Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Siapa?


__ADS_3

Bara sedari awal mereka sudah sangat antusias dan menyayangi Bara seperti cucu mereka sendiri. Jadi diki juga bersyukur akibatnya dirinya tidak lagi ditanya kapan kawin, sebab kata orang tuanya jika dirinya mati kelak bara akan mewarisi semua harta keluarga. Kan kurang ajar. TapI itulah kebenarannya.


Di sisi lain Bara berjalan dengan tangan yang memakan es krim macha penuh semangat, es krim kesukaannya!. Di sebelahnya ada Bambang yang menjemputnya di sekolah tadi, Bambang di suruh ibunya Letta, untuk membawa Bara bermain.


Memang jadwal Bara bermain sebulan sekali., mau main di taman, mau main di mall atau dimanapun itu. bara akan selalu dibawa traveling oleh Letta. Bara tidak tau apa alasannya. Sebenarnya letta membuat ini karena dulu saat letta masih bersama keluarganya, keluarganya menerapkan sistem ini. agar masa anak anak letta dan kakak kakaknya tidak terlewatkan sia sia, mereka harus menikmati masa kanak kanak penuh keceriaan.. Mereka harus memiliki banyak kenangan indah dalam kehidupan masa kecil mereka.


Sesibuk apapun ayah dan ibu mereka, mereka akan selalu ada waktu untuk kumpul bersama, memberikan cinta yang luar biasa. Berharap anak anak mereka selalu bahagia.


tapi letta tidak, masa kecilnya suram..


Tepatnya masa kecilnya hanya sebagian yang bahagia, selebihnya suram, semrawut.


“Jangan lepas tuan.. nanti tuan hilang loh.” Gumam dari Bambang panik melihat Bara terus melepaskan tangan kedua tangannya. Bara mendelik melihat Bambang.


” Om nggak liat Bara makan es krim? Kalo jatuh gimana loh?” Ujar bara datar dan sinis. Ia belum melihat Bambang yang menatapnya geram. masih sibuk dengan es krim agar tidak jatuh.


Bambang memutar bola mata malas.” Nggak anak, nggak mamaknya, sama aja, sama sama datar.” Gumamnya malas dan menghela nafas. memilih mengambil tali di dalam tasnya dan mengikat tubuh Bara dengan tali itu.

__ADS_1


Bara shok menatap bambang melotot.” Om apaan sih? Kok bara diiket. Bara aduin sama mama baru tau rasa..!!!” teriak bara. Itu mengundang banyak orang melihat bambang dan Bara gemas. Bambang tetap melakukan kegiatannya. Menatap bara gemas.” biarin deh kena marah sekarang yang penting enggak kena marah kalo tuan ilang. Tuan tau nggak kemarin pas saya lengah dan tuan jatoh mamaknya tuan gimana sama saya? Dia pukul saya, tendang saya sampek saya harus masuk rumah sakit. Kalo tian ilang bisa mati saya tuan.. saya kekurangan info dikit aja mamaknya tuan tu bakal marah banget apalagi sampek ilang anak. Duh haredang deh. Mending tuan nurut dan makan es krimnya. Saya juga nggak khawatir tuan ilang.” Ujarnya dan mengikat tali ditanganya juga. Bambang tersenyum senang.


Bara menghela nafas. merosotkan bahunya, tak bisa berkata kata jika menyangkut Letta. Memakan es krim dongkol, melirik bambang juga berjalan di sisinya tanpa memegang tanganya lagi. memang tidak lagi dipegang tapi bara merasa seperti anak anjing sekarang. Banyak pula yang melihatnya menahan gemas. Bara melotot sembari makan es krim miliknya, menatap lain arah dengan sinis. Bukannya terlihat seram, dia malah terlihat semakin imut.


Bugh...


aaduha duh..


Bara terduduk saat menabrak seseorang. Ralat seseorang menbraknya hingga es krimnya jatuh. Bara mengerjabkan pelan merasa tulang punggungnya nyeri. "Ahhhhkk es krim Kum.." Gumamnya lirih melihat corne yang sudah jatuh.


“Duh ini siapa sih naro tali kayak gini. Ini temoat umum nggak boleh bawa peliharaan..!!!” Bnetak sang penabrak. Bara kaget mendongak mel;ihat siapa itu.


“ Kalian buta sama tuli yah?” tekan yang ditabrak oleh Bara. Bara menyembunyikan diri dibalik kaki Bambang. Saat tatapan keduanya bertabrakan, pria yang memabrak Bara terkaget melihat sosok kecil yang di kaki Bambang. Itu bukannya anak yang ia buang?


“ Duh maaf pak, lagian situ ngak liat apa kalo tuan muda saya jalan? Mangkanya lain kali jalan liat liat dong, nanti kalo tuan muda saya ini kenapa napa saya juga bakal kenapa napa pak.” Ujar Bambang melotot kepada pria songong dihadapannya ini. bambang bisa menjadi saksi jika bukan Bara yang salah, tapi pria ini. jalan cepat tak liat liat. Kan Bara jadi yang jatuh. Jika tukang ekornya patah gimana?


Ia harus cari ganti tulang ekor untuk bara di mana?

__ADS_1


Pria berjas biru menatap Bambang dingin.” Kalian siapa? Berani sekali membantah ucapan orang lain.” Tatapannya bergilir pada Bara yang menatapnya tajam.” Al bara... kamu Al Bara kan? lupa kamu sama saya?”Tanyanya menekan tanda Tanya.


Bara tidak pernah lupa siapa di hadapannya ini. di usia tiga tahun dirinya dibuang kepada bibinya tapi lagi lagi di panti asuhan oleh ia dan mantan istrinya. Dimulai dari sana Bara hidup lontang lantung. Ia harus disiksa dan dibully di panti, ia harus kabur dan ditangkap oleh panti lain yang menggunakan tenaganya untuk mengemis, tak sampai di sana ia harus dibully, disakiti fisik oleh teman temanya karena iri akan ketampanan dan pendapatannya. Di mulai dari lelaki iblis ini. hidupnya benar benar buruk.


“ Sotoy... dia emang bara tapi bukan Al Bara... nama dia Bara Galaksi, anaknya mama Aletta cantik manjalita tapi dingin subhanallah. Aduh pak kami minta maaf yah. kami duluan.” Ujar Bambang menyanggah. Memilih menggendong Bara untuk menjauh dari sana.


“ Turunkan dia... dia anak saya,,!!” tekannya. Ia adalah Baskara ayahnya Bara. Menatap Bara dingin dan tajam dalam gendongan bambang.


Bambang melotot melirik Bara.” Oh kamu mantan suaminya non Letta?? Ini papa kamu Bara?”Tanya Bambang linglung.


Bambang memang tidak tau siapa ayahnya Bara, bagaimana bentuknya, dan mengapa dia tak punya ayah. Jika benar di hadapannya ini ayah bara berarti dia mantan suami letta kan? duh bambang jadi gugup dan takut takut takut jika ia melakukan kesalahan.


Bara menggeleng,” Bukan..!” tegas Bara kepada Bambang, hampir berteriak.


“Kamu tidak mengakuhi ayah kamu sendiri?” Tanya baskara dingin pada Bara. Bara semakin memeluk Bambang sampai bambang meringis karena pelukan dilehernya sangat erat.


Bara menggeleng.” Memang anda bukan suami mama saya... salah saya dimana?”Tanya Bara polos.

__ADS_1


Baskara menatap bara dingin. “ Siiapa mama kamu? Kamu maish menganggap wanita iblis itu mama kamu?”Tanya Baskara dingi.


__ADS_2