Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
30


__ADS_3

Letta menghela nafas dan mengepalkan tangannya.”Lihatlah, aku akan memulainya dihari ini..”Gumamnya disana lalu melirik arlojinya. Akh ia tak sabar untuk bermain main., Ia akan sedikit-sedikit mulai mempermainkan apa yang sudah ia rencanakan.


Matanya kembali terarah pada pintu ruangan Jastin lalu ruangan Carmon, ia tersenyum dan mulai melangkah lagi menjauh dari tempatnya menuju keruangan Carmon. Carmon diam saja melihat Letta yang berdiri didepan pintu dan berdiri. Tak masuk hanya berdiri bagaikan robot. “Manusia kaku.”Gumamnya sebal disana tak suka.,


Namun ingatannya kembali pada perut Letta. Letta kan hamil anaknya membuat ia panic. Ia takut Letta kecapean dan keguguran.


“Letta...!!”Teriaknya.


Letta yang dipanggil pun menghela nafas dan menatapnya degan tanda Tanya. “Kamu duduk disana.”Ujarnya kepada Letta menunjuk sofa yang ada di ruangannya.


Letta menatap penjaga yang lain, ada empat lelaki kekar disana. “ Tidak perlu, saya bisa berdiri disini bersama yang lain,.” Ujarnya menggulung lengan bajunya yang panjang itu. Carmon segera berdiri dengan marah dan menghampiri Letta..


Sap... ia mau mengendong Letta namun Letta segera menghadangnya dan menatapnya tajam.


“SUDAH KU KATAKAN JANGAN SENTUH AKU. KAU TULI APA BODOH..!!!|" Bentaknya tak suka. Sungguh ia membenci keluarga ini sungguh..!! lalu matanya menatap kesemua bodyguard yang malah mengelilinginya disana dan mengajukan pistol pada nya.


Carmon tersingkap dengan tangan yang merasa nyeri dan sakit.. “Stthhh lepas sakit..”Ujarnya lirih disana tak berani dan tak suka Letta jasat padanya..


Letta disana segera menghempaskan tangannya menatapnya tajam. “kau ini kenapa? Bisakah kau sedikit lembut? Aku ini bos mu..!!” Bentaknya kepada Letta tajam.


Letta disana mendengus mengepalkan tangannya.. Carmon menarik pergelangan tangan Letta erat membuat Letta memberontak.. namun kepala Letta langsung ditodong pistol oleh empat bodyguard Carmon lainya.. dengan cepat Letta menendang dua pistol dan membalikan keadaan hingga Carmon yang ada didepannya dan pistolnya tertancap di kepala Carmon.


Carmon meringis merasakan tangannya terpelintir dan dua bodyguard terdiam semua. Letta memang tak terlihat saking kuatnya.. "lepaskan Tuan Carmon..! Ujar mereka takut.


Letta disana berkata dingin. “ Sudah KU KATAKAN AKU TIDAK SUKA DISENTUH..! KALIAN BODOH..!” Bentaknya tak suka. Semuanya terdiam masih dengan pistol dikepala Carmon mengarah pada Letta


Letta diam dengan Carmon disana meringis.”Yaah maaf.. tolong lepaskan tanganku tolong arhh.. Ini sangat sakit tolong..!!” Teriaknya Carmon disana. Niat hati ingin membantu Letta supaya tidak kecapean yang ia anggap mengandung anaknya namun ternyata ia salah.. ia salah telah menganggu macam betina tidur. Sungguh ia sangat salah... Letta bahkan tak berekspresi mendengar maafnya. Ia hanya melepaskan secara kasar saja lalu kembali berdiri dimana tempatnya tadi.


Carmon meringis disana.. ingin ia cekik rasanya Letta.. namun tatapan Tajam Letta membuat ia tambah meringis. “Ak aku hanya ingin kau pesankan es buah saja.. yah es buah sana pergi..”Ujarnya menahan malu dan marah sekaligus.


Letta disana pun menatap bodyguard lainnya yang menunduk. “kalian belikan, aku tak bisa pergi dari sini.”Ujarnya disana dingin dan diangguki bodyguard itu.

__ADS_1


“Tapi aku maunya kamu yang membelinya.”Ujar Carmon disana membantah.


“Tapi aku tidak boleh jauh darimu kata tuan Sam ak—“


“Tidak ada tapi tapi. Pokoknya kamu harus belikan titik..!!” Ujarnya melemparkan uang seratus ribu.”Sana belikan cepat. Atau ku pecat juga kau..”Dengusnya dan masuk. Ia yakin tangannya terpelintir uratnya karena sakit. Sialan Letta.. Batinnya kesal.


Letta disana mengepalkan tangannya dan melangkah.


Fine tidak masalah. Ia akan melakukan rencananya disana nanti dimana ini lebih aman. Ia melangkah dan menjauh dari sana. Carmon disana meninju angin dibuatnya. “Sialan kau robot.. mati kau.. mati mati..!” Teriaknya tak terima disana geregetan dan juga berasa ingin membunuh Letta.


Disisi lain ada sosok yang sudah siap dengan baju OBnya.. ia melangkah mendekati Letta yang menaiki lift disana. Letta miriknya dengan diam.. dan menyeringai..


“Permisi bukk..”Ujar dari OB itu.. OB itu mengedipkan satu matanya membuat Letta disana diam tak menjawab namun salah satu alisnya naik turun pertanda jika salamnya diterima.


“Buat Carmon tertembak dibagian kakinya.”Gumam Letta disana dan diangguki oleh sosok itu dengan elegan dan keluar dari sana.


“Tipsnya gue jalan sama Bara ke Bandung, ngenalin sama adek gue.”Gumam OB membuat Letta mendengus tak suka.. yah dia itu DIKI..


Diki itu bisa make up wajahnya menjadi berbeda. Jadi kalian jangan salah yah.. wajah Diki memang seperti perempuan saat ini yang membawa ember dan kain pell.


Letta disana menghela nafas sabar saja.” Lakuin sekarang juga.. gue diluar sekarang dan gue mau ginjal Carmon rusak.. atau Jastin pun enggak apa-apa. Yang penting mereka terluka.”Ujar Letta disana dengan tajam dan juga tak suka dibantah.


“Woy baby girls.. kenapa si datar mulu.. bilang Love you dulu kek. Ini malah ngegas bae kek kang bajai neng.”Ujar dari seberang.


Letta disana memutar bola mata malasnya. "Sekarang.. "


“Iya yah.. gue otw kesana sekarang bareng Ziko.. Loe tunggu aja yah kabar dari kita.”Ujarnya disana. Letta menyeringai disana.


“ Pakek obat Biologis yang gue kasih semalam.”Ujarnya disana..


“ I know baby girls.. asal dibayar pakek senyum yah.”Ujarnya. letta disana diam dibuatnya.. Letta lupa cara tersenyum lepas.

__ADS_1


Diseberang pun tergelak.”Yehh Markona.. gue Otw dulu. Inget nanti bayar pakek senyum yah.. baybay Muach." Ujarnya mematikan teleponnya.


Letta disana menghela nafas menjauhkan hapenya ditelinga nya. Ia menatap tajam kedepan dan menghela nafas. Kapan ia terakhir tersenyum tulus dan lepas? Baru saja kepada Bara? Apakah itu senyum lepas dan kebagaiaan? Hahaha. Letta bolehkan tersenyum getir dibuatnya?


----------------


“Gila loe..!” Dilain tempat ada sosok yang mengeplak kepada Hendro.. dia Ziko.. Ziko menatap sinis Hendro yang cengengesan kepadanya. “Ngapain coba loe minta Letta senyum, dia tu kan robot.”Ujarnya disana menghela nafas kasar tak habis fikir,.


Hendro yang sering disebut Ando itupun menghela nafas. “Kan ini salah satu cara nyuruh dia senyum Zik. Bahkan sampek detik ini dia enggak nganggep kita temen kan?”Tanyanya miris.


Ziko diam mendengarnya. Benar. Mereka itu sudah mendekati Letta sedari SMP kelas 2. Dimana Letta yang memilih tak pernah mau seolah umum dan sekolah dirumah terus. Diawali mereka yang kepo karena bertemu ditaman yang dingin dan cuek.. mereka selalu mendekati Letta tetapi Letta bagaikan rumah yang terkunci rapat.. bahkan sampai saat ini Letta tak pernah memberi ekspresi apapun ketika bertemu.


“Gue tu tau dia nyimpen semua masalah Zik.”Ujar Ando disana lirih.”Gue mau dia itu kek manusia normal.. gue mau dia bisa tersenyum, nangis dan juga marah.. gue mau dia itu pulih. Dia bahkan lebih sakit ketimbang manusia gila diluar sana.”Ujarnya disana dengan mata yang memerah karena ingin menangis.


Plak.. kembali dijiplak kepalanya oleh Ziko.”Bunuh aja sekalian Zik bunuh.. capek juga gue digeplak terus. Gue lagi mellow ini.”Ujarnya disana tak terima akibat temannya yang lucnat ini.


Ziko disana segera bangkit.”Mending OTW Dibanding kena amuk si robot.. nanti loe mau dikuliti dan enggak ketemu sama dia?”Tanyanya disana. Ando meringis saja dan mengangguk pasrah.. mereka pergi keluar dari markas mereka dan diluar ternyata banyak anak geng mereka.


“Kita cabut breeee... kalian jagain markas yoo..!” Ujarnya Ando membuat semuanya mengangguk.


“Yoiii.. mau kemana bos?”Tanya salah satu anggota.


“Mau ketemu bebeb.”Ujarnya Ando membuat mereka mau muntah.


“Paling didiemin lagi haha.”Ujar mereka disana menertawakan Ando.


“Ye markona diem ae lah..!” Teriak Ando membuat semuanya makin tertawa.


Perlu kalian ketahui jika Ziko itu ketua gangster ternama disini, bukan anak motor saja tapi gangster semua anggota dibayar ketika ada kerjaan, bahkan pemerintah saja suka meminta bantuan kepada mereka, mereka itu juga termasuk anak nakal tetapi mereka tidak merusak fasilitas umum ataupun Negara.. Tapi itu hanya diluar saja, didalam siapa yang tahu kan? hahah.


.

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak......


...Kak kenapa ga langsung ke bab sesudah di Up di novel sebenernya kak? sebenarnya boleh juga tapi aku revisi banyak kata yang salah.di revisi pun kadang masih banyak yang salah hohoo.. btw ada beberapa part yang tidak sempat direvisi dibelakang nanti aku revisi lagi oke.. Dan lagi mengingat nama nama dari yang tertinggal dan karakter yah......


__ADS_2