
Setahun sudah berjalan dimana Letta sudah pergi. Sekarang semuanya sudha tenang. Hanya tinggal Samuel yang bekerja sendiri sebagai tulang punggung keluarga, sebab anak anaknya yang lumpuh, gila dan di rumah sakit belum sadar sampai detik ini juga.
Samuel menghela nafas pelan, lelah rasanya pulang dari mengangkut sampah sebab sekarang ia bekerja sebagai pembersih jalanan. Tapi saat membuka pintu rumah, ia sudah di kagetkan dengan Viona dan Jastin melakukan hubungan tak normal. Jastin terlihat menikmatinya dan Viona terlihat senang. Sudah pandangan biasa di hari harinya begini. Sudah makanan sehari hari. Karena itu ia memilih tinggal di rumah kecil jauh dari rumah warga agar mereka aman dan tidak di usir lagi.
Samuel berfikir memasuki kamar, mengunci pintu rumah tenang. Tapi saat masuk kekamar. Tangisnya jatuh. Air matanya berderai sendu. Samuel tersiksa, hidupnya sulit, anak anaknya sakit. samuel ingin bunuh diri tapi nanti siapa yang memberi anak anaknya makan. Lalu kalian bertanya dimana Carmon? Ia ada di rumah sakit sedang di rawat. Terakhir kali tragedy membunuh letta. Carmon di diagnose lumpuh total akibat cairan yang di suntikan oleh Letta mematihkan selsel di tubuhnya, dan sudah sampai ke jaringan otak. Karenanya Carmon masih tetap tidur hingga saat ini.
Pelan Samuel mengeluarkan nasi di dalam tasnya, ia segera keluar menaruh di meja makan, disana anaknya masih melakukan hal tak normal dan dirinya tak bisa bebuat apapun selain menyaksikan, jika tidak ia bisa dibunuh oleh Viona. Ia pernah hampir dibunuh membuat ia trauma. Ia mengambil nasi dan menaruh air di nasinya, mengambil kecap dan segera makan. Makananya seharu hari. syukur syukur masih makan nasi bekas. Biasanya ia makan nasi yang sudah dibuang oleh restoran.
Di sisi lain sosok Putra berdiri di depan makam Letta. matanya tertutup kaca mata mengaliri air mata. Ia berjongkok memberikan bunga tulip putih. “ nggak kerasa udah 1 tahun yah Letta.” bisiknya pelan mengusap lisan Letta tenang. Lisan letta sudah diberi tanda dan rerumputan sehingga di sana cukup bersih.
Putra duduk di sana tenang dan menatap makam letta.” padahal aku udah janji mau bahagiain kamu. Tapi kamu keburu pergi. Kamu jahat banget,.” Bisik Putra pelan dan nanar. ia mengusap pelan air matanya.
“ kemarin pas bangun aku bahagia banget, soalnya aku denger semua alasan kenapa kamu jauin aku bukan karena kamu benci aku, tapi karena kamu sayang sama aku. Kamu cinta sama aku mangkanya kamu nggak mau aku kenapa napa.” Nisik Putra pelan.” tapi kenapa malah kabar buruk nyusul juga Letta. kamu kenapa ninggalin aku?” bisiknya pelan.
Putra memejamkan mata, menaruh pipinya di nisan Letta. air matanya terus mengalir denan deras. “ maafin yah nggak bisa jagain kamu. Maafin belum bisa jadi imam kamu hehehe. Kamu sih nggak nerima lamaran aku pas itu, sekarang kan aku bingung mau ngelamar kamu nya dimana??? Disana indah banget yah sampek kamu milih pergi ketimbang sama aku di sini.” Bisiknya pelan tapi suara Putra selalu bergetar di setiap perkataannya.
Putra sadar setelah dua bulan dirinya koma dirumah sakit. Saat ia dibantu oleh Letta
flashback...
Dimana panji dan Komala hampir jantungan mendengar kata dari dokter jika anak mereka tidak bisa di selamatkan. Komala barus aja melahirkan terduduk di peluk sang suami.” Sayang..” bisik panji memeluk komala yang berdiri nanar.
Komala menarik nafas yang terasa sesak dan menyempit.” Kenapa Putra pergi pa? padahal adeknya baru lahir pa. putra adeknya baru lahir, dan perempuan, dia cantik kayak yang Putra harapkan pa. tapi kenapa?” Tanya Komala nanar dan sesak. Mendengar kabar Putra hilang membuat dirinya panic dan harus melahirkan lebih awal ketimbang seharusnya. Lalu kabar lain menyusul usai dirinya melahirkan. Anaknya sudah ditemukan tapi dalam ke adaan tidak baik baik saja.
“ dokter. Jantung pasien berdetak tetapi sangat lemah..!” panggil perawat dari dalam. Dokter mendengarnya segera masukd an Komala segera mengeratkan pelukan di suaminya. Panji mendengarnya pun ikut senang dan segera mmbantu istrinya duduk di tempat duduk. “ sayang kamu harus istirahat,. Kamu baru saja melahirkan. Ayo aku antarkan ke ruangan kamu.” Bisiknya pelan.
Komala menggeleng pelan.” gimana aku bisa istirahat yah. di sana aku Cuma duduk diam sedangkan di sini anak aku berjuang dengan kematiannya. Aku nggak mau aku mau nemenin Putra di sini. Aku mau lihat anak aku baik baik saja.” Teriaknya menatap sang suami.
Panji menatap istrinya nanar.” tapi keadaan kamu sayang.” Bisiknya pelan. komala menghela nafas pelan menggeleng pelan. Panji jadi menyuruh beberapa dokter untuk membawa satu kursi nyaman untuk istrinya serta beberapa kain agar istrinya baik baik saja, komala mnenghela nafas pelan. ini hari yang menyakitkan baginya. Anaknya baru kemarin dilahirkan dan sekarang kabar buruk datang.
__ADS_1
Tiba tiba Letta menelpon Panji mengatakan jika putra masuk rumah sakit. sang suami di dekat sang istri pun memberontak untuk ikut. Komala ingin ikut dan memohon hingga panji mau tak mau membawanya sekalian dalam keadaan buruk. Panji meminta kepada pihak rumah sakit menjaga anak mereka.
Selama lebih dari satu jam mereka kembali keluar. Komala dan panji segera berdiri mendekati dokter menggunakan pakaian medis. Dokter tersneyum melepaskan masker miliknya.” Puji Yuhan. Anak bapak masih selamat. Dan sekarang anak bapak mengalami koma, mungkin akan sadar entah itu cepat atau lamban, karena memang benturan di bagian otaknya cukup kuat sehingga harus ada pemulihan.” Dokter menjelaskan semua mengenai keadaan Putra.
Putra mengalami patah tulang dibagian paha dan bajunya. Komala dan panji mendengar penuh kepiluhan dan berharap kabar Putra baik baik saja. Akhirnya Panji di antar ke rumah sakit lebih besar, satu rumah sakit dnegan Komala melahirkan kemarin.
Tapi lagi lagi kabar nuruk kembali menimpa keduanya. Letta dikabarkan meninggal dalam keadaan mengenaskan, autopsi dan beberapa kejadian sehingga pemakaman letta harus di undur. Baik panji maupun Komala belum bisa hadir saat itu karena keadaan. Komala pendarahan akibat banyak bergerak dan depresi akibat Putra yang koma, jadi belum ada yang berkunjung , tapi tidak bisa mengapik jika mereka sangat terkejut dan ikut kehilangan akan kepergian Letta.
Tiga bulan setelahnya Putra sadar, kesadarannya pun di sambut haru oleh keluarga. Dan yang pertama ia Tanya adalah dimana Letta dan dirinya hendak berterimakasih karena sudah membantunya. Tapi kedua orang tuanya membatu tak bisa menjawab.
” Dimana letta bun? Ayah? kenapa kalian diam saja?” Tanya Putra pelan dan nanar.
Komala segera menangis dan menggeleng, sedangkan panji segera memeluk anaknya nanar, seakan memberi penguatan. Hati putra langsung memanas dan gunda. Apa maksud dari kedua orang tuanya? Mengapa mereka seperti sedang menenangkan dirinya? Kembai bertanya dimana letta tapi tetap tangisan yang dijawab oleh kedua orang tuanya.
“ Letta sudah bahagia di sana nak.” Bisik Panji pelan ditelinga nya. Putra seperti di sambar petir disiang bolong. Letta sudha bahagia di sana maksudnya??? Putra menatap panji nanar, berharap apa yang ia bayangkan itu salah. Panji mengangguk meneteskan air mata.” Seusai dia menyelamatkan kamu, dia mencari siapa yang menjebak dan menculikmu. Tapi di sana terjadi beberapa hal sengit sehingga dia meninggal di tempat.,” jawab Panji menyesal.
Tubuh putra melemas dan cemas, air mata segera keluar tamnpa diminta. Tatapan Putra segera kosong dan juga sesak. Putra merasa sesak dan hancur. baru saja kemarin dirinya tahu kebenarannya jika Letta tak membencinya dan menyayanginya tapi hari ini ia mendengar kabar Letta sudah pergi. Lalu apa gunanya ia tau kebenaran jika begitu? Untuk dirinya merasa bersalah?
Of flashback.
Putra terus menangis terisak. Bahu putra di usap oleh Komala. Komala menggendong anaknya segera turun dan memberikan anaknya pada panji. Ia memeluk anaknya sayang.,” ikhlaskan yah nak. Letta anak baik dan juga dia udah terluka selama ini, kamu harus sabar.” Bisik Komala.,
Komala, Panji sudah tau apa yang dijalankan oleh Letta. mereka ikut merasa bersalah dan sedih. Apa yang dijalankan oleh letta sangat berat dan jauh. Jika mereka menjadi letta bahkan belum tentu mereka kuat. tapi Letta sudah sekuat itu, putra memeluk nisan dengan gemetar.
Hancur hati Putra, tidak ada yang bisa ia ungkapkan saking sesaknya. Andai saja dirinya kuat dan bisa membantu Letta saat itu., mungkin letta masih ada di sini.
” Tatata...” Panji melirik anaknya yang hendak turun.
Segera panji turunkan. Adik Putra seera memeluk kakaknya dengan sendu. Putra terkekeh pelan memeluk sang adik. “ Aletta.. ini adik aku, namanya kami buat dengan nama yang sama kayak kamu. Alleta Aaric Celtic Yang artinya Aleeta sang pelindung memiliki kekuatan dan ketangguhan.” Bisik Putra mengenali nama adiknya kepada Letta terasa sesak.
__ADS_1
“ kami harap nanti dia bisa sekuat dan secantik kamu. Bisa sepintar kamu juga.” Bisik Putra memeluk kepala adiknya nanar. " Sesuai nama nya, kami menempatkan seperti pahatan kamu, kuat, tanggu dan berani." Bisik Putra sesak.
Komala terkekeh.” Iya letta. kami buat namanya untuk melepas rindu kami sama kamu. Letta kami harap kamu tenang di sana yah nak, bahagia sama orang tua kamu. Disini kamu sudah ikhlas dan berdoa untuk kamu.” Komala mengangguk pelan.
Panji mendongak menatap langit agar tidak ikut menangis, tapi tetap saja air matanya matu membuat panji terkekeh miris. Ia melirik letta.” kalian ayo bangkit. Letta wanita kuat dan kalian malah terlihat lemah. Ayo bangun. Letta tidak akan suka melihat kalian menangis dan bersedih. Dia bahkan melakukan apapun agar kalian bahagia. ayo cepat.” Ujar Panji kepada anak dan istrinya.
Komala melirik panji nanar.” papa aja nangis. Ngomongin kita aja.” Jawabnya nanar dan tegas.
Panji segera mengusap air matanya.” kita harus kuat dan bangkit. Ayo ayo.. “ Panji mengusap air matanya lagi.
Putra mengangguk pelan mengusap nisan Letta. “ papapa..” adiknya menepuk pelan pipi Putra. Putra terkekeh mengangguk.
Adiknya diberi nama aletta sebab saat kematian aletta tidak jauh dari ia dilahirkan. Letta yang membantu mereka ke rumah sakit dan letta juga yang menyelamatkan anak lelaki mereka, sehingga ayah dan ibu Putra berinisiatif memberikan nama putrinya alleta sama hal dengan Alleta Aaric Celtic,.
Untuk ucapan rasa terimakasih yang begitu besar untuk Letta. berkat Letta mereka tidak kehilangan anak mereka. Terimakasih letta.
Panji menghela nafas pelan. Duduk di dekat nisan Letta. Ia mendongak agar tak menangis dan tersenyum " Letta kamu mengajar kan kami untuk menjadi baik tidak harus terlihat. Dan rapuh tidak harus meratap dan menangis. " Jelasnya tegas. Putra memeluk Komala erat tak kuat.
Panji mengusap air matanya pelan. " Saya tidak menangis karena bersedih, tidak. Tapi saya menangis kenapa Kita tidak bertemu sedari awal? Tuhan mempertemukan kita terlambat atau kita yang ditakdirkan bertemu dipengujung waktu, tidak tau. Tapi bersama kamu meski sebentar mengajarkan saya arti dari pertemuan sesungguhnya. Tidak harus lama bersua dan berbasa-basi dalam hidup. " Bisik Panji nanar. " kamu wanita yang kuat, dan kami sangat bersyukur mengenal kamu. Terimakasih banyak. " Bisik Panji nanar.
Panji menutup wajahnya nanar. tidak tahan dan malu. " Ingat saya tidak menangis karena sedih kamu pergi. Tapi saya menangis karena hari ini panas. ingat yah jadi kamu di sana tidak usah ikut menangis. " Jelasnya nanar. segera ia berdiri. " Kami akan kesini sebulan sekali untuk bertemu denganmu. Jadi jangan rindu. " Biarin Panji.
Komala menepuk pundak suaminya. Putra disana memalingkan wajah nanar. " Kamu pulang yah Letta.. Dah..." Komala melambaikan tangannya.
Putra tersenyum dan melambaikan tangan juga. ikut berpaling meksipun hatinya berat. putra melirik lagi nisan Letta. bahkan meninggalkan makam nya saja sesakit ini.
Komala merangkul lengan Putra untuk melihat kedepan. " Ikhlaskan nak, mencintai tidak harus memiliki. Terkadang cinta paling tulus adalah berdoa kepada Tuhan agar yang di cintai selalu bahagia. Letta pergi karena Tuhan jadi tidak ada hal yang kamu khawatir kan. ." Jelas Komala nanar pada putranya. Putra mengangguk mengusap air matanya. benar apa yang ia khawatirkan?
Letta pergi kan menemui Tuhannya.
__ADS_1
Hay semua..!!! ini itu sudha habis yah. mungkin aku isi dua atau tiga part untuk menjelaskan keadaan areta. Zaxi dna carmon. Jadi itu hanya ekstra part. Terimakasih yang sudah selalu setia membaca meksipun ini tulisannya maisih banya typo juga hehe. Terimakasih se you nexk time yah..!!