Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
35


__ADS_3

“LETTA.. DIA ITU KEMBARAN MU.. JAGA BICARAMU..!” Teriaknya disana dengan tajam dan tak suka.. ia membenci hal itu..


Plak. ....


Plak...


Pipi Letta ditampar keras oleh Zaxi membuat Letta terdiam dan Bovi yang mengepalkan tangan karena tak mampu berbuat apa apa. Hati Bovi sekaan di hasut ribuan iblis untuk membunuh Zaxi, tapi ada hal lain yang harus ia dahulukan.


Zaxi menatap Letta dengan tatapan tajamnya dan berkata.”Kembalikan Alleku.. Aku benci kamu Letta.. Pergi..!” Teriaknya disana kencang.


Letta disana diam merasakan sakit itu, ia bangkit tanpa kata segera pergi dari sana meninggalkan Zaxi yang terdiam dan menatap nanar kedepan.. Bovi disana memilih mengikuti Letta meninggalkan Zaxi yang masih dirundung rasa amarah sekaligus bersalahnya..


“Arghh...!!!!!” Teriak Zaxi menggila menendang angin dan menarik rambutnya kuat karena marah.. ia menggigit jari jarinya dengan nanar...


Kenapa jadi begini?


“Alle.. maaf.”Gumamnya lirih. Ketika ia berbalik dan mencari Letta kedepan, namun mobil yang Letta kenakan sudah pergi membuat ia disana diam menatapnya nanar... ia membenci dirinya sendiri. Lagi dan lagi ia membuat Are nya semakin jauh, semakin tak dikenal.... Dan semakin kehilangan Are kecil.


Di lain sisi ada Areta yang menangis sesegukan menatap semua itu dari balkon.. ia mendengar semuanya, dimana Letta mengatakan dirinya pel4cur dan semuanya. Ia mendengarnya membuat ia sangat depresi.. ia tahu ia salah tapi mau bagaimana lagi? ia sendiri tak mau begini..


Siapa yang ingin ketergantungan akan suatu hal kotor? Orang lain pikir dia suka? dia senang? Tidak..! Ia tak senang, ia tak suka. Ia ingin seperti orang lain, bebas dan normal.


Ia mau normal.. Semua itu membuat ia merasakan sesak di dadanya, kembaran nya menilainya semenjijikan itu.


Semua itu membuat ia mengepalkan tangannya dengan kuat karena marah... Menunduk dengan bahu yang bergetar... Sadar jika yang dikatakan Aleta memang benar ... Ia wanita kotor...


Namun tak mampu ia pungkiri, ia sangat menyayangi Letta, sangat.. Letta itu belahan jiwanya, tak ada yang lebih ia sayang selain Letta dan kakaknya Zaxi. Tapi mau bagaimana lagi? ia membutuhkan kakaknya melebihi Letta sang adiknya. Ia egois? Iya dia egois...


----------------


Letta disana memejamkan matanya setelah mengendarai mobilnya.. ia menuju ke suatu tempat dimana tempat yang bisa membuat ia nyaman, yaitu apartemenya sendiri. Tak ada rumah selain ini.. tak ada orang yang bisa membuat ia bersandar dan pulang.


Ragiel? kalian tidak tahu saja betapa kejamnya Ale.


Ia memilih menenangkan tubuhnya dan tertidur.. Ia membenci hidupnya dan juga seluruh jiwanya.. Ia benci dunia, benci seluruh apa yang ada dimuka bumi ini. ia membenci kakak,-kakaknya dan orang tuanya. Ia membenci seluruh hal yang ada sampai ia lupa ia membenci siapa?


Atau jangan-jangan dia membenci dirinya sendiri melebihi apapun,?

__ADS_1


----------------


Dilain sisi ada Carmon yang sudah sadar sedari sejam yang lalu, namun ia cukup heran dan mencari dimana Letta. kenapa dia tidak ada disini? Ia mau bertanya namun ia memiliki gengsi yang cukup tinggi. Ia hanya diam dan tak bisa tidur..


Namun ia tak tahan membuat ia berdecap.”Dimana Letta?”Tanyanya dengan Baron yang ada di sisi kananya yang menunggu. Ia menepis gengsinya karena rasa penasaran yang membara.


Baron yang mendengarnya pun menggeleng. ”Maaf tuan. Sebaiknya tuan bertanya kepada Tuan Sam saja.. sebab saya tidak tahu apa-apa.”Ujarnya disana. Carmon disana mengernyit heran dibuatnya.


Kenapa juga harus bertanya kepada ayahnya? memang ayahnya membawa Letta kemana ?


“Katakan saja.. tidak apa-apa.”Ujarnya penasaran. Tangannya disana diperban dengan sangat tebal karena tangannya yang luka parah..


Baron terdiam sebentar lalu menjawab. “ Hmmm nona Letta menghentikan diri menjadi bodyguard karena ia tak bisa menjaga tuan, dan Tuan Sam menampar nona Letta akibat inseden ini, dianggap tidak becus menjaga Tuan muda.”Ujarnya disana lirih.


“Kok bisa?!!!” Tanya Carmon tak sadar jika suaranya bertambah okta, bahkan ia membentak membuat Baron disana kaget mendengarnya..


“ Kok dia berhenti? Kan ini bukan salah dia.. aku tidak mau dia berhenti.”Ujar Carmon disana dengan dinginnya tak mau.” Siapa yang setuju dia pergi meninggalkan aku?”Tanyanya lagi berturut-turut mendengus tak terima keputusan sepihak milik Letta.


Sosok Baron disana terdiam sebentar dan menjawab.”Ia merasa bersalah karena tak bisa menjaga tuan secara baik dan tuan sampai terluka parah... bahkan tuan Jastin hampir meregang nyawa tuan.”Ujarnya disana dengan lirih.”Tuan Samuel juga tadi menamparnya beberapa kali membuat ia berhenti karena merasa gagal.” Ujarnya kembali menegaskan tamparan Sam agar Carmon tau.


Carmon terdiam sebentar.”Dia ditampar papa?”Tanyanya dan diangguki Baron dengan cepat.. Carmon terdiam dibuatnya lalu memijit pelipisnya.. ia mengibas-ngibaskan tangannya dan juga menghela nafas. Baron yang paham memilih pergi saja.


Jam sudah menunjukan pukul 4 pagi.. namun Letta sudah siap didepan laptopnya.. ia sudah mengubah penampilannya mengenakan baju serba hitam dengan mata merahnya dan pipi penuh lebam.. ia segera bangkit dan pergi menuju tempat dimana Ziko dan Ando berada. Mereka juga sudah ditelpon oleh Letta tadi..


Tak berselang lama Letta segera sampai dibescam mereka disana mengenakan mobilnya.. Mau mengenakan motor dingin bree.... Dan disana sudah ada Ando dan Ziko yang masih tidur dan juga memeluk satu sama lain. Letta hanya memutar bola mata malas dibuatnya.. Ia tahu jika mereka pasti menunggu dirinya.


“Woy bangun..”Teriaknya. ia memilih duduk didepan mereka.


“Astaga..” Ziko dan Ando kaget dibuatnya. Mereka mendengus dikala melihat Letta yang menatap mereka dengan datarnya.. dan itu membuat mereka ingin memukul Letta, sayang sekali mereka tak memiliki nyali yang besar.


“Yaampun Lett.. kalo gue jantungan gimana? Kalo gue mati gimana?”Tanya Ando disana kesal.” Gue ini anak tunggal Wicaksono anak dari bapak sama mak gue. kalo gue mati enggak ada lagi ahli waris dan juga yang ngabisin duit mereka, lalu dimana mereka naro yang lagi nanti? dimana mereka bisa ngasih harta warisan dari nenek buyut gue? Nggak ada, nggak ada yang lebih pantes dari gue soalnya mamak gue nggak mungkin hamil lagi buat cari pewaris baru...”Ujarnya disana dengan songongnya disana.


Letta disana memutar bola mata malas..


Pltak.. "Aawhhh aw. ini kepala woy bukan batok kelapa yang dijitak seenaknya...!!" teriak ando marah.


Kepala Ando dijitak oleh Ziko membuat Ando melotot.” Lu jadi beban orang tua bangga pulak.. Pe’a tanpa batas emang Lu yeee.”Ujarnya disana dengan sinisnya dan juga pelototan.

__ADS_1


“Apa loh? Iri nilang bos.. bilang aja loe enggak mampu jadi gue.”Ujar Ando disana tak terima.”Lagian mak sama bapak gue enggak keberatan punya anak beban kek gue. Malah mereka bahagia tau nggak?”Ujarnya sombong.


“Kan kalo kata loe si. Kalo loe matikan enggak ada yang warisin uang dan juga harta mereka. Andai aja mereka punya anak selain lu. Udah mereka buang kali ye ke jurang.”Ujarnya Ziko membuat Letta disana mengulum senyumnya.


“ Atau dicincang sama mereka terus dikasih kebuaya buat jadi makanan mereka.”Ujarnya..


“Amit-amit njim.. jangan doain yang engga--enggak. Enggak baek.”Ujar Ando seram disana dan digelaki oleh Ziko.. mereka memang seperti saudara kembar saudara-saudara..


Sedangkan letta hanya menggeleng dibuatnya melihat keduanya, lihatlah, baru bangun saja mereka sudah ribut. Namun diamnya Letta membuat Ando dan Ziko merasa gagal menjadi teman, mau seheboh apapun mereka Letta tak pernah memberi ekspresi dan juga senyumnya.. itu membuat mereka merasa sedih dan tak di hargai.


“ Thanks yah kemarin kerja kalian bagus banget.”Ujar Letta membuat keduanya tersenyum dan merapikan rambut sombong. Letta memutar bola mata malas.”Biasa aja mukanya. Enggak usah dipaksa keren, enggak cocok..”Ujarnya dan dicebik oleh keduanya.,


" Gini gini gue manyan Fucekboy Let.."ujar Ando sombong. "Hadiah kita apa niih???" tanyanya disana menuntut.


"Mantan facekboy apa sadboy lu??? Perasaan jomblo terus" Tanya Ziko membuat Ando mendelik.


"Sirik ae lu jadi manusia..!!!! " Dengus Ando sinis dan Ziko hanya memutar bola mata malas.


”Dan sebagai hadianya nanti gue traktir apa aja mau?”Tanya Letta. Ia tak tahan berisik.


“Yang bener?”Tanya Ando disana dan diangguki Letta. “Mobil terbaru?”Tanya Ando disana dan diangguki Letta.


”Asikkk... ailopyu Letta,,, Muuach..,” Teriak Ando dan mencium jauh Letta membuat Letta disana terdiam saja dan menggeleng .. sudah biasa Ando begitu membuat Ziko disana menarik Ando.


“Woy lu minta traktiran apa minta harta ngap? Minta enggak itung-itung lu. Mana minta mobil terbaru lagi njher.. Enggak sekalian minta pesawat? .”ujar Ziko disana tak terima.”Tapi gue mau motor terbaru aja Let enggak pa-pa kan?”Tanya Ziko disana polos membuat Ando menjitak kepalanya keras.


”Sama aja dodol. Meski motor roda dua dan mobil roda empat harganya sama..”Ujarnya disana dengan sinis.


Ziko disana tersenyum.”Tapikan yang gue kecil yang loe gede.”Ujarnya disana membuat Ando memainkan bibirnya.”ilih Bicit.”Ujarnya dan digelaki oleh Ziko.


Letta disanapun tersenyum tipis.”Yah.. tapi bantuin gue buat ngancurin keluarga Sam dan juga perusahaannya disini.”Ujarnya disana dan langsung diangguki oleh Ziko dan juga Ando.


“Ay ay captain.”Ujar mereka serentak.”BTW Gue ada kasus baru nih.. kasus korupsi besar besaran yang dilakuin sama salah satu anggota partai.. Mau main nggak?”Tanyanya disana dnegan alis naik turun. Dan dibalasi seringaian oleh Letta..


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa tinggalkan jejak yah guys...


__ADS_2