Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 21. Kedatangan Mama Mega dan Sari


__ADS_3

Sejak perceraiannya dengan Alya, Tian tidak pernah datang lagi ke villa. Ia lebih sering bermalam di apartemen atau di kantornya.


Sudah tiga bulan berlalu sejak kepergian Alya.


Hari ini Tian berencana bermalam di villa bersama mama dan Sari. Yudha berkuliah di luar negeri.


Bi Sum telah memasak berbagai hidangan. Ia mendapat telepon dari Tian yang mengabari mereka akan bermalam di villa.


"Selamat malam Nyonya, Tuan Tian dan non Sari"bi Sum


"Malam bi.... enak banget aroma masakannya. Buat perut lapar aja bi... "mama Mega


"Nyonya bisa aja... kalau gitu langsung makan aja nya... tuan dan non Sari"bi Sum mempersilakan semuanya ke meja makan.


"Udah lama nyonya dan non Sari tidak kesini. Tuan Tian juga... bi Sum jadi kangen"bi Sum


"Aku lagi sibuk bi.... "Tian


"Nyonya dan non Sari juga hampir sama ama Tuan. Terakhir datang sebelum non Alya masuk rumah sakit"bi Sum


"Bi... bisa buatkan saya jus.... "ucap Sari mengalihkan pembicaraan. Ia tak ingin Tian tahu kalau ia pernah kesini sebelum Alya keguguran.


"Apa mama pernah bertemu Alya di sini "Tanya Tian karena mamanya tidak pernah mengatakan kalau ia bertemu Alya.


"Ya.... sayang. Saat itu bahkan Sari dengan berbesar hati membiarkan Alya tetap disampingmu tapi dengan syarat tidak melarang pernikahan kamu dengan Sari. Sari bahkan membuat jus buat Alya"mama Mega


Sari yang mendengar mama membicarakan tentang ia yang membuatkan jus buat Alya menjadi gugup.

__ADS_1


"Ini non Sari... jus nya"bi Sum


"Kamu membuat jus buat Alya. Tapi jus untukmu sendiri, mengapa tak bisa buat"Tian


"Tian... jangan berkata begitu dengan Sari. Ia membuat jus buat Alya sebagai tanda maafnya"Mama Mega


"Hari apa mama datang ama Sari... "Tian merasa sedikit keganjilan dengan kedatangan Sari


"Mama lupa sayang.... kira kira tiga bulan lalu. Mama nggak nyangka kamu akhirnya menceraikan Alya. Bagaimana dengan kandungannya.... "Mama Mega


"Ia mengalami keguguran... aku menceraikannya setelah ia kembali dari rumah sakit"Tian


"Kasihan... bagaimanapun itu anak juga calon cucu mama"mama Mega


"Ia nyonya... Non Alya terpukul dengan kehilangan calon bayinya."bi Sum


"Kapan ia keguguran dan mengapa sampai keguguran"mama Mega


"Kalau tak salah di hari yang sama dengan kedatangan nyonya dan non Sari. Sesaat setelah nyonya pulang... non Alya merasa sakit perut. "Bi Sum


"Emang ia makan apa sebelumnya bi... "mama Mega


"Bi... bisa buatkan saya jus lagi... "ucap Sari sebelum bi Sum sempat menjawab.


"Tunggu bi... aku juga ingin tahu. Apa bi Sum melihat Alya meminum atau memakan sesuatu di hari itu. "Tian


"Bi Sum hanya melihat non Alya makan maskan bibi dan setelah itu minum jus yang non Sari buatkan... tak ada yang lain. Mengapa Tuan Tian... "Bi Sum

__ADS_1


"Tak apa bi... "Tian mulai memikirkan sesuatu.


"Oh ya... non Sari mau jus apa... "Bi Sum


"Nggak usah bi.. saya udah kenyang"Sari


"Ma... maaf... sepertinya Sari tidak bisa nginap. Sari baru ingat kalau besok pagi ada janji. "Sari


"Nginaplah Sari... udah malam. Pagi pagi baru kembali"Mama Mega


"Sepertinya tak bisa ma. Janjiannya pagi banget. Sari bisa pulang pakai taksi"Sari.


"Maaf Tian... kalau gitu mama pulang aja. Lain kali kita nginap."mama Mega


"Kalau gitu... biar mang ujang yang antar"Tian


##############


Tian termenung di meja kerjanya mengingat percakapannya tadi ketika makan.


Apa mungkin Sari yang memberi obat pengguguran kandungan itu diminuman Alya.


"Apa selama ini aku telah salah... apa mungkin Alya memang tak pernah meminum obat itu. Karena ia bersumpah tak pernah melakukannya. Apa Sari yang memasukan ke jus yang dibuatnya. Tapi apa Sari bisa setega itu melakukannya"bathin Tian.


Tian bertekad akan mencari tahu kebenarannya. Jika memang ia salah... apa dapat ia lakukan. Karena selama Alya pergi ia tetap mencari tahu dimana keberadaannya, tapi tak satupun anak buahnya yang tahu dimana Alya berada.


************************

__ADS_1


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih


__ADS_2