
Haii guys.....
.
.
Letta itu misterius.. Seperti saat ini. tak ada yang tahu jika Letta sudah memegang satu perusahaan terbesar dikotanya. Disana ia tak pernah menampakkan wujud didunia maya ataupun masa. Ia itu tak suka dijilat oleh manusia manusia munafik, jujur saja ia tak suka dan tak akan pernah mau.
Namun hari ini ia harus bertemu dengan pejabat disalah satu pulau sebagaimana yang diutarakan oleh Ando kemarin. Yaitu salah satu pejabat yang memakan uang rakyat, yah koruptor yang bersembunyi dibalik dunia gelap. Munafik kan? Yah munafik. Masih saja ada manusia yang munafik kan?
Letta mengenakan baju yang ber setelan bodyguardnya bersama Diki didepannya. Tangan kanannya yang orang fikir pemilik perusahaan Lavender grub. Perusahaan parfum terbesar dan terkenal didunia. Ia disana diam menatap Diki yang disana malah menatap file- file yang ada. Sedangkan Ando dan Ziko diam didepan mengendarai mobil secara konsentrasi.
“Loe enggak capek gini Let?”Tanya Diki disana kepada Letta yang diam saja. “Enggak berguna tau nggak loe bikin ginian. Loe juga bertindak dibelakang media jadi semua bakal nyalahin loe dan bilang loe itu jahat.. loe bisa masuk penjara.”Ujarnya Diki. ia tak terima Letta membunuh para manusia pemakan uang rakyat itu.
yah.. Letta selalu membunuh manusia seperti itu,siapapun dan bagaimanapun caranya... baginya manusia begitu adalah sampah..! Merusak kebahagiaan orang lain..! menghabiskan udara sia-sia.
Letta tetap menatap kedepan. ” Dia berlindung di Samuel.”Ujar Letta disana dengan helaan nafas. “ dan kita akan mematahkan sedikit permainan Samuel " Ujarnya disana dengan dingin..
Diki diam mendengarnya. “ Semua sudah ku disiapkan. Hitungan 5menit nanti kita akan masuk mobil lagi. dengar instruksiku.”Ujarnya dan diangguki yang lainnya,
Diki mengangguk saja dan yang lainpun mengangguk. Letta menatap kedepan. Tujuan hidupnya adalah menghancurkan bukan melanjutkan hidupnya. Tak ada niat mencari kebahagiaan seperti orang lain. Sungguh ia tak berniat untuk umur panjang dan berharapan.
__ADS_1
Mobil lamborgini hitam pengeluaran terbaru yang harganya mampu membeli sepuluh hektar tanah itu terparkir cantik didepan sebuah gedung yang besar.. berlapangan sangat lebar dan juga hijau. Itu bukan rumah tapi aula dan itu membuat Letta dan lainnya harus masuk dengan mobil mereka kedalam mengenakan jalan yang sudah tersedia.
Tepat dikala mereka masuk disana mereka sudah bisa melihat ada yang menunggu. Dan ternyata benar, mereka ditunggu dan disambut membuat sudut bibirnya Letta tertarik. Ia membenci manusia yang seperti ini. sungguh munafik sekali. Menghalalkan segala cara demi dirinya sendiri. Sama dengan Sam melakukan semua hal demi kebahagiaan dan dirinya sendiri.
Sebenarnya ada banyak pertanyaan Letta saat ini tentang pembunuhan itu. Kenapa Sam bisa sangat marah jika memang adiknya yang bersalah?
Dan Letta masih harus mencari banyak hal, Letta cukup sulit mencari semuanya. Sebab kejadian itu terjadi selama 17tahun yang lalu, yang sudah memakan waktu yang sangat lama dan cukup sulit mencari tahu apa yang harus ia cari. Sam juga sudah menyimpan rapat rapat semuanya.
Letta dikala itu masih sangat kecil dan tak terlalu paham apapun, yang ia tau Sam marah adiknya bunuh diri karena ayahnya tak mau menikahinya karena hamil. Ia tak tahu siapa yang salah sebab manusia itu rambut sama hitam hati siapa yang tahu. Tak ada yang bisa dipercayai termasuk diri sendiri. Yah diri sendiri..! diri sendiri kadang bahkan sering kali membohongi diri sendiri untuk terlihat baik-baik saja tanpa beban. Padahal hati sudah menjerit meminta dituntaskan. Air mata sudah menggelinang siap tempur dengan kenyataan .. semua memang penipu yah kan?
Tiin....tin..
suara klakson mobil itu membuat Letta keluar dengan gagahnya dan segera berdiri disisinya Diki. Nampak Diki disana memberi senyum terpaksa kepada manusia manusia munafik didepannya ini. sungguh suatu hal yang memuakkan.
“Hallo Mr. Diki.. selamat datang dimension kecil kita,.”Ia meneltangkan tangan sombong menunjukan mansion yang katanya ‘Kecil’ padahal mampu menampung orang satu kampung untuk Hajatan ditambah lapangan dan juga banyak lainnya membuat Letta disana menatapnya sinis. Itu basa-basi atau haus pujian?
Diki disana tersenyum.”Senang juga bertemu denganmu tuan.. dan yah mansionmu sangat kecil.”ujar Diki membuat sosok disana diam.” Mungkin hanya setengah dari mansion tempat aku melakukan kesepakatan bersama para klienku Tuan Thomas..” Diki sengaja bicara begitu supaya yang sombong tahu Dimana posisinya.
Yang dibicarakan menahan malu dibuatnya namun ia tetap tersenyum manis menyambutnya.
“ Yah tuan.. lebih baik kita duduk dulu .”Ujarnya kepada mereka membuat sosok Letta disana mengulum senyum. Bisa-bisanya merendahkan terus diinjak beginikan? Namun ia memilih berdiri disisinya Diki.
__ADS_1
“Kita langsung saja mulai yah.. sebab waktuku sangat banyak dan aku tidak mau menghabisi waktuku Cuma-Cuma..” Ujar Diki duduk didekat pria yang didepannya itu. Pria yang duduk jauh tadipun disana tersenyum. Ia mendekati mejanya mereka disana.
“ Oh Oh.. selamat datang tuan Diki... kami sudah menunggumu sejak 20menit yang lalu,.”Ujarnya disana sinis kepada Diki. Diki mengangapnya acuh tak acuh disana., “Dan kau mau cepat pulang. Oh ayolah, kau tak memiliki niat untuk makan bersama dengan kami atau main golf? Kau lihat bukan lapangan itu? Sangat menyenangkan jika kau ikut,”Ujarnya disana dengan sombongnya. Ia duduk didekati temannya disana.
Diki disana menatap jamnya dan menatapnya lagi.” Tuan Thomas bisakah segera? Aku harus mengurus perusahaanku yang lain. Aku tidak punya banyak waktu disini.”Ujarnya disana dengan tatapan tajamnya dan juga tak sukanya. Ia membenci manusia penjilat.
Thomas disana malah terkekeh. “ To The poin aku ingin kita bekerja sama diperusahaan anda, aku mau memasuki beberapa produkku disana dan aku yakin jika itu akan buming. Aku hanya mau mengenakan merk dari kalian karena merk kalian sudah terkenal dan tidak diragukan lagi.”Ujarnya disana. Sosok letta disana pun menyeringai.
Thomas memberikan beberapa data disana dan mengajuhkan kehadapanya Diki.”ini Filenya dan kau lihatlah apa yang harus kau lihat.. dan kau bisa mencoba produk kami.”Ujarnya memberikan satu produk. Letta meringis disana dan menggeleng. Dari bau jarak jauh saja ia bisa yakinkan jika bahan yang digunakan itu mengenakan bahan yang buruk.
“ Dan akh. Ku dengar kau punya pasukan dunia gelap?”Tanyanya Thomas disana menaik turun kan alis.”Kau tak mau bekerja sama denganku untuk menjagamu dalam pemerintahan dan kau menjagaku.?”ujarnya disana.
Letta paham sekarang, lelaki ini mau penguatan.. Diki menatapnya disana sinis.”jadi maksudmu mau bergabung didunia bisnis atau dunia gelap?”Tanyanya disana.
Dan sosok itupun terkekeh.”Kau sangat cerdas rupanya.” Gumamnya.
Diki hanya mendengus disana lalu bangkit.” Tidak. Aku tidak menerima manusia munafik seperti anda.”Ujarnya lalu memperbaiki jasnya untuk pergi..Letta, Ando. dan Ziko tersenyum tipis dan ikut pergi.
“Hey kau belum mendengar semuanya. Kau harus dengar dulu penjelasanku.”Ujarnya disana namun Diki diam.
“ Kau hanya perlu membunuh Samuel dan juga beberapa musuh ku saja. Hey..!!!!”
__ADS_1
Tanpa mereka sadari jika hellykopter dari atas kepala mereka sudah siap tempur dan Diki dan lainnya sudah masuk kedalam mobil.. beberapa saat setelahnya ada gas yang tersiram membuat Thomas dan lainnya terdiam.
Bau gas? Dan yah.. setelahnya ia mendengar suara hellykopter yang menjatuhkan beberapa batu. Ia yang tak paham diam hingga suara keras mendentum. dan mobil yang Letta naiki melaju..