Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)

Aku Bukan Simpanan (Season Satu & Dua)
Bab 41.


__ADS_3

Sejak kedatangannya di tengah malam sampai udah sore menjelang Alya tak mau keluar dari kamar tempat ia tidur.


Ia tudur di kamar lantai atas bersebelahan dengan kamar Tian.


Bi Sum yang ditugaskan buat melayani Alya menghubungi Tian,mengabarkan kalau Alya tidak mau keluar dari kamarnya untuk sarapan dan makan siang sampai sore hari.


Tian pun bergegas ke Villa setelah rapat siang tadi.


"Apa bi Sum tak memanggilnya... "Tian


"Bibi sudah berulang kali memanggil, non Alya cuma menyahut dari kamar. Ia hanya mengatakan kalau belum lapar.. "Bi Sum


"Biar saya yang memanggilnya bi. Tapi ada sahutan setiap bi Sum memanggilnya.... "Tian


"Ada Tuan... malahan ada sekali menampakan wajahnya sedikit di balik pintu kamar... "Bi Sum


"Biar saya yang urus lagi bi... bi Sum kerjakan aja pekerjaan bibi... "Bi Sum


Alya sengaja tak keluar dari kamar agar Tian membiarkannya kembali ke apartemennya...


Ia tak bisa kabur dari villa ini karena ia melihat banyak penjaganya...


"Alya... buka pintunya.... "Teriak Tian


"Alya... jangan buat kesabaranku habis... buka pintunya segera atau akan ku dobrak... "Tian


Alya sengaja tak menggubris panggilan Tian. Ia ingin membuat Tian emosi.


Tian memanggil pengawalnya dan meminta buka pintu dengan paksa. Setelah pintu terbuka ia melihat Alya yang tidur membelakanginya


Tian mendekati Alya dan membalikan badannya..


"Mengapa kamu tidak makan dari pagi. Kamu mau mati.... "Tian


Alya duduk bersandar di tempat tidur.

__ADS_1


"Aku memang lebih baik mati dari pada harus di kurung ditempat ini lagi.... "ucap Alya


"Aku tidak akan mengurungmu... aku hanya memintamu menginap disini sampai kau sembuh... "Tian


"Aku sudah merasa sembuh... dan Kamu bisa membiarkan ku kembali... "Alya


"Mengapa kamu begitu takutnya dekat denganku... "Tian


"Aku tak takut denganmu.... tapi aku memang tak mau berada di sini. Aku mau di apartemenku... "Alya


"Baiklah... sekarang kamu ganti bajumu dan makan... baru aku antar kamu pulang ke apartemen... "Tian


"Aku tak mau kamu antar... aku bisa pulang dengan taksi... "Alya


"Pulang denganku.... atau tetap disini... "Tian


"Baiklah Tuan Tian.... "Alya


"Aku tak akan pernah menang berdebat denganmu... "bathin Alya


#############


"Non... Alya.. apa kabar.. "sapa bi Sum


"Sehat bi.... bi Sum apa kabarnya. Kelihatan sehat juga... "Alya


"Ya non... alhamdulillah sehat. Non Alya tambah cakep aja... "Bi Sum


"Terima kasih bi... "Alya


Setelah makan... Tian mengajak Alya untuk pulang ke apartemen nya.


"Bi Sum... permisi. Alya mau pulang. Maaf tadi merepotkan bibi... "Alya


"Tak apa non... lain kali kalau ke sini non harus nginap yang lama"Bi Sum

__ADS_1


Alya hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan bi Sum.


###############


Di dalam perjalanan.... Tian dan Alya hanya membisu. Tak ada yang mau membuka suara.


Alya merasakan matanya yang mulai mengantuk. Mungkin efek ia minum obat akhirnya tertidur..


Setelah sampai di basement apartemen... Tian tak segera membangunkan Alya yang tertidur. Ia ingin menggendong Alya ke apartemennya tapi ia tak tahu nomor apartemen Alya, karena Alya hanya menyebut nama apartemennya


Tian yang juga ngantuk karena capek... akhirnya tertidur juga di dalam mobil.


Alya membuka matanya, dan menyadari kalau ia telah sampai di apartemennya. Ia memandangi wajah Tian yang tertidur dengan pulas.


"Maafkan aku... Tian... bukan aku ingin metepotkanmu dengan mengantarku... tapi aku tak bisa terus berada disisimu... aku tak mau dianggap merusak hubunganmu dengan tunanganmu. Aku tak mau terjadi kesalah pahaman.... "Alya bergumam


"Sudah puas mandangi wajahku.... "Tian


"Eh... siapa yang mandangi... jangan kegeeran... "Alya


"Mengapa nggak turun juga... mau aku b


ikut kembali denganku... "Tian


"Nggak sudi.. terima kasih telah mengantarku. Maaf merepotkanmu... "Alya..


Alya turun dari mobil dan berjalan cepat meninggalkan Tian sebelum ia berubah pikiran dan membawa Alya kembali .


"Sepertinya cara kekerasan membuatmu bertambah melawan dan memberontak. Kamu juga tambah membenciku. Aku harus mencoba merebut hatimu kembali dengan cara halus.... "Tian


****************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2