
Bunga akhirnya memutuskan kuliah di Bandung. Axel dan tante Ani serta mommy yang mencarikan tempat kost buat Bunga.
Ketika mereka sedang asyik menata kost buat Bunga, ponsel Axel berdering. Ia melihat itu dari Cindy. Axel ke teras menerima teleponnya.
"Ada apa lagi Cin"
"Aku tak mengerti apa maksud kamu mengirim video ketika aku lagi makan diresto itu. "
"Apa kamu bod*h sehingga tak mengerti itu semua.. itu video yang aku rekam sendiri dari ponselku ketika aku di Singapura. Aku sudah tahu semua perselingkuhan kamu Cin, jadi kita tidak mungkin lagi menjalin hubungan. Aku juga tahu kamu menginap disamping kamarku bersama Anthony. Jadi aku harap kamu jangan pernah menampakkan batang hidungmu lagi,jika tak mau aku menyebarkan video mu ini di media sosial yang akan menambah jelek namamu "
"Axel.. aku akui aku salah. Aku dijebak. Anthony memiliki foto aku lagi tanpa busana jadi ia mengancam agar aku mau melayaninya jika tidak mau foto itu tersebar. Aku hanya menginap dengannya satu kali itu saja. Percayalah padaku Axel. Aku hanya terpaksa.. "
"Mengapa bisa ada foto kamu tanpa busana. Apa kamu memang sering berfoto begitu. Aku semakin menyadari siapa kamu sebenarnya. Kamu sendiri yang membuka aibmu. Aku tak mengira kamu sehina itu, demi rupiah mau menjual harga dirimu"
"Axel.. aku melakukan itu tanpa sadar"
"Bagaimana bisa kamu bisa nggak sadar tanpa busana. Apa kamu juga seorang peminum, sehingga saat itu kamu lagi mabuk"
"Axel... kamu tega menghina aku. Kamu bilang,kamu sangat mencintaiku. Mana buktinya "
"Itu dulu, sebelum aku mengetahui siapa kamu sebenarnya. Aku menyesal pernah mengenalmu dan pernah mencintai kamu. Aku malu... "
"Axel.. aku mohon maafkan aku. Aku akan melakukan apapun asal kamu maafkan aku. Aku akan meninggalkan pekerjaan aku sebagai model jika memang itu yang kamu mau. Axel.. aku nggak bisa berpisah darimu. Aku sangat mencintaimu"
Bunga yang nggak tahu jika Axel lagi mengobrol dengan Cindy langsung memeluk Axel dari belakang.
"Ayo.. Kak Axel sengaja ya melarikan diri. Nggak mau bantu bersih bersih dapur. Maunya kamar buat kak Axel menginap aja yang dibersihkan"
"Siapa bilang.. kak Axel lagi terima telepon bukan melarikan diri"
__ADS_1
"Oh, kakak lagi mengobrol ya. Maaf.. tapi setelah itu jangan pura pura tidur ya. Harus bantu. Masa aku sendiri. Kak Axel yang minta mommy dan mama pulang duluan. Masa aku sendiri yang bersih bersih"
"Iya.. kamu istirahat aja dulu. Nanti bersih bersihnya bersama kakak aja"
"Oke Bos... aku tidur dulu ya kak"
"Hhhmmmm.... "
Setelah Bunga masuk, Axel kembali mengobrol dengan Cindy.
"Kamu dimana... itu suara Bunga kan. Kamu bersih bersih apa.. dan aku dengar kamu menginap.. apa kamu tinggal serumah sekarang dengan Bunga. Kamu bisa mengatakan aku saja, tapi kamu juga melakukan hal yang sama dan lebih parah. Kamu tinggal seatap tanpa ikatan"
"Jaga mulutmu.. kamu kira Bunga seperti kamu. Aku dengan Bunga sudah biasa tidur bareng, tapi kami tidak pernah melakukan hal terlarang. Hanya sekadar pelukan"
"Mana ada lelaki dan wanita tidur bareng tanpa melakukan apapun"
"Mungkin kamu yang begitu.. aku menghargai wanita apa lagi Bunga yang telah aku kenal dari kecil, tak mungkin aku melecehkan dirinya. Lelaki yang gentle tak akan merusak wanita manapun.. "
"Jika memang betul, kamu mau apa. Aku berhak memilih siapa yang menjadi pendampingku"
Axel lalu mematikan sambungan ponselnya dan memblokir nomor Cindy. Cindy mencoba kembali menghubungi Axel.Setelah tahu ia diblokir, Cindy melempar bantal yang ada disamping ia duduk ke dinding.
"Bajing*n ...aku tak bisa kamu lepaskan begitu saja. Aku tak mau berpisah darimu. Kamu milikku,Axel"teiak Cindy di apartemen.
Axel masuk ke dalam kost Bunga dan melihat gadis itu tertidur di sofa. Axel lalu berjongkok dihadapan Bunga,dan memperhatikan wajahnya Bunga dengan intens. Axel lalu mengusap wajah Bunga dengan lembut.
"Mengapa aku baru menyadari ternyata kamu sangat manis.Apakah karena aku terlalu sering bertemu sehingga kurang memperhatikan kamu. Aku mungkin akan mencoba membuka hatiku buatmu, seperti kata cece Alexa kamu sudah menempati sebagian hatiku dari kita kecil jadi tidaklah sulit bagiku buat aku bisa menerima kamu. Kamu pasti bisa mengisi seluruh ruang dihatiku. Dari pada aku mencari wanita lain yang belum pasti sifat dan kepribadiannya mending aku terima kamu yang memang telah berada disampingku dari dulu. Lebih baik dicintai bukan daripada mencintai"
Axel lalu ikut tidur disamping Bunga dan memeluk tubuhnya erat agar sofa bisa menampung dirinya berdua Bunga.
__ADS_1
Setelah lebih kurang satu jam tertidur, Bunga membuka matanya perlahan dan merasakan tubuhnya berat seperti ada yang menghimpit.
Ia memandang ke samping dan tampak Axel yang tidur miring menghadap dirinya sambil memeluk tubuhnya seperti guling.
Bunga memandangi wajah Axel dan mengusap perlahan wajah Axel dari dahi, hidung,pipi dan bibir Axel.
"Kak Axel ganteng banget. Kapan sih jeleknya. Aku yang dulu telah menyerah dengan perasaan ini, sekarang kembali mengharapkan kamu. Apa aku salah jika aku berharap kamu juga memiliki perasaan yang sama denganku. Aku tahu semua kebaikan kamu karena kamu menyayangi aku sebatas adikmu... tapi aku tak bisa hanya menganggap kamu hanya sebatas kakak.. aku mendambakan kamu seperti wanita yang mengharapkan kasih sayang dari lelaki yang dicintainya"
"Sudah puas mengagumi wajah ganteng kakak"ucap Axel mengagetkan Bunga
"Kakak.. sejak kapan kak Axel bangun"
"Sejak kamu mulai bermain di wajah kakak dan mulai mengagumi wajah tampan kak Axel"
"Geer banget... "
"Tapi kakak memang gantengkan... "
"Wuih .... narsis. Kak Axel sekarang lebih banyak omong ya. Biasanya irit banget,seperti bicara dengan patung"
"Kakak mau mengimbangi sikap bawel kamu"
"Siapa yang bawel,aku bukan bawel ya tapi sedikit cerewet aja. Kak Axel sudah peluknya. Sesak nih. "ucap Bunga karena Axel yang makin mempererat pelukannya di tubuh Bunga
"Biarkan begini sebentar lagi ya.. kakak masih nyaman seperti ini"
"Bunga... ternyata di dalam pelukanmu aku merasakan kenyamanan. Mengapa kita baru menyadari semuanya setelah hampir kehilangan seseorang. Untung kamu wanita yang berhati tulus, sehingga mau menerima maaf atas semua kesalahan aku. Aku tak akan pernah membuat hatimu terluka lagi dan aku akan membuat kamu benar benar mencintaiku dan tak ingin berpisah lagi denganku... "
************************
__ADS_1
Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini