
Sesampainya di kafe langganannya Alya langsung memesan minuman...
"Kak Tian mau makan apa.... "Alya
"Mau makan kamu.... "Tian
"Hhaa.... apaaa.... "Alya
"Eh.. maksud kak Tian... mau makan apa saja terserah Alya... "Tian
"Yakin mau makan apa saja yang Alya pesan... "Alya
"Ya... kamu pasti tahu apa yang kak Tian suka... "Tian
Alya memanggil pelayan dan memesan makanan mereka. Di sudut cafe,Satria memperhatikan keduanya.
"Tony bilang.. kak Tian menunggu Alya sampai malam... napa. Alya sudah katakan kalau nggak ada yang perlu lagi kita bicarakan.. "Alya
"Alya... aku minta maaf. Tapi kak Tian tak pernah meminta mama buat menyampaikan isi hati kakak. Karena kak Tian takut hal seperti ini akan terjadi, kamu pasti menghindari kakak. Memang kakak mengakui...kalau kak Tian sudah jatuh cinta denganmu... tapi kak Tian tidak memaksa kamu buat membalasnya. Kamu tidak harus pergi jika kamu memang tak menyukai kakak... "Tian
"Kak... Alya nggak tahu harus bagaimana nanti bersikap kalau masih tetap satu kantor. Alya pasti akan canggung. Kak Tian baik... tapi untuk saat ini Alya masih belum bisa menjalin hubungan serius. Apalagi semua yang Alya alami setahun belakangan ini membuat hati Alya terasa dibolak balik..."Alya menarik nafasnya sebelum melanjutkan bicara
"Alya yang telah pergi jauh dari kak Tian tapi harus berhubungan dengan kak Tian lagi... pada saat itu terus terang Alya merasa kak Tian kembali mengukung Alya... saat Alya mengambil keputusan harus lepas dari kak Tian dengan menerima pinangan Azka... hati Alya kembali harus hancur menerima kenyataan Azka meninggalkan Alya untuk selamanya... hiks.. hiks.. "Alya tak bisa menahan tangisnya...
"Alya maafkan kak Tian... "Tian mengusap tangan Alya yang ada diatas meja
"Saat Alya ingin bebas.. kembali Alya harus berhubungan lagi dan lagi dengan kak Tian dalam hidup Alya... Kak Tian yang selalu ada saat Alya membutuhkan pertolongan...Alya merasa semua lingkaran hidup Alya dikelilingi kak Tian. Yang membuat Alya semakin kaget... Alya mengetahui kak Tian menyukai Alya dan memutuskan pertunangan kak Tian.
Kak... Alya tak mau disalahkan atas batalnya pernikahan kak Tian. Untuk itu Alya pergi....."Alya
"Tapi kak Tian membatalkan pertunangan bukan karena kamu Alya... kak Tian memang tak pernah mencintai Sandra. Kak Tian terpaksa menerima perjodohan itu karena mama.. kak Tian tak mau menyakiti hati mama... "Tian
"Tapi kak Tian bagaimana pun yang keluarga Sandra tahu kak Tian menyetujui nya... jika kak Tian memang tak pernah menyukai Sandra... mengapa menerima pertunangan itu. Sikap kak Tian yang kurang tegas itulah yang selalu menyeret Alya dalam kehidupan kakak. Dulu Sari... ia juga membenci Alya karena menganggap Alya telah merebut kak Tian... sekarang Sandra... Kak Tian tahu... semua ini merugikan Alya... Alya yang tampak bersalah. Alya sudah capek dan lelah selalu dituding sebagai simpanan dan perebut tunangan... "Alya
"Kak Tian minta maaf karena selalu membawamu dalam masalah kakak. Terus terang dulu kak Tian tak pernah terpikir untuk menjalin hubungan yang serius sampai tahap pernikahan. Tapi setelah kak Tian bertemu kembali denganmu pemikiran itu berubah... "Tian
"Kak.... sekali lagi Alya minta maaf. Alya hanya mencoba keluar dari lingkaran kehidupan kak Tian. Alya untuk saat ini belum bisa menerima kak Tian lagi dalam kehidupan Alya.... "Alya
"Kakak tidak akan memaksa kamu menerimanya. Tapi kak Tian mohon biarkan kak Tian tetap boleh berhubungan denganmu walau hanya sebagai teman... jika memang kita ditakdirkan kembali bersatu itu adalah suatu anegerah yang sangat kakak harapkan..."Tian
__ADS_1
"Kak.... untuk saat ini Alya hanya bisa menganggap kak Tian sebagai saudara Alya. Karena bagaimanapun kak Tian telah sangat banyak membantu Alya.... "Alya
"Kak Tian akan menghargai apapun keputusan Alya... dan terima kasih karena menganggap kakak sebagai saudara walau sebenarnya kak Tian mengharapkan suatu yang lebih... "Tian
"Kak... makan dulu. Nanti keburu dingin makanannya.... "ucap Alya mengalihkan pembicaraan.
"Apa kamu mau menetap disini selamanya... "Tian
"Nggak kak. Alya memilih kembali menjadi model karena hanya itu pekerjaan yang bisa Alya lakukan. Alya hanya tamatan SMU, perusahaan mana yang mau menerima. Tapi Alya ingin membuka agensi sendiri nantinya di Jakarta sambil Alya kuliah... "Alya
"Kamu bisa kembali mengelola agensi milik kak Tian.... "Tian
"Nggak perlu kak. Alya ingin membuka sendiri aja dengan modal sendiri... "Alya
"Kamu pasti takut kak Tian menjebakmu dengan kontrak lagi... "Tian
"Bukan kak... Alya hanya ingin punya usaha sendiri. Tony nanti akan membantu Alya. Kami ingin merintis usaha bersama... "Alya
"Kapan kamu akan membuka usaha itu... "Tian
"Mungkin tiga bulan lagi... karena Tony habis kontraknya saat itu... "Alya
"Hhmmmm..... .Oh.. ya habis ini kak Tian mau kemana... masih ada acara lagi... "Alya
"Nggak ada... kamu mau ngajak kak Tian ke tempat tinggalmu... "Tian
"Siapa yang mau ngajak.... "senyum Alya
"Tapi bolehkan kak Tian berkunjung..kak Tian pengen makan masakan kamu.. . "Tian
"Baiklah... sebagai ucapan terima kasih karena selama ini kak Tian selalu membantu Alya... "Alya
"Hanya dengan itu kamu membalasnya... "Tian
"Kak Tian mau apa untuk balasannya... karena Alya hanya bisa melakukan itu. Alya belum bisa membalasnya dengan materi... .. "Alya
"Kak Tian nggak mengharapkan materi... tapi pengin dapati hatimu... "lirih Tian
"Kakak... "Alya tak bisa menjawab karena gugup mendengarnya
__ADS_1
Tian dan Alya berdiri ingin meninggalkan kafe dan tak sengaja mata Alya menangkap sosok Satria.
"Satria... kamu disini juga. ...Alya baru tampak. Sejak kapan... "tegur Alya menghampiri Satria
"Dari tadi... kamu aja yang tak perhatiin. Serius banget ya ngobrolnya... "Satria
"Ya.. kami memang lagi bicarakan hal yang serius... "Tian
"Aku tak bertanya denganmu... sekarang kamu mau kemana Alya... "Satria
"Mau pulang... "Alya
"Aku antar ya... "Satria
"Sepertinya nggak perlu Sat.... karena aku pulang bareng Alya. Ingin tahu tempat tinggal Alya.. "Tian
"Aku tak bertanya denganmu... "Satria
"Tapi aku mendengarnya.... "ketus Tian
"Sudah ah... kayak anak kecil aja bertengkarnya. Kamu mau ikut juga ke tempat Alya... "tawar Alya
"Bolehh... "Satria
"Tentu saja... "Alya
Tian melirik Satria tak senang.
"Mengganggu aja kamu Sat... aku ingin berdua ama Alya jadi batal. Awas aja kamu akan menyesal ikut. Akan ku lihatkan siapa aku... dan bagaimana dekatnya aku dengan Alya. ......Aku tahu kamu menyukai Alya... kamu akan bersaing denganku untuk mendapati hati Alya.... "Bathin Tian
****************************
Terima kasih telah membaca novel ini
Mohon maaf jika terdapat banyak kekurangan dapat penempatan kata
Mampir juga dinovelku CINTA TAK PERNAH SALAH
Tetap favoritkan novel ini ya....
__ADS_1