Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Keadaan yang sama


__ADS_3

Tutttuttt...


Baru beberapa langkah Samuel melangkah hpnya kembali berdering. Samuel mengangkat tanpa melihat nama yang menelpon, Samuel kesal dan marah.” Ada lagi br3ngsek. Lihat saja aku akna menghabisi mu, mengoyak tubuhmu dan mencincang hati dan jantungnya ketika aku menemuimu nanti. Lihat saja nanti..,!” Maki Samuel kuat. Samuel Mengepalkan tangan kesal.


Ehem.. suara berdehem agak gnetar diseberang membuat Samuel terdiam.”maaf tu tu tuan, sy saya perawat dari rummah sakit jiw jiwa linglkarr barat,.” Ujat dari seberang gugup dan patah patah. Terlihat sangat takut.


Salah paham. Ini dari rumah sakit lingkar barat khusus untuk orang yangbbermasalah sama menta. ada apa,,? ini berhubungan dengan Viona.


Samuel tertegun, menatap nonor yang tertera, memang tidak ada namanya. Samuel menghela nafas.” ada apa?”Tanya Samuel dingin.


Perawat memberikan hp ke temanya taut, tapi temanya menggeleng.” Gue takut anjjirrr. Loe aja, dia mau bunuh gue tadi anjing. Gue nggak mau gue masih sayang nyawa.” Ujar dari perawat pertama yang menelpon Samuel.


Perawat kedua melotot menolak telepoon itu.” Gilak loe. Loe pikir gue nggak mau hidup lagi? gue masih mau hidup anjir,. Masih sayang sama nyawa juga. Loe aja gilak, gue ngak brani.” Ujarnya.


Perawat pertama menggeleng dengan wajah yang hampir menangis.”Nanti gue traktir deh. “ bujuknya memohon.


“Nggak dulu deh. Biarin gue kelaparan disbanding di mutilasi. lagian kalo gue mati jadi sia sua tawaran loe sama gue ” Tegasnya pelan. temannya meringis disana hendak menangis.


Samuel yang mendengar percakapan mereka semakin mendiinginkan wajahnya. “ada apa cepat katakana..!!” tekannya dingin. Kedua perawat saling menatap horor. Perawat pertama mau tak mau dnegan tangan yang tre,or mengangkat lagi telepon ke telinganya.” Aduh maaf pak, aduh gini. Anak bapak kejang kejang karena terus menangis, sekarang dibawa kerumah sakit Bayanguan, beliau dari tadi berteriak histeris mengatakan hal hal aneh.” Ujarnya gugup dan takut.


Samuel mendengarnya kaget. Viona? Samuel mengepalkan tangan.”mengapa baru bilang sekarang..!! kalian mau saya bunuh ha?”teriak Samuel kuat.


“ eh.. “ ekdua perawat tadi panic menggeleng “Enggak pak, tadi kami telepon hp bapak tersambung ke telepon orang lain. Maaf pak kami nggak tau lagi harus menghubungi siapa.” ujarnya gugup. Samuel mematikan HP miliknya bergegas pergi menuju rumah sakit. Samuel kakinya sudah gemetar takut disana.

__ADS_1


Tangannya mengambil kunci mobil tersisa, rumah sudah sepi, tak lagi ada pelayan atau maid, tak ada penjaga juga sebab sudah ia pecat akibat tak lagi ada uang untuk membayar mereka. Mobil melaju kencang menujui arah rumah sakit. Disana kaki Samuel bergetar karena tak lagi bisa berdiri. Samuel bergegas menuju resepsionis bertanya ruang pasien dari rumah sakit jiwa, ternyata di ruang kusus atau ruang tertutup sebab takut melukai orang lain.


Saat sudah sampai di ruangan. Samuel harus mengelilingi rumah sakit dan menaiki lift,. Baru sampai. Samuel segera masuk ke dalam ruangan.” maaf pak. Bapak keluar dulu, kami harus meeriksa keadaan pasien. Demi ketertibannya, mohon untuk di taati peraturan kami.” Samuel di usur oleh suster yang menjaga di depan pintu. Dokter dan suster yang menindak lanjutkan pasien menatap Samuel kaget dan juga melotot. Pintu rumah sakit bisa hancur jika di tendang begitu.


Samuel mentp mereka linglung, keluar tanpa kata. Sekarang kepala Samuel sangat pening dengan jantung yang berdegub kencang. Mata memanas dan juga lemah. Samuel duduk di kursi tunggau menatap kedepan. Samuel tidak lagi bisa berdiri dan berfikir apapun. Samuel bisa diam dan berdoa semoga anaknya tidak apa apa.


Pintu terbuka, menampilkan dokter yang keluar. “ dokter.. putri saya? Bagaimana keadaannya?” Tanyanya Samuel bangkit. Tapi tubuhnya oleng jika tidak Dokter memegang tangannya sudah pasti Samuel jatuh.. Samuel menggeleng kepalanya mengusir rasa pusing.


Dokter melotot menahan tubuh Samuel.” Apa bapak baik baik saja?”Tanya dokter belum menjawab pertanyaan dari sang Samuel.


Samuel menggeleng.” Bagaimana keadaan anak saya dok?” Samuel bertanya lirih memegang kepala peningnya.


Dokter menghela mnafas. “ saya akan bilang., tapi bapak harus istirahat dan saya periksa dulu, sepertinya bapak sakit.” Ujarnya.


Dokter melihat Samuel yang keras kepala hanya bisa mengangguk paham.” Keadaan putri bapak cukup buruk. Beliau mengalami trauma yang sangat dalam sehingga tidak nbisa mengontrol emosinya kadang sedih karena dikhianati, sedih karena diperkosa dan marah karena dirinya begitu kotor.” Ujar dokyter. Samuel maahan nafas menahan kepala yang sakit juga menatap dokter.


Dokter berdehem pelan


” dan sekarang parahnya, beliau tadi katanya merasakan tubuhnya panas, beliau melakukan sesuatu yang lebih gila, dia bilang tubuhnya gatal. Gatal yang kami maksud semacam ingin melakukan hubungan suami-istri.,” ujar dokter dengan wajah tak enak.


Samuel mengangguk paham.” Dan saat melihat perawat perempuan beliau hampir memperkosa dan melecehkan perawat kami. beliau berteriak dan ingin di sentuh. Jadi kami membawanya kemari. Saat pemeriksaan kami pikir beliau mengonsumsi alkohol atau obat perangsang. Tapi ternyata tidak ditemukan apapun. tubuh belau bersih dan tidak ada obat terlarang semacam itu. “ Dokter menghela nafas sebelum melanjutkan ketakutannya.


“ Ini bukan feel obat rangsangan, kami memutuskan pemeriksaan, ternyata anak bapak mengalami penyakit Hyper s3x, tubuh yang menggigil karena merasa panas dingin, ditanmbah ada alat vital miliknya yang rusak, kemungkinan terjadi saat dia dil3cehkan secara kasar dulu, ada banyak kemungkinan sehingga beliau kecanduan dan akan merasa t3r4ngs4ng dibeberapa waktu secara tidak nmormal. Dia bisa melampiaskan kepada siapapun di sekitarnya beliau.” Ujar dokter pelan.

__ADS_1


Samuel terududuk memegang kepala terasa lebih pening. Dokter menahan tubuh Samuel. Samuel menahan diri untuk tidak pingsan. Tubuh Samuel sangat lemah, tubuh Samuel sangat lemas menjadi semakin tak berdaya. Mendengarnya keadaan putrinya sangat buruk sangat mengguncang jiwanya.


“ saya baru dengar penyakit ini dokter.. “ gumamnya lirih.” Apakah tidak bisa diobati dokter?”tanyanya pelan.


Dokter menggeleng.,”beberapa waktu dulu juga ada tuan, biasanya penyakit ini terjadi karena trauma yang besar membuat resppon itu menadi beberapa bercabang, salah satunya menjadi seseorang yang anti tersentu, biasanya orang orang begini akibat pelecehan sehingga sangat takut bersentuhan baik sesama atau lawan jenis, ada juga yang menjadi seperti anak bapak, yang menimbulkan penyakit lain Karenna tekanan pada dirinya, biasanya karena penyiksaan yang dia dapat itu merusak sel vital. Soal bisa disembuhkan atau tidak, itu cukup sulit.” Ujar dokter. Matanya terlihat sendu.


Samuel terduduk lemas. Air mata jatuh tak tertahan. Dokter menahan tuhuh Samuel yang semakin melemas.,” pak.. bapak tidak apa apa?” Samuel diam bak patung. Tubuh Samuel terlampau lemas.


Hujaman pisau memgarah pada jantung hatinya. Peryataan dokter merusak mentalnya. Ini seperti mimpi, luka ini sangat mengguncang jiwa Samuel. Bagai mata pisau menusuk talak batinnya. Terkoyak dan diremas. Samuel semakin merasakan jantungnya bersamaan hati semakin mengencang dan meledak. Samuel tidak kuat lagi ditambah kepala yang semakin sakit. Tubuh Samuel seperti melayang.


Hingga beberapa saat dirinya tak sadarkan diri. Dokter panic dan membawa Samuel ke ruangannya untuk diperiksa. Beberapa perawat membantu. Dokter paham apa yang terjadi pada Samuel. Shok berat mendengar keadaan anaknya itu sudah menjadi hal wajar. Tekanan dan apa yang dterjadi pada putri Samuel itu pasti menggoncang jiwanya.,


Lettta? Dirinya menyesap kopi plan menatap cctv rumah sakit yang ia retas tersenyum miring. Letta tidak tau apa yang mereka bicarakan tapi letta bisa tebak. Letta berdesis.” Baik... neraka mu akan segera mulai Samuel. Selebihnya aku akan menjadi penonton.” Ujarnya pelan, yah semua itu ulah letta


Kalian ingatkan? Kemarin saat dirinya keruang Viona dna menyuntikkan Viona? Dulu saat bekerja bersama Ragiel dirinya belajar bagaimana membuat penyakit sama seperti di derita oleh Areta dulu, ternyata perjuangannya tidak sia sia, letta memasukan caran itu, membuat Viona sama sama merasakan apa yang dirasakan oleh areta seumur hidupnya. Gila, di caci maki, menderita, hyper dan juga sengsara.. haha iya semua harus dibayar tuntas bahkan jika harus darahnya yang ditukarkan. Letta manusia penuh dendam. Tujuan hidup hanya dendam bukan kebahagiaan.


Letta tidak pernah bermipi bahagia, sejak kedua orang tuanya meninggal di depan mata, tak bisa menggapai dna membantu karena dirinya di kunci di dalam lemari, sangat membuat luka terdalam di dirinya, terkoyak pada kenyataan dirinya selamat bersama kedua saudara yang gila. Letta yang setiap hari menangis dan mengamuk, selalu bolak balik ke rumah sakit butuh biaya sedangkan mereka tak punya uang. Zaxi dengan ginjal yang retak juga butuh biaya, peluru yang bersarang dilenganya juga membuat ia harus dirawat sedangkan tak punya uang. Semua hancur disatu malam. Bukan sekedar orang tua yang direnggut., tapi juga tujuan hidup, alur hidup, pemikiran hidup, bahkan kehidupannya sudah berubah. Tidak lagi bisa disamakan bahkan seujung rambut.


Bertemu ragiel awal mimpi baik sekaligus mimpi terburuk, mimpi baik kedua saudaranya bisa sembuh dan pulih karena ada biaya dan mimpi untuk dirinya karena hidup dineraka paling menyakitkan. Sampai letta tak pernah lupa bagaimana rasa sakitnya kulit letta hampir mengelupas paksa.


Ingatan letta bergetar mengingat hari hari bersama ragiel. Diirnya disuruh melawan dua puluh lelaki berotot, “ lawan meeka jika kau tidak mampu maka kau yang akan dihajar.” Ragiel meninggalkan anak berusia 9tahun ditengah tengah lelaki berotot menatapnya datar. Tubuh letta bergetar hebat, tidak bisa, dirinya tidak bisa melawan lelaki yang jauh leuh kuat darinya begini. Bahkan satu orang saja Letta ragu tubuh mereka sangat jauh lebih besar dari dirinya.


Tapi jika dirinya membantah, bagaimana pengobatan sang kakak kakak? letta ingin mereka kembali hidup bahagia dan penuh normal. Tiba tiba tubuh letta terhempas di perbatasan ring. Letta tertegun merasa nyeri bagian ulu hatinya. Dirinya ditendangs salah satu lawan. Letta merasa sesak di dadanya. sangat sakit.” Lawan jika tidak kau akan mati..!” salah satu dari mereka bicara sebelum menyerang letta kembali.

__ADS_1


__ADS_2