Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
31


__ADS_3

Langkah Ziko dan Ando sangat santai memasuki gedung di sisi gedung milik Carmon, itu perusahaan Carmon juga... sebelum itu ia bertemu dengan Diki juga diseberang jalan dekat dengan café untuk meminta baju OB.


Yah namanya juga penyamaran.. dan yah, inilah alasan kenapa Diki tadi menyamar menjadi OB ditempat Carmon tadi. Ia ingin mengambil seragam dan menyamarkan Ziko dan juga Ando.


Dilain sisi ada Carmon yang akan memulai rapat di ruangan rapat bersama rekan lainnya, disana juga ada Jastin dan Aira. Ada juga semua karyawan yang memang para atasan, mereka akan membahas tentang kantor disaat itu.


Semua diam menatap Carmon yang duduk menatap mereka tajam. “Baik kita mulai sekarang saja.”Ujar Carmon. Semuanya mengangguk mengikuti yang Carmon lakukan. “Jadi silahkan presentasikan dalam Devisi HRD.”Ujarnya..


“Ba-baik pak.” Yang disuruh pun mulai berdiri dan menjelaskan pemasukan, permasalahan dan juga saran. Semuanya diam mendengarkan namun tidak dengan Carmon, ia sibuk melihat kearah pintu melihat apakah Letta pulang atau belum.. sialnya lama sekali gadis itu.. tapi bukankah itu suatu hal yang biasa. Sebab ruangan ini dan lantai bawah itu saja memakan waktu hingga 20menit, belum lagi kecafe dan memesannya.. gedung ini si terlalu tinggi. Baru kali ini Carmon menyesal mempunyai gedung setinggi ini.


“Bagaimana pendapat bapak tentang saran saya apakah cukup pak?”Tanya dari Ledi membuat Jastin yang memperhatikan adi menatap adiknya yang masih menatap pintu.


“Carmon..” Ujar Jastin disana dingin..


”CARMON..!” Bentaknya dikala Carmon tetap juga tak menyahut. Dan akhirnya pun Carmon tersadar dan menatap kakaknya dengan kaget.


“ Kau niat rapat atau tidak ha?”Tanya Jastin membentak.


Semua staf terdiam mendengarnya, menunduk takut. Carmon memijit pelipisnya dengan pusing.. “Lanjutkan saja.”Ujarnya disana. Jastin disana mendengus dan terdiam dikala merasa tangannya dielus dari bawah. Matanya menatap kearah samping. Airanya membuat ia menghela nafas dan tersenyum.


----------------


Dilain tempat Ziko mulai menatap pistolnya dan mengarahkan pada Carmon Dan Ando yang mengarah pada Jastin.. jaraknya sangat jauh, bahkan sampai 20meter namun karena kecanggihannya membuat mereka masih mampu melihat, hanya saja sedikit samar-samar akibat dari kaca. Kaca itu tembus peluru, namun Letta sudah membuat senjata yang mampu menembusnya.


“Satu.. Dua...Tiga..


Duar....” Mereka menghitung dan menembak secara serentak disana membuat suara ledakan terdengar keras dan mereka mulai menjatuhkan senjata itu kebawah, dan dibawah sudah ada mobil besar yang sudah disiapkan dan sedang lewat dijalan raya. Mereka segera keluar dan membawa pelan disana dengan cara yang elegan.


Duar.... arghh... Casrr.. kaca itu pecah semua hingga membuat suara yang memekakkan telinga, serpihan kaca disana mulai memasuki ruangan dan melukai lengan dan tubuh orang-orang. Jastin disana terdiam dikala merasa tembakan mengenai dadanya dan Carmon? Ia terkena tembakan tepat dibagian lengannya. Peluru itu meleset karena jarak yang terlalu jauh.. namun sudah cukup melukai dua adik itu.

__ADS_1


“Tuan.... kyaaaaakk..”Semua panik disana dan Duargh... argh..


Semua kembali berteriak saat ada bom yang meledak... peluru yang digunakan itu multifungsi membuat ia berbasik material bom juga.. itu meledak membuat semua orang disana berteriak histeris merasa ledakan..


Carmon dan Jastin? Mereka dipeluk oleh para bodyguard yang siap siaga dan mereka hanya luka dibagian beberapa tubuh.


“Keluar cepat.. !!” Teriak dari bodyguard disana dan mulai membawa tuan muda mereka pergi. Sedangkan Aira? Aira tadi permisi ke toilet karena ada telepon sehingga ia tidak terlibat atau terkena akan tembakan dan juga bom itu.


Jastin merasakan tubuhnya melemah dan terasa sakit. Ia memegang dadanya nyeri dan nyilu dan digendong oleh dua bodyguard yang sudah luka sana sini. Carmon? Ia tak kalah lemah karena peluru yang meledak itu peluru miliknya, yang meledak dilengannya. Lengannya terasa hancur saat ini.. mati rasa dibagian lengan dibuatnya..


“Ahggjj.., “ Ringisan terdengar keras disana.


Beberapa karyawan masuk keruangan itu untuk memadamkan api dan menyelamatkan karyawan lainnya.. “ Cari mereka sampai ketemu dan bunuh mereka cepat..!!” Teriak penjaga lain mulai mengejar asal ledakan dan juga tembakan.. semua mulai menyelidiki sebaik mungkin.


“Bawa Tuan Carmon dan Jastin cepat..!!” Teriakan dari kepanikan itu terdengar nyata, semua sibuk dengan merekam dan memvideokan, ada juga yang sibuk dengan menangis karena rekan mereka yang terbakar dan juga hancur diruangan itu..


Sosok karyawan pun menjawab.”Itu sepertinya ledakan karena ditembak dari gedung ini. Aku tidak tahu juga.. kau lihat saja.”Ujarnya. ia disana sedikit sinis melihat Ziko dan Ando, sebab mereka OB Tapi sangat tampan dan juga manis. Oh sayang sekali bukan wajahnya?


“Awas... keluar kalian dari sini dan berkumpul ditempat perkumpulan cepat..!!” Teriakan lima pria berbadan kekar disana membuat para karyawan disana pun mencicit lari dan menuju satu ruangan untuk diperiksa ada beberapa yang mulai berlari mencari siapa dalangnya.


Ziko dan Ando pun tersenyum dalam dan mulai berjalan menuju ruang untuk diperiksa, akh ralat. Mereka akan mengelabui dan pergi meninggalkan tempat itu sekarang juga. Letta sudah menyiapkan semuanya termaksud Diki yang sudah menunggu di loby kantor dengan baju penjagaan disana. Mereka akan menyamar menjadi penjaga yang menyelidiki disana nanti.


“Kerja bagus men..”Gumamnya Ando menepuk pundak Ziko.


Dan segera Ziko tepis disana dan menatapnya dengan sombong.’ 'Sudah biasa bukan? “Tanyanya disana tersenyum.


”Waktunya kabur..”Ujarnya dan diangguki oleh Ando.


“Kalian siapa?”Pertanyaan dari penjaga itu membuat mereka berhenti dan mulai merutuki diri. Mereka disana terlalu lama..” penyusup.. kalian pasti penyusup. Tangkap mereka sekarang cepat..!!!” Teriakan dari penjaga itu dikala Ziko dan Ando yang mundur karena kaget. Ia mendengar ucapan Ziko tadi.

__ADS_1


“Sial..!!” Teriaknya Ziko disana..


lalu menarik tangan Ando.”Jurus seribu bayangan eh salam... jurus seribu kaki.. Lari,,”Teriak Ando dan mulai meninggalkan Ziko.


Ziko disana hanya menggerutu degan teman lucnatnya itu.. diluar sana ada banyak penjaga yang lain.”Tangkap mereka..”Teriaknya penjaga lain. Tetapi Ziko dan Ando malah berlari menuju keatas dan juga ke balkon, disana ternyata sudah ada mobil.


Dan dengan tersenyum miring ia disana menatap kebelakang ternyata ada puluhan penjaga disana. Nafas mereka naik turun dan merekapun mengeluarkan bom kecil disana dan melemparnya. Dan ditangkap reflek oleh salah satu penjaga.


”Selamat tinggal..”Ujarnya Ando disana tersenyum miring lalu melompat menjatuhkan diri dimobil yang sudah disiapkan disana.. mobil itu adakah mobil yang sudah diisi full kapas yang siap menangkap..


Tap...


tepat dikala ia masuk mobil itu melaju..


Buar... Bom itu meledak arghh. Teriakan dan juga suara mereka yang berlati menyelamatkan diri disana terdengar. Ziko dan Ando malah bertepuk tangan karena saat ini kerjaan mereka bagus.


Mereka yakin jika Letta bisa tersenyum bahagia nanti kan?”Hubungin Diki, kita udah melaju.”Ujarnya disana ‘'Dan jangan susulin kita, karena kita bakal suruh Tiger aja yang bantuin kita. Kita ga bakal semudah itu lolos, kita harus minta bantuan.”Ujar Ziko dan diangguki Ando disana.


Dilain sisi ada Letta yang menatap dari café dengan tatapan dingin dan juga helaan nafas.


.


.


.


.


jangan lupa jejak ya yah!

__ADS_1


__ADS_2