Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Viral


__ADS_3

Berita pagi ini sangat menggemparkan warganet. Berita tentang istri daru anak pengusaha Samuel melabrak sang sekretaris suami yang sedang membeli kado ulang tahunnya. Apalagi sikap bar-bar dari Agatha terdengar sangat menggelitik warga untuk berbondong-bondong menghujatnya habis-habisan. Beberapa lagi Video yang memanas-manasi hal tersebut semakin menambah hawa warganet panas.


Seperti pagi ini. Samuel yang duduk di meja makan terdiam mengepalkan tangan, menunggu beberapa anak dan juga menantunya turun. Samuel memejamkan mata melirik Jastin yang santai duduk dan mengambil nasi goreng.


Plas... Jastin terdiam, aura amarah dari sang ayah terlihat sangat jelas. Jastin jadi teringat apa masalah kemarin sudah tersebar? Bukannya sudah ia bereskan, Tidak mungkin kan?


“ Kamu benar-benar tidak becus menjaga istri kamu Jastin, apa perlu ayah yang membuat ia tak bertindak gegabah? Da membuat saham perusahaan kita menurun cukup besar. Kita rugi..” Tegas Samuel. Suara Samuel sangat lantang memenuhi ruang makan. Beberapa pelayan mundur dan berlalu ke dapur agar tidak ikut masuk dalam pertengkaran. Beberapa juga lebih memilih menunduk sembari menguping pembicaraan dari para bosnya. Iya, bukankah manusia itu diciptakan dengan rasa ingin tahu yang besar,? kau dia ember atau tidak tapi semua manusia itu Rasa ingin tahu akan hidup orang lain itu sangat besar.


senang saja rasanya jika tahu masalah orang lain hehe... apalagi dibagikan dengan orang lain. eh?


Jastin menatap Samuel dengan wajah tenang miliknya, cukup kaget jika masalah itu tetap masuk ketelinga ayahnya, karena kemaren setahunya semua sudah dibereskan, semua video orang yang merekam sudah ia beli dan dihapus, di cctv juga sudah di hapus, cukup penasaran siapa yang telah terlewat kemarin, sedikit menghela nafas untuk sedikit merilekskan tubuhnya baru menjawab. “ Dia yang keterlaluan, aku tidak tau apa-apa dia langsung menjambak sekretaris ku pa. aku marah dan sudah aku beri hukuman dia.” Ujar Jastin santai.


Samuel menatap anaknya bengis.” Papa nggak mau tau, kalo sekali lagi dia buat kesalahan kayak gini habis kalian ditangan papa. Dan lagi. lakukan apa saja agar perusahaan kita tidak terkena dampak yang kalian lakukan. Papa nggak mau tau..!!!!” Tekan nya lalu mengambil roti yang disiapkan Purnama,,


jastin berdehem berkata.”Aku mau menceraikan dia tap-- “


“Jaga mulut kamu Jastin. Papa tidak pernah mengajarkan kamu tentang perceraian. Kenapa harus bercerai? Tidak ada jalan lain kah yang bisa kalian lakukan agar tidak ada perceraian? Ingat ada Jesika yang harus kalian perhatikan bukan ego kalian masing-masing. “ Tegas Samuel.


Samuel sangat tidak suka akan perceraian, ia sangat tidak menyukai akan pengkhianatan. Dulu ayah dan ibunya juga melakukan perceraian dan juga pengkhianatan, akhirnya Samuel dan adiknya tinggal berdua, hidup dengan kemampuan kecil dijalanan karena dibuang.


Kedua orang tua mereka meninggalkan Samuel dan adiknya berdua tanpa bekal apapun, Samuel saat kecil sangat terpukul memilih pergi membawa sang adik kepada kakek dan nenek dari pihak ayah saat uang yang mereka dapatkan dari hasil mengamen cukup, itu memerlukan waktu beberapa tahun sebab nenek dan kakeknya beda negara yang artinya ia harus membeli tiket pesawat, untung nya pasport mereka sudah ada tinggal kembali membuat kartu dengan dalih hilang saja.


Disanalah mereka dibesarkan dan tinggal, tapi tidak sampai dua tahun sang kakek meninggal hanya menyisakan nenek mereka.


Berselang beberapa bulan neneknya menyusul kakeknya ke surga. Saat setelah kakeknya meninggal, neneknya sering sakit-kesakitan, merasakan sesak nafas dan kesehatannya menurut drastis, ternyata sang nenek selama ini menyimpan penyakitnya secara diam-diam pada siapapun termasuk sang kakek. Nenek mereka mengidap penyakit kangker darah.

__ADS_1


Mereka kembali ditinggal pergi oleh sang kakek dan nenek, usia mereka saat itu memasuki umur 11tahun. Samuel dipaksa untuk meneruskan urusan perusahaan sang kakek dan nenek, disana Samuel belajar dan terus melakukan yang terbaik karena tidak ingin adiknya lapar. Samuel pernah merasakan lapar dalam hidup yang sangat menyakitkan, hidup berbulan bulan tak pernah merasa kenyang karena lebih mementingkan perut sang adik, agar adik tidak lapar.


Samuel menjaga dan menyayangi adiknya melebihi hidupnya sendiri, sampai ia menikah dengan Purnama sekalipun adiknya ia jaga dan tetap bersamanya , tapi adiknya memilih tidak ikut dengannya dan tinggal sendiri.


Samuell tertinggal banyak hal, kabar adiknya hamil didengar dari orang lain bukan dari adiknya sendiri.


Samuel sangat marah, apalagi mendengar sang adik hamil anak pria bersuami, dan sang pria malah mengusirnya dari rumah keluarganya, tidak akan menikahi adiknya, ia sangat marah mendengar itu. lelaki itu hanya akan mengambil anak sang adik lalu meninggalkan adiknya. Samuel lepas kendali, ia kehilangan akal untuk membalas sang lelaki yang menolak mentah-mentah dan menghancurkan adiknya..


Tetapi hal lain ia abaikan, adiknya depresi tanpa ia dampingi dan bunuh diri. Adiknya lebih memilih g4ntung diri dikamarnya. Samuel sangat menyesal, sangat marah mengetahui sang adik sangat mencintai lelaki itu sampai d


adiknya memilih mati saja dari pada hidup tanpa lelaki tersebut.


Sudah tak ada jalan lain, adiknya ingin menerima lelaki itu apa adanya tau lelaki itu susah menikah ia telah di madu.


Istri lelaki tersebut tak ingin di madu padahal sang adik menerima jika dirinya dinikahi menjadi istri kedua saja, lelaki itu juga katanya sangat mencintai istri dan anaknya tak ingin mendua. Memilih menghancurkan asik Samuel yang sedang hamil.


Itu sebabnya ia tak mau Jastin bercerai, Jastin dan Agatha sudah punya anak. Samuel sangat tau bagaimana rasanya sakit dimana harus menahan rindu dan memeluk tubuh sendiri dari dunia yang kejam.


Jastin menatap ayahnya dingin, mengeraskan rahangnya ketat.” Aku tidak mencintainya ayah, aku tidak mau.” Tekan Jastin tak enak, merasa tak nyaman selama bertahun-tahun dikekang untuk bersama Agatha. Ia mencintai gadis lain yang sudah menjadi pilihannya.


Samuel menatap anaknya datar.”Bukan tak cinta tetapi kamu tidak mencoba, dia perempuan kamu harus paham. Lagipula jika kalian bercerai ayah Agatha pasti akan menarik saham miliknya, saham dia cukup besar diperusahaan kita Jas.” Lanjut Sam.


Jastin mendengus melepaskan sendoknya kencang, dentingan sendok terdengar. Jastin melengos pergi meninggalkan meja makan. Samuel hanya menghela nafas, anaknya sama seperti dirinya, keras dan emosional. Samuel memang tidak pernah menceritakan masalah adiknya yang bunuh diri atau ia yang membantai satu keluarga karena adiknya. Memang tidak pernah, jadi Jastin tidak pernah perjalanan hidup Samuel lalui. Hidup Samuel cukup berat untuk diberitahu atau menjadi dongeng tidur anak-anaknya.


Tapi Samuel lupa jika yang ia lakukan menjadi mimpi buruk untuk anak orang lain.

__ADS_1


Carmon yang baru sampai mengernyitkan dahi menatap Jastin pergi tanpa salam dan berwajah masam. Carmon mengedikkan bahu duduk di kursi miliknya biasa.


”Dia kenapa si Pa? kok keliatan marah gitu? Masih pagi juga, nggak dikasih kata sama kak Agatha yah.”Gumam Carmon mengambil nasi goreng dimeja makan.


Samuel mendengus meletakkan peralatan makanya cukup keras. Carmon mendongak menatap sang papa pergi meninggalkan ia makan bersama ibunya yang dari tadi diam menyiapkan makan suaminya.


Carmon mengedikkan bahu pelan.” Kenapa si pagi-pagi juga. Udah bête aja.”Gumam Carmon tak senang memakan nasi goreng miliknya heran.


“Itu karena loe nanya-nanya terus kek orang mau ngutang tau nggak. Mangkanya nggak usah kepo bang sama urusan orang lain. mending loe mingkem.” Carmon mendelik mendengar suara bungsu dibelakangnya.


Terlihat bungsunya berbaju yang rapi sebagai tanda ingin pergi ke kampusnya. Oke adiknya ini sangat cantik Carmon mengakui hal itu.


“Loe sotoy. Mending mandi sana, badan loe masih bau kencur.” Yang dibicarakan melotot menatap sang abang tak terima, melemparnya menggunakan timun diatas meja.


” Nyebelin banget loe..!!!!” Tekan sang gadis.


Carmon hanya menatap adiknya mengejek. Biarkanlah adiknya kesal. Adiknya duluan yang membuatnya kesal. Jarak usia mereka tidak terlalu jauh, hanya beberapa tahun saja jadi memang sudah biasa mereka ribut satu sama lain, tapi kadang mereka jarang ada waktu untuk bertemu.


Jesika mengintip dari dinding menjadi diam mengepalkan tangan, merasa sesak dan tak enak. Jesika masih kecil dan tidak ada anak kecil yang ingin orang tuanya berpisah. Jesika ingin memiliki keluarga utuh yang saling menyayangi dan mencurahkan kasih sayang padanya. Ahhh Jesika bisa memilih lahir di siapa saja tidak si? Semisal lahir di dari Letta kan?


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2