Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 59 Season Dua


__ADS_3

Matahari sudah bersinar menerangi bumi, tapi Axel masih saja tertidur dikamarnya. Ia memang tak akan bangun jika tak ada yang membangunkan.


Cece Alexa masuk ke kamar Axel dengan malas. Ia diminta daddy membangunkan Axel.


"Dasar kebo.. jika tidur sudah banget bangunnya"gerutu Alexa sambil masuk ke kamar Axel


"Hai.. bangun.. daddy ngajak Lu pergi tuh. Cepat bangun.. mandi sana"ucap Alexa mengguncang tubuh kembarannya.


Tangan Alexa di pegang kuat oleh Axel dan ditariknya sehingga ia terjatuh menimpa tubuh Axel.


"Bunga sayang... kakak masih ngantuk, pelukan sebentar dulu ya"


Axel lalu memeluk dan akan mengecup Alexa,membuat Alexa dengan keras menjitak kepala Axel.


"Sadar Lu.. Lu kira gue Bunga"teriak Alexa membuat Axel membuka matanya dan tampak wajah cemberut Alexa.


"Napa.. ngigau Lu.. ngarep ya Bunga yang bangunkan..."


"Mengapa cece memeluk aku"ucap Axel melepaskan pelukan mereka


"Tak sudi ya gue peluk Lu. Lu tuh yang memeluk gue. Lu kira gue Bunga.."


"Sana... nggak mahram... "


"Nggak Mahram kepala Lu.. Bunga tuh yang nggak Mahram Lu,tapi Lu peluk juga "


"Sana.. tumben bangunkan gue.. biasanya ogah"


"Gue mah sebenarnya ogah bangunkan Lu, terpaksa karena daddy meminta aja. Daddy pengin mengajak Lu pergi ketemu rekan bisnisnya. Mandi gih cepat sana, sebelum daddy marah"


"Iya.. iya gue mau mandi. Lu sana cepat keluar. Gue nggak pakai baju nih.. "


"Lu mesum ya ternyata. Berarti selama ini,Bunga bangunkan lu dengan tubuh telanjang"


"Siapa yang telanjang.. nih lihat gue cuma polos bagian atas aja. Gue mau ngerjain Lu aja"ucap Axel lalu turun dari tempat tidur menuju kamar mandi.


"Ce.. Bunga kemana ya.. "


"Sudah pulang.. dia malas lihat wajah Lu terus.. mau cari cowok yang lebih cakep "teriak Alexa sambil meninggalkan kamar Axel


Sampai di lantai bawah Alexa kaget melihat ada Rendi dan om Andi yang sedang mengobrol dengan daddy dan mommy nya.


Alexa mendekat dan duduk diantara daddy dan mommynya.


"Selamat pagi om Andi, selamat pagi Rendi.. tumben pagi pagi sudah nongol disini. Mimpi apa kemarin ya pagi pagi sudah disamperin sama cowok ganteng"


"Alexa.. ngomongnya jangan begitu, Rendi jadi malu tuh"ucap mommy.


Daddy Tian dan om Andi hanya tertawa melihat Rendi yang salah tingkah karena ucapan Alexa.

__ADS_1


"Jangan malu Rendi, kamu memang cowok paling ganteng yang Alexa suka. Tapi kalau yang suka Alexa masih banyak yang lebih ganteng, tapi hati Alexa terlanjur terisi oleh Rendi jadi kegantengan mereka tak ada artinya "


"Alexa.. mommy bilang jaga ucapannya "


"Alexa suka ya dengan Rendi"tanya om Andi


"Suka banget om, tapi Rendinya kok pendiamnya over dosis sih om. Alexa kayak bicara dengan patung"


Rendi yang menjadi bahan pembicaraan hanya diam, dengan menundukkan kepalanya.


"Siapa bilang Rendi pendiam, aslinya bawel. Nanti jika Alexa sudah akrab pasti bawelnya keluar"


"Sama kek Axel dong, aslinya bawel banget tapi sok cool"


"Dosa loh ce omongin orang" ucap Axel yang baru berada diantara mereka


"Memang benarkan.. Lu sok Cool, biar Bunga penasaran.Giliran Bunga cuek, Lu yang ngejar ngejar Bunga, sumpah cece manjurkan. Lu jadi bucin sama Bunga"


"Biarin...mau bucin apa nggak yang jelas Bunga juga cinta sama gue.Dad... kita mau meeting apa, mengapa mendadak begini.. "ucap Axel mengalihkan pembicaraan.


"Ada investor yang mengajak kerja sama buat pembangunan resort dan hotel dekat tanjung pinang dan Batam. Ia hanya bisa bertemu hari ini,jadi kita harus meeting sekarang juga"


"Oke...yuk dad, om kita berangkat "


"Sayang.. aku meeting dulu ya.. "ucap Daddy dan mengecup bibir mommy


"Idih Daddy,dah tua masih sok mesraan"ujar Alexa


"So sweet banget sih dad. Rendi besok kita jika sudah menikah harus tetap mesra sampai tua ya"ujar Alexa membuat Rendi kaget


"Apaa... "ucap Rendi kaget


"Mengapa kaget.. kan sebentar lagi kita akan menikah. Daddy dan om Andi setuju kan jika kami menikah "


"Om sih setuju banget"


"Cece.. Lu jadi cewek jangan terlalu agresif.. "


"Biarin... yang penting Rendi suka, benarkan om"


"Iya.. Rendi juga sering omongin kamu jika di rumah. "


"Oom... "ucap Rendi malu


"Jadi Rendi juga suka bicarakan aku ya om"


"Iya.. kamu dan Rendi sangat cocok, kamu bisa mengimbangi sikap Rendi yang sedikit pendiam "


"Sudah om, mari kita pergi lagi. Kalau ngelayani cece nggak akan selesai bicaranya"

__ADS_1


"Tante... Alexa.. aku pamit dulu"ucap Rendi pelan.


"Hati hati ya. Jaga diri dan hatimu hanya untukku.. .. "ujar Alexa.


"Dasar cece ganjen"gumam Axel


Mereka semua akhirnya pergi meninggalkan rumah. Tinggal Alexa dan mommy sendiri di rumah.


Tak lama datang Bunga dengan membawa kue. Ia langsung duduk di dekat Mommy sambil memeluknya.


"Mommy, ini kue enak loh. Ada toko roti baru buka dekat rumah, harganya murah tapi rasanya enak banget"


"Lu datang telat.. Axel sudah pergi"gumam Alexa dan membuka kue yang dibawa Bunga


"Bunga kan mau ketemu Mommy"


"Alasan... tujuan sebenarnya Lu mau ketemu Axel kan.. "


"Dua duanya,jika tak ada Kak Axel, kan masih ada mommy"


"Jadi mommy hanya ban serep "


"Siapa bilang.. itu cece ya yang ngomong bukan Bunga"


"Sudah.. kak Axel pergi rapat dengan daddy, pasti pulangnya lama. Kita pergi ke mal aja ya cuci mata "


"Benar nih mommy... Bunga mau banget"


"Mommy, dari pada mommy beli baju di mal mending beli baju di butik cece. Kan cece bisa untung"


"Iya.. nanti mommy beli baju di butik cece buat Bunga. Buat mommy sudah nggak pantas pakaian yang ada di butik cece. Buat anak muda semua itu modelnya"


"Betul ya mom. Bunga nanti Lu minta yang banyak aja ya sama mommy bajunya, biar laris butik cece"


"Tapi cece kasih diskon yang banyak ya.. "


"Yang bayarkan mommy, ngapain Lu minta diskon"


"Biar uang mommy nggak banyak keluarnya"


"Mommy uangnya banyak tuh, nggak akan bangkrut beli baju buat Lu.. "


"Oke.. tunggu dulu ya mommy siap siap dulu."


"Cece juga mau siap siap.. "


Mommy dan cece masuk ke kamar dan Bunga masuk kamar Axel berbaring menunggunya.


********************

__ADS_1


Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini


__ADS_2