
Cindy mandi dan berganti pakaian sebelum mendatangi kamar Axel. Ia membuka pintu kamarnya perlahan dan mengintip ke kamar sebelahnya. Kamar Axel. Ketika ia memastikan Axel di dalam,Cindy langsung keluar dari kamarnya.
Cindy mengetuk pintu kamar Axel. Setelah beberapa kali Axel membuka pintunya. Tampak wajah Axel yang kusut.
"Sayang... mengapa kusut benar wajahnya, kayak pakaian nggak disetrika aja"ucap Cindy dan langsung memeluk Axel.
Axel ingin menepis pelukan Cindy, tapi diurungnya. Ia tak boleh membuat Cindy curiga.
"Aku kangen banget... "
"Belum juga satu bulan aku pergi, sudah kusut begini wajahnya, bagaimana jika lebih"
Axel duduk di sofa.Cindy mengikuti Axel dan duduk dipangkuan Axel sambil memeluk bahunya. Cindy mengecup pipi Axel dan ingin ******* bibir Axel, tapi Axel menolaknya.
"Mengapa sayang.. katanya kangen"
"Aku belum sikat gigi.. "ucap Axel beralasan
"Alasan aja.. pasti kamu marahkan. .."
"Nggak sayang.. mana bisa aku marah dengan pacarku yang cantik ini"
"Mengapa nggak mau aku cium.. "
"Aku lagi kurang sehat... "
"Kasihannya pacarku, sampai sakit aku tinggalin. Malam ini aku akan temani kamu tidur biar sakit dan kangennya hilang"
"Kamu pikir aku mau tidur dengan wanita yang sudah digilir seperti kamu. Aku jijik tahu"
"Serius nih.....nggak takut nanti diketahui wartawan, nanti karier kamu bisa hancur"
"Sayang... wartawan tidak akan bisa masuk hotel ini"
"Bagaimana jika ia menyamar.. "
"Tapi aku tak ada melihat satu orang pun membuntuti aku"
"Dasar rubah betina. Beruntung aku cepat tahu siapa kamu.. "
"Sayang.. mengapa memandangi aku seperti itu, kamu marah ya. Padahal aku rela kesini dengan membohongi fotografer nya. Aku tadi masih ada kerja loh sebenarnya. "
__ADS_1
"Kamu selalu mementingkan pekerjaan.. membuat aku cemburu."
"Kamu ini dengan pekerjaan aku aja bisa cemburu, apa lagi dengan orang lain"ucap Cindy sambil mengecup pipi Axel lagi
"Jika aku belum tahu kebusukan kamu pasti aku sudah merasa sangat tersanjung saat ini dan aku pasti akan terjebak denganmu. Aku tahu kamu pasti akan mengajak berhubungan,, dengan menginap di kamar ku"
"Sayang aku capek, kita tiduran aja ya.. "ucap Cindy dan menarik tangan Axel menuju tempat tidur.
Setelah mereka berbaring, Cindy masuk ke dalam dada Axel, ia lalu mulai membuka kancing baju Axel dengan perlahan. Sampai semua terbuka dan memperlihatkan dada bidang Axel.
"Sayang... sudah lebih dari satu tahun kita pacaran.. aku boleh meminta sesuatu denganmu"ucap Cindy sambil memainkan jari nya di dada Axel.
"Kamu mau apa.. "ucap Axel menunduk dan mengecup pucuk kepala Cindy
"Cindy.. padahal aku sangat mencintaimu, sampai detik ini aku masih tetap mencintaimu. Tapi mengingat pengkhianatan kamu, aku tak bisa memaafkan kamu lagi"
"Aku mau kita melakukan hubungan.... aku ingin menjadi milik kamu seutuhnya"
"Kamu yakin akan melakukan itu denganku"
"Mengapa tidak.. aku sangat mencintaimu"
"Kamu tahu Cin, jika kita melakukan hubungan,nanti yang akan rugi kamu sebagai perempuan. Aku hanya lelaki, aku tak akan meninggalkan bekas apapun setelah melakukannya "
"Sayang.. jodoh bukan kita yang menentukan, semua sudah diatur Tuhan. Belum tentu aku jodohmu..nanti jika kita tak jadi menikah, suami kamu bisa marah jika tahu kamu sudah aku bobol"
"Aku hanya mau menikah denganmu.. "
"Jika kita berjodoh... "
"Apa kamu masih marah karena aku menunda kepulanganku kemarin. Apa sekarang kamu sudah ada pengganti aku. Kamu tak cinta lagi denganku"ucap Cindy dengan suara mendayu agar Axel luluh seperti biasanya.
"Cindy... jika dulu aku langsung terayu ketika kamu berkata dengan suara menjamu, saat ini aku harus bisa menguatkan hatiku untuk tidak lagi terperdaya dengan sikap manismu"
"Aku masih setia denganmu, tidak ada wanita lain dihatiku saat ini. Aku takut kamu yang menduakan aku, karena aku tak akan pernah memaafkan dan menerima apapun itu yang namanya kebohongan dan pengkhianatan "ucap Axel dengan penuh penekanan
"Sayang.. aku tak akan pernah menduakan kamu. Aku sangat mencintaimu"ucap Cindy dan mengecup bibir Axel. Melihat Axel yang diam Cindy langsung ******* bibir Axel.
Axel sempat terbuai dengan permainan lidah Cindy. Setelah tersadar ia melepaskan pagutan mereka.
"Mengapa sayang.. kamu tidak seperti biasanya"ujar Cindy
__ADS_1
"Tidak seperti biasanya ,bagaimana maksud kamu "
"Kamu biasanya tidak pernah mau melepas pagutan sebelum aku yang melepaskannya,dan itu pasti setelah lama kita melakukannya. Apa kamu mulai bosan denganku"
"Sayang.. aku sudah katakan tadi aku kurang sehat"
"Kalau begitu biar aku beri vitamin agar kamu cepat sembuh"
Cindy lalu naik keatas tubuh Axel, dia membuka satu persatu kain yang melekat ditubuh Axel.
Sekarang hanya tinggal pakaian dalam Axel dan Cindy yang melekat ditubuh mereka. Cindy mulai bermain main di tubuh Axel.
Axel sebenarnya merasa terangsang juga. Tapi ia selalu mengingatkan hatinya buat jangan tergoda.
Saat Cindy akan membuka pakaian dalam Axel,ia lalu mendorong Cindy yang berada di atas tubuhnya ke samping.
Cindy yang tak siap, langsung terjatuh. Ia kaget melihat reaksi Axel.
"Sayang kenapa.. Apa kamu tak tertarik dengan tubuhku"
"Siapapun yang melihat tubuhmu pasti tertarik. Tapi aku mencintaimu, aku tak mau merusakmu. Kita belum menikah. Aku mau kita melakukannya setelah kita menikah. Itu akan menjadi malam pertama yang indah, jika kita melakukan sekarang berarti aku sama saja dengan lelaki brengs*k yang merampas perawan wanita. Aku mau perawanmu buat malam pertama nanti. "
"Apa kamu mau seorang istri yang perawan.. "
"Tentu saja sayang.. makanya aku tak mau melakukan sebelum menikah"
"Jika aku tidak perawan berarti kamu tidak mau menikah denganku... "
"Apa kamu tidak perawan lagi, sayang. Kamu belum pernah melakukan hubungan dengan siapapun bukan.. "
"Tentu saja aku belum pernah melakukannya dengan orang lain.. "
"Kalau begitu, kita lakukan setelah menikah aja ya.. "
"Kamu pikir aku akan terjebak dengan permainan kamu, kita lihat Cindy siapa yang lebih licik disini"
"Ya sayang.. "
"Aku harus bisa menjebak Axel agar meniduri aku saat mabuk, jadi ia tak akan bisa membedakan perawan atau tidak jadi setelah itu aku bisa mengatakan jika ia lah yang telah merampas keperawananku... "
*******************
__ADS_1
Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini