Balas Dendam Karena Satu Malam

Balas Dendam Karena Satu Malam
24


__ADS_3

Carmon dan Letta pulang kerumah dengan keadaan kacau. Letta yang tubuh penuh luka namun tidak dengan Carmon, ia baik baik saja bersama beberapa pengawal yang tak kalah memprihatin kan dari Letta. Bahkan ada yang patah kaki dan luka kena tembakan. Untunglah Letta anak biologi, kesehatan dan tau banyak hal membuat ia melakukan operasi kecil kecilan tadi dimobil. Ia menjahit dan mengeluarkan beberapa peluruh, carmon semakin mengagumi sosok Letta.


Sosok Letta itu dibesarkan oleh kakek Ragiel. Ketika Letta selamat akan perkara dimalam itu ia hidup dijalanan bersama Zaxi, dan ia harus bekerja keras untuk mengobati Zaxi dan Areta kakaknya. Ia menjadi penjual bunga dan juga jual cancimeng dijalanan di Umur lima tahun.


Zaxi yang terkena tembakan harus dioperasi dan harus masuk rumah sakit, ditambah Areta yang harus dirawat sampai berbulan dan bertahun tahun akibat yang dilakukan oleh keluarga Sam.


Letta kecil harus berusaha untunglah ia mengabil cincin dan juga kalung ayah dan ibunya, kenapa dia mengambilnya? Karena itu kenangan terahir.


Tetapi nyawa Areta lebih memprihatinkan dan ,membutuhkan membuat ia menjual cinciin ibunya.. harganya mencapai 6milyar. Tetapi itu habis karena Zaxi dan Areta yang memburuk. Letta kecil berumuh 5Tahun hamper gila memikirkan uang dan sisa uang. Bekerja untuk makan dan lainnya. Hingga ia bertemu dengan kakek Ragiel dikalah ia menjual bunga dipemaknan istrinya.


“Kakek mau beli bunga untuk nenek yang disana?”Tanya Letta mengajukan satu bunga berwarna merah dan putih dengan berwajah datar.


Ia menunjukan pemakaman yang ada didepanya dan berkata. “Kenapa yah kek. Manusia itu lebih suka memberi bunga dengan manusia yang sudah mati tetap tidak dengan manusia hidup? Contohnya seorang anak. Seorang anak cenderung malu ketika memberikan bunga kepada ibu dan ayahnya sebagai cara untuk mengungkapkan dia menyayanginya.? Tapi ketika mati barulah menangis dan memberikan bunga, meraung dan berkata mencintai mereka? Bukankah itu aneh?”Petanyaan diumur 5tahun itu ,membuat Ragiel menatap Letta nanar. Ia tersinggung.


Istri Ragiel meninggal karena bunuh diri akibat Ragiel yang mengkhianatinya. meninggalkan anak dan cucu, tetap anaknya hilang dan memilih pergi akibat ia ingin menjodohkannya dengan kolagennya. Ia pergi membuat Ragiel sendiri dengan hidup keegoisannya.. ia kesepian. “Kamu umur berapa?”Tanya Ragiel disana menatap Letta,


Leta disana membungkukan dan berkata.”Namaku Letta. Usiaku baru 5tahun, mungkin aku sedikit cadel, tapi aku pintar.. “ Ujar Letta membuat Ragiel disana terkekeh.. ia bagaikan menemukan dirinya didiri Letta membuat ia mengusap kepala Letta.


“Kau benar Letta. Terkadang manusia itu memang bodoh yah. Memberikan bunga kepada orang mati, padahal ia tak bisa melihat, sedangkan ketika mereka hidup tak pernah tu mereka memberikan bunga dan mengabaikannya.. Sungguh benar, setangkai bunga lebih berarti ketika kamu berikan kepada mereka yang masih hidup ketimbang kau berikan ratusan bahkan ribuan bunga ketika ia sudah pergi dan meninggalkan kamu.”Ujar Ragiel nanar mengusap kepala Letta. Ia sangat tertekan akan hidupnya. anak waktu bisa berputar kembali, ia ingin istri, anak dan cucunya kembali. Andai andai.. akh hanya tingal andai.

__ADS_1


Letta mengangguk semangat. “Iya.. Manusia memang bodoh.”Ujarnya datar.. dan Ragiel menatap mata Letta dengan tatapan heran. Kenapa mata itu penuh dendam. Apa salahnya? Kenapa dirinya sangat menakutkan?


“ Aku beli satu bunganya yang berwarna merah.”Ujarnya.


Letta malah memberikan putih membuat Ragiel bingung. “Merah itu terlalu menor. Lebih baik putih tanda ketulusan.. terkadang wnaita baik suka dengan warna yang kalem, “Ujarnya.. ragiel terdiam mendengarnya. Letta menghela nafas dan berkata.”Dulu aku dan kembaranku memberikan ibuku bunga, bungaku berwarna merah dan kembaranku memberikan warna putih. Tapi ibuku mengatakan ia suka warna putih dan sangat menyukai mawar putih. Disini sakit..’Ujarnya menunjukan dadanya. Ragiel diam.”Tapi ia tetap menerima bungaku.. mangkanya warna putih saja supaya kamu tidak merasakan sakit seperti yang aku rasakan.”Ujarnya. Ragiel malah memeuk Letta nanar membuat Letta diam dengan wajah tanpa ekpresinya.. andalan sekali..


Ragiel mengenal Letta banyak hal ketika setelah itu, ia tau Zaxi, ia tau Areta.. ia tau perjuangan Letta setelah dua tahun dijalanan mencari uang untuk mereka.. Zaxi tidak sembuh dalam satu tahun sebab tembakan yang diberi oleh Sam itu beracun dan membusukan tangan Zaxi. sehingga ia butuh penanganan dan beberapa operas. Letta hamper gila akan pengorbanannya hinga sang kakak-kakak selamat dan Areta juga ikut selamat. Tapi dirinya yang terlupakan.. Letta itu menyedihkan..


Ragiel menemui Letta dikalah Letta kedinginan dijalanan, dimana Letta yang tak mau pulang karena Zaxi yang memarahinya karena pulang laruit karena menjual Koran. Padahal dirinya jualan untuk mereka juga dan juga sewa rumah.. Letta tak menangis tetap Ia keadaanya bagaikan manusia gila dipinggir halte.. ia anak kecil, tak tau maksud amarah kakaknya yang tak mampu mengartikan kepedulian itu.


Ragiel yang pulang dari kantor itu terkejut,, ia pikir Letta dikalah itu adalah tuyul, tetapi karena rasa penasaran ia melihat dan ternyata itu Letta yang sedang duduk didepan halte kaki yang bergoyang dan tatapan nanar. Ia mengenakan baju lusuh menatap kosong kedepan. Ia merindukan para kakak yang menyayanginya dan orang tua yang sangat memanjakannya. Ia rindu.. Bukan seperti sekarang.. Sendiri.


Ragiel disana merasakan jika Letta itu wanita kuat, ia tau bagaimana perjuangan Letta menghidupi para kakaknya. Sampai semua harta yang ia punya diujual. Kalung dan cincin ayah dan ibunya ia gadai.. Hingga ia hampir gila sekarang karena mencari uang untuk mendapatkan kembali cincin dan kalung uang ia gadai.


Tapi para kakaknya malah berubah.. “Kamu tidak mau cerita kepada kakek hm?”Tanya Ragiel mengusap kepala Letta. Letta tetap tidak menangis dan menggeleng menatap kakinya. Ia kembali menatap hujan dan menghela nafas.


“Kenapa hujan suka sekali jatuh? Apakah membahagiakan manusia sesakit itu yah? Padahal berkali kali jatuh berkali kali dihina dan berkali kali juga memberikan kenikmatan tetapi tetap dihina dna dibenci. Kenaoa hujan tetap bertahan untuk memberi kehidupan?”Tanya Letta kepada Ragiel membuat ragiel terdiam.


Maksudnya apa? Apa Letta tersakiti? Ia sudah menyuruh orang-orangnya mengawasi Letta karena ia menyayangi Letta.. tetapi tetap saja ia tak mampu menyelami pikiran Letta sama sekali

__ADS_1


Letta diam disana dan menatap Ragiel. Ragiel tak tau jawa apa membuat ia berkata”Letta tidak mau pulang? Pulanglah nanti kau sakit nak.”Ujarnya disana nanar kepala sang anak kecil itu. Usianya mencapai 7tahun tapi sudah menjadi punggung akan dua dunia.


Letta mengeleng dan berkata.”Pulang itu adalah tanda kamu punya kenyamanan dan juga kehangatan. Sedangkan aku tidak punya.”Ujar Letta menggeleng hinga kembali berkata.” Dan itu artinya. Pulang bagiku itu adalah kembali bersama ibu, ayah dan kakak-kakakku.. apakah aku harus mati supaya bisa pulang?”Tanyanya. ucapanya itu memang begitu dikalah kecil membuat Ragiel meringis menahan tangisan.


“Sutt.. kamu tidak boleh bicara begitu.. kakak-kakak kamu sayang kamu dan menunggu kamu dirumah.”Ujarnya mengusap bibir Letta yang bicara asal dan tak mengerti apa kata dirinya sendiri. Ragiel tak mau Letta pergi.


Letta menggeleng.” Kkaak menyayangiku? Tapi kakak lebih menyayangi Are.. Letta tidak suka dibentak dan Letta tidak nyaman. Letta tidak suka dunia. Dunia itu sakit. Letta mau mati saja.”Ujar Letta menghela nafas..


“Jika letta mati bagaimana dengan mereka? Siapa yang akan berjuang untuk mereka? Apa Letta tidak sayang kakak-kakak Letta?”Tanyanya Ragiel membuat Letta tertegun.


Ragiel mengusap kepala Letta dan berkata.”Pulanglah kepada kakek nak. Biar kakek yang jadi sandaran Letta dan memberiklan apa yang Letta butuhkan.. jangan pergi dan jangan ingin mati. Sebab kata mati hanya untuk orang lemah memangnya Letta mau dikatai orang lemah?”tanyanya nanar pada Letta,.


Angin semakin deras dan hujan semakin kencang,. Petir dimana mana tapi Letta yang usianya sangat muda itu tak takut, ia diam menatap Ragiel dan berkata.”Kita bukan siapa-siapa dan Letta tidak bisa pulang.. “Ujar Letta.. dan itu ucapan terkait oleh Rahiel.. Ragiel menyayangi Letta seperti cucunya sendiri. Ia tak tau Letta anak siapa dan bagaimana bisa ia disini tetapi ia tau semua hal tentang kakak-kakaknya.. Ragiel menginginkan Letta sebagai cucunya..


Letta disana menyandarkan kepalanya dipenyanga kepala hate. Memejamkan matanya dan kembali berkata.”Pulanglah kek. Kau sudah tua dan aku masih sangat muda untuk membantumu ketika kau pingsan. Aku tidak sekuat itu untuk mengangkatmu. Jangan pikirkan aku, karena aku sendiri tidak memikirkan diriku. Kau terlalu bodoh jika harus memikirkan manusia tak berguna spertiku.. “Ujarnya. Ragiel disana ingin membantah tapi Letta itu orangnya dingin dan tak suka dibantah. Ucapannya saja tak mampu Ragiel talakkan lagi. sudah berkali kali Ragiel berkata dia bukan sampah tapi Letta sendiri yang berkata. “Sampah itu bukanlah suatu pengakuan atau diakui. Tetapi penetapan pada diri kamu dimata orang lain.


Bagi Letta, dirinya sampah karena dirinya sudah tak ada tujuan, tak ada harapan dan tidak ada lagi harapan.. bukankah hanya sampah yang begitu? Atau barang tak berguna? Hahaha.. Letta kecil yang malang..


Jangan lupa tinggalkan jejak yah....

__ADS_1


__ADS_2