
Alya menghubungi Yudha. Hanya Yudha yang dapat membawanya keluar dari rumah sakit ini.
"Apa yang terjadi... mengapa kamu sampai masuk rumah sakit.... "Yudha langsung bertanya begitu sampai dihadapan Alya
"Pergelangan tanganku terluka... "Alya memperlihatkan tangannya yang diperban
"Sejak kapan kamu dirawat... "Yudha
"Kemaren.. ..."Alya
"Kamu ada kerjaan di Jakarta...sejak kapan kamu di sini"Yudha
"Sebenarnya aku sudah beberapa bulan ini kerja di salah satu agensi disini. Aku baru tahu kalau agensi tempat aku bekerja ternyata milik kakakmu Tian. Biaya perawatanku di tanggung perusahaan... Aku tak mau berhutang budi sama kakakmu. Aku mau pulang... tapi Tian tak mengizinkan... aku mau kamu membantuku keluar dari rumah sakit ini. Kamu kenal dengan pimpinan rumah sakit ini.... "ujar Alya
"Aku kenal dengan pimpinan rumah sakit ini. Kebetulan ia adalah om ku. Baiklah aku akan mengurus semuanya.... "Yudha
"Terima kasih Yud... "Alya
Yudha meninggalkan kamar Alya menuju ruang kantor nya om Chandra. Dokter yang menjadi pimpinan rumah sakit ini. Yudha mengetuk pintunya.
"Siang om....boleh saya masuk"Yudha
"Siang...silakan masuk. Kamu Yudha... tumben kesini. Ada perlu apa... "Chandra
"Om... saya mau meminta izin buat pasien yang bernama Alya agar di rawat jalan aja... "Yudha
"Alya yang kemarin di bawa Tian... "Chandra
"Ya om.... mengapa Alya tidak diizinkan keluar... "Yudha
"Karena ia masih harus dirawat. ...."Chandra
"Emang Alya sakit apa om.... "Yudha
"Sepertinya percobaan bunuh diri. Apa hubunganmu dan Tian dengan Alya... mengapa kalian berdua harus turun tangan langsung mengurus perawatannya..."Chandra
"Apa om... bunuh diri. Mengapa Alya sampai nekat melakukan itu. Alya teman sekolah ku dan karyawan di perusahaan kak Tian. Alya ingin rawat jalan aja. Karena ia kurang betah dirumah sakit... "Yudha
"Mengapa tidak betah. Padahal Tian memberi kan kamar VVIP... seperti nya ia karyawan yang istimewa "Chandra
__ADS_1
"Om... tolonglah beri izin buat ia keluar dari rumah sakit. Mengapa pasien yang ingin pulang di tahan... "Yudha
"Takut nanti bisa menambah penyakitnya kalau tak dirawat... misalnya infeksi... "Chandra
"Apa kak Tian yang melarang om.... "Yudha
"Kamu tanyakan aja langsung ama Tian... Maaf Yudha om masih ada perlu... om tinggal dulu.. "Chandra
"Baiklah om... saya permisi dulu..."ujar Yudha sambil meninggalkan kantor Chandra
###########
"Mengapa kamu sampai ingin bunuh diri... "Yudha
"Aku... aku... sudah lah Yud... aku nggak mau bicarakan tentang itu lagi... "Alya
"Apa karena Tian... ..Tian tak mengizinkan kamu keluar. Om Chandra tak berani membantah Tian karena Tian pemegang saham terbesar di rumah sakit ini. Tapi nanti biar aku yang meminta langsung pada Tian... "Yudha
"Jangan Yud... aku tak mau kamu bertengkar gara gara aku... "Alya
"Aku tak suka Tian... ia selalu menggunakan kekuasaan nya buat menekan dan menuruti kemauannya... "Yudha
Pintu kamar terbuka... tampak Tian yang berjalan masuk.
"Aku datang karena Alya memintaku kesini... "Yudha
"Oh... sekarang kamu bisa pergi. Alya harus istirahat... "Tian
"Aku akan pergi jika bersama Alya. Kak Tian harus mengizinkan Alya keluar dari rumah sakit... "Yudha
"Aku tak mau mengambil risiko... ia masih sakit... masih harus dirawat... "Tian
"Tuan Tian... saya sudah baikan. Bolehkah saya pulang... "Alya
"Yang tahu kamu masih sakit atau telah sembuh itu dokter bukan dirimu sendiri... "Tian
"Alya bisa rawat jalan atau pindah rumah sakit.. "Yudha
"Ini rumah sakit terlengkap... tak ada yang sebaik ini... "Tian
__ADS_1
"Sebenarnya apa mau kak Tian. Jangan bilang Alya bunuh diri juga gara gara kakak... "Yudha
"Itu tak ada hubungan denganmu. Buat apa kamu tahu... Sekarang aku minta baik baik... tinggalkan tempat ini sebelum aku paksa... "Tian
"Sudahlah Yud.. kamu bisa tinggalkan aku. Aku bisa jaga diriku. Terima kasih telah mengunjungiku... "Alya
"Tapi Alya... aku tak tenang meninggalkan kamu sendiri..... "Yudha
"Ada aku... jadi kamu tak perlu kuatir... "Tian
"Justru karena ada kak Tian yang membuat aku tambah kuatir... "Yudha
"Kamu pikir aku akan berbuat jahat... jika aku ingin jahat... mengapa aku membawanya kerumah sakit. Jaga omonganmu... aku masih punya kesabaran... jangan membuatku marah... "Tian
"Yudha... kamu bisa tinggalkan aku. ....pulanglah.... aku mohon... Aku tak mau ada keributan. Kepalaku bisa tambah pusing"Alya
"Baiklah Alya... besok pagi aku kembali... "Yudha
"Hati hati... dan Terima kasih.. "Alya
"Oke... jaga dirimu.. "Yudha pun berjalan keluar kamar dengan terpaksa.
"Apakah kamu memang ingin keluar dari rumah sakit juga.... "Tian
"Ya... "ucap Alya singkat
"Mengapa... "Tian
"Aku tak betah dirumah sakit... "Alya.
"Baiklah... aku akan mengurus kepulanganmu. Tapi dengan syarat kamu keluar rumah sakit dengan mobilku... "Tian
"Baiklah.... "Alya
Tian melangkah keluar dari kamar rawat Alya menuju kantor om Chandra.
"Mungkin lebih baik aku mengikutinya saja, yang penting aku keluar dari rumah sakit. Jika ia mengetahui apartemenku... aku bisa mengunci dan tak membuka pintunya jika ia datang.... "Alya.
********************
__ADS_1
Jangan lupa like... koment dan vote
Terima Kasih