Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 48. Ke tempat Pemakaman Azka


__ADS_3

Ketika pagi menjelang dan mentari sudah menampakan wajahnya... Alya tersadar dari tidurnya.


Ia melihat kesamping.. ke sofa dan tempat tidur yang biasa Tian tempati. Tapi ia tak melihat Tian berada.


Perawat masuk mengantar sarapan pagi.


"Pagi bu Alya... gimana keadaannya.. apakah sudah terasa semakin membaik... "perawat


"Sudah agak baikan. ..."Alya


"Sebelum bu Alya sarapan... saya bantu bersihin badan ibu dulu ya... "perawat membawa air di dalam baskom dan handuk kecil.


Perawat itu pun membuka pakaian Alya dan mengelap seluruh badan Alya.


"Bagaimana bu Alya... sudah agak segar badannya... "perawat


"Ya suster... terima kasih.. "Alya


"Oh ya bu Alya... tadi pak Tian pesan.. ia ada rapat di kantor ...jadi pak Tian akan kembali kesini lagi sekitar jam satu siang. Pak Tian pesan supaya ibu menghabiskan sarapan dan makan siangnya... jangan lupa minum obat.pesan pak Tian... "Perawat


"Sekali lagi terima kasih... "Alya


"Sama sama bu Alya... saya permisi dulu... "perawat.


"Kenapa pak Tian harus menjaga ku siang dan malam. Apa tunangannya tahu. Aku harus melarangnya menjaga ku... aku tak mau nanti jika tunangannya tahu... akan menjadi salah sangka... "gumam Alya.


##########


Sekitar jam satu siang Tian memang kembali lagi ke rumah sakit...

__ADS_1


"Siang Alya... .."Tian


"Siang pak Tian.... Pak Tian boleh saya meminta bantuan anda... "Alya


"Apa yang bisa saya bantu... "Tian


"Tolong antarkan saya ke tempat pemakaman Azka..pak "Alya


"Apa kamu yakin akan ke sana... dan tidak akan mempengaruhi kejiwaanmu... "Tian


"Saya rasa tidak apa apa pak... saya sudah bisa menerimanya... "Alya.


"Baiklah... saya hubungi Andi dulu untuk mengantar kita... "Tian


"Baik pak... terima kasih.. "Alya


Tian mengambil sesuatu di dalam lemari dan mendekat ke arah Alya. Ia memegang pakaian Alya dan ingin membuka kancing bajunya...


"Pak Tian... bapak mau apa.. "Alya


"Saya akan mengganti pakaianmu..kamu pikir apa yang akan saya laukan, . nggak mungkin kamu memakai baju rumah sakit... "Tian


"Biar saya yang melakukannya... bapak silakan keluar dulu... "pinta Alya


"Baiklah... saya menunggu depan pintu.. setelah selesai kamu bisa memanggil saya.. "Tian


Setelah hampir setengah jam berlalu,tak terdengar suara Alya memanggilnya. Tian tak sabar dan langsung masuk.


"Kenapa lama sekali... kamu bisa tidak mengganti bajumu... "Tian

__ADS_1


"Atasannya saya bisa pak... tapi rok saya kesulitan. Biar saya minta bantu perawat saja... "ucap Alya akan memencet bel


"Kamu pikir kerja perawat itu cuma duduk duduk aja... sehingga bisa kamu minta tolong kapanpun. Ia sudah terlalu banyak kerjaan... jangan ditambah lagi dengan hal sepele seperti ini... Biar saya yang akan membantumu... kamu bisa menutupnya dengan selimut... "Tian.


Tian memasukan tangannya diselimut Alya dan mulai membuka celana piyama rumah sakit yang Alya pakai. Setelah itu Tian memakaikan rok. Ia tanpa sengaja menyentuh paha Alya.


"Maaf... "ucap Tian pelan. Alya hanya memandangi Tian dengan sedikit rasa malu.


"Biar saya gendong kamu... "Tian menggendong Alya dan mendudukan di kursi roda. Setelah itu Tian mengambil sisir dan mengucir rambut panjang Alya.


"Terima kasih pak... "ucap Alya


Tian mendorong Alya menuju parkiran rumah sakit. Disana telah menunggu Andi. Setelah menempuh perjalanan selama dua jam mereka sampai ditempat pemakaman. Alya kaget dan juga senang Azka dan neneknya ditempat pemakaman yang sama.


Tian mendorong Alya sampai ke dekat kuburan. Ia membawa Alya ditengah antara kuburan nenek dan Azka


"Pak Tian... terima kasih. Anda bisa meninggalkan saya disini sendiri. Nanti saya boleh minta tolong lagi... panggilkan aja taksi buat saya sekitar satu jam lagi... "Alya


"Alya... kamu masih dalam perawatan. Mana mungkin saya meninggal kan kamu. Jika terjadi sesuatu.. dokter bisa memarahi saya... "Tian


"Maaf.. pak... saya hanya ingin sendiri... "Alya


"Saya akan menunggu kamu di dalam mobil... "Tian


Alya mengambil bunga yang dibawanya dan menaburkan diatas kuburan Azka..


"Azka... Ini aku Alya... maaf Alya baru bisa datang hari ini... Azka kamu berjanji akan menikah dengan Alya... tapi mengapa kamu tak menepatinya. Mengapa kamu pergi secepat ini. Mengapa kamu tidak membawa Alya sekalian. Azka apa kamu marah sama Alya... kamu meninggalkan Alya... karena Alya selama ini belum bisa membalas cintamu kan... Azka... kalau kamu marah... Alya terima.. kamu bisa memaki... menghina dan memukul Alya... tapi kamu jangan pergi meninggalkan Alya sendiri. Apa kamu sudah tak cinta Alya lagi. Kamu tega membiarkan Alya sendiri... Azka bangunlah... atau jika kamu memang mau pergi juga... Alya mohon jemput Alya... Kita akan hidup bersama di alam sana... Mengapa kamu mendorong Alya. Jika kamu membiarkan Alya didalam mobil bersamamu... pasti kita akan pergi bersama. ... Azka... jawab lah Alya... mengapa kamu membiarkan Alya hidup... Alya mau ikut kamu... hiks.. hiks"gumam Alya dengan tangisan nya....


************************

__ADS_1


Jangan lupa... like... koment dan vote


Terima Kasih


__ADS_2