
Agatha semakin merasakan sakit melihat sosok suaminya yang bicara sangat manis pada sosok tersebut.
Wanita mana yang tidak sakit hati melihat suami bercumbu secara ini, semacam ini, bersikap lembut pada gadis lain?
bahkan ketika istri tak punya perasaan sekalipun akan merasa sakit, sakit karena gak di hargai dan tak di anggap.
Agatha sudah tak tahu lagi seberapa besar cinta miliknya pada Jastin sampai Jastin tega membuang cintanya sejauh ini.
Tangan miliknya terkepal kuat tak tahan untuk menahan gejolak diri unyuk mencakar wanita ganjen dihadapannya ini. brak...
“PELAKOR SIALAN..!!!!” Teriakan membahana dari Agatha menyita banyak perhatian dipengunjung mall yang ada, termasuk dua pasangan yang sedang bercumbu mesrah. Keduanya terlihat kaget menatap asal suara.
Kepala Airin sudah tiba-tiba ditarik keras oleh Agatha, kulit kepala Airin seperti ibu yang ditarik paksa agar uminya keluar. Airin melirik siapa pelaku, tetapi tarikan sangat kuat, lehernya sampai tak mampu menoleh untuk sekedar menatap, sedangkan sang penarik rambut nya hanya mengerang menarik paksa rambut pelakor tersebut kuat menggunakan dua jari.”Palakor sialan... mati kau mati..!!!” Sesekali Agatha memukul kepala Airin kuat dan mencakar leher milik Airin ganas.
Kuku-kuku cantik miliknya beberapa ada yang patah dan menyangkut dirambut Airin menambah kadar rasa perih di pipi Airin. Ini adalah penyiksaan level batas dari wanita yang sedang cemburu berat. Airin akui tenaga Agatha mirip kuli.
Jastin melihat kekasihnya dianiaya oleh istrinyapun gelagapan, memegang tangan Atagha.”Agatha lepaskan tanganmu dari atas kepalanya..!!!!!” Jastin berusaha melepaskan tangan Agatha dari rambut Airin, Airin hanya bisa menahan diri agar tidak menangis.Tubuhnya bergetar tanpa diminta.
Kekuatan wanita yang sedang cemburu sekaligus marah itu akan bertambah berkali-kali lipat, sama hal dengan Agahta yang saat ini sudah berdiri gagah menarik rambut Airin.
__ADS_1
“Lepas.. sakit auu.. wanita sinting..!!!!” Teriak Airin yang ikut menggapai rambut Agatha kuat.
Agatha yang rambutnya juga ditarik menunduk merasakan sakit dikepalanya. Perkataan Airin yang mengatakan ia wanita sinting semakin menambah kadar kekuatannya yang entah datang dari mana. ”Kamu yang wanita sinting..!!! wanita gila..!! wanita gatal, murahan. Suami orang kau merebut juga.. dasar sampah..!!!” Teriak Agatha.
Airin memukul kepala Agatha kuat. Agatha pun menendang AIrin.”Kamu jelek, mangkanya suami kamu nggak suka kamu. Murahan, jangan sok mahal deh kalo suami kamu aja nggak lirik kamu..!” Ketus Airin... kedua mata Airin sudah basha menangis karena rasa sakit di kepalanya.
“AGATHA LEPASKAN KEPALA AIRIN..!” Tegas Jastin lagi mererai keduanya. Agatha terlihat tak terima. Jastin kelewat batas tak senang melihat kekasih tercinta dianiaya. Jastin menampar pipi sang istri reflek. Agatha tertegun melepaskan tarikan di rambut Airin. Mata Agatha menatap nanar Jastin. Jastin menarik tangan Airin kebelakang nya. Jastin terlihat sangat marah. hingga urat-urat dilehernya menonjol jelas beserta ditangannya juga sangat kentara.
Mata jastin memerah, tangan yang memunculkan urat-urat yang menonjol hendak memukul Agatha. Airin memegang kengan Jastin menunduk menatap Agaatha ketakutan.
Agahta menatap Jastin datar.”Kenapa?” Tanya Agatha dingin.”Kenapa aku yang ditampar bukan dia? Kenapa bukan dia yang kamu tampar Jastin? Wanita sialan, wanita pelakor murahan itu Jastin..!!!!! Aku istri kamu, istri sah kamu bukan dia, wanita sialan, P3lacur murahan..!” Teriak Agatha kuat menunjuk wajah Airin beberapa kali. Semua yang dilakukan dilihat oleh beberapa orang bahkan petugas pengamanan sudah ada disana, tak ada yang berani mendekat saat tau status pria yang sedang ribut. Mereka tak sadar ada mata anak kecil yang menatap nanar arah mereka.
Jastin menatap Agatha mengeraskan rahangnya.”Kamu keterlaluan Agahta..!!! ucapan kamu sangat tidak mencerminkan kamu seorang wanita terhormat..!!!”Tekan Jastin mengerang.” Datang-datang menyerang seseorang, tindakan kamu seperti ini bisa masuk kedalam kasus asusila dan kamu bisa masuk penjara..!!! “ Balas Jastin menahan tangan Agatha yang menunjuk-nunjuk wajah Airin.
" Suami kamu selingkuh Agatha? Yaampun jahat banget ." Laura teman Agatha disana terlihat tak menyangka akan suami Agatha yang ia bangga banggakan tadi melakukan kebejatan diluar batas
Tangan Jastin sangat gatal ubntuk menjambak dan memukul kepala Agatha, tetapi ingat jika dirinya sedang didepan umum, Jastin hanya bisa mengepalkan tangan, mengumpul amarah menjadi satu untuk ditahan.” Saya tidak selingkuh,. Saya dengan dia baru saja rapat klien, dan tadi saya dan dia baru dari tokoh didalam untuk membeli kado ulang tahun kamu nanti saat saya pulang. Tapi apa yang kamu lakukan? Kamu malah menjambaknya dan mengatakan jika dia wanita pelakor?? Dia asisten saya Agatha..,!” Tekan Jastin berbohong. Iya, mana ada pembohong mau mengaku jika ia sedang berbohong? Sama hal dengan pencuri, tak ada pencuri ingin mengaku. Andai jika ada orang yang jujur di muka bumi ini, pastilah tidak akan ada orang jahat dimuka bumi.
Bisik berbalik menatap Agahta dengan tatapan permusuhan, beberapa ada juga yang membuat video. Airin yang sadar akan kebohongan Jastin mengangguk menunjuk arah belanjaannya tadi.”Iy iya, itu yang dibeli oleh pak Jastin untuk ibu, katanya malam ini ibu ulang tahun jadi ia berniat memberikan ibu berlian.”Ujar Airin polos dengan wajah yang sudah tak berbentuk, cakaran dibeberapa sisi pipi dan rambut yang sudah rontok kemana-mana. Matanya sebab menampilkan maskaranya yang luntur. Agatha diam merasa terpojok padahal ia disini tidak salah sama sekali.
__ADS_1
Jastin melirik Airin sendu merasa bersalah, lalu menatap Agatha dengan datar. “dengarkan?” Tanya Jastin bengis dan sinis.”Kamu keterlaluan Agatha. Bisa-bisanya kamu melakukan hal buruk seperti ini. ayo pulang..!” Jastin menarik tangan Agahta untuk pergi dari sana sembari meninggalkan Airin. Airin diam merasakan hatinya mendadak panas karena di tinggal sendiri saat begini.
“Pembohong..!!! mereka berbohong, mereka benar-benar selingkuh, aku tidak pernah memfitnah, dia wanita murahan dasar sialan..!!” Agatha melempar kepala Airin menggunakan tas miliknya kasar. Jastin pun menarik Agatha untuk menjauh.
Agatha menggila.” Kau tadi bilang tak bisa ke acara anak kita karena ada meeting penting, apa ini meeting penting kalian, dasar br3ngsek, mati saja kau dengan pelakor itu..!!!” Teriak Agatha yang diseret Jastin.
Jastin menarik pinggang Agatha keras. Agatha nyaris berteriak merasakan sakit bagian pinggangnya, pinggangnya diremas keras oleh Jastin. Agatha menatap Jastin nanar bergetar takut. Jastin menatap beberapa orang menatap Airin.”Airin maafkan saya, saya benar-benar minta maaf karena ulah istri saya. Saya pergi dulu, “ Ujar Jastin pergi menarik paksa Agatha..
Airin diam mengepalkan tangan, air matanya jatuh menatap nanar rambutnya yang berceceran dilantai. Bahu Airin ditepuk pelan oleh seseorang. Airin mendongak menatap banyak orang yang di sekelilingnya.” Kamu tidak apa-apa?” Airin tau itu pertanyaan yang terdengar iba, mereka menatap Airin sangat menyedihkan. Sialan, airin tidak menyukai hal ini.
“mari mbak kita bawa keruang kesehatan, kepala mbak berdarah, sepertinya rambut mbak terkelupas karena terlalu kasar ditarik tadi. Mari saya bantu.” Salah satu penjaga mall menawarkan diri. Airin mengangguk mengikuti jalam penjaga tersebut. “Sabar yah mbak. Orang kaya memang gitu, mentang mentang kita kerja sama suaminya deket dikit dibilang selingkuh, mau merebut suami orang.” Airin tersenyum tipis mengangguk menanggapi ungkapan beberapa pengunjung yang tadi melihatnya, mereka rata-rata remaja juga jadi Airin memberi muka melas.
Yah yah Airin mengepalkan dendam dalam hati, sialan. Ia pasti akan membalas hal ini nanti pada istri kekasihnya itu. sial Airin merasa kepalanya terasa terkelupas saat ini. kebas dan perih secara bersamaan.
.
.
.
__ADS_1
.
Baik sudahlah tinggalkan jejak?