Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
29


__ADS_3

Langkah kaki mini dari Jesika terdengar dilorong Taman kanak-kanak yang saat ini tempat ia belajar. Nafasnya tersengal-sengal karena mengejar Bara yang didepanya.”Bara tunguin aku ..!” Tereiaknya menggema disana. Namun Bara tetap tidak berhenti dan menghiruanyanya saja,


Mereka beda mobil yah guys saat perginya tadi...


Dugh... kaki Jesika terjatuh karena tersandung batu. “Aduuh sakit..”Teriaknya disana. Kepalanya bahkan terantuk batu dan tangan yang merah karena menahan bobot tubuh.


Lututnya berdarah akibat benturan keras dengan lantai, ditamba ia mengenakan rok membuat ia Nampak sangat mengenaskan. Ia meringis sakit akibatnya.. “Bara bantuin aku hilks hiks.”Teriaknya menangis.


Namun Bara hanya diam berhenti melihatnya. “Merepotkan.”Ujarnya lalu pergi tanpa membantu.. ia tak menyukai perempuan cerewet membuat ia kembali berjalan meninggalkan Jesika yang berteriak kesakitan.


Jesika hanya menjatuhkan bulir bulir hangatnya dan melekuk bawah bibirnya menatap Bara nanar. “Bara hiks hiks.. Bara bantuin aku.”Ujarnya disana..


Hingga ia disana menunduk Sakit..


Bugh.. “He cengeng.. bangun, mana duit buat Gue..!!”teriak dari seseorang dari belakang menjulak Jesika dengan kakinya. Ia melihat semuanya dari tadi dan menghampiri Jesika saat Bara sudah jauh.


Jesika kembali terjengkang kebelakang dibuatnya. Jesika mendadak kaku dan pucat merasa kakinya bertambah sakit. Ia meringis dan ingin menangis. Ia mendongak melihat siapa daluang.. Itu Angel.. kakak kelasnya yang sudah SD Yah memang Sd dan Tk disana disatukan saja si. Ia. memang suka bully anak kecil serta memalak uang jajan Jesika.


Jesika tetap menangis merasakan sakit dikakinya membuat Anggel menipiskan bibirnya. Ia menarik kucir rambut pinknya Jesika keras, rambutnyapun ikut tertarik. “Heh.. bagi duitnya cepet..!!! atau bakal gue jajalin tu kaki biar tambah sakit cepet..!!” Teriaknya marah disana membuat Jesika disana menangis bertambah keras.


“Hua hiks hiks.. iya .. lepasin rambut Jesika.. hua hiks hiks, iya lepasan biar Jes kasih uangnya... .”Tangisanya pecah dibuatnya..


Namun Jesika disana terkejut dikalah Angel terjengkang disisinya dengan tidak elitnya karena ditendang seseorang.. matanya membulat tau siapa yang melakukanya..


Bara..!!


Dengan kasar Bara disana menendang kaki Agel lagi hingga menghantam marmer dan kepalanya memar.. ia menarik rambut Angel membuat sosok gadis itu menangis dan meringis menatap Bara..


“Bara jangan.. nanti kena marah bu guru..!!” Teriak Jesika disana menghalangi Bara cepat karena takut. Namun Bara terlanjur marah membuat ia kembali menjambak kasar Angel. Angel terdiam tak berkutik dibuatnya.

__ADS_1


“Bara.. hiks hiks. Nanti kamu kena marah guru.. bagaimana?”Tanyanya menarik Bara hingga Bara disana melepaskan tarikannya. Ada banyak anak-anak yang melihat dan ada juga yang berlari melaporkan pada kepala sekolah.


Bara disana menatap Jesika tajam dan Angel yang beranntakan tajam. Angel menatap Bara takiut dan menunduk tak berani membantah. Bara memang terkenal dingin dan juga pendiam loh. " Minta maaf sekarang...!!!! "


“Maaf hiks hiks.’"Lirihnya Angel menangis dalam keadaan kusut, tatanan rambut nya sudah tak lagi rapi.


Bara disana menatapnya makin tajam dan berkata. “ Jes pergi ke UKS cepat..!” Ujarnya lalu pergi meninggalkan semua orang diam.


Kenapa Bara mendukung Jesika? Membantu dan menolongnya? lihatlah sekarang? Jesika diam menatap Bara lirih. Ternyata Bara perhatian juga... Ia jadi merasa bersala mengira Bara jahat dan tak menyukainya.


“ Dimana keributanya? Siapa yang melakukan ini kepada Anggel.. Astaga..!” Teriakan itu dari kepala skeolah.


Jesika tersingkap disana sedangkan Angel berpura pura menjadi manusia paling teraniaya dan tersakiti disana. Mata kepala sekolah menatap Jesika marah sebab anaknya disana dianiaya.. “Ulah kamu ini Jesika?!!” tanyanya disana dengan datar. Yah Angel anak kepala sekolah.


Sedangkan Jesika hanya bisa menunduk takut.


----------------


Sejujurnya ada banyak mata laki laki dikantor Carmon yang sering mencuri curi pandang Letta yang Nampak sangat cantik, namun tak ada yang berani mendekat secara terang terangan.


Sampai dipersimpangan jalan menuju ke Lift mereka bertemu dengan Jastin. Dan seseorang perempuan dibelakangnya.. sosok wanita sexy yang cantik dan juga menawan. Jastin Nampak sedikit gugup menatap Carmon yang melihatnya sedangkan Letta hanya berwajah datar.


“Kok ada dia kak disini? Kakak dan dia masih berhubungan?”Tanya Carmon melirik Aira sang selingkuhanya Jastin dibelakang jastin. Lihatlah bajunya. Bahkan baju j4lang tak seperti itu saking seksi nya serta menggoda siapapun yang melihatnya, apa ia pikir ini hotel bintang porno?


Akh tidak sebegitunya si. Bajunya hanya terbuka dua kancing teratas dan Rok yang lima centi diatas lutut. Bibir merah merona dan juga kaki yang sangat putih dan mulus. Jastin disana menatap Carmon menganngguk.”Dia sekarang menjadi sekretarisku. Sebab sekretarisku undur diri karena sudah menikah. Suaminya tidak membolehkan dia kerja lagi.”Ujarnya Jastin menjelaskan.


Carmon mendengus dan masuk kedalam Lift diikuti Lettta, Jastin dan Aira. Mata Aira dan Letta bertabrakan membuat Aira tersenyum mengedipkan satu matanya. Namun Letta memberikan muka tak berekpresi sama sekali. Aira menatap Letta dengan sendu karena tak terbalas.


“Oh yah.. kau tak berencana menggantikan penjagamu itu? Ku rasa dia tak pantas menjadi penjagamu, secara dia perempuan,.”Ujar Jastin melirik Letta dibelakang Carmon. “Ku yakin dia memanfaatkan keadaan supaya bisa mencuri hatimu. Dia itu sama dnegan wanita licik diluar sana yang hanya mengincar hartamu.”Ujarnya disana..

__ADS_1


Letta tersenyum dibuatnya.”Anda lupa jika saya orang kaya tuan.”Batinya. bahkan Letta jika mau beli rumah ia mampu memberi satu rumah disatu pulau. Bahkan ia mempunya satu bandara dan juga beberapa usaha lainnya.. ia itu kaya, hanya saja kekayaan dirinya itu dianggap tak berguna.


Carmon disana mendelik menatap Aira disana “ Urus saja j4langmu kak.. jangan urus hidupku. Seperti hidupmu lebih baik dari ku saja.”Ujarnya disana sinis lalu merapatkan Letta denganya.


Letta disana malah menjauh membuat Carmon mendengus tak suka.” Letta apakah kau bisa bikin kopi?”Tanya Carmon disana dengan dingin.


Letta disana diam...”Tidak.. dia tidak bisa bikin kopi, bahkan memasak air saja tidak bisa ku rasa.”Ujarnya Aira disana.. yah bukan Ltta yang menjawab tapi Aira... Semua menatap Aira dengan delikan termasuk Letta.


“Tau saya dari mana? Siapa bilang saya tidak bisa masak air dan bikin kopi?”Tanya Letta disana dengan dingin dan datar.


Aira tersingkap menatap Letta yang berbicara dingin . “Jangan menatapnya begitu,. Dia itu bisa takut melihat muka yang menyeramkan darimu itu.”Ujar Jastin disana menarik Aira kepelukanya. Letta disana diam dibuatnya.


“Memangnya kau bisa membuatnya ha? Benar kata Aira. Tampangmu saja tidak ada wanita-wanitanya. Ku rasa Aira benar .”Ujarnya meremehkan dan juga merendahkan.


Letta disana menarik sudut bibirnya.”Memang aku tak bisa. “Ujarnya santai.


Carmon mendelik dibuatnya. Ia pikir Letta melawan karena bisa. “Tapi aku bisa bikin jika ada mesin kopi.”Lanjutnya. Carmon dan lainya diam.”Ralat maksudnya kopi sasetan ehemm.”Ujarnya Letta pelan.


Aira menahan senyum dibuatnya. Namun terhenti melihat mata Letta yang Nampak sangat tajam dan jahat menatap nya.


“Sudahlah jangan memperdebat kopi, biat ku suruh Cleaning service saja nanti. “Ujar Carmon kesal lalu pergi ketika lift itu terbuka. Jastin ikut keluar diikuti Aira.. Aira tersenyum dan melambaikan tangan ceria kepada Letta sedangkan Letta bahkan tak meliriknya.


Aira nampak sendu dan menahan bibir yang bergetar disana. Namun kembali tersenyum ketika Jastin menatik pinggangnya.”Sebentar lagi ada rapat, ayo nanti aku akan memperkenalkanku dengan rekan kerja kita.”Ujarnya mencium punggung tangannya.


Letta menghela nafas dan mengepalkan tangannya.”Lihatlah, aku akan memulainya dihari ini..”Gumamnya disana lalu melirik arlojinya. Akh ia tak sabar untuk bermain main.,


.


.

__ADS_1


.


Guys.... Jangan lupa tinggalkan jejak yah... 😂


__ADS_2