Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
48


__ADS_3

Mata Carmon menelisik semua berkas dimana Letta tinggal dan daftar riwayat hidup Letta. Letta adalah anak dari anaknya Ragiel yang hilang dua puluh tiga tahun yang lalu,. Dan tinggal sendiri, tidak menetap dan tidak terlacak.


Carmon cukup prihatin kepada Letta yang tidak punya ayah dan ibu. Riwayat pendidikan pun disana kosong karena ia homeschooling yang artinya tak mengecap organisasi atau sosialisasi, ia pernah sekolah diluar namun sayangnya hanya sebatas kelas 6SD. Selebihnya tidak.


Dia lulusan terbaik disalah satu fakultas terbaik diluar negeri dan sudah menyandang titel Dokter dengan melaksanakannya dihomescholing. Carmon jadi bertanya-tanya. Kenapa Letta selalu sekolah dirumah dan tidak seolah diluar?


Apa Letta punya sakit atau memiliki masalah? Sebagai manusia yang hidup dimuka bumi, manusia butuh sosialisasi, teman dan juga dunia luar. Rasanya sangat rugi jika menyia-nyiakan kesempatan hidup hanya untuk menetap di Rumah, dunia luar itu enak loh, ada banyak yang bisa di nikmati.


Hemmm Carmon bisa menjamin jika Letta tidak pernah mengecap yang namanya kenikmatan Ghibah, atau membully teman dekat. Carmon bahkan bisa jamin jika Letta tidak punya teman yahhh kan.


“ Kau tidak mendapatkan riwayat apa dia penyakitan atau dia benci matahari atau memiliki sindrom membenci dunia dan juga kebisingan?”Tanyanya disana heran. Manusia mana yang hidup individualisme seperti ini? bahkan Letta dikabarkan tak memiliki teman disini.


Tangan kanan yang memberi berita itupun menggeleng.”Tidak tuan, dia bahkan juara tingkat internasional dibidang bela diri dan juga tembak senapan.”Ujarnya disana. Carmon semakin curiga dibuatnya. Secara manusia normal membutuhkan sosialisasi. Apa ini alasan yang membuat Letta tak bersosialisasi diluar sana? Hidup bak robot?


“Ada yang lain? Bagaimana bisa kalian tidak bisa menemukan alamatnya. Dia tidak selalu situ.”Ujarnya Carmon disana kesal.


Penjaga itu hanya menggeleng.” Tidak tuan. Jika tuan lupa tuan Ragiel salah satu orang yang berpengaruh dinegara ini. bisa jadi ia menyembunyikan semua data nona Letta karena tidak mau nona Letta terlihat public dan terancam bahaya karena pesaing bisnisnya. Tuan sendiri taukan jika cucunya Ragiel itu sagat-sangat tersembunyi dan bahkan belum pernah terlihat didunia social media?” Tanyanya disana mengingatkan.


“Kau benar,”Ujarnya Carmon disana mengangguk,.”Jadi yang sekarang yang harus kita selidiki itu Ragiel bukan?”Tanyanya disana.


Penjaga itu menggeleng.”Bukan, tapi Lettanya. Karena setiap orang tua pasti ingin melindungi keluarganya dengan cara yang baik, sama halnya dengan Ragiel, dia hanya tak ingin cucu satu-satunya itu diculik atau dibunuh. Dia pewaris satu-satunya saat ini dan yang pastinya hidupnya sangat bahaya.”Ujarnya.


Carmon jadi tau.. namun masih ada hal yang meninggal, jika memang Letta dijaga sekuat itu, disayang segitunya kenapa Letta malah jadi bodyguardnya dan ia pergi tanpa ada pengawal? Tak ada juga yang mengawasinya dan juga terlihat peduli? Bukankah itu terlihat aneh? Belum lagi kabar anak ragiel yang masih suram baginya, sebab kematian anak Ragiel dibeberapa berita yang diambil itu tak menunjukan kenapa ia meninggal dan mengapa mereka bisa meninggal. Karena yang meningeal bukan hanya satu orang. Tapi 4orang sekaligus karena rumahnya yang kebakaran. Hanya Ragiel dan satu cucunya Letta yang selamat karena dikalah itu Letta dan dirinya sedang membeli mainan, itu sedikit mencurigakan baginya.


“Pokoknya kalian cari semua yang berkaitan dengannya. Dan cari tau apakah dia hamil atau tidak..!” Ujarnya Carmon. Diangguki saja oleh mereka disana. Carmon meremas tangannya sendiri dan menghela nafas. sudah beberapa hari sulit sekali mencari dimana gadis itu rupanya.


----------------


Disisi lain gadis yang dicari sibuk dengan laptopnya dan meretas semua akun yang sudah mengusik kehidupannya. Meski sakit dan juga belum sembuh ia tetap berusaha semaksimal mungkin,

__ADS_1


Bahkan Ando dan lainya melihatnya ngeri, muka Letta sangat pucat. Tangannya yang tertembak sudah kembali berdarah,, ia belum makan sedari pagi dan ia tak mendengar siapapun disana. Ia sibuk mengenakan earphone miliknya dan mengotak atik laptop tampa jeda.


‘Ting.. ‘Satu pesan masuk ketika akun sudah pulih dan data sudah kembali terjaga. Data yang sudah direkap dilawan sudah dihapus. Namun ia disana menatap dingin dengan pesan yang ada


‘ Wallcoome to my hell babygirs.”


Itulah yang ada. Ia disana diam menatap dingin disana.


Ternyata memang sudah ada yang berani mengusiknya secara nyata.


Ting’ kembali berbunyi disana. Ia segera membukanya dan isinya pun kembali membuat ia geram dan ingin membunuh,,,


‘ Katakan selamat tinggal kepada kakekmu.”Ujarnya.


Disinilah Letta mengulum senyumnya. Dan segera membalasnya.


‘ Hati-hati. Doaku menyertaimu. semoga kau selamat sampai tujuanmu.”


Ting... pesan kembali datang.


“Kan ku kirimkan jantungnya untukkmu.”Ujarnya.


tawa Letta meledak membacanya. Itu mampu membuat semua yang ada disana menatapnya aneh. Letta kembali mengotak atik akunnya dan mengirim alamatnya dengan tulisan


‘segera kirimkan, aku tak sabar memakannya secara mantah.”Ujarnya menjilat bibir bawahnya.


Ting..


“Gadis gila..!!!!”

__ADS_1


Itulah yang ia dapatkan.


Ting. “Jangan menggertak ku. Aku tau ini hanya trikmu saja yang sok-sok tak takut padahal kau takutkan.” Ujarnya.


Letta disana menggeleng dan segera memblokir akun tersebut. Ia segera menutup semua akunnya lagi secara baik-baik.


Ia menatap kedepan dengan mata pucatnya. Lalu melangkah menatap kelain arah, ia melihat kejendala yang tak tau darinya dan mengeluarkan pistolnya.


Tar..... semua tertegun melihatnya. Tak ada yang tahu. Letta disana mendekati apa yang sudah ia tembak, ternyata camera. Disini ada camera membuat Semua terdiam ngeri. Siapa yang sudah berani menaruh kamera ini,.


“Siapa yang ada masuk kecuali kita?”Tanya Letta disana. Diki menggeleng menatapnya.. letta disana menatap camera itu dan tersenyum.


“Wallcome too game baby.”


Ujarnya dan tersenyum iblis karena tau kamera itu masih tetap bisa menyalah sedikit samar karena pecah. Dan segera Letta buang kebawah.


Yah Letta sudah menyadarinya sedari tadi ia pulang. Ia disana menatap semuanya dan berkata.”Suster yang kalian bawa untuk merawat Bara itu pengkhianat. Bawa dia keruang bawa tanah sekarang.”Ujarnya. Diki segera bangkit menuju rumah perawat itu dan mencarinya sedangkan Ando dan Ziko terdiam menatap Letta. Bagaimana bisa Letta sadar akan camera sekecil itu disela sela atas kamarnya. Matanya terbulat dari apa.


Disisi lain lelaki yang menatap semua itupun mengepalkan tangannya. “Sialan, dia mengancamku.”Gumamnya disana.


Ia disana menatapnya tajam hingga Letta mengatakan jika permainan akan segera dimulai.


Ia menyeringai dan berkata.”kita liat. Apakah kakekmu sekuat itu sehingga kau menantangku manis.” Ia terkekeh dengan merdu disana.


Namun kekehan itu tanda sirenai kemarian bagi musuh.


“Tuan. Mengapa tuan malah menerornya? Bukankah tuan mau bekerja sama dengannya?”Tanya dari salah satu asistennya.


Lelaki itu memainkan pulpennya dan menatap tajam kelain nya.” Aku tak mengajak seseorang bekerja sama dengan asal. Aku mau lihat skil dan juga apa yang dia miliki. Jika dia lemah, aku tidak akan mau.”Ujarnya disana.

__ADS_1


“Tapi dia terlihat kuat."


' “ Wanita terlihat kuat namun pada kenyataanya dia lemah. Aku hanya ingin tau dia lebih dulu./” Potongnya membuat penjaga itu hanya mengangguk setuju saja


__ADS_2