihat Bumi yang heran dengan kata kata Yudha.


"Kenalkan Yudha... calon suami Zahra... melarang keras ada lelaki lain menghubungi ponsel Zahra jika tidak ada kepentingan "ucap Yudha sambil mengulurkan tangannya.


"Lu.. lu... calon suami Zahra"


"Ya.. "jawab Yudha pasti


Tian dan Bumi tak biaa menahan tawanya lagi. Mereka tertawa dengan kerasnya membuat tamu yang lain memandang kearah mereka bertiga.


"Sejak kapan lu jadi calon suami Zahra... kenal saja belum sebulan"


"Tidak perlu waktu lama buat jatuh cinta itu kak... aku hanya perlu waktu se jam buat menyukai Zahra, dan hanya perlu waktu sehari buat jatuh cinta, tapi aku ingin selamanya untuk dapat hidup dengan Zahra"


"Kalau memang kamu serius Kak Bumi mendukung, Zahra anak yang baik.. "


"Berarti tambah satu pendukungnya... yes yes's... "ucap Yudha penuh semangat..


"Lu bagaimana... apakah Lu mendukung Zahra dengan Yudha... "


"Jika mereka memang saling mencintai... aku sebagai kakaknya pasti mendukung"


"Mendukung dana buat pesta juga ya Kak... "ucap Yudha ngarap


"Cuiihhh... maunya kamu yang gratis saja... pakai dong uang yang kamu dapat dari usahamu"


"Itu buat beli rumah Kak... "


"Rumah biar aku beliin sebagai kado pernikahannya... "


"Betul nih Kak.... Kak Tian memang baik, "ucap Yudha dan memeluk Tian erat..


"Lepaskan... gue nggak mau dikira homo"ucap Tian melepaskan pelukannya...


Yudha melepaskan pelukannya sambil nyengir....


****************************


Terima kasih buat semua yang telah support dengan memberi like, koment dan vote.


Mampir juga ya kenovelku ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI yang bercerita tentang....


Pelangi gadis yang hidup dipanti asuhan tanpa tahu siapa ibu bapaknya. Ia ditinggalkan di panti asuhan sejak berumur 3 hari. Setelah dewasa ia harus bekerja keras untuk membantu bunda pengurus panti mencari uang buat biaya hidup anak anak panti. Selain bekerja di kantor, malam harinya ia bekerja sebagai guru les. Disanalah ia mengenal Langit. Hingga suatu malam Langit mabuk dan memerkosa Pelangi.

__ADS_1


Langit yang tak tahu Pelangi hamil pergi keluar negeri untuk meneruskan kuliahnya. Pelangi mencari tahu keberadaan Langit pada orang tuanya, tapi orang tuanya malah mengancamnya setelah tahu Pelangi hamil anaknya Langit, sehingga Pelangi harus pergi jauh untuk mempertahankan darah dagingnya. Sampai anaknya berusia lima tahun, Pelangi dan Langit bertemu kembali. Langit begitu heran melihat anak Pelangi yang begitu miripnya dengannya ketika kecil... bagaimana kisah selanjutnya.. apakah Pelangi dan Langit bisa bersatu.


__ADS_2