
"Ada apa ma menyuruhku pulang"ucap Tian kepada ibunya .
"Baru sampai itu... tanya kabar mama dulu. Emang mama tak boleh memintamu pulang. Kamu udah jarang banget ke rumah ini"Ujar mama Tian... ibu Mega
"Ma... Tian lagi banyak kerjaan. Maaf kalau jarang pulang ke sini"Tian
"Bagaimana kabar hubunganmu dengan Sari"Mama Mega
"Baik baik aja ma"Tian
"Kapan kamu melamar Sari secara resmi. Sebaiknya kamu melamar Sari biar kita bisa mengadakan pesta pertunanganmu"Mega
"Ma... Tian masih banyak kerjaan... jadi pertunangannya nggak bisa diadakan secepatnya"Tian
"Biar mama yang mengatur semuanya. Kamu tinggal sebut tanggal berapa jadwalmu kosong. Sari wanita yang baik dan cantik. Jika kamu lama lama bertunangan, mama takut ia akan direbut orang. Banyak lelaki yang menginginkannya"Mega
"Ma... tenang aja. Aku akan mengaturnya jika jadwalku ada yang kosong"Tian.
"Sore ma.... "ucap Sari yang tiba tiba telah ada dihadapan mereka
"Sore sayang... sini duduk dekat mama. Kamu tambah cantik aja.. "Mega
"Mama yang tambah cantik. Sari nanti pengen seperti mama, walau udah berumur tapi tetap tampak cantik dan sehat"puji Sari
"Kamu bisa aja deh... kalau memuji mama"Mega
"Sayang.... apa kabar. Sibuk banget ya... sampai nggak sempat angkat telepon aku"Sari
"Maaf.... aku tak tahu kamu menelpon... aku lagi sibuk ama proyek baruku"Tian
"Tian... sesibuk apapun kamu, jangan pernah lupa kabari Sari. Pasti ia cemas karena kamu tak mengangkat teleponnya"Mega
"Mama betul sayang.... aku kuatir terjadi sesuatu ama kamu kalau kamu tak mengabariku. Aku takut kamu digoda ama pembantu barumu. Apa ia masih bekerja di villa"Sari sengaja membicarakan Alya biar mama Mega tahu.
"Masih.... "Tian
"Pembantu baru apa maksudmu sayang"Mega
__ADS_1
"Di villa ada pembantu baru yang genit. Masih muda kira kira seusia Yudha. Masa sih ma,ia berani masuk kamar Tian ketika Tian lagi mandi"Sari
"Lancang banget sih.... Mama kok nggak tahu kamu menpekerjakan orang baru disana"Mega
"Ma... itu villa tempat tinggal Tian... jadi nggak ada hubungan ama mama. Siapa yang akan Tian pekerjakan itu hak Tian"Tian
"Tapi mengapa harus wanita muda Tian. Kamu harus menjaga perasaan Sari. Ia calon istrimu"Mega
"Ma... aku datang bukan buat berdebat. Jika mama masih mau berdebat lebih baik aku pergi"Tian
"Ma... nggak apa apa. Sari percaya Tian. Ia tak mungkin tergoda dengan gadis kampung itu" Sari
"Kamu baik banget. Mama nggak salah pilih kamu sebagai menantu" mega.
"Tian... kamu makan malam di sini ya. Mumpung ada Sari, mama pingin kita makan bersama"Mega
"Baik ma... aku mau istirahat sebentar. Capek banget"Tian
"Biar Sari temani ya"Sari
"Nggak usah... aku mau tidur sebentar. Kamu temani mama ngobrol aja"Tian
"Hebat kakakku sekarang... udah jadi Don Juan... Setelah Alya sekarang kamu mau menikahi kak Sari"Yudha menghadang langkah Tian yang akan masuk ke kamar
'Minggir Yudha... aku lagi tak ingin berdebat"Tian
"Apa aku ingin berdebat dan membahasnya"Yudha
"Maumu apa.... "Tian
"Aku mau kamu melepaskan Alya... "Yudha
"Jika aku tak mau. Kamu akan berbuat apa. Kamu pikir kamu bisa menghidupinya. Uang aja masih minta minta"Tian
"Aku bisa bekerja apa aja... "Yudha
"Kamu pikir kamu bisa bekerja keras. Selama ini kamu udah terbiasa hidup mewah hanya dengan menampung tangan"Tian
__ADS_1
"Apa kamu tak rela selama ini membiaya hidupku"Yudha
"Aku tak ingin membahasnya.... "Tian
"Kamu pikir karena kamu membiayai hidupku selama ini... jadi kamu berhak mengaturnya. Aku juga punya keinginan. Mengapa kamu tak mau melepas Alya jika kamu ingin menikahi Sari"Yudha sedikit berteriak
"Apa kamu lupa Alya lagi mengandung anakku"Tian
Tanpa mereka sadari Mama Mega dan Sari berada di dekatnya. Mega dan Sari terkejut mendengar perkataan Tian.
"Siapa yang hamil Tian... "Tanya mega dengan wajah kaget
"Istri kak Tian.... "Yudha
"Istri... apa maksudnya ini"Sari
"Kak Tian diam diam telah menikah dan ia sedang mengandung anak kak Tian. Aku meminta kak Tian menceraikannya jika kak Tian memang tak menyukainya. Biar kak Tian bisa menikahi kak Sari"Yudha
"Jangan bilang... wanita muda yang di villa itu istri kamu... Tian"Sari berkata dengan gugup
Tian hanya terdiam tanpa bisa berkata. Ia tak ingin membuat ibunya kecewa.
"Apa kak Sari pernah melihatnya. Ia emang tinggal di villa. Alya namanya"Yudha
"Ya... aku ingat. Bi Sum memanggilnya non Alya. Mengapa aku tak curiga... "Sari mulai meneteskan air matanya
"Tian... jawab mama. Apa yang dikatakan Yudha itu benar"Mama Mega
"Ya.... ma.. "Tian
"Tian... mama kecewa ama kamu. Mengapa kamu menikah diam diam dan tak mengabari mama. Apa salah Sari... kamu tega menyakitinya"Mega memeluk Sari yang mulai terisak.
"Tian.....apa selama ini Sari pernah mengecewakan mu. Mengapa kamu mengkhianati Sari."Sari
Tian kembali hanya diam. Ia tak siap menjawab semua pertanyaan ibunya dan Sari.
******************
__ADS_1
Jangan lupa like... koment.... dan vote
Terima Kasih