Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 68. Kembali ke kebiasaan lama


__ADS_3

Sudah hampir tiga bulan Alya menghilang. Setiap harinya Tian masih saja mencari informasi keberadaan Alya. Hampir setiap ada waktu ia datangi rumah tempat Alya pernah tinggal bersama neneknya.


Tian yang frustasi kembali ke kebiasaan lamanya. Tiap malam ia selalu ke klub. Minum minuman beralkohol sampai mabuk.


Kalau dulu sebelum mengenal Alya biasanya Tian akan selalu membawa wanita yang berakhir di tempat tidur. Tapi untung saat ini Tian tidak pernah lagi tidur dengan wanita manapun. Pernah ia membawa wanita ke hotel, tapi ketika ia akan melakukan hubungan wajah Alya akan terbayang. Ia akhirnya meminta wanita itu pergi.


Perusahaan kurang diurus... Untung ada Andi yang bisa diandalkan.


"Gimana Andi... apa kak Tian masih suka mabuk mabukan. Baru dapat karma ia. Makanya jangan suka mempermainkan hati wanita... "Yudha bertanya dengan Andi. Ia sengaja datang ke perusahaan Tian untuk melihat kondisinya. Karena ia dapat laporan kalau banyak proyek perusahaan yang gagal.


"Begitukah Tuan Yudha... saya sudah sering mengingatkan. Tapi sepertinya dengan mabuk mabukan lah ia dapat melupakan kepergiaan Alya... "Andi


"Boleh aku menemui kak Tian... "Yudha


"Silakan Tuan.... "Andi


Yudha masuk ke ruang kerja Tian. Ia melihat Tian yang duduk bersandar di kursi kerjanya sambil memegang kepalanya.


"Ternyata Sang casanova bisa juga patah hati.. "Yudha


"Mau apa kau datang ke sini... "Tian


"Ternyata kak Tian tak lebih dari seorang pecundang... "Yudha


"Aku lagi tak ingin berdebat.... jangan pancing emosi ku.... Sekarang juga kau keluar dari kantorku... "Tian


"Aku senang melihat kak Tian akhirnya mengakui kekalahanmu.... Alya memang hebat... dapat memporak porandakan hidup seorang Tian yang sangat angkuh... Sekarang kak Tian dapat merasakan karmanya... Gimana rasanya dicampakan... "Yudha


Tian bangkit dari kursinya dan menghampiri Yudha. Tanpa Yudha duga... Tian langsung melayangkan tinjunya kewajah Yudha.


"Sekali lagi kau bicara... aku hancurkan wajahmu.... "Tian


"Ayo... pukul lagi... tinju wajahku lagi... itu semakin membuktikan kalau semua perkataanku benar. Apa kak Tian pikir dengan bermabukan Alya akan kembali. Kalaupun ia kembali... apa kak Tian yakin Alya masih mau menerima kak Tian. Ketika kak Tian bersikap baik aja Alya masih belum bisa menerima apalagi ia tahu sekarang kak Tian sering mabuk mabukan ditemani wanita wanita malam... "Yudha.

__ADS_1


"Kamu jangan ikut campur... bukankah kamu senang melihat diriku hancur seperti ini... "Tian berkata sambil terduduk di lantai.


"Apa kak Tian kira pikiran ku sepicik itu... bagaimanapun kau adalah kakak kandungku, kau yang telah membiayai sekolah dan hidupku. Walaupun kita mencintai wanita yang sama, aku tak pernah menginginkan kau jadi seperti ini... Aku merelakan Alya bersamamu jika memang kebahagiaan Alya ada bersamamu... "Yudha


"Aku tak tahu Yud... aku benar benar kacau. Kamu benar... mungkin ini karma bagiku karena dulu membuatnya menderita... "Tian


"Apa kak Tian benar benar mencintai Alya. "Yudha


"Ya... aku benar benar mencintainya... "Tian


"Bukankah dua hari lagi kak Tian akan ke Singapura buat kerjasama dengan perusahaan X... "Yudha


"Ya... dari mana kamu tahu... "Tian


"Aku mau kak Tian kembali seperti saat bersama Alya... Kak Tian yang penuh semangat kerja... Pergilah ke Singapura karena Alya ada disana.... Tapi aku mohon... jangan pernah kak Tian sakiti ia lagi. Kejarlah cintanya... "Yudha melempar sebuah majalah yang terdapat wajah Alya..


"Jadi selama ini Alya ada di Singapura. Ia kembali menjadi model... "ucap Tian semangat


"Ya... aku baru dapat majalah ini dari temanku di Singapura. Aku meminta tolong temanku mencari info tentang Alya... Aku memberi kak Tian kesempatan... karena ku tahu cintanya kak Tian begitu besarnya pada Alya... Aku rela melepaskan nya untuk kak Tian dari pada ia harus menikah dengan orang lain.... "Yudha


"Baiklah... aku permisi dulu.. Ingat kak Tian harus dapat meyakinkan Alya untuk mau kembali menjalin hubungan dengan kak Tian. Jangan memaksanya... karena cinta tak dapat di paksa.. "Yudha


"Oke... Aku akan membuat ia dapat mencintaiku dengan tulus..... "Tian


Setelah Yudha meninggalkan ruangannya... Tian memanggil Andi..


"Andi kamu susun rencana buat pertemuan kita dengan perusahaan X. Aku sendiri yang akan menghadirinya... nggak perlu kamu wakilkan... "Tian


"Apaa... Tuan Tian yakin akan menghadirinya... "Tanya Andi dengan heran


"Ya... mulai hari ini... aku akan kembali mengurus perusahaan dengan benar lagi. Cukup sudah aku bermain main... "Tian


"Sukurlah kalau Tuan mau mengurys perusahaan ini dengan benar lagi. Banyak proyek yang gagal dan batal.. Tuan Tian harus menjadi pimpinan yang hebat kembali... "Andi

__ADS_1


"Ya... Andi. Terima kasih karena selama ini kamu sudah banyak membantu mengurus perusahaan ku. Tanpa mu aku tak tahu apa jadinya usaha ku ini... Yudha memang benar.. aku ini tak lebih dari pecundang... Aku harus bangkit kembali... "Tian


"Saya sangat senang mendengarnya Tuan... "Andi


"Hhmmm... "deheman Tian


"Maaf Tuan... memang apa yang tuan Yudha lakukan sehingga Tuan akhirnya sadar dengan semua ini... "Andi


"Andi... Yudha memberi tahu ku dimana keberadaan Alya. ...Aku harus menemuinya. Aku akan meminta maaf atas semua perbuatanku dahulu yang menyakitinya.... "Tian


"Dimana bu Alya sekarang tinggal Tuan.. "Andi


"Ia kembali meniti kariernya sebagai model di Singapura... mengapa aku tak pernah berpikir kesana selama ini ya... "Tian


"Sukurlah kalau bu Alya baik baik saja... "Andi


"Untuk itu kamu pesankan tiket dan kamar buatku selama seminggu di Singapura... "Tian


"Baiklah Tuan... semoga usaha anda membuahkan hasil... "Andi


"Semoga Andi... aku akan berusada membuatnya yakin akan ketulusan cintaku padanya.... "Tian


"Kalau gitu saya permisi dulu tuan... ada banyak yang harus saya kerjakan"Andi


"Silakan... "Tian. Ia memandangi wajah Alya yang ada di majalah dengan tersenyum.



"Alya... aku akan berusaha mendapati cintamu lagi... apa pun akan aku lakukan untuk meyakinkanmu... aku sangat mencintaimu.... "lirih Tian


******************************


Terima kasih telah membaca

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like... koment dan vote untuk mendukung agar lebih semangat dalam menulisnya


Mampir juga di novelku... CINTA TAK PERNAH SALAH


__ADS_2