Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Terkuak


__ADS_3

Letta melangkah masuk lagi kedalam kamar miliknya dengan amarah yang masih meledak dalam dada, yang dikatakannya pada Carmon bukan main main, andai Carmon masih kekeh ingin tidur di kamarnya dan enggan mendengar apa yang Letta katakan. sudah pasti peluru miliknya sudah bersarang di kepala Carmon malam ini, Dan bersyukur lah Carmon sadar diri dan memilih pergi cepat cepat dari hadapannya.


Letta menatap di atas dinding miliknya ada foto dirinya bersama keluarga besar saat kecil, ia dapatkan dipakai kebakaran telah usai menghabisi semua bagian dari rumahnya, semua lenyap tanpa sia, kecuali figuran ini yang setengah gosong dimakan api, itu foto ada dialbum yang sudah terbakar hanya itu yang tidak terbakar karena terletak di tengah tengah album.


Lalu di sana juga ada foto dirinya bersama kedua kakaknya Areta dan Zaxi diusia 17tahun, dimana dirinya sudah asing. Letta menghela nafas pelan.


Semoga saja Carmon tidak melihat apapun dikamar nya,. Tidak mengetahui apapun dan tidak mencurigai apapun. Aletta tidak mau kedua kakaknya terlibat dalam masalahnya. cukup dirinya saja.


Apalagi kamar ini adalah tempat pribadinya z dimana dirinya bisa menenangkan diri. Letta tidak suka kamarnya diganggu, lebih tepatnya ketenangannya, Letta tidak suka kebersamaan dengan orang lain, tidak suka ada orang lain selain dirinya.


Letta sangat marah dan tak terima. Tapi ia harus apa selain pasrah dan membiarkan Carmon melakukan sesuatu sesuai keinginannya.? Tidak tidak. Letta tidak akan membiarkan orang lain mengusik dirinya. Tak akan pernah sampai dirinya mati.


Baik kenapa Ragiel tidak menyerang Carmon padahal Carmon salah satu manusia yang selalu bersamanya, berdekatan dengannya, bahkan mengusiknya?


Letta tiba tiba berfikir, hampir setahun lebih bersama Carmon lamanya. Iya Letta sudah setahun lebih menjalankan misi balas dendam tapi tak setiap hari dirinya ceritakan apa yang ia lakukan. Tapi mengapa Carmon tidak menjadi target oleh Ragiel?


Jika iya Areta akan sangat berterima kasih loh. tapi kenapa,?


Kenapa?


...----------------...


Carmon menutup pintu milik Bara kencang, memegang dadanya yang berdetak cepat. Ingat aura dingin milik letta sangat menyesakkan dadanya.


“Letta sialan.” Ingat letta menodongnya pistol sampai dirinya kekamar milik bara. Letta benar benar kejam dan tak tergambarkan Carmon tidak lagi bisa tidur.. karena kejadian tadi sangat mengerikan.


Ingakan Carmon di kemudian hari agar tidak memasuki kamar Letta atau mengusik Letta dikamar nya. jika tidak ingin mati ditempat.


Tapi ngomong ngomong kamar Bara sangat cantik yah. ornaments nya sangat estetik dan juga bertema galaksi. Seperti kamar milik bara dimension miliknya. Disini banyak miniature permainan juga. Carmon terdiam sesaat, ini sama sekali tidak Terlihat seperti kamar anak kecil. Benar benar keren.


Oke fiks ia tak bisa tidur lagi.


Carmon memilih melihat lihat permainan milik bara, ah Carmon iri. dulu saat dirinya kecil mengapa kamarnya tidak sebagus ini,? Kan jika bikin sekarang Carmon malu dengan umur.


Padahal Carmon menyukai vibers kamar ini. nyaman dan hangat.


" Berapa yah habis bikin kamar kayak gini." Carmon mengambil salah satu miniatur robot di atas meja. tersenyum tipis " Nanti kalo gue punya anak gue bikin akh kamar kayak gini biar gue bisa ngerasain hehe." gumamnya licik.


Pagi hari yang cerah. Carmoin tak bisa tidur lagi sampai pagi tapi setidaknya ia bisa tidur ditempat yang empuk dan nyaman, memilih keluar kearah kamar milik Letta. Tapi saat hendak mengetuk ia melihat di ruang tamu sudah ada Letta yang duduk sembari menonton. Dia menuju dapur.


Carmon menatap meja makan penuh binar tadinya hilang, sebab tadi ia pikir letta sudah menyiapkan makan pagi alias sarapan untuk dirinya.. tapi apa? Lihat bahkan tak ada apa apa diatas meja. Meja letta malah berdebu. Carmomn kesal, keluar dari dapur melihat Letta.” Kamu nggak bikin sarapan?”Tanya Carmon kesal.,

__ADS_1


Letta menggeleng. Carmon mendelik.”aku laper Letta. Bikini sarapan buat saya.” Ujarnya dingin. Tak ada bantahan sebab sedari kemarin ia tak makan. Makan hal tersulit untuk orang orang merasakan kesedihan. Jadi Carmon baru merasakan lapar hari ini. kemarin saat sedih mana ada dia ingat makan. Makan saja rasanya hambar dan sulit ditelan.


Eh eh tapi semalam dirinya makan deh di kasih Letta. hehe Carmon lupa.


Letta menghela nafas.” aku tidak bisa masak.” Tegas letta.


Carmon berdecap.”kamu kan cewek harusnya bisa masak.”tegas Carmon malas.


“ Emang dari mana aturannya sih cewek harus bisa masak? Kamu nggak liat dunia luar? Kebanyakan chef itu dari kalangan lelaki bukan perempuan.” Tegas Letta kepada Carmon.,


Carmon berdehem. Mengakuhi yang dikatakan letta adalah hal yang benar. “Tapikan saya lapar jika begini saya makan apa?”tanyanya merengek.


Letta mendengus melihat Carmon merengek.”Beli,. atau masak sendiri saja.”Tegasnya.


“saya nggak ada uang dan saya juga nggak bisa masak Letta.”Tegas Carmon menarik lengan Letta.


“Terus kalo kamu nggak bisa masak ngapain nyuruh saya yang masak, terus kalo nggak ada duit yah nggak usah makan bukan minta ke saya. Kamu pikir saya ibu kamu?”ketus Letta kesal.


Carmon menatap letta tersinggung.”Tapikan kamu tau keadaan aku gimana Letta. Kamu harus bisa lah membantu saya hari ini saja. Janganlah begitu aku selama ini enggak pelit sama kamu. "


“Kalo kamu lupa kamu belum bayar gaji saya bulan ini.” Potong letta kepada Carmon..


“Masa sih?”Tanya Carmon melotot kaget melihat Letta.


Carmon membuka bibirnya sejenak lalu mengatub bibirnya lagi, urung mengatakan apa yang ingin ia tanyakan. Mengerjab pelan. Carmon menghela nafas, ia harus pulang jika tidak bisa masak sendiri. Tak ada cara lain. Carmon lebih memilih masak sendiri saja dibanding melihat keadaan keluarganya yang hancur di rumah.


Iya Carmon memilih ke dapur, mengandalkan nekat dan telat untuk masak. Carmon sedari kecil tidak pernah memasuki dapur jangankan masak berat, masak mie saja tidak pernah.


Semua kebutuhan nya sudah terpenuhi, baik sandang, pangan dan papan. Carmon tidak bisa membedakan mana garam, mana micin dan lain lain. Sangat buta akan dapur tapi mau bagaimana lagi? Carmon tidak punya pilihan lain.


pulang akan menambah stres saja. lebih baik disini. semoga tidak keracunan makanan buatan sendiri.... batin Carmon meringis.


Letta melirik Carmon yang diam menuju dapur. Letta menggeleng pelan dan enggan melihat terlalu jauh. Carmon memeriksa isi kulkas milik letta, disana ada beberapa mie dan telur. Ia tersenyum mulai mengambil dua mie dan dua telur, mengambil bakso siap saji dan mulai membuka hp membuka YouTube. Carmon masak dengan tenang disana. Akh ralat. tidak ada ketenangan yang ada ketegangan.


Letta menghela nafas melihat kegiatan Carmon yang masak, tadi ia takut dapurnya akan kebakaran jika Carmon yang masak, “Jangan lupa bersihkan nanti, saya nggak mau dapur saya kotor.” Ujar Letta tegas melangkah menjauh.


Carmon berdecap malas.” Iya bawel.” Gumamnya.


Masih dengan kegiatannya. sesekali ia berteriak karena takut dengan kompor, lalu sulit membedakan mana bumbu bumbu atau apapun itu, sampai setengah jam


Carmon mengusap kepala menatap makanannya aneh." Perasaan tadi di video makanan orang warnanya cantik dan lezat. tapi kok yang gue aneh yah." Gumamnya pelan, makanan ini pucat, lembek dan terlihat tak menarik, apalagi telurnya gosong. sudah berwarna sedikit kehitaman.

__ADS_1


Carmon menggeleng tersenyum. " Nggak apalah yang penting makan.." Ujarnya mulai makan makananya. Carmon sedikit masam memakan makananya. melirik lagi makananya, enak sih cuma agak aneh .. lumayan untuk pemula batinnya.


Keadaan keluarga Samuel sangat buruk, suasana sangat sepi. Samuel menatap suram rumah miliknya, semua aset di sita dan di jual untuk membayar gaji dan pesangon karyawan sebelum kebangrutan, yang ia miliki sekarang hanya rumah, dan beberapa kendaraan. Itupun sudah ia jual kendaraan menyisakan satu mobil, karena beberapa hutang dan investasi dari rekan harus dilunasi.


Samuel diam menatap jendela nanar. Telepon berdering. Matanya mengerjab pelan menatap sayu telepon yang berdering. Samuel mengangkatnya pelan.


” Halooo Samuel.. apa kabar? apakah kamu sudah gila?” suara di seberang seperti suara perempuan tapi Samuel mengernyitkan dahinya.ia melihat nomor yang tertera, matanya kaget, ini kode luar negri. Kenapa bisa?


“KAU.. Apa maksudnya?” Suara Samuel berteriak kencang disana, meremas hpnya kuat. suara tawa menggeleng di sebrang sana.


“ Samuel Samuel.... aku sangat senang melihat keadaanmu yang seperti ini. ini balasan yang cukup setimpal dengan apa yang kau lakukan dengan keluargaku.” Tegas dari seberang.


Samuel meremas tangannya kuat. ”Kau anak damian?”Tanya Samuel pelan. seberang tertawa lagi.”Kau pikir hanya keluarga damian saja yang kau hancurkan? Ada banyak musuh yang mengincar mu jika kau lupa Samuel,” tegas di seberang sana.


Samuel menatap kedepan dingin, keningnya berkerut sayu. “ maaf... jika ini pekerjaanmu tolong hentikan... jangan melibatkan dengan keluargaku. Kau bisa membunuhku saja.”


Sakit batin yang Samuel rasakan benar benar beat. Tak ada waktu hanya untuk tidur, tidak ada. Samuel hidup dengan rasa sakit dan ketakutan. Samuel lebih memilih tubuhnya ditikam, tangannya yang disayat atau bahkan dirinya yang dibunuh. Melihat keluarganya, anak istrinya satu persatu hancur adalah mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan, sakit yang di derita berkali kali lipat Samuel rasakan.


Terbahak lagi diseberang mendengarnya.”maaf mu sampah.” Desisnya pelan, sangat pelan tapi Samuel bisa mendengar jika ucapan itu penuh amarah.


Samuel menjatuhkan air mata, hati Samuel sangat berat dan rongga dada yang sesak. “ mengapa dulu kamu tidak berfikir seperti itu saat menghancurkan keluargaku Samuel?? Darah yang tumpah tidak berdosa, tidak bersalah. Tapi kamu datang dan merenggut semuanya, kamu adalah awal dari semua kehancuran yang pernah kamu buat sendiri.” Tegasnya kepada Samuel marah.


Samuel mengusap air matanya kesal.”kau siapa? Beri tahu aku.” Teriak Samuel kesal.


Diseberang diam dan terdengar helaan nafas pelan.” saya??? Kamu ingat tidak, dulu tujuh belas tahun yang lalu. Anak perempuan yang kamu hancurkan karena keserakahan mu. Dimalam itu ayah dan ibuku mati tanpa sisa, kau membunuhnya di depan mataku. Iya aku Putri Damian, anak yang kau rusak.” Ujar dari sebrang sana.


Samuel mendengarnya mengepalkan tangan, ingat itu nama lelaki yang menghancurkan adik satu satunya miliknya., itu nama lelaki bajingan yang membuat adik kesayanganya memilih mati dibanding hidup.


Samuel sangat ingat. “ Kau... itu semua salah ayahmu, dia yang memulai peperangan, dia yang menghancurkan aku lebih dahulu, aku hanya membalas apa yang dia lakukan,.” Ujar Samuel, Samuel menghela nafas. Samuel merasa kepalanya sangat pening. Marah dan emosi menjadi satu, tapi rasa penyesalan juga begitu besar.


Di sebrang suara perempuan itu berdecak sinis. “Bahkan karena dia perempuan pelakor dan kau mempermasalahkan keluargaku..”


“adikku bukan pelakor b4jinga, ayahmu yang kotor dan brengsek. Tidak seharusnya dia memperkosa adikku sampai dia hamil dan dia tidak mau bertanggung jawab.” Tegas Samuel melempar gelas diatas meja. ,mata Samuel sangat merah. Tangannya sudah menonjolkan urat urat menonjol.


Seberang wanita itu kembali tertawa “ kau pikir ayahku semenjijikan itu? hey, adikmu yang mencintai ayahku, dia yang menjebak ayahku. Dia yang datang meminta pertanggung jawaban dengan meminta dinikahi padahal dia sendiri tau jika ayahku sudha punya istri. Apakah adikmu adalah orang yang baik? Setahuku orang baik tidak mungkin menghancurkan kebahagiaan orang lain.” Tegas areta hampir berteriak kepada Samuel.


Samuel bungkam, Samuel pernah mendengar penjelasan ini dari Damian, dan dirinya juga tau akan fakta ini. tapi rasa tidak terima adiknya diperlakukan seperti itu ia tidak terima, lagipula Samuel percaya jika adiknya tidaklah seburuk yang orang orang ini katakana. “ Kau anak kecil tidak tau apapun permasalahan orang tua. Tidak harus tau dan jangan sok tau.” Ujar Samuel pelan.


“ terus jika begitu mengapa aku yang kau jadikan alat balas dendam br3ngsek.” Teriak di seberang, suara gadis tersebut saja sudah gemetar dan parau akibatnya. Samuel diam mendengar gadis yang tidak ia kenali ini sangat marah.” Aku hanya anak kecil, berumur lima tahun, tidak tahu menahu apa yang orang tua ku lakukan. Apakah benar atau salah, apa mereka melakukan kejahatan atau kebaikan? Tapi apa? Kau melimpahkan semua kesalahan mereka kepada aku, saudara saudaraku. Ayahku, ibuku. Mengapa kau tidak bunuh saja ayahku jika memang dia yang salah? Aku darah yang tidak bersalah tapi kau salahkan. bukankah kita sama saja?”tanyanya lagi.


Samuel mengepalkan tangan.,” darah yang sudah membuat adikku mati maka harus mati, termasuk kau, atau saudara saudaramu. KAU PANTAS MENDAPATKANNYA. B4JINGAN.” Teriak Samuel kuat disana.

__ADS_1


Terbahak lagi mendengar balasan Samuel. Areta kembali bicara. " Bagus, kita sama sama bersalah, nantikan pembalasan berikutnya. Sebab mata dibalas mata, kaki dibalas kaki. Aku pastikan sekarang giliran anak anakmu lagi Samuel. Tenang saja semua akan di bayar tuntas.” Ujar areta dingin.


Suara telepon dimatikan. Samuel meremas kan hpnya dan mulai mencari nomor yang sudah menelponnya tadi. “ akan ku cari kau sampai di ujung dunia. Jika aku bertemu denganmu, ku pastikan hal yang lebih buruk dari tujuh belas tahun yang lalu akan aku berikan, bahkan lebih besar.” Ujar Samuel dingin. Samuel meninggalkan tempat duduknya menuju kamar.Samuel pergi penuh dengan kebencian


__ADS_2