Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Siapa?


__ADS_3

“Loe gila bangsat. Lep4sin..!!” teriak Bovi menghempas tangan zaxi dari bahu Letta. Bovi sadar jika yang dilakukan oleh Zaxi menyakitkan Letta. ia tidak ingin hal itu terjadi. Letta memang tidak meringis tapi manusia mana yang tidak merasa sakit jika diperlakukan semacam itu?


Letta menghela nafas menatap Zaxi dan Bovi. Zaxi menangis menatap Letta,. Dengan air mata yang jatuh merengkuh tubuh adiknya nanar. Tangisannya menderai bak hujan yang sudah lama tak turun. Bak gurun yang sudah lama tak dihujani, gersang. Zaxi merasa tidak becus menjadi kakak Aletta. sudah jauh tertinggal.


Letta dipeluk kakaknya diam, memejamkan matanya, rasa hangat sekaligus sakit yang ia rasakan menghimpit hidupnya., memaksa diri agar tak menunjukan rasa apapun. letta hanya bisa diam dan membiarkan rasa itu menyakiti dirinya sendiri.


“kak.. gue mohon kali ini..”bisik Lteta. Zaxi menangis kembali memeluk adiknya. Zaxi lemah, Zaxi lelah. Dari dulu meminta adiknya yang lucu, adiknya yang manis, adiknya yang manja kembali bersamanya. Kembali seperti semula. Alenya harus kembali.


Tapi beriring peristiwa terjadi. Semua keadaan mengubahnya, adik yang paling kecil harus berusaha keras untuk menghidupi kedua kakaknya yang terluka parah, kakak tertua yang terkena tembakan dan ginjal yang rusak, lalu kakak perempuan yang depresi, gila. Semua ditanggumng punggung kecil zaxi malah, marah pada keadaan dan dirinya. Mengapa dirinya sama sekali tidak berguna untuk adik adiknya.


Letta sllau pulang larut malam, selalu pergi setiap jam pagi, membiarkan Zaxi sekolah tinggi dan dirinya yang bekerja. Letta selalu pulang membawa buku agar dirinya bisa belajar. Tapi zaxi selalu marah, semua cara ia lakukan agar letta selelalu pulang di jam normal agar adiknya tak sakit. Tapi tetap saja Letta lakukan berulang kali,


Sampai di hari letta memilih pergi mengikuti kakek tua yang entah dari mana, Zaxi awalnya senang karena letta bisa tak bekerja lagi. tapi lama kelamaan dia merasa marah, kesal. Minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun letta tidak kembali, menanyakan kabar saja tidak. Letta lenyap bak ditelan bumi. Raib... Zaxi merasa jika Letta meninggalkan mereka berdua karena mereka beban.


Tapi seusainya hidup mereka selalu tercukupi, mereka dipindahkan dirumah yang bagus, sekolah yang bergengsi. Makanan enak bahkan pelayan. Tapi zaxi tidak membutuhkan itu semua, ia butuha diknya kembali, ia butuh adiknya ada di sisinya.


Letta kembali. Tapi hanya tubuhnya tidak dengan sikapnya, semua semakin berubah. Semua semakin tak terkendali. Letta yang awalnya menjadi pendiam dan dingin sekarang sama sekali tak menunjukan ekpresi dan emosi. Hanya diam bak patung hidup. Tak pernah menangis atau terlihat marah. Bahkan ia terlihat tenang di setiap waktunya. Zaxi kalut, zaxi ingin adiknya kembali.


Setidaknya ia bisa berekspresi sakit atau menangis.


“kak.. Plis...” tubuh Zaxi di guncang oleh Letta. Zaxi lupa jika saat ini ia sedang memeluk Letta.


" Gue mau jagain loe malam ini." tegas Zaxi pada Letta. Aletta menatap Zaxi dingin.


“Biar gue aja yang ke markasnya Samuel. Kalian bisa bincang di sini.’ “ Bovi sadar jika kedua adik kakak buguh waktu. Ia mengajukan diri saja.

__ADS_1


" Iya loe aja. Gue percaya sama loe.!"Zaxi melirik Bovi mengangguk dan letta berdehem.” Hati hati.”Ujar letta.


Bovi mengangguk.”loe kirim alamatnya sama gue. gue bakal bakal ngajak Tiger.”ia berlalu meninggalkan ruangan. Meninggalkan Zaxi yang duduk di depan Letta kaku. Kali ini zaxi benar benar tidka bisa membendung perasananya melihat keadaan letta jauh dari kata baik. Sebagai seorang perempuan wajah adalah asset yang berharga.,


“ Loe nggak mau cerita gimana bisa kecelakaan?” Tanya Zaxi melihat lengan letta yang bengkak, tapi tatapan zaxi jatuh pada kalung milik Letta. Kalung cuple yang dibneri juga pada Areta, oh teryata mereka cuple bertiga?


...----------------...


Samuel menuju cafee yang disuruh oleh atasnanya tadi, sebenarnya ini biukan café terbika tapi lebih kecafe yang memiliki banyak ruangan, salah satunya private room, school room, dam ada beberapa lainnya, bahkan ada juga tempat karaoke, jadi café memiliki tiga tingkat ini bisa menjadi tempat untuk anak sekolah ingin mengerjakan tugas, ada juga untuk para pengusaha untuk melakukan metting atau kesepakatan. Ada banyak pilihan, bahkan hanya untuk bersantai saja ada didepan, ada indoor atau Out door


Penampilan café pun terlihat menawan, setara dengan harga yang mengguncang kantong anak kosan, canda kosan.


Samuel menuju resepsionis dan menanyakan ruang yang ingin dituju, lalu ia di tuntun di lantai dua, menuju ruang nomor tiga. Tenang saja ruang ini katanya kedap suara jadi membuat mereka mengontrol secara leluasa.


Saat masuk ke ruangan, Samuel di suguhkan oleh seorang lelaki yang sudah tak menggunakan baju secara benar, dua gadis dibelakangnya sedang memijatnya bahunya


“wahh aktor kita sudah sampai rupanya. Ahh duduk dulu.” Pria itu masih dalam kegiatannya tanpa menghentikan sama sekali, bak urat malunya telah putus, membiarkan Samuel masuk dan duduk di seberang tempatnya duduk


Pria tersebut menyeringai tapi mata penuh nafsu terlihat jelas diwajahnya. Sesekali menggigit bibir bawahnya.”Samuel.. Marina panggilah dua temanmu untuk menemani temanku di sini.” Ujar pria tersebut kepada salah satu perempuan memijat bahunya sembari menggoda sang tuan


Tapi sebelum keluar, Samuel sudah angkat bicara duluan.”tidak usah. Aku tidak butuh,” Samuel membenci keadaan semacam ini, tidak akan ia sentuh perempuan murahan semacam mereka. Samuel tau jika mereka terlihat menggoda tapi tidak untuk dirinya coba


Pria tersebut terkekeh pelan.”ayolah Sam. Kau tidak ingin mencoba? Mereka sangat enak dan menantang... terlebih yang mereka sempit.”Ujarnya dengan sensual kepada Samuel. Menggoda Samuel dengan penuh kelihaian. Kalian tau iblis? Yah mungkin dirinya adalah iblis berwujud manusia.


Melakukan banyak dosa demi Uang, melakukan kemaksiatan karena punya uang, dan bertindak sesukanya karena memiliki kekuasaan. Hanya satu yang tak ia lakukan, mengaku jika diriunya adalah Tuhan. Yah hanya itu

__ADS_1


Samuel menggeleng.”aku mau langsung bicara saja.” Marina melirik tuannya meminta pendapat tapi tetapnnya terlihat tak fokus menggeleng.Tidak tidak.


"Aku tidak melayani orang yang tidak menerima kebaikanku."


"Terima mereka atau kau pergi dari sini.”Ujarnya terkekeh menyesap alcohol. Menatap perempuan bawahnya masih dalam kegiatannya. Perempuan menjijikan.


Samuel berdehem menatap tak senang,.” Peter... hargai apa yang aku suka atau tidak suka.” Tega Samuel. Samuel tidak akan menyelingkuhi istrinya. Kalah talah dalam masa lalu, menyangkut adiknya menjadi pelakor. Samuel jadi tau jika perempuan sesungguhnya adalah penghancur jika tak dapat dikendalikan.


Peter menggeleng, menyuruh marina mendekat, menyuruhnya menuangkan minuman di cangkir milik Samuel., malas berdebat disaat kesenangan di depan mata. Samuel melihat daftar apa yang dilakukan lelaki tua dihadapannya ini, sepertinya hanya lelaki ini manusia gila menunjukan miliknya.


“Abaikan. Bicaralahh apa yang ingin kau bicarakan.” Ujar Peter mulai dengan pembicaraan. Samuel mengangguk.” Aku ingin informasi semua pelaku yang melakukan kejahatan kepada keluargaku, dan lagi aku yakin pelakunya adalah keluarga Damian.” Ujar Samuel dingin.


Peter terkekeh pelan menghisap rokoknya, sadar pembicaraan yang dilangsungkan cukup penting, ia menyudahi kegiatannya,


“Bukankah keluarga Damian sudah mati semuanya dimalam itu?”Tanyanya tenang kepada Samuel. Ia juga terlihat dimalam itu, dikit banyak ia cukup tau.


Samuel menggeleng.,” dia mengirimi ku pesan dulu tapi pesan hanya sekali baca terus terhapus tanpa tersimpan di spam atau bahkan diaplikasi. Aku tidka paham tapi aku cukup waras untuk berhalusinasi. Dan lagi kau yakin keluarga Damian mati dimalam itu kan?”Tanya Samuel ragu. Samuel ingat.


Peristiwa dimalam itu, terjadi seusai perencanaan yang ia lakukan seminggu sesudahnya,. Ia memasukkan orang miliknya bekerja disana, memberikan obat tidur kepada mereka dimakan malam dalam dosis rendah. Seusainya mereka tertidur.


Tengah malam Samuel beraksi membunuh Damian dan istri di depan mata, terkapar keduanya tak berdaya, anak pertama mereka sudah mati saat di ruang tengah,. Anak malang itu tertidur terlalu pulas seusia mengkonsumsi obat itu, ia ditembak dan mati disana, lalu anak kedua dan putri ketiganya. Sedangkan anak keduanya sudah meninggal dalam perjalanan pesawat. Samuel ingat semuanya.


Peter menggeleng menatap Samuel.” Akupun ingat, dimalam itu aku sudah membunuh anak di depan tv, lalu anak yang membantu ibunya, adiknya yang paling kecil diperk0sa oleh orang suruhan kita,.”ujar peter ragu.


“justru karena itu, sekarang Viona jadi korbannya. Ia membalas dendam kepada anak Perempuanku sampai bunuh idiri.” Suara milik Samuel tak terkontrol, sampai suaranya hampir meledak karena marah, kesal.

__ADS_1


Peter menatap Samuel mengernyitkan Dahi. Peter adalah orang yang menguasai dunia bawah, usianya masih 34tahun, masih muda. Tapi kelakukannya sungguh memuakkan, dulu saat membunuh keluarga damian, itu adalah tugas pertama yang besar miliknya.


“Aku tidak mau tau, kau harus menemukan identitasnya, dan habisi dia. Aku akan membayar sesuai apa yang kamu inginkan.”tegas Samuel. Peter mengangguk pelan menghisap dagunya. Menatap kearah Samuel dingin. Peter memiliki fitur wajah yang tidak tampan, malah menyeramkan karena alisnya yang menyatu, tubuh yang besar dan kekar. Kulit gelap dan berewok yang menghiasi dagunya. Pipinya terlihat banyak lebam karena banyak hal yang ia lakukan dengan tugas. Ia penguasa dunia gelap, kalian paham? Dia ketua dari beberapa kasus gelap, ia juga punya kekuasan sehingga kekuasan miliknya tertutup rapat tanpa kebocoran sampai saat ini.


__ADS_2