
Zaxi diam memegang hapnya nanar, ia terlalu terkejut mendengar kebenaran tersebut. Jadi bukan ia yang melakukan aksi balas dendam ini untuk sang adiknya?
Padahal rasa bangga sudah menguat dalam dirinya tadi. Ini cukup sakit rasanya dibagian sudut hatinya.
Ia melirik Bovi dan berkata.”Ini artikel dari media social siapa dan majala dari mana?? Aku yakin dia juga musuh keluarga Samuel mangkanya ingin menjatuhkan keluarga tersebut seperti saya.”Ujar Zxai pelan. Memikirkan hal tersebut membuat ia sedikit semangat mencari kawan menghancurkan keluarga Samuel. Dengan begini ia akan lebih banyak mendapatkan dukungan.
Bukan apa-apa, perusahaan miliknya itu belum apapaanya dari keluarga Samuel, pergerakan yang dimiliki juga cukup minim, ia membutuhkan orang besar untuk melawan orang besar bukan?
Ibaratkan orang yang ingin berkelahi, harus melihat tubuh lawan, skill lawan. Jika dengan porsi tubuh yang sudah cukup berbeda dan berbanding terbalik bagaimana bisa melawan kawan hingga tumbang,?
Apalagi jika kalah skill... Kalah kalah bukan balas dendam yang ia dapat, tapi malah kematian yang menjemput dirinya sendiri.
Bopvi melirik video yang dibicarakan Zaxi, mengerjab pelan menatap hal yang dilakukan oleh Agatha pada Areta. Itu terlihat sangat mengerihkan batinnya Bovi..
”Bisa jadi si Bos, saya juga tidak tau dari mana Majala dan pembuat artikel ini mendapat berita berupa foto dan videonya lagi, sebab saya sendiri sudah tidak mendapatkan nya lagi dimanapun. Baik saya akan mencari tau siapa yang menyebar beritanya bos. “Ujar BOvi menunduk tiga puluh drajat sebentar dan pergi meninggalkan Zaxi.
Zaxi menggigit kukunya sejenak mengerjab pelan. Merasa tak pantas menjadi kakak Areta, bahkan untuk membalas dendam sang adik kepada perempuan saja ia kalah, ia sudah kalah satu langkah, jika bukan dirinya melakukan pembalasan? Lalu siapa pelakunya? Zaci mendadak minggren memikirkan hal tersebut.
Padahal niatnya akan memenjarakan perempuan tersebut setelah menyebar berita tersebut .. Tapi sekarang ia punya satu langkah lagi, jika ia bisa menjebloskan perempuan itu kedalam penjara kan? Sebab ia sudah punya bukti yang cukup akurat, Ia hanya butuh mencari saksi dalam kasus ini.
Iya.... Tepat sekali .. Zaxi merasa sedikit mendapatkan pencerahan dalam hal ini, ia akan mencari saksi langsung menjebloskan ia dalam penjara.. Baik Zaxi akan melakukan hal terbaik untuk adiknya sekarang... Ia tak boleh kalah langkah lagi kali ini.
...----------------...
Bovi melirik majalah yang dibuat, menghela nafas pelan, majalah yang menerbitkan berita ini adalah salah satu majala milik Ragiel, kakek angkat dari Letta. Siapa yang tidak tau, dan lagi ini adalah majalah yang selalu update berita terbaru dan terpanas yang sangat terkenal.
dikalangan masyarakat karena kecepatan dalam berita, bukan hanya dalam kecepatan saja tetapi juga dalam ke akuratan berita. Semua berita hot dan terbaru pasti akan diterbitkan secara cepat dimajala tersebut.
Bovi tersenyum lembut pada majalah yang ia a
baca,
“ Istri dari anak pertama keluarga Samuel menjambak dan memukul sekretaris dari suaminya dikarenakan melihat sang suami berjalan bersama sekretaris disalah satu pusat perbelanjaan, terlihat sangat berutal dan tidak berperasaan hingga sekretaris sangat terlihat miris. Ternyata sekretaris dari suaminya sedang membantu suaminya membeli kado ulang tahun untuk sang istri. Sungguh miris..!!!!”
Ada lagi beita yang bertulis. “Sungguh miris. Istri dari anak pertama keluarga Samuel melakukan kekerasan ditempat umum pada sekretaris sang suami, dan menuduhnya menjadi pelakor hanya karena mereka sedang berjalan berdua seusai meeting.”
Ada lagi berita yanmg lebih pedas. “ *Istri dari Jastin anak pertama keluarga Samuel melakukan hal yang tidak bermoral didepan umum hanya karena sang sekretaris suami membantu jastin membeli kado berlian. Terlihat sang sekretaris sangat mengenaskan dan masuk rumah sakit.
Cek video selengkapnya di Link Http/// mari beri komentar*.
__ADS_1
Semua berita dan komentar terdengar sangat pedas mengatakan jika Agatha sangat tidak bermoral hanya karena cemburu hingga melakukan kekerasan fisik sejauh itu. ada juga beberapa yang mengecam dari pihak Airin untuk membawa hal ini ke jalur hukum.
Bovi terkekeh pelan melihat majalah yang menyalakan api sangat besar. “ Luar biasa Ale.. kamu terlihat ,lebih menawan dan leboh tak terbaca saat ini. bahkan Zaxi kalah langkah darimu.” Bovi bangga meluhat majala tersebut, dengan ini keluarga Jastin yang terdengar sangat harmonis akan tercoreng sampai ujung dunia. Keluarga Samuel akan disorot menjadi nomor satu hanya karena masalah ini. ini cukup membuat kerugian besar untuk keluarga Samuel, dan mencoreng nama keturunannya.
...----------------...
Letta menatap maja dipagi hari mengedikan bahunya pelan.”Tidak buruk.” Bisiknya pelan semakin memakan nasi goreng buatan dari Aldo menatap artikel yang ada dihpnya. Letta tersenyum miring menatap komentar-komentar miring untuk Agatha.
Bagaimana jika ia buat berita " Anak pertama keluarga Samuel menghajar istrinya seusai melakukan kekerasan pada sekretaris nya ditempat umum?"
Bukankah hal itu akan menambah kekacauan yang ada di keluarga itu?
Tapi ia juga harus melindungi kembarannya, jangan sampai nanti hal tersebut akan membuat kembarannya terseret dalam kasus ini. Ia harus menghapus semua jejak dari kembaran.
Tapi bagaimana caranya? Letta mengernyitkan dahinya pelan memikirkan apa yang harus ia lakukan sejenak
Menghela nafas, ia juga harus membeberkan masalah Agatha yang dihajar yaa?
Letta yakin jika Agatha dihajar oleh Jastin. Jadi tidak usah membuat fitnah.
Iaa melirik Ziko yang ikut makan dalam diam. “Ko.,” Ziiko menghentikan kunyahan dalam mulutnya melirik Letta menaikan satu alis menatap Letta.
Letta menghela nafas menatap Diki. Menggeleng.”Nggak usah, gue ngak ada niatan buat masak juga, kalian aja pindah. Gue nggak mau kejadian kemarin terulang lagi. “ ujar Letta pelan memakan nasi gorengnya dengan pelan,.
Diki menatap Letta bengis melempar wajah Letta dnegan kerupuk. Letta menatapnya kaget mengambil kerupuk yang mendarat di atas piringnya. Menatap Diki yang menatapnya marah, sedikit takut tapi ia menampakan wajah garangnya. “No.. kita bakal sama loe Sampek loe nikah sekalian. Nggak ada lagi sendirian Let loe ada kita, kita bakal jagain loe, yah meski kadang kadang gue atau yang lain harus pulang buat ketemu mak bapak atau adek kita kan. kita nggak takut sama Ragiell. Matipun kita nggak takut buat loe.” Ujar Diki menggebu-gebu.
Letta diam sejenak, mereasa tertekan, bukan tak senang. Jika seperti ini beban miliknya akan semakin membesar.
“Dih mau kompor manual atau listri yah, atau kaca? Tapi nanti nggak bagus. Kompor listrik ajalah yah.”Gumam Diki kembali skroll HP. Letta melirik Diki menghela nafas, tak bisa, ia tidak bisa.,
“ Terus apa nih Let?”Sahut Ziko yang sudah membaca artikel-artikel videonya. Mengunya lagi menatap Letta yang memakan kerupuk yang dilempar oleh Diki tadi. Letta menatap Ziko dalam.” Deketin Agatha, biat dia selingkuh sama loe, dan hari ini dan dapatin muka dia bonyok di hajar suaminya hari ini. “ Tegas Letta.
Zikjo diam sejenak mendengarnya. Menatap Letta.”Kalo gue nolak?
Letta menatap Ziiko dingin dan memakan nasi goreng miliknya.” Nothing. “ Ujar Letta pelan.
Ziko menatap Letta nanar, melepaskan makananya memilih pergi. Letta diam tak melirik sedikitpun. Ziko meremas tangan miliknya merasa tak senang. Letta menyuruhnya sekaan dirinya adalah budak, saat ia bertanya Letta seakan tak membutuhkan dirinya. Ziko merasa hatinya memanas. Entah kenapa Zuko sangat sensitif saat sudah mengetahui semua kebenaran yang ada. Apalagi Letta melakukan semua rencananya tanpa memberitahunya sedikitpun, seperti artikel ini. Letta terlalu egois., ia dianggap teman atau tidak? Ziko merasa seperti pesuruh yang tak memiliki arah, hanya disuruh saja tanpa tau apa tujuannya. Itu sangat tidak enak.
Diki yang melihat itu melirik Letta penasaran.” Dia kenapa? Kalian kenapa?”Tanya Diki.
__ADS_1
Letta diam melepaskan peralatan makanya mengambil HP miliknya, “ Nanti jam 12 jemput Bara, gue kerumah Sam.” Ujar Letta tak menjawab pertanyaan Diki.
Diki mendengarnya terdiam sesaat.”Ngapain?”Diki bangkit mendekati Letta yang mengambil sepatu di rak septau miliknya.
Ltta memakainya dengan telaten.”Gue kerja lagi disana. “
Diki mendengarnya mengerjab tak percaya, duduk di kursi dekat rak sepatu.”Kok bisa??? Kok nggak ngomong sama kita? bukannya loe udah dipecat?” Tanyanya pelan menatap Letta penuh penuntutan.
Letta menepuk pelan debu disepatunya.” Ada banyak yang harus gue lakuin Diki, “Letta menghela nafas mendongak menatap Diki.
“Nanti loe bakal tau,” Letta mengambil jaket yang sudah ia taro diatas sofa. Melirik Ziko yang diam saja sembari menonton televisi disana. Letta menghela nafas memilih pergi dari sana.
Diki menggaruk tengkuknya heran melirik Ziko yang tak melirik Letta. “Kalian kenapa si?? Kok berantem perasaan tadi nggak ada apa-apa? Sorry tadi gue liat kompor nggak tau kalian ngapain.” Tanya Diki duduk di sebelah Diki saat Letta sudah menjauh dan menutup pintu apartemen meninggalkan keduanya yang sudah duduk diatas sofa yang sama.
Zuko mengepalkan tangan, melenggang memilih pergi. Diki menatap Ziko.”Yaampun nih kenapa si? Ini pasti gara-gara kompor sialan itu, nggak jadilah gue beli, belum beli aja udah bikin sial apalagi udah beli. Kebakaran nanti nih apartemen.”Gumamnya pelan menatap lagi gaway yang ia liat tadi. Mencancel pesanan miliknya..
Yang menjual di seberang sana memakai siapa yang sudah memesan lalu mencancel pesanan, sebab pesanan baru sudah dipacking. Jika begini ia rugi boblewerb.
Di sisi lain Letta menghela nafas menelpon seseorang lagi setelah mengirim berita yang ia buat.
”Haloo. Kenapa Ta?”Tanya dari seberang.
Letta mengeratkan jaket mliknya memasuki mobil miliknya.” Loe bantuimn gue yah. jadi selingkuhannya Agatha istrinya Jastin...” Ujar Letta kembali menjelaskan apa sja ayang harus dilakukan orang yang ia suruh.
“:Oke sip... tapi nanti traktir yah..!!!”
Letta tersenyum tipis” Oke.”
Teleponnya ditutup. Letta menghela nafas mengerjab pelan. bukan tak ingin memberitahu apa yang ia rencanakan, tapi Letta hanya tidak mau jika ia terlalu percaya kepada orang lain, dan orang lain itu menjadi buruk karenanya. Letta tau jika semakin ia mempercayai seseorang maka semakin membesar peluang orang untuk menyakiti dirinya kelak..
.
.
Dan Letta tidak ingin lemah karena seseorang. Jika Letta lemah maka pertahanannya akan roboh. Ia hidup sendiri, berjalan sendiri tanpa ada yang mendukung. saat jatuh tak akan ada yang mau memeluk dan membantu ia berdiri. sebab itu ia boleh jatuh tapi tidak boleh tumbang. Pertahannya boleh goyah tapi gak boleh lemah.
.
.
__ADS_1