Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 66. Resign nya Alya


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul sembilan pagi. Tapi Alya belum tampak hadir. Tian merasa heran dengan keterlambatan Alya


"Kemana Alya. Tidak biasanya ia datang telat... apa mungkin ia sakit... apa aku harus menghubungi ponselnya untuk mengetahui keadaannya. Tapi nanti apa yang dipikirkan Alya jika aku langsung menghubunginya. Sebaiknya ku tunggu sampai siang, jika ia tak hadir baru aku menghubunginya... "bathin Tian


"Permisi Tuan.... apa saya boleh masuk.. "Andi


"Silakan.... "Tian


"Maaf Tuan Tian... ada surat dari bu Alya untuk Tuan... "Andi


"Siapa yang memberinya... "Tian


"Tadi ada lelaki yang mengantar ke kantor Tuan.... "Andi


"Baiklah..... terima kasih... "Tian


Tian langsung membuka surat pemberian Andi itu...


Didalam nya terdapat lagi dua surat. Yang satu bertuliskan surat pengunduran diri dan satu tertulis buat kak Tian. Tian membuka surat pengunduran diri terlebih dahulu.


Di dalam nya berisikan tulisan yang menyatakan kalau mulai hari ini Alya resmi mengundurkan diri. Tian begitu kaget dengan keputusan Alya itu, ia membuka surat yang satu lagi.

__ADS_1


"Buat kak Tian


Terima kasih atas semua pertolongan yang kak Tian berikan buat Alya. Alya tak bisa membalasnya untuk saat ini. Tapi Alya tak akan pernah melupakan semua yang pernah kak Tian lakukan buat Alya. Maaf kalau Alya terpaksa harus mengundurkan diri dari perusahaan. Bukan Alya tak tahu membalas budi. Alya akan ingat semuanya. Suatu saat nanti Alya akan membalas semua yang pernah kak Tian lakukan. Kemaren Alya bertemu mama Mega, ia mengatakan kalau kak Tian memiliki perasaan terhadap Alya dan ingin menjalin hubungan dengan Alya. Maaf Alya harus pergi... Alya belum bisa membalas semua perasaan kak Tian terhadap Alya. Alya masih belum bisa menjalin hubungan untuk saat ini, karena kenangan Azka masih tersimpan di hati ini. Alya tak mau nanti kita akan saling terluka kembali. Kak Tian pantas mendapatkan yang lebih dari Alya. Kak Tian orang baik... Alya mendoakan semoga kak Tian mendapatkan pendamping yang baik dan sesuai dengan kak Tian. Terima kasih atas semua nya.....


Alya..... "


"Ada apa ini.... jadi Alya bersikap aneh kemaren karena mama menemuinya. Mama.... Tian sudah bilang, Tian tak akan memaksa Alya lagi, Tian akan membuat ia mencintai Tian dengan perlahan... "lirih Tian sambil meremas surat yang ada di tangannya.


Tian berdiri dan meninggalkan kantor. Ia menghubungi Andi buat menangani semua masalah kantor hari ini.


Tian mengendarai mobilnya di tengah kemacetan. Tujuannya apartemen Alya. Sampai di apartemen Alya... Tian langsung menekan kode masuk...


Ia mencari keberadaan Alya. Tapi apartemen Alya tampak sepi dan barang barang dirumahnya tampak banyak yang telah lenyap.


"Kemana kamu pergi Alya... mengapa kamu harus meninggalkan aku lagi... Apa masih bencikah kamu terhadapku... mengapa kamu menghindariku seperti dulu lagi... kemana aku harus mencarimu..... "lirih Tian.


Tian terduduk di lantai dan ia memegang kepalanya yang terasa sangat berat. Tanpa Tian sadari air matanya turun. Ia meremas rambutnya..


"Alya... aku mohon... kembalilah. Aku tak mau kehilangan kamu lagi... jika kamu memang tak mencintai aku, tak apa apa ,jika kamu tak membalasnya... tapi tetaplah didekatku... berada disampingku. Melihatmu menghirup udara yang sama denganku... sudah merupakan kebahagiaan bagiku.... "gumam Tian lagi


Tian menghubungi mamanya...

__ADS_1


"Mama.... mengapa mama menemui Alya dan mengatakan perasaan Tian. Alya pergi ma... Alya meninggalkan Tian karena ia tak bisa membalas perasaan Tian... Tian udah bilang jangan katakan padanya.... hiks... hiks... "Tian menangis menghubungi mama Mega


"Maafkan mama... Tian. Mama takut jika Alya memilih lelaki lain buat pendampingnya karena ia yang tak tahu perasaan mu terhadapnya. Mama takut kamu nanti kecewa... "Mama Mega


"Ma....Tian sudah katakan jangan bilang perasaan Tian kepada Alya. Tian rela jika harus melepaskan Alya dengan lelaki lain kalau memang Alya lebih bahagia dengannya asalkan Tian masih tetap dapat melihatnya... sekarang Alya telah pergi. Apa yang harus Tian lakukan.... "Tian


"Tian.... mama janji akan membantumu mencari keberadaan Alya... ini salah mama... "Mama Mega


"Ma... biarlah Tian yang mencarinya. Mama jangan lagi ikut campur kali ini. Tian tak mau Alya menjadi salah paham lagi.... "Tian menutupi saluran ponselnya.


Mama Mega merasa sangat bersalah, ia tak pernah mengira kalau Alya akan pergi setelah mengetahui perasaan Tian. Mama Mega mengira Alya juga punya perasaan sama terhadap Tian.


Sementara di aparteman Alya... Tian mengelilingi semua ruangan yang ada di apartemen... Tian berharap ada petunjuk kemana perginya Alya. Setelah menjelajah semua ruangan... Tian akhirnya memutuskan untuk mencari Alya di luar.


"Aku harus mencarimu... aku tak mau kamu pergi jauh... "Tian


Tian keluar dari apartemen Alya. Ia harus mulai mencari dimana keberadaan Alya.


****************************


Terima kasih karena telah membaca novel ini

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak like dan koment nya


__ADS_2