Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 86.Pernikahan Tian Dan Alya


__ADS_3

Dua hari lagi menjelang hari pernikahan nya Tian disibukan dengan segala hal mengenai pernikahnnya.


Akad nikahnya akan diadakan pagi hari dilanjutkan pesta pernikahan malam harinya.


Konsep pernikahan yang dipakai Tian adalah garden party.



Pagi ini Tian masih datang ke tempat kerjanya sebelum ia mengambil cuti. Ia ingin menegerjakan hal hal yang penting sebelum diserahkan semuanya pada Andi.


Undangan sudah hampir seratus persen tersebar. Tian lagi asyik membaca dan menanda tangani berkas berkas ketika terdengar pintu ruangan yang dibuka dengan paksa.


"Apa yang kamu lakukan dengan Sari... kamu keterlaluan Tian... kamu harus bertanggung jawab atas semua perbuatanmu pada Sari"Satria mencengkeram kerah baju Tian.


"Lepaskan tanganmu.... "Tian menepis tangan Satria dikerah bajunya.


"Apa yang Sari katakan.... memang aku berbuat apa dengannya... "


"Kamu telah melecehkannya... apa yang Alya lakukan jika ia tahu kamu telah melecehkan Sari... apa ia akan tetap akan mau menikah dengan mu"


"Satria... satria... kamu ternyata tidak mengenal siapa adikmu dan siapa diriku. Aku tak sudi menyentuh tubuh adikmu apalagi sampai melecehkannya... lebih baik aku berhubungan dengan pel*cur yang jelas menjual dirinya untuk menyambung hidup dari pada aku harus berhubungan dengan adikmu... kau mau saja dibohongi adikmu"


"Bajing*n.....kau"Satria melayangkan tinjunya ke wajah Tian yang menyebabkan darah menetes dari sudut bibir Tian.


Tian mengelap darah dengan jarinya...


"Kau.... beraninya menyentuhku... "Tian melayangkan tinjunya kerahang Satria.


Tanpa dapat dihindari perkelahian terjadi antara Tian dan Satria. Andi yang ingin mengambil berkas terkejut melihat Tuannya baku hantam dengan Satria. Andi pun memisahkan Tian dan Satria.


"Kau yang bajing*n...kau mau merusak Alya malam itu... kalau saja kau sempat melakukannya... aku pastikan kau hanya tinggal nama.. "


"Kau tak harus membalasnya dengan adikku"


"Apa kau tak sadar juga... Alya dijebak adikmu ,aku kira kau berbeda dengan adikmu... ternyata kau lebih bajing*n dari yang aku pikirkan. Kau beruntung saat ini... karena hari pernikahanku yang tinggal dua hari... aku memaafkan kamu kali ini. Tapi aku masih akan membuat perhitungan denganmu nanti setelah pesta pernikahan ku.... sekarang aku minta kau pergi dari sini sebelum aku berubah pikiran... dan perlu kau tahu aku tak pernah menyentuh adikmu... aku jijik dengan adikmu... "ucap Tian sambil meludah


"Aku juga masih akan membuat perhitungan denganmu... "Satria keluar dengan paksa setelah Andi menyeretnya


"Lepaskan tanganmu... aku bisa keluar sendiri.. "ucap Satria smabil berjalan meninggalkan kantor Tian


"Kau masih beruntung kali ini... aku lagi tak ingin membuat masalah. Karena aku ingin pernikahan berjalan lancar tanpa ada halangan"lirih Tian


Setelah pulang setelah menyelesaikan kerjaannya dan menyerahkan urusan kantor pada Andi selama ia cuti untuk pernikahannya.


################


Alya yang sore ini duduk di sofa ruang keluarga dikejutkan dengan kedatangan Tian yang dengan wajah lebam dan bibir pecah.


"Kak Tian... kakak kenapa"Alya berdiri dihadapan Tian sambil memegang wajah calon suaminya.


"Biasa... ini tandanya kak Tian lelaki"Tian membawa Alya duduk di sofa.

__ADS_1


"Kak Tian bertengkar dengan siapa.. lihat wajah kak Tian lebam.. jelek"


"Napa kamu malu ya kalau bersanding dengan wajah kak Tian yang lebam begini"


"Ya.. kak Tian jadi jelek.. kak Tian kan sudah janji tidak akan berbuat hal yang buruk lagi"


"Kak Tian tak ada mencari masalah kali ini... tapi kak Tian tak juga harus menghindarkan jika orang itu yang memulainya... "


"Sama siapa kak Tian tadi bertengkar... "


"Sama lelaki... "


"Ya jelas sama lelaki jika kak Tian bertengkar dengan wanita berarti kak Tian banci kaleng "ucap Alya sambil manyun


"Jangan menggoda kak Tian... bibir kak Tian masih sakit.. "


"Siapa yang menggoda.. kak Tian.... "ucap Alya nyengir.


"Sini Alya obati wajah kak Tian... "


"Sudah nggak sakit lagi sekarang... obatnya sudah ada disamping kakak.. "


"Mana obatnya... "


"Kamu... obatnya... "


"Ih..... gombal kak Tian recehan banget... "Alya meninggalkan Tian masuk ke dalam kamar mengambil obat buat wajah Tian.


####################


Hari ini adalah hari pernikahan Tian dan Alya.


Alya ada di salah satu kamar hotel lagi dirias buat pernikahannya. Pada akad nikah kali ini Alya dan Tian memakai kebaya nasional.


Tamu undangan telah memenuhi semua kursi yang tersedia. Akad nikah hanya mengundang keluarga dan orang terdekat.


Tian berjalan diiringi oleh dua sahabatnya menuju kursi tempat pernikahannya.


Pembawa acara telah memulai nya acara pernikahannya.


Penghulu dan saksi telah duduk di meja yang disiapkan.


Penghulu telah memulai acara. Sebagai wali nikahnya diserahkan pada penghulu nikah.


Tian menjabat tangan penghulu tanda akad nikah akan dimulai


"Richard Sebastian Pratama... "ucap penghulu


"Ya... saya pak"


"Aku nikah dan kawinkan engkau dengan Faiza Alya Aziza binti Arjuna dengan mas kawin seperangkat perhiasan emas.. dibayar tunai"

__ADS_1


"Saya terima nikah dan kawinnya Faiza Alya Aziza binti Arjuna dengan mas kawin tersebut diatas... dibayar tunai... "ucap Tian dengan satu tarikan nafas.


"Bagaimana saksi... sah.. "


"Saahh.... "ucap saksi serempak.


"Alhamdulilah... "ucap Tian lega.


"Sekarang pengantin wanita bisa menempati kursi disamping pria"


Alya berjalan keluar dari tempatnya duduk menunggu diiringi dan di gandeng oleh dua model yang bekerja di agensinya.


Alya duduk di bangku sebelah Tian..


"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri.. Silahkan mencium tangan suaminya"ucap penghulu


Alya mencium tangan suaminya Tian... dan Tian pun mengecup kening Alya.


"Sekarang kamu bisa membacakan janji pernikahan yang ada di buku pernikahan... "


Tian membacakan nya dengan lancar. Setelah ustad membacakan doa... rangkaian acara akad nikah Tian selesai. Para tamu diminta mencicipi hidangan.


"Lega banget kak Tian rasanya.. "lirih Tian


"Kak Tian tadi gugup juga ya... kan ini bukan pernikahan pertama"


"Tapi kali ini pernikahan kita disaksikan banyak orang.. Alya sekarang kamu sudah menjadi istri kak Tian. Kamu sudah menjadi milik kak Tian seutuhnya... siap siap aja sehabis pesta nanti malam kamu kerja lembur"


"Kerja lembur ...dimana Aku harus kerja lembur kak,emang aku harus mengerjakan apa.. "


"Kerja lembur dikamar... "ucap Tian sambil nyengir


"Kak Tian.. pesta belum selesai aja... pikirannya sudah kesana aja... mesum banget"


"Kak Tian sudah lama nih menahannya... nanti takut karatan adek kecil kakak"


"Kak Tian... ngomongnya vulgar amat"


Tian tertawa melihat wajah Alya yang cemberut. Tampak raut kebahagiaan di wajah kedua pengantin. Berbanding terbalik dengan wajah Yudha. Ia tampak sedih menyaksikan kebahagian sang kakak..


Diam diam Yudha pergi menjauh dari keramaian. Ia duduk sendiri dekat tepi laut.


"Semoga kamu bahagia Alya... karena jika kamu bahagia aku pun turut gembira.....


Aku tak akan merasa bersalah melepaskan kamu dengan kak Tian jika kamu hidup bahagia... "gumam Yudha sambil kakinya memainkan pasir di laut.


**********************


Terima kasih buat semua yang tetap setia membaca novel ini.


Jangan lupa mampir kenovelku

__ADS_1


-CINTA TAK PERNAH SALAH dan


-ANTARA AKU, KEKASIHKU DAN SAHABATNYA


__ADS_2