Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
Paman


__ADS_3

Oke perkenalkan, paman yang dipanggil oleh Letta tadi bernama Neo, lelaki berusia 44tahun itu adalah ketua pembunuh bayaran, mereka memiliki tiga sahabat untuk melakukan aksinya, pria pertama bernama Rizal yang usianya juga sama yaitu 44 tahun, satu lagi bernama Mayo berusia 33tahun, dan yang terakhir paling muda bernama Milo berusia 30tahun.


Paman Neo adalah pembunuh bayaran yang terkenal di Negara ini, wajahnya yang menyeramkan adalah salah satu pokok utama ia di segani, kabarnya wajahnya itu kenapa hangus, itu karena dulu ia memiliki satu keluarga lengkap, ia pun bekerja di salah satu perusahaan besar, paman Neo tidak tau apa yang terjadi tapi dia tiba tiba saja dipecat dengan alasan pengurangan karyawan. Padahal ia tidak pernah melakukan kesalahan-kesalahan kecil sekalipun.


Paman Neo saat itu sudah memiliki istri dan juga anak berusia lima tahun dan dua tahun, usia dipecat paman neo sangat memikirkan keluarga kecil miliknya, hidup yang awalmya sederhana, makan yang cukup, sekolah seperti biasa menjadi berbading terbalik. Hidup paman Neo menjadi pecekelik. Karena itu paman Neo pun tak punya alasan lagi menjadi orang baik.


dengan pendidikan Minim ia selalu di tolak di setiap perusahaan, sampai dua tahun menganggur hidupnya semakin sulit.


Ia kalap mata melihat istri dan anaknya kelaparan, anaknya dikeluarkan dari sekolah karena tidak mampu membayar uang komite.


Paman Nio pun mencuri sepeda motor di salah satu tokoh, hal itu terjadi tidak lancar, Karena ia yang memang baru pertama kali melakukan kejahatan. Warga terlihat gelap mata, memukulnya secara habis habisan, serta membakar tubuhnya. ia berhasil selamat setelah dibakar menggunakan bensin, polisi datang dimana tubuhnya setengah sudah melepuh dan membantu nya.


Paman Neo tidak tau jika masa itu warga sangat marah, istri, anak anaknya menjadi imbas, mereka juga di bakar habis oleh satu warga, semuanya meninggal secara mengenaskan setlah dibakar oleh warga di dalam rumah. Itu adalah duka mendalam bagi paman Neo.


Alih alih membawa pulang uang untuk keluarganya makan, malah si hadiahkan keadaan yang tidak manusiawi menimpa keluarganya. Ia harus kehilangan keluarganya tercinta.


Semenjak itu paman Nio menjadi sangat kalap, semua orang dihadapanya sangat busuk, semuanya ia benci, satu persatu warga yang terlibat membunuh anak dan istrinya ia bunuh secara berturut turut seusai kabur dari penjara anak anak mereka, semuanya habis tak tersisa. Ada juga beberapa yang masih menjadi incarannya hingga kini. Itu alasan mengapa ia masih hidup saat ini, alasan dimana ia harus membuat mereka merasakan apa yang dirasakan oleh anak istrinya.


Saat semua orang sangat takut pada tubuhnya, semua orang memandang nya ngeri, ia pun membuat banyak tato di sekujur tubuhnya menutupi semua bercak menjijikan itu kecuali wajahnya. semua orang mengenal ia sebagai pembunuh bayaran yang tidak mengenal batas, mengenai teman teman seperjuangannya, ini adalah rombongan borongan polisi karena, paman Rizal yang membunuh ayahnya sendiri karena sudah membuat asusila pada ibunya dan berselingkuh berkali kali, ia kalap dan membunuh ayahnya dengan dua puluh dua tusukan.

__ADS_1


Lalu paman Mayo adalah lelaki yang membunuh bosnya sendiri, dikarenakan bosnya berselingkuh dengan istrinya, terlebih anak perempuanya dilecehkan,


Lalu paman Milo, melakukanya karena tulang punggung keluarga, ada banyak adik yang harus ia hidupi, dan orang tua yang lumpuh. Jadilah ia melakukan pererjaan ini.


Semua sudah mengenal Letta, dimasa kecil Letta pernah berurusan dengan ketiga orang tersebut terlebih paman Nio. Dimana saat Letta duduk di halte bis menunggu beberapa orang untuk membeli jualan miliknya. Letta pernah menjadi tukang kerupuk keliling, mengambil pasokan kerupuk dari orang lain dan ia menjualnya. Usianya baru memasuki tujuh usia tahun saat itu, terlihat sangat kunyu dan juga kucel. Ia tak memiliki banyak baju, hanya beberapa lembar saja jadi harus ia cuci saat kering akan ia pakai. Letta mendapatlan keuntungan seribuh lima ratus rupiah di setiap bungkus yang terjual. Dan ia mengambil 20bungkus.


Jadi jika Letta menjual semua kerupuk itu laku semua ia mendapatkan uang 30ribu dalam satu hari, ia juga menjual camilan lain untuk tambahan. Saat itu Letta yang baru mendapatkan keuntungan dua puluh ribu karena masih ada sisa kerupuk tersenyum menatap jalanan, memakan satu kerupuk sebagai bonus diberi sang pemasok kerupuk, biasanya mereka memberikan beberapa kerupuk untuk sebagai bonus dan itu adalah makan siang untuk Letta kecil.


“Dekk.. boleh minta tolong belikan saya minum dan makan? Saya haus dan lapar..”


Letta kaget mundur menatap pria yang tiba-tiba datang dan berada di sampingnya berbadan kekar dan tubuh penuh dengan luka bakar yang masih basah takut. Letta diam sejenak meremas kerupuk yang ia makan mengangguk pelan.


Pria yang tak lain adalah Nio itu tersenyumlah terduduk di samping Letta duduk tadi, Nio masih menjadi buronan disaat ia yang kabur dari penjara, luka ditubuhnya amsih basah dan tidak punya uang, ia sudah kabur selama dua hari dan selama dua hari itu ia tak makan, semua orang menjauhinya dan juga memukulnya, ada beberapa yang merasa jijik dan ada juga beberapa orang yang mengetahui ia seorang pencuri membuat ia kembali berlati dan sampailah disini, melihat gadis kunyu yang memakan kerupuk mem,buat ia tambah lapar dan meminta bantuan, cukup malu tetapi ia tak bisa menjunjung harga diri saat ini.


Tatapanya memindai Letta yang pergi menuju tenpat makan dan minum. Terlihat luguh dan juga polos, kembali kepadanya membawa satu plastik makanan dan juga minuman, ia kembali menaruh di dekat Nio sebelum pergi. Nio terteghun sejenak mungkin ia takut. Nio tidak pedulipun langsung meneguk minuman langsung memakan makanan yang dibeli gadis mungil nan lusuh tadi.


Berselang beberapa menit, gadis itu kembali lagi, Nio mendongak menatap gadis itu kembali dengan takut, duduk di depan Nio dan tersenyum kecil.”Maaf, aku hanya bisa membelikan kamu sayur telur, sebab sisanya aku harus membelikan kamu obat dan mie untuk kakak kakak ku makan kelak.” Senyum tulus diberi gadis itu membuat Nio tertegun, terdiam sejenak mengangguk memakan nasi pelan.


Tangan mungil itu mengulurkan tangan memberi kerupuk ikan yang bulat kepadanya. mendongak menatap gadis tersebut.” Ini sangat enak, cobalah makan dengan nasi, biasanya aku sering.” Dimulai dari sana Nio memakan kerupuk tersebut. Seusia ia makan, gadis itu memberikan obat untuk luka bakar, dan odol, katanya untuk luka bakarnya membuat ia tersenyum geli, gadis itu juga memberikan ia satu bak keupuk agar ia tidak kelaparan.

__ADS_1


Ia sempat menginap dirumah Letta bertemu dengan kakak kakak Letta yang sakit, disana Nio sangat sadar dan juga sedih melihat keadaan Letta, Letta tinggal dikontrakan kecil, dengan kakaknya yang satu sakit luka dibagian tangan kanan yang terlihat di gift, lalu satunya lagi terlihat stress dan terus menangis, merintih sakit. Lumpuh tak bisa berjalan. Nio tidak tau apa yang terjadi pada keluarga Letta.


Tapi terpaku melihat gadis mungil tadi dengan telaten membantu kedua kakaknya, memandikan keduanya, memberikan makan, sampai ia sendiri tak makan,. Terpaku saat dimana gadis itu tetap tersenyum merawat keduanya.. Nio sempat menangis melihat semua perlakukan Letta.


Ia tidak sanggup, memilih pergi dari sana beralasan akan pergi kerumah saudara. Gadis kecil itu mengangguk dan memberikan ia kerupuk berkata’ Makan jika nanti kapar paman, sebab aku tidak punya uang, aku tidak bisa memberikan apapun,’ wajah tulus dan polos itu sangat tulus.


Semuanya hilang, entah Nio yang terlalu lama pergi atau sosok itu yang sudah melalui batas rasa sakit. Letta yang tulus, gadis penjual kerupuk menjadi sangat dingin, tidak tersentuh, tak pernah tersenyum. Tuhuh wanita yang seharusnya ramping dan lembut menjadi kekar da berotot. Mata yang harusnya sayu menjadi tajam dan dingin.


Letta kecil yang sangat tulus menjadi tidak tersentuh, senyum miliknya hilang seperti angin lalu. Lebih parahnya Letta seperti perang dingin dengan kedua kakaknya. padahal ia saksi bisu bagaimana perjuangan gadis kecil tersebut untuk mencari uang mencukupi kebutuhan keluarga, kadang memilih tak makan asalkan kakak-kakak nya makan, kadang memilih kehujanan demi kerupuk nya habis, dan kadang mencari kerja tambahan untuk membayar Kontrakan. Anak kecil itu sudah tidak ada lagi....


Semua sangat berubah. Nio sangat kaget saat kembali dari kerjaannya, niat awal untuk menemui hadis yang berjasa dalam hidupnya menjadi sangat asing dan bertanya Tanya. Letta tidak menceritakan apapun, sebagai pembunuh bayaran ia bisa


Mendapatkan informasi yang cukup baik, saat itu Letta belum memiliki pertahanan yang kuat dalam bidang IT pun terbongkar. Letta berlati bagian IT juga dengan Nio sejak saat itu.. iya itu alasan utamanya.


.


.


.

__ADS_1


.


Haloo jangan lupa tinggalkan jejak yah


__ADS_2