Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Reka Ulang


__ADS_3

Keadaamn Jastin sangat parah. Tulang pipinya patah dan harus di oprasi, lalu tukang kering kakinya juga ptah, rahang bawahnya bengkok, hidung juga patah. Serbah patah semua. Dan itu harus dioprasi besar besaran.


Semua itu butuh biaya besar besaran untuk jastin. Keluarga Samuel mana lagi punya uang? Bahkan beberapa hutang saja mereka belum di lunasi,. Oprasi dilakukan juga harus diluar negri. Jadi mereka harus memundurkan waktu jadwal oprasi plastic, yang saat ini dilakukan hanya oprasi agar jastin kembali baik baik saja dahulu.


Mereka harus jual rumah terlebih dahulu.


Samuel mengusap kepalanya yang ketiga kalinya. Wajahnya kusut sekali menatap jastin yanmg belum juga sadar hingga sekarang. Sebagai seorang ayah, Samuel sangat marah pada keadaan, marah pada Tuhan dan juga takdir, semua seakan memaksanya untuk berdiri ditengah kesakitan yang menderah hati.


Samuel tidak sanggup, kakinya seperti sudah tak lagi Sudi di ajak berdiri. Apa dunia sebercanda ini kepada nya,?


Di awali dengan istrinya yang tiba tiba jatuh sakit dan di siksa tanpa tahu orangnya hingga detik ini. Anak perempuan nya yang mendapatkan penganiayaan berat baik fisik, batin, hati maupun mental Hingga menjadi gila dan bunuh diri.


Cucunya yang tiba tiba hilang da. ditemukan seusai satu Minggu setelahnya dalam keadaan mengenaskan tergantung di atas pohon.


Perusahaan yang bangkrut karena organisasi nya tak lagi mampu membopong kerugian yang semakin membeludak, tak bisa tutup mata hingga akhirnya yang di pertahankan ambruk juga. Mereka jatuh miskin.


Dimanakah tabungan mereka?


Benar... Tabunganya dulu cukup untuk menghidupi kehidupan mereka sampai beberapa periode kehidupan mendatang, tapi karena investasi yang mereka tarik secara bersamaan ditengah kerugian mendera dan perusahaan yang bangkrut, membuat mereka tak berkutik. Ditambah sertifikat perusahaan yang belum mereka pegang gak bisa dielak lagi. Mereka harus merelakan tabungan dan aset untuk menutupi semuanya.


Sekarang anak pertamanya yang di temukan di dalam hotel dalam keadaan buruk, desus punya desus di dalam CCTV yang terkam dari beberapa orang yang memang menonton ternyata anaknya yang salah karena hendak membunuh seorang perempuan yang di duga kekasihnya.


Jadi Samuel tidak bisa melaporkan kasus ini karena jika tidak maka anaknya juga akan terkena masalah. Dan hingga saat ini juga belum ada kabar dari korban Jastin.


Berselang beberapa waktu Carmon masuk ke dalam, ditanganya plastic berisikan makanan. Samuel melirik Carmon yang memberikan plastic hitam itu dihadapannya. Samuel diam mengerjab kan matanya pelan.” Ini apa?”Tanya Samuel pelan.


Carmon menghela nafas.” Itu makanan dibeli Carmon di kantin bawah pa. papa pasti belum makan kan, mending makan dulu biar sehat papa juga harus jaga kesehatan loh,” ujarnya pada Samuel lembut. Lihat ayahnya pasti belum tidur selama dua hari ini.


Samuel berdehem mengangguk mulai membuka bungkus plastik hitam, berisi makanan. Samuel tersneyum nyeri, tidak pernah dirinya makan makanan murah seperti ini seumur hidup, bahkan ini pertama kali Samuel memegang steropom yang berwarna putih miskin ini. Samuel hendak berteriak memaki takdir tapi tridak bisa.


Mulai mencoba makanan yang carmom berikan.’'Sendoknya maka Car?” Tanya Samuel heran.


Carmon menggeleng. "Orangnya nggakk kasih, lagian ini nggak ada sendoknya pa, ini nasi padang di warung biasa jadi yah gini,. Makan pakek tangan aja.” Ujar Carmon.

__ADS_1


Samuel menatap nanar Carmon. Carmon hanya diam saja melihat ayahnya. Bagi Carmon ini bukan hal yang dipermasalahkan, yang penting bisa makan. Carmon hanya sedih dengan apa yang terjadi pada keluarganya. Ibu, kakak., adiknya. Masalah perusahaan, semua itu bagi Carmon hanya titipan Tuhan, jika memang sudah tak bisa lagi mereka miliki tidak apa apa. Dirinya bisa mencari kerja dan membantu ayahnya memenuhi semua kebutuhan.


Samuel mulai memakan makanan yang diberi Carmon, enak kok. Ada ayam pop, ada beberapa sayur lain dan..


Tringg... suara HP milik Samuel bordering.. Samuel melirik HP miliklnya yang bergetar dna berbunyi. Disana ada telepon dari asisten yang masih dirinya pekerjakan unuk menjaga istrinya. Tapi kenapa? Samuel mengangkatnya dengan tangan yang bersih.


“ Tuan.. Tuan Ibu hiks hiks..”


Samuel merasa jantungnya berdetak cepat. Perutnya mendadak kenyang padahal sudah hampir dua hari belum makan. Carmon mendekat dengan ayahnya cemas.


“Halo Tuan hiks hiks... “ Teriak dari seberang.


Samuel bangkit dari keterkejutan. HP miliknya di rebut oleh Carmom.”Haloo Bik ada apa sama mama Bik?”Tanya Carmon cepat. Carmomn sama dengan paniknya Samuel. Tangannya sudah berkeringat dingin menunggu kabar dari pembantu.


“ Ibu Tuan.. Tuan pulang dulu.” Teleponnya dimati oleh Carmon.


Carmon melihat ayahnya yang memucat dan mematung.” Pa.. Carmon pulang dulu.” Ujar Carmon tegas.


Samuel menggeleng menahan tangan Carmon. Samuel memegang tangan sang anak.” Biar papa aja. Kamu disini.”” Ujar Samuel. Carmon hendak melarang tapi Samuel sudah pergi membawa kunci mobil satu satunya milik keluarga mereka. Carmon terdiam menatap nasi yang bahkan baru satu suap ayahnya makan dan ayahnya belum minum dan cuci tangan. Carmon menghela nafas berdoa agar ibunya baik bak saja disana.


Samuel sampai dirumah seusai membawa mobil ugal ugalan. Malam ini sudah sepi karena jalanan sudah tidak banyak yang memakainya. Saat meminjakkan kaki dirumah. Samuel tak mendapatkan siapapun lagi,. Semua penjaga sudah diipecat, baik pembantu ataupun penjaga. Dirinya tak sanggup membayar jadilah rumah ini sangat sepi. Kamar milik istrinya ada di lantai satu tepat dibagian sudut kanan.


Samuel menggeprak kamar milik istrinya cepat. Terlalu takut dan terlalu panic.. tapi saat dirinya masuk ia dikagetkan kamar sang istri kelam.” Purnama..” Bisik Samuel mencari cari apa yang ada dii sekitarnya.” Bik Maya..” panggil nya lagi. satu satunya pembantu yang ia kerjakan. Tak bisa Samuel hentikan, tubuhnya merinding dan pikirannya kacau entah kemana.


Klak... pintu tertutup dan terkunci, jantung Samuel berdegub lebih kencang. Lampu kamar terang menampilkan Samuel yang tersentak kaget menatap sekeliling arah depan. Disana sudah ada sosok istri yang terduduk lemas di atas kursi. Samuel menatap nanar istrinya yang terduduk nanar dengan keadaan yang memprihatinkan.


Baju istrinya sudah terkoyak sana sini, penuh luka lebam di setiap jengkal wajahnya. Matanya sudah penuh darah karena kepoala yang bocor. “ Purnama... apa yang terjadi,. Dimana Maya?” teriak Samuel.


Tangan samual bergetar hebat hendak memeluk istrinya. Sangat kaget. Hantaman besar dibatinnya memeluk sang istri. Air mata miliknya jatuh karena keadaan buruk istri. Salahnya tak ada untuk istrinya, salahnya tak mampu menjaga sang istri.


Purnama diam menatap nanar dibelakang Samuel, matanya terus mengeluarkan air mata. Purnama tidak lagi takut pada keadaannya, tapi juga takut pada keadaan keluarganya. Iblis itu sangat sangat sadis dan jahat. Purnama menggeleng kepada sposok yang menyeringai menatapnya.


Samuel memeluk tubuh Purnama, isakan purnama semakin terdengar lirih. Samuel menggeleng menatap nanar sang istri.” Ayok kita ke rumah sakit ayo hiks hiks.” Samuel membuka ikatan ditubuh sang isri. Tapi tingkahnya terhenti saat tak sengaja melihat siluet hitam di arah pintu. Mata Samuel agak terbelalak melihat ada orang lain selain dirinya dan istrinya di sini.

__ADS_1


Sosok tersebut tersneyum lebar kepada Samuel.” Well. Apa kabar Samuel, aku harap kamu tidak baik baik saja,” Ujarnya dengan tenang. Wajahnya tertutup dengan topeng purtoih polos, tak menampilkan apapun bahkan matanya sekalipun. Menggunakan jas hitam dan bertubuh atletis., Dia laki-laki.


Mungkin?


“Kau..!!” teriak Samuel melihat sosok lain di depannya. Mata Samuel merah. Tangan terkepal kuat. emosi Samuel naik memikirkan siapa sosok ini,.” Kau dalang dari semua ini.. Kau yang membuat keluargaku hancur kan? iya?!!” Teriak Samuel lagi kepada sosok tersebut. Ingin menerjang dan memukulnya membabi buta tapi tangannya di cengkram kiat oleh istri yang menangis dan menggeleng


Sosok tersebut terbahak mendengar pertanyaan samuel.” Bukan aku. Tapi orang lain...” Ujarnya pelan, menghela nafas.”tapi aku bahagia karena aku bisa membalas bagaimana kau memperlalukan keluargaku dulu. Mari Samuel aku tunjukan betapa kejamnya dulu kau kepada keluargaku.” Ujar sosok itu dingin kepada Samuel. Berselang beberapa menit Samuel terkaget karena lenganya ada yang menusuk.


Samuel menoleh disana ada Maya yang menatap dingin dirinya.” Hey apa yang kau lakjukan..!” Samuel mengelak menjulak Maya tapi sudah terlambat dirinya lemah dan tak bisa bergerak lama. tubuhnya seperti jelly.


Jantung Samuel mencelos, tubuhnya ambruk dengan tak berdaya menatap nanar sosok Maya yang menyeringai pada dirinya, orang kepercayaan nya berkhianat.,


Maya tersneyum sinis melihat sang tuian terkapar. Maya sudah bekerja dengan Samuel selama tujuh tahun, pelayan yang dipercaya menjaga sang istri di antara semua para pekerja, ternyata pengkhianat. Samuel sudah jatuh sejauh mana? Lengkah sedalam mana sampai tak sadar jika dikelilingi oleh pengkhianat. Purnama juga ikut menangis melihat suami yang terduduk tak bedaya.


Tapi beda degan sosok yang disana tertawa melihat semuanya.” Mari Samuel, kamu masih ingat memulai penyiksaan dari mana untuk keluargaku? Menangkap, mengikat. Memukul dan di ikat. Hemmm mari kita mulai dari memukulmu dengan tongkat bissbal seperti yang kamu lakukan kepada ayah dan ibuku dulu.” Ujarnya terkekeh pelan.


Samuel menggeleng cemas, meringsut ketakutan, tak berguna, tubuh Samuel seperti mencair tak berdaya. Dirinya hanya bisa berteriak dengan lemah untuk dilepaskan. Purnama semakin terisak melihat sepuluh orang masuk dan mulai memukul keduanya. “lepaskan kami brengs3k..!” teriak Samuel lirih.


Tubuh Samuel mati rasa, melirik sosok yang hanya menonton sembari tersenyum manis. Pungung Samuel dipukul sampai tulangnya ingin patah. Wajahnya dihantam kuat oleh benda tersebut hingga Samuel ingin tak sadarkan diri saja, tapi bagaimana dengan istrinya kelak?. Purnama juga merasakan hal yang sama, memohon ampun untuk dilepaskan.


“ Hiks hiks ampun. Maafkan aku maafkan aku hikls lepaskan kami. Lepaskan anak anakku. Buniuh aku tapi lepaskan istri dan anak anakku. Aku yang salah bukan mereka. Mereka tidak pantas mendapatkan balasan dari kesalahanku.” Ujar Samuel di selang pemukulan ditubuh nya dan tubuh Purnama.


Melihat Purnama dipukul seperti itu hatinya sakit.”lepaskan istriku hiks hiks. Lepaskan dia, pukul aku saja,.” Teriaknya pelan,.


Kembali sosok yang disana terkekeh melihat keduanya.” Ibu dan ayahku dulu juga mengatakan hal yang sama tapi kamu malah memijak perutnya speerti ini,. krek. Arhh"


Samuel berteriak merasa perih di dadanya. Fadanya diinjak kuat oleh sosok tersebut,. Matanya melotor menatap iblis yang melakukan hal kejam ini kepadanya, istrinya semakin menangis. Ingin membantu suaminya tapi tubuhnya benar benar menjadi batu, tak mampu digerakkan barang sedikitpun.


” Tapi kamu malah terbahak dan mengabaikanya. Jadi menurut kamu aku harus bagaimana hm?”Tanya sosok itu menekan lagi injakan nya. Samuel menggeleng pelan dma lemas kepada sosok tersebut. Kembali ia terkekeh dan menendang kepala Samuel. Samuel terkapar lemas


. “ kamu juga melakukan hal itu kepada kedua orang tuaku dulu, dan aku....”


Samuel lemas, tak berdaya., pelipis, sudut bibir semuanya sudah berdarah. Tubuhnya juga terasa remuk meredam akibat pukulan pukulan itu, Samuel menarik nafas dalam, tubuhnya mati rasa akibat terlalu sakit. Nyeri dihatinya lebih perih melihat sang istri yang menatap dirinya menangis pilih karena maish dipukul.

__ADS_1


“Lepaskan dia hiks hiks. Lepaskan istri dan anak anakku, bunuh aku saja tolong..” bisik Samuel lemah. Kepala samuel seperti berputar putar. sangat sakit sampai ketulang tulangnya.


Samuel pikir dengan mengatakan dirinya yang salah dan bunuh dirinya maka keluarganya akan lepas. . Naif


__ADS_2