Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
mari berpisah


__ADS_3

Tangan letta terkepal kuat, menyerang sembarang arah. Letta tidak memiliki basic taiwondo atau bela diri lain, dirinya melakukan insting naluri sebagai manusia untuik pembelaan diri. Dengan keberanian yang ada, menyerang sembarang arah dan secara acak. Siapapun di hadapannya ia tendang dan ia pukul sekuat tenaga untuk melindungi diri.


Manusia bisa berkata lawan lawan lawan... Lemah.. lemah ...


Tapi semua hanya kata manusia, faktanya semuanya yang merasakan dirinya seorang diri dengan tulang jauh kalah talak, fisik, tenagax pengalaman, pengajaran... Kalah.. kalah... kalah....


Ragiel bukan manusia...


Dia keturunan iblis...


Haha iya ia keturunan Lucifer, Dimana otak warasnya? membiarkan anak berumur 9tahun melawan 20 pria berotot dan berusia, keahlian dalam teknik bela diri.


Bunuh..


bunuh bunuh....


kata kata itu terngiang di kepala Letta, hanya terngiang-ngiang saja tapi tak mampu dirinya lakoni...


Ragiel sialan, andai dirinya punya uang untuk pengobatan kakak ya Zaxi dan Areta. sudah dipastikan jika dirinya tidak mungkin melakukan semua ini...


Mati mati mati....


Tapi pada akhirnya dirinya yang kalah dan mati.... Ragiel manusia tak berhati, Mencoba menyerang dengan kekuatan semut kepada Gajah.. haha iya semut, dan mereka gajahnya.


Bugh.. tapi semua kalah dengan yang memiliki skil. Letta kembali terdamapar karena merasakan pukulan mengenai pipi kananya, rasa rahamng pipinya retak akibat pukulan kuat. penglihatannya letta samar samar sedikit buram., sangat sakit dan perih.


Letta yakin pipi miliknya sudah biru dan berdarah. Kembali mendapatkan serangan dibalik punggung letta oleng kebelakang. Tak bisa melawan meski sedikit pun, seperti semut yang siap di injak.... Mati mati...


Letta pasrah sejenak., tapi saat kembali dkserang ia menendang lawan secara acak. Benar lawannya terkena entah yang mana, tapi dia sama sekali tidak tumbang. Dia malah membalas Letta dua kali lipat.


Letta terkapar tak bedaya. Matanya linglung melihat beberapa orang tadi menyerangnya, memukul dan menendang secara membabi buta. Letta pasrah. Anak kecil berusia 9 tahun tanpa besik bela diri harus melawan 9 orang yang binaraga atau atlit. Apakah manusia yang memberikan tantangan ini orang gila? Itulah yang harus Letta pikirkan. Benar Ragiel gila.


Letta hampir mati demi menuruti keinginanya. Letta terkapar dan masuk rumah sakit selama satu minggu karena tulang wajahnya patah, tulang engselnya juga bergeser, tulang rusuknya juga patah, bahkan tulang ekor letta juga bengkok. Tulang hidung patah dan mata yang lebam lebam dikulit nya meruam menjadi hitam dan keunguan.


Bahkan Letta tidak bisa membuka mulutnya selama satu Minggu karena rahangnya patah, tukang pipi yang patah. Keadaan Letta jauh dari kata baik. jauh...


Keadaan Letta saat itu sangat kacau, lagi lagi Letta tidak boleh menangis, jika dia ketahuan menangis maka semua fasilitas untuk kakak kakaknya akan dicabut. Letta terus berusaha kuat. Saat pulang dari rumah sakit Letta tidak dibiarkan istirahat. Dia harus melakukan jogging setiap pagi dan malam agar tubuhnya bagus dan tinggi.

__ADS_1


Ragiel terobsesi membuat dirinya menjadi laki-laki, kiat, dan tinggi sampai melupakan jika Letta adalah perempuan. Tidak tidak lebih tepatnya Ragiel menolak jika Letta menjadi perempuan.


Letta ikut meski kaki pincang. Kembali setelahnya Letta diberi waktu enam bulan belajar bela diri tiada henti, pagi, siang, sore, malam, Bahkan letta tidak memiliki waktu untuk istirahat. Jika dirinya lamban paham maka dirinya akan di hajar dan berbaring di tanah dengan keadaan yang mengenaskan, berdarah adalah hal biasa bagi letta.


Enam bulan seusainya kembali dirinya dihadapkan sepuluh orang bodyguard yang sama. ,mereka disuruh menyerang dan memukul Letta. Tapi apa yang diharapkan dengan anak berusia 9tahun itu? Baru belajar bela diri selama enam bulan yang bahkan belum menguasai dasar bela diri, sedangkan Binaraga dihadapannya atau yang Letta hadapi ini sudah menjadi atlet dan latihan sedari mereka kecil. Parahnya berjumlah dua puluh kali lipat dari dirinya.


Letta lagi-lagi terkapar. Bahkan sekarang lebih parahnya lagi tukang lleher dna kakinya yang patah. Letta lagi lagi harus diistirahatkan di rumah sakit.


Letta pernah menyerah, pernah menangis dan pernah meminta berhenti, tapi dirinya tidak boleh berhenti, tidak bisa menangis lebih jauh. Keadaan kakaknya Zaxi dan areta sangat penting baginya. Kegilaan Areta harus diobati sedangkan dirinya tak punya apapun. Zaxi dan areta butuh makan sedangkan dirinya tidak bisa mencukupi mereka makan, Letta bahkan setiap hari harus makan nasi sisa yang dibuang di tong sampah. Kakak kakaknya harus sekolah dan berpendidikan. lagi lagi semua keadaan menyitanya untuk tetap bertahan di sebuah tahanan.


...----------------...


Ingatan itu sangat menyakitkan letta. Benar yang dirinya rasakan saat ini bukan apa apa, semua telah berlalu itulah yang membuat Letta tetap berdiri meksipun kaki sakit. Retak tulang. Semua sudah makanan sehari harii baginya. Sudah tak lagi semenyakitkan itu.


Lebih tepatnya sakit itu sudah tidak lagi menjadi hal yang dirinya takutkan.


Dirinya manusia, sakit hal biasa, hanya saja Letta sudah terlalu terbiasa dengan sakit yang bahkan jauh lebih sakit dari ini, itu menyadari Letta agar tetap kuat dan menyadari jika apa yang dirinya rasakan belum apa apanya


Dendam letta terlalu dalam, baik kepada Samuel maupun kepada Ragiel. Sampai memenuhi rongga nafasnya. Letta tidak lagi bisa berdiri jika dendam ini telah usai. Letta menjadikan dendam ini sandaran hidup miliknya. Yah Letta bertahan demi pembalasan yang lebih kuat.


" Aku tidak sabar...."


Jastin mengernyit merasa kepalanya sakit, bagian diperutnya sperti ingin dikeluarkan,. Sedikit enggan jastin membuka matanya melihats keliling, sangat terang. Jastin menatap jendela yang dibuka seseorang. Seseorang itu duduk smebari memakan sarapannya.


Perempuan yang ia cintai, sudah hampir empat bulan mereka tidak bertemu karena tragedi istrinya yang menjambak habis perempuan ini. terlihat pareta jauh lebih kurus dan langsing tapi tubuh ini sangat cantik dan berisi ditempat tempat seharusnya, rambut panjang hitam sepinggang menutupi bagian bahunya yang terekpos, baju kimono tidur lucu, wajah nya terlihat masih sangat cantik meski terlihat muka bantal alias belum mandi. Bibirnya berisi dan juga merah pink alami. Jastin merindukan gadis ini. “ Airin. Apakah itu Kau?”


Jastin berusaha berdiri, tapi dirinya oleng, kepalanya masih seperti berputar putar, seakan habis main komedi putar, sangat sakit. Ia oleng dan jatuh. Jastin meringis memegang kepalanya.


Huek. Jastin mual, seperti ada yang bergejolakj diperutnya. Dengan segera Jastin berdiri menuju toilet dan memuntahkan isi perutnya yang ia makan semalam.


Jastin membuang semua isi perutnya, terduduk di toilet karena tepat. Nafas Jastin naik turun dengan mata yang terpejam, jejak air liur di bibirnya terlihat menjijikan.


Jastin ,merasa kembali mual dan muntah, tapi kali ini tak sebanyak tadi dan banyak cairan. Jastin mabuk dan ini efek mabuk semalam. Jastin kembali mual dan mual ( btw author jadi mo muntah)


Berselang beberapa saat kaki jenjang Areta memasuki toilet,. Membawa satu gelas air dan juga obat. Jastin menatap areta tersenyum sendu.” Ai.. aku rindu ai hiks hiks.” Jastin menangis lagi. Areta mendekat dan menekan toombol wastafel untuk membersihkan munata jastin.


Areta membantu jastin untuk berdiri dan membantunya untuk tidur diatas kasur membantunya minum dan meminum obat pereda mual dan pusing.

__ADS_1


Jastin menarik tubuh Areta untuk dipeluk, tapi Areta menjauh menatap Jastin nanar. Jastin menatap gadisnya nanar,. Ada apa? Mengapa ia menjauh?” Kamu tidka merindukanku? Atau atau kamu jijik denganku karena muntah. Aku aku akan mandi jika begitu, tapi nanti. Tolong berikan aku pelukan ai. Aku rindu kamu.” Ujar Jastin lirih kepada Areta.


Areta menggeleng menatap Jastin sendu. “Maaf jastin. Aku tidak bisa, sebab aku sadar yang dikatakan oleh istrimu benar, tidak seharusnya aku menjadi perebut suami orang. aku tidak mau menyakiti hati wanita lain sebab aku juga wanita Jastin.” Ujar Areta pelan dan juga lembut. Jastin merasa hatinya berdegub lebih kencang. Berusaha berdiri dalam keadaan oleng menatap areta.


Areta munudur menatap Jastin nanar. ”Airin. Kita sudah bersama sepuluh tahun, dan kau mau meninggalkanku dengan keadaan terpuruk begini?? Agatha, dia sudah masuk penjara dan akan aku ceraikan sebentar lagi. Airin aku hanya memiliki mu saat ini, putriku sudah meninggalkan Ai.,” ujar Jastin menatap Areta nanar,. Yang dikatakan benar. Jastin sudah tak punya siapapun selain airin dan ayah dan caron. Tapi Airin pasti memiliki tahta lain di hatinya.


Airin menggeleng.”kalian bajkan belum bercerai jastin. Jastin kepalaku dijambak olehh istrimu ditemopat umum, aku memang sudah biasa mendapatkan kekerasan dari istrimu. Bahkan lebih dari ini. tapi karena kejadian itu aku selalu di ejek dan dibully., aku dibilang wanita gatal dan murahan. Jastin aku sadar jika hubungan kita salah. Hubungan kita tidak benar.” Ujar areta nanar.


” Soal putrimu meninggal, aku turut berdua jastin. Semoga anakmu ditempatkan terbaik di sisi Tuhan.”lanjut airin lembut dan penuh duka.


" Aii.... Dengarkan aku dulu.."Jatsin membuka mulut tak percaya, mendekati Areta untuk meraih tangan Areta.


Areta mennyimpan tangannya kebelakang. Menghindari Jastin. Menggeleng pelan.” tidak Jastin, aku jera., aku tidak lagi mau berhubungan denganku. Sepertinya hubungan kita cukup di sini saja. Kembalilah dengan istrimu sebab hubungan kita memang benar benar salah. Seharusnya kita akhiri sedari dulu atau bahkan tidak kita mulai.” Jawab Areta pelan.


Jastin menggeleng semakin mendekati areta. Areta semakin mundur, menggeleng. Jastin memegang hahu Areta.” Apa yang kamu katakan Airin. Tutup mulutmu, tarik ucapanmu. Aku tidak akan membiarkan kamu pergi atau bahkan lepas dariku. Kau milikku Airin, kau milikku. Aku mencintaimu Airin.” Tegas jastin nanar. Meremas kuat bahu Areta.


Areta menepis kasar tangan jastin, tak lepas tapi mata Areta sudah basah.”kau bilang cinta padaku Jastin, tapi kau malah berselingkuh dibelakang ku. Kau melakukan hubungan dengan sekretarismu yang baru kan? Aku tau Jastin, kalian melakukan hal lebih, ternyata benar lelaki peselingkuh akan selalu selingkuh. Dengan istrimu kau selingkuh denganku, dan denganku kau selingkuh dengan sekretarismu. Dan jika kita bersama kamu akan selingkuh lagi dengan perempuan lainm hingga seterusnya. Aku tidak ingin menjadi Agatha kedua Jastin. Jadi lepaskan aku, aku tidak mau bersama lelaki pengkhianat sperti kamu.” Tegas areta melepas paksa tangan jastin.


Mata jastin yang sudah basah karena menangis membulat, mengeleng menatap Areta panik. Mengusap pipi Areta yang bash.” Tidak.. aku tidak menyukainya, dia yang menggodaku ai. Dia yang memintaku untuk menyentuhnya. Ai tolong percaya padaku. aku mencintaimu dan aku tidak akan berselingkuh. Ai aku mohon..” jastin memeluk Areta.


Tapi areta sudah lebih dulu menahan tubuh jatsin.” Kau bahkan tidur dengannya lebih dari sepuluh kali jastin, setiap ada waktu kau bersamanya, memeluknya dan kau juga mengatakan hal yang sama. aku tau..!” suara areta menggelegar sangat marah. Matanya yang menangis sekarang memerah dan semakin banyak mengeluarkan air mata.


” Apakah itu yang kamu katakana dia yang menggodamu. Lantas jika nanti ada lagi wanita lain menggodamu kau akan terima begitu saja? Jastin aku benci kepada kamu.” Teriak Areta kuat. melempar tubuh Jastin dengan tas miliknya.


Jastin semakin kalut. Benar yang dikatakan Areta tapi ia sendiri tidak tau Areta tau dari mana. “Bohong. Aku tidak begitu, aku hanya menciumnya Ai. Aku enggak ngapa ngapain Ai. Tolong jangan begini dan aku janji akan memecatnya untukmu tapi tolong jangan tinggalkan aku ai. Aku hanya cinta kamu. Ai.” Jatsin jatuh memegang kaki Areta menangis terisak.


Areta semakin memukul bahu jastin.”bohong. aku punya buktinya Jastin, aku punya. Kamu berkhianat bahkan kamu menduakan aku sangat jauh. Aku tidak percaya. Aku tidak lagi ingin bersamamu Jastin.” Teriak Areta menjauh. Tapi kaki Areta dipeluk jastin kuat. Jastin menangis dikaki areta.” Tolong jangan tinggalkan aku Ai. Hiks hiks aku tidak sanggup, cukup putriku ai. Kamu hiks hiks jangan Ai tolong percaya sama aku. Aku aku akui aku memang tidur dengannya tapi aku hanya mencintaimu. Aku berjanji akan menikahimu dan tidak menduakan kamu.” Ujar Jastin tulus penuh derai air mata.


Areta terkekeh mendorong tuhuh jastin menjauh dari kakinya, tapi jastin terlihat masih memeluk kakinya lebih erat kali. “kamu juga mengatakan hal yang sama dengan skeretaris barumu, kau juga menjanjikan menikahinya. Aku tau Jastin jika sekretarismu sedang mengandung anakmu sudah berusa satu bulan. Jastin aku mohon jangan jadikan aku wanita murahan lagi.,” ujar areta menangis terisak, Suara Areta sudah serak dengan mata sembabnya keadaan yang sangat kacau semakin menambah kadar bagus ektingnya.


" Siapa yang mengatakan nya kepadamu Airin? Apa wanita sialan itu??" tanya Jastin nanar. mengusap kepalanya yang terasa pening. " Bilang Airin biar ku hancurkan mulutnya." Jastin berteriak depresi. Ingin sekali rasanya membunuh orang yang membuat Airin nya pergi...


Areta diam menggeleng. " Oh wanita itu yang bicara sama kamu. Baik aku akan membunuhnya dan membunuh anaknya.." Teriak Jastin marah.


" Tapi tolong jangan tinggalkan aku.." Jatsin kembali menggeleng mendongak menatap Areta. Jastin tidak tau dari mana Areta tau semua itu. saat begini Areta menjauh dan menatap jastin yang putus asa.


Areta terkekeh pelan.” kamu tega Jastin, padahal aku sudah memberikan apapun denganmu bahkan tubuhku. Tapi apa? Kau bahkan mengkhianatiku seperti ini. aku kecewa dan aku membencimu jastin. Aku membencimu.” Teriak Areta kuat. suara Areta bahkan menggema di ruangan.

__ADS_1


Jastin menangis pilu menahan diri, meraih tangan arerta tapi Areta kebuh dulu menarik tangannya jijik.” Areta aku bisa jelasin. Aku aku tidak berniat menikahi dia Ai. Aku hanya ingin menikahimu demi Tuhan Areta demi Tuhan aku tidak berbohong. Lagipula aku tidak yakin itu anakku atau bukan. Aku akan memintanya untuk menggugurkannya, Ai jangan pergi ai tolong”


Areta menangis mnatap jastin,. Areta menggeleng pelan. “ kamu begitu jahat, bahkan seusai kehilangan putrimu, kau bicara menggugurkan anak seolah hal yang bukan apa apa bagimu Jastin. Ternyata pilihanku sudah paling tepat. Kita akan berpisah, cukup sampai disini saja hubungan kita.” areta mengambil tas miliknya dan berlari keluar.


__ADS_2