
Letta ikut terkekeh mendengar ucapan Ragiel kepadanya. “ Baik, mari kita mati bersama kakek.” Jawab Letta pelan.
Ragiel diam merasa tubuhnya mulai melemas. Letta mendekat dan Ragiel mundur. Rgagiel menekan sesuatu dibalik sakunya dan Letta terdiam memegang jantungnya yang terasa nyeri dan sakit. Letta tersenyum miring merasakan sakit yang luar biasa pada tubuhnya
Ini sudah biasa ia rasakan....
Benar kata orang, rasa terbiasa membuat kita menjadi bisa mengendalikan nya.
kali ini Letta abaikan rasa sakitnya. Letta masih melangkah mendekati Ragiel dan memukul kuat bagian kepala Ragiel. Ragiel melotot dan mundur, mengelak dari serangan letta. letta tidak sampai disana ia segera melempar komputer diatas meja kearah kepala Ragiel. Ragiel tersentak memegang kepalanya melindungi diri.
Bam.. suara semua pecahan berserakan. Ragiel terdiam merasa nyeri ditangan yang berdarah akibat terluka. Letta tersenyum lebih keji.
“ wah rupanya kamu berniat sekali yah letta.” gumamnya dengan pelan.” tapi kamu harus tau kenyataannya jika bukan ak;...”
pas..” Belum selesai Ragiel mengatakan sesuatu. Letta sudah menendang kuat tepat di perutnya. Ragiel mengelak tapi tetap terjatuh akibat tersandung serpihan computer dikakinya.
Letta menghela nafas terduduk lemas. Akibat di jantungnya kali ini lebih sakit. Letta tidak bisa berdiri lagi karena terlalu sakit dan Ragiel juga jatuh.
Letta tertawa miris dengan lindnagan air mata.” Ayo kakek kita mati bersama.” Gumam letta berbisik.
Ragiel tersneyum mendekati letta yang sudah terkapar.” Kamu sudah membangkang. Bagaimana jika diawali dengan kamu duluan letta.?”tanyanya pelan dan juga dingin.
Letta tersenyum dan menggeleng.” Sumpahku akan membunuhmu sebelum mati..” bisik letta memegang dadanya yang sakit.
Ragiel terkekeh mengeluarkan pistolnya.” Anak manis tidak boleh menjadi pembangkang. Mari kita beri hukuman.” Ujar ragiel.
Letta diam melihat ragiel yang mendekat dan mendorong tubuhnya jatuh ke lantai. Tubuh Letta sangat lemas, jantung letta seperti tidak lagi berdetak dan memompa darah. Letta hendak menangis meratapi nasibnya. Ragiel menaruh pelatuk dikepala Letta dan letta diam menatap ragiel nanar.
__ADS_1
Mengapa obatnya lamban sekali bekerja? padahal seharusnya tubuh Ragiel sudah lumpuh. Itu obat yang Letta racik beberapa bulan terakhir untuk melumpuhkan Ragiel. Percobaan pada Purnama berhasil tapi kepada Ragiel kenapa tidak?
Ragiel menghela nafas dan letta terkekeh menjelajahi jaketnya, ragiel hendak menendang perut letta tapi letta sudah mengelak dengan pelan dan mencoba berdiri.
Ragiel sama lemahnya dengan letta akibat cairan yang diberi letta, bahkan kali ini ia sudah tidak bisa bergerak lebih banyak. letta terkekeh menusuk pisau tepat dibagian lengan Ragiel.
Ragiel tersentak meringis mundur. Letta dengan gemetar tersenyum lebar tak bernafas mendekati Ragiel. Sekali lagi menacap dibagian jantung Ragiel.
Ragiel disana terdiam merasakan luka itu. sedar tadi obat yang diberi Letta sudah berjalan, memang hanya satu menit obat itu mematikan semua saraf pada tubuh hingga si lawan menjadi lumpuh. Letta menantikan hal itu tampa bernafas.. tiga menut tidak bernafas karena Letta sudah seriing dilatih sedari kecil oleh Ragiel, dan ternyata berguna.
Ragiel tersenyum memegang pisau di jantungya, terkekeh dan mengangkat pistol kearah Letta. Letta diam hendak mengelak tapi kecepatan Ragiel tidak di ragukan masih lagi. suara peluru menggema dan tersarang di bagian bahu letta. tidak kena akibat Ragiel yang terlalu lemah.
Ragiel menghela nafas sakit, ini perih dan juga menyakitkan. Letta pun ikut tumbang merasa tidak lagi bisa bernafas, samar samar nafas itu kembali. Letta memejamkan mata nya na membuka matanya, dadanya tidak senyeri tadi. Apa mungkin pengendalinya sudah Ragiel hentikan? Atau karena Ragiel sudah mati? Tapi ternyata salah.
Ragiel terlihat diam menatap letta dengan tatapan sendu.” Selamat kamu sudah bisa membunuhku anak manis. Aku berhasil mendidikmu. Kamu menjadi orang yang kuat.” bisik ragiel.
Ragile terkekeh memegang dadanya, ia memahan rasa sakit dan menghela nafas terputus.” Aku sudah mendidikmu hampir dua puluh tahun letta, dan aku bangga,” bisiknya sejenak sembari menahan kuat rasa sakit bagian dadanya, ia menatap letta yang sekarang diam menatap sakratul maut Ragiel
“ kamu mungkin membenciku karena semua apa yang aku lakukan. Tapi sebelum aku mati kamu harus tau alasan mengapa aku melakukan semua ini kepada mu.” Bisiknya.
Ragoiel terbatuk-batuk dan meremas dadanya nyeri.
Ragiel terkekeh.” Sangat sakit.”bisiknya.
Letta terdiam dan mengerjabn sejenak. Letta merasa sedih melihat ragiel pergi, ragiel terkekeh.” Sebenarnya aku selalu mengajarkanmu agar Tikadak percaya dan menyayangi seseorang agar hatimu kuat. benci itu sangat kuat ikatannya dengan cinta, aku takut karena cintamu dendammu kau lupakan bencimu.” Isik Ragiel pelan. “ dan semua teman mu yang dulu ku habisi itu buruk, mereka hanya ingin memanfaatkanmu. Aku tidak mau kamu merasakan pengkhianatan dan haus kasih sayang. Aku tidak mau.”bisik Ragiel pelan.
“ Aku sudah tau juga dalang semua yang dirasakan keluargamu adalah Peter, aku sangat tau siapa itu peter, karena sebenarnya Peter adalah cucuku sendiri. Dia cucu pertama ku yang membangkanh dan serakah.” Bisik Ragiel lirih. Letta tersentak mendengarnya, ia menatap ragiel dengan nanar.
__ADS_1
Ragiel terkekeh.” Iya. Dia cucuku, dia yang membunuh orang tua nya dan adiknya sendiri saat kecil, karena saat kecil orang tuanya sering mengekangnya, jadilah ia membunuh kedua orang tuanya sendiri dan memalsukan kematiannya di usia dini.”bisik Ragiel nanar.
Letta mentap nanar ragiel. Ragiiel terkekeh.”aku tau semua kebusukannya, aku tau semua kelicikanya,. Itu lah yang membuat ku mengajarkanmu untuk tidak mudah mempercayai semua orang, itu alasanya mengapa aku menyuruhmu menjauhi semua orang yang kau sayang agar mereka tetap tidak diketahui oleh Peter, agar mereka tetap aman saat seperti ini dimana kamu sudah ketahuan oleh Peter, dan sesekali aku menuyuruh orangku untuk menyerang kedua kakakmu agar penjagaan untuk kakak kakak mu lebih ketat dan lebih terjaga. Agar kau tidak lemah.”bisik ragiel pelan memejamkan matanya, ia merasakan lebih nyeri dari meledak.
Letta diam menatap ragiel nanar. Ragiel menghela nafas.” uhuk.. temanmu Ziko, dia anak buah Peter, dia ku bunuh karena mendekatimu selama ini karena menyelidikimu siapa dan di suruh oleh Peter. dia menyelidikimu dan hendak memberikan identitamsu kepada peter seusia kejadian kejadian yang kau kecitakan kepadanya. itulah alasan mengapa aku melarangmu mengatakan apapun tentang dirimu kepada orang lain dan membunuhnya..!!” bisik ragiel plan, nafasnya sudha tipis.
“ Bohong. Bedebah sialan, bahkan sebelum mati kau masih menanam kebencian dididriku..!” bisik letta meringis memegang lengannya yang sakit.
Ragiel terkekeh.” Dan kau dengan mudahnya percaya dengan Ziko, dia memang mencintaimu dari awal tapi berubah membencimu saat kau menolaknya berkali kali. Jika kau tidak percaya nanti kau lihatlah dokumen sebenarnya di ruangan kamarku.” Bisik ragiel. Letta diam menatap nanar Ragiel.
Letta mendekati ragiel dan terdiam nanar. Ragiel meneteskan air mata.” Bukan aku yang membunuh jesika anak Jastin, dia yang membunuh adalah Peter,, dia melakukanya agar Samuel lebih membencimu dan kamu lebih membenciku. Dan bukan aku yang membunuh Putra, aku memang mempringatimu karena aku tau Putra lelaki baik dan agar kau cepat melepaskannya. Peter yang membunuhnya bukan aku.” Bisik ragiel tersenyum.
Tangan ragiel menyentuh tangan letta, Letta diam merasa tangan dingin Ragiel memegangnya erat, sangat erat.” sedari awal aku sangat takut kau jatuh cinta kepada Carmon ataupun lelaki lain, itulah alasan mengapa aku menghentikan perasaanmu, aku takut kau mencintai anak Samuel.. cinta itu buta nak, aku tidak mau karena cintamu kau melupakan keluargamu yang sudah mati. Aku ingin kamu tidak lemah karena cinta.” Bisik ragiel tersedak.
Letta diam meneteskan air mata menatap ragiel. Ragiel tidak lagi bisa bernafas.” Sebenarnya jantungmu tidak aku ganti, hanya ku kendalikan dengan chip buatanku, saat kamu melakukan kesalahan aku bisa mengendalikanmu. Kau tau mengapa? Karena aku takut kamu menjadi lemah. Wanita selalu dikalahkan oleh perasaannya. Aku tidak mau kamu menjadi wanita budak perasaan. Dan saat aku sudah mati kau bisa melepaskannya.” Bisik ragiel pelan.
Letta diam tak menjawab, menangis histeris dan terdiam, tanganya sudah mengeluarkan banyak darah ia tidak peduli. Ragielpun sama. bahkan ragiel sudah bermandian d4r4h dan hanya menunggu mautnya. Ragiel tersenyum.” Beri kepalamu biar ku cium terakhir kali nak. Aku menyayangimu.” Bisik Ragiel pelan.
letta lebih keras menangis mendengar ucapan ragiel. Ragiel terkekeh. “ jangan menyesal, aku tau kau membenciku karena aku keterlaluan, tapi sekarang kamu harus tau aku mencintaimu, beri aku kepalamu nak, aku ingin menciummu untuk terakhir kali.” Bisik ragiel nanar.
Letta mengeleng tapi ragiel menatap letta meringis kesakitan. Letta menangis dan segera memeluk ragiel. Ragiel tersenyumlah dan mencium kepala Letta. “ balas semua dendammu nak, maafkan aku. Sekarang aku sudah tidak lagi bisa membantumu,. Maafkan aku ..” bisik ragiel pelan, snagat pelan.” hidup berbahagialah, dan selesaikan semuanya, lanjutkan yang sudah kita mulai.” Bisiknya. Sebelum nafansya sudah melemah dan tubuhnya kejang kejang.
Letta meringis dipelukan Ragiuel. Tau jika ragiel meregang nyawa. Letta menarik nafasnya dalam, ini sangat sakit. Lebih sakit dari sebelumnya, letta tidak bisa berkata. Apapun. “Kek.” Bisik letta pelan mengeratkan pelukanya.
Letta menyesal.. “ Kek ,maafkan aku hiks.” Letta membenci dirinya. Letta membenci dirinya. Ragiel tidak lagi bernafas dan Letta terkulai lemas memeluk ragiel. Letta memejamkan matanya, kali ini letta benar benar hancur,,. Letta ingin mati bersama ragiel saja. Orang yang ia benci selama ini jauh dari apabyang ia pikirkan.
“kakek mari ke neraka bersama.”
__ADS_1