Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 59 Pertengkaran Sandra dan Alya


__ADS_3

"Kak... turunkan aja saya di persimpangan... nanti biar dari sana saya jalan kaki ke kantor "Alya


"Mengapa harus turun dipersimpangan.... "Tian


"Saya nggak mau jadi bahan omongan karyawan jika mereka melihat kita pergi bareng... "Alya


"Aku akan memecat mereka yang bicarakan aku dibelakang... "Tian


"Kak... jangan asal memecat seseorang, karena dari gaji mereka kadang banyak nyawa yang bergantung.... "Alya


"Apa aku harus peduli... jika melakukan kesalahan mereka harus bisa menerima akibat dari perbuatannya... "Tian


"Kak Tian bisa memberi peringatan terlebih dahulu sebelum memecatnya.... "Alya.


"Jangan terlalu baik... nanti orang akan menginjak kita... "Tian


"Kak... berhenti disini...."teriak Alya yang mengagetkan Tian


"Kamu mengagetkanku... kita bisa kecelakaan... "Tian


"Maaf kak... Tolong berhenti kak... "Alya


"Mengapa harus berhenti... kakimu aja masih sakit kalau di bawa jalan... "Tian


Tian tetap mengendarai mobilnya memasuki halaman perusahaan nya.


Kebetulan ini jam sibuk kantor. Karyawan terpaku melihat Alya yang keluar dari mobil pimpinan perusahaan...


"Mengapa bu Alya bisa pergi bareng pak Tian kerjanya... Padahal disini ada tunangan pa Tian tapi bu Alya masih aja mendekati "ucap salah satu karyawan


"Ya... apa bu Alya sengaja menggoda pak Tian agar nanti bisa jdi orang kaya"ucap karyawan yang lainnya


"Bu Sandra cantik juga sih sebenarnya, tapi ia begitu sombong... apa lagi nanti jika telah menikah dengan pak Tian"Karyawan


"Jangan menggosip pagi pagi jika tak mau di pecat"ucap Tian datar ketika melewati karyawannya.

__ADS_1


################


Alya sedang mengerjakan tugasnya ketika tiba tiba Sandra datang dan langsung menggebrak mejanya...


"Dasar wanita jal*ng.....apa lagi yang kamu rencanakan.... "Sandra berkata dengan suara sedikit keras sehingga mengundang perhatian karyawan yang lainnya.


"Apa yang ibu Sandra maksud... saya tak mengerti"Alya


"Apa kakimu yang cacat itu kau jadikan senjata buat Tian mengasihanimu... "Sandra


"Saya tidak pernah berpikir begitu bu Sandra... "Alya


"Dasar pel*cur,kamu pikir kamu dapat memiliki Tian kembali... "Sandra


"Tolong jaga ucapan ibu. Saya tidak pernah ada niat buat merebut pak Tian, anda jangan takut bu Sandra... "Alya


"Jika kamu tidak ada niat merebut Tian... aku minta berhenti sekarang juga... "Sandra


"Saya tidak bisa berhenti sekarang.....karena saya masih punya hutang sama pak Tian... "Alya


"Saya tidak ada alasan buat berbohong bu Sandra.... "Alya


"Wanita yang menjadi simpanan hanya untuk pemuas nafsu seseorang dan hanya mengharapkan uang sama aja dengan pel*cur,jal*ng bahkan lebih hina dari itu... "Sandra


"Cukup bu Sandra... saya bukan simpanan. Apa lagi seorang pel*cur ...jika ibu menganggap saya seorang pel*cur sama aja ibu menghina tunangan ibu sendiri. Itu berarti pak Tian pemakai jasa seorang pel*cur..."Alya


"Beraninya kamu menghina dan mengatakan Tian... apa kamu mau semua orang di kantor tahu kalau kamu itu dulu nya simpanan Tian.... "Sandra


"Ibu yang memulainya... ibu yang memberitahukan semua orang... Saya selama ini sudah menutupinya. Sekali lagi saya katakan... AKU BUKAN SIMPANAN pak Tian... aku mantan istrinya pak Tian... "Alya


Karyawan yang mendengar penuturan Alya merasa kaget. Semua berdesas desus di belakang mereka.


"Kamu... berani nya kamu... kamu pikir kamu bisa melawan saya... saya tidak akan pernah melepaskan Tian untuk seorang wanita hina sepertimu. Aku rasa orang tua dan keluargamu pasti malu mempunyai putri sepertimu....sehingga mereka meninggalkanmu sendiri... "Sandra


Plak..... Alya menampar pipi Sandra

__ADS_1


"Cukup bu Sandra.... anda bisa menghina saya sesuka hati anda tapi jangan pernah menyinggung keluarga saya... "Alya


"Beraninya kamu menampar saya.... kamu pikir kamu siapa... jangan mentang mentang Tian selalu membelamu... kamu jadi berani seperti ini"Sandra mendorong Alya kuat sehingga ia terjatuh.


Tian yang mendengar suara ribut... keluar dari ruangannya. Dan melihat Sandra mendorong Alya


"Sandra... apa yang kamu lakukan... "Tian


Tian menolong Alya berdiri... tapi karena kakinya belum pulih Alya merintih kesakitan. Tian langsung menggendong Alya, bermaksud membawanya kerumah sakit.


"Tunggu Tian... kamu tak bisa mempermalukan aku seperti ini. Alya yang memulainya... ia menamparku. Kamu bisa tanya karyawan yang lainnya... "Sandra


"Aku tak perlu bertanya dengan karyawan... aku bisa nanti melihat CCTV nya... "Tian


"Kamu tidak perlu menggendongnya. Kamu bisa minta karyawan yang lain... "Sandra


"Pak Tian... turunkan saya... "Pinta Alya meronta..


"Jangan buat saya jadi seperti wanita jahat.... karyawan yang lain bisa salah sangka... "Alya


"Kamu harus di bawa kerumah sakit... "Tian kembali berjalan


"Tian... jika kamu tidak menurunkan Alya... aku pastikan berita ini sampai kepada mamamu... "Sandra


"Silakan kamu beri tahu mama... "Tian


"Tian..... "teriak Sandra melihat Tian tetap melangkah dengan menggendong Alya.


"Tian... Alya akan menerima akibat dari semua perlakuanmu ini... Kamu sudah membuatku malu... awas kamu... dasar wanita jal*ng..."teriak Sandra sambil membuang semua yang ada di meja kerjanya ke lantai.


Karyawan yang lain hanya memandangi. Mereka kembali dengan pekerjaan mereka masing masing. Tak ada yang berani ikut campur. Mereka takut Tian akan memecatnya.


***************************


Jangan lupa like dan koment

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2