Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Bertemu dengannya..


__ADS_3

Apartemen bernett


Malam ini candice berencana memasak mie untuk bryan dan bernett. Sikecil makan dengan lahap dan semangkuk mie kecil tanpa sisa.


Selesai makan sikecil merengek- rengek ingin menonton kartun, candice juga tidak terlalu ketat memberinya ipad menyuruh menonton di dalam kamar selama 1 jam.


Hari ini linda memberinya tugas karena kompetisi perhiasan sedang berlangsung di luar negeri, linda berkata, jika candice bisa memenangkan perlombaan ini akan mendapat hadiah dan memajukan perusahaan.


Candice merevisi karyanya di ruang tamu untuk di serahkan pada linda besok, sementara bernett duduk di sebelahnya membaca buku.


"Apakah ini terlihat bagus, ini akan menjadi bahan untuk perlombaan?" candice menyerahkan hasil desain.


"Ya, bagus" bernett berkata jujur.


"Jika aku menang, aku akan mentraktirmu makan" candice tersenyum.


"Oke, aku akan menunggu"


Candice melihat sekali lagi gambar, takut ada kesalahan.Bernett meletakkan buku di meja.


"Mendekatlah"


"Mmmmm" candice memandang dengan bingung


"Peluk sebentar"


"Tidak" candice menggelengkan kepala.


"Cepatlah, aku ingin pelukan" perintah bernett tagas.


Candice melihat ke arah pintu kamar anaknya yang tertutup, ia mendekat ke tubuh bernett, dipeluk lembut oleh tangan bernett. Setelah memeluk bernett ke kamar, candice sendiri harus membujuk tidur bryan.


Di pangkalan militer


Setelah melakukan perjalanan selam tiga jam.


Jolie berdiri."Bawalah tasku dan dokumen"


perintahnya pada bernice.


Bernice segera membawa tas dan dokumen, hari ini dia masih memakai sepatu hak tinggi, karena tidak tahu ada tugas keluar.


Jolie merasa senang, ia memiliki kesempatan bekerja di pangkalan militer terkenal di negara ini. Dan akan bertemu nickson disini.


Pekerjaan kedua orang daridulu terlalu sibuk, sedikit saja waktu bertemu.


Bernice merasa terkejut, apakah ini pangkalan militer yang di beritakan di tv,hatinya tegang dan menjalankan tugas ini bernice merasa terhormat.


Saat ini sudah ada kendaraan of road menunggu di dekat pesawat."Tolong bawa dua penerjemah ini ke ruang *******"


"Terima kasih" kata jolie


Bernice sudah seperti asisten betulan, ia membawa barang dan tidak punya hak untuk bicara.


"Apakah kita akan berbicara dengan ******* sekarang?" julie bertanya pada pengemudi.


"Ya, karena keadaan ini sangat mendesak, kalian bersiaplah"


Setelah berkendara selama 5 menit, mobil berhenti di sebuah bangunan lumanyan besar.


Julie menatap bernice."Apakah kamu takut?"


"Tidak takut" bernice dengan tegas


"Jika kamu takut, tidak perlu masuk"

__ADS_1


"Tidak, aku tidak takut" bernice tidak mau kelihatan lemah di depan julie.


Jolie terkejut."Oke, ikut masuk denganku"


Sosok tinggi tampan sedang menunggu di ruangan kantor kedatangan penerjemah.


Dia adalah nickson ye.


Seorang prajurit masuk melapor."Ketua dua wanita penerjemah sudah datang"


"Suruh mereka masuk"


Di belakang prajurit julie masuk dengan percaya diri dan dibelakangnya ada sesorang wanita ramping.Kedua wanita berdandan cantik, tidak cocok dengan tempat ini.


Julie sudah tahu yang menunggunya adalah nickson, ia berjalan dengan senyum gembira dan bernice benar- benar tidak menyangka akan bertemu dengan nickson disini.


Jantung bernice berdetak kencang dengan kemunculan nickson.


Nickson sendiri tidak terkejut ketika melihat julie, namun melihat gadis cantik membawa tas kerja di belakangnya ,hatinya menjadi tegang.


Suasana canggung saat ini.


"Nickson lama tidak bertemu" julie menyapa dengan senyum


"Ya, lama tidak bertemu" nickson dengan expresi datar.


Julie menoleh ke bernice."Aku belun tahu siapa namamu?"


"Aku bernice gong"


"Ini asistenku" julie mengenalkan,dan saat yang sama mengenalkan nickson pada bernice."Dia adalah pemimpin pangkalan militer, nickson ye"


Bernice segera menundukkan kepala, pura- pura tidak mengenal."Halo ketua nickson"


Mata julie melihat pandangan nickson pada asistennya,ia merasa tidak senang."Nickson, ayo selesaikan pekerjaan dulu"


"Aku butuh bantuannya"


"Aku tidak takut" bernice berkata tegas.


Nickson merasa terkejut,karena keenam ******* sudah disiksa dan penuh luka di tubuhnya, ia khawatir bernice akan takut dan bermimpi buruk lagi.


"Bantu bawakan barang- barangnya" nickson melihat bernice membawa cukup banyak barang.


Ketika mereka berjalan di koridor, udara sudah berbau amis darah, bernice peka terhada bau segera menutup hidung dan mulutnya.


"Butuh masker" nickson berjalan di sampingnya bertanya.


"Tidak perlu" bernice berkata dengan kesal..


Saat mendekati keenam ******* bau darah lebih pekat, julie menutupi hidungnya, perut bernice sedikit bergejolak.


Keenam ******* diikat di sebuah besi tiang, baju mereka compang- camping dan penuh luka di tubuhnya.


Saat mendekat salah satu orang ******* berusaha menendang bernice , bernice berteriak cukup kencang dan dipeluk oleh nickson menenangkan.


Julie merasa terkejut, nickson memeluk bernice , ia bersikap melindungi wanita kecil ini.


Bernice merasa kesal mendorong tubuh nickson, ia berdiri agak menjauh dengan *******.


Julie merasa tidak senang dan cemburu."Kalau kamu takut, bisa menunggu di luar"


"Aku tidak takut"bernice tidak mau diremehkan oleh julie.


Selanjutnya nickson menyuruh julie untuk berbicara dan menerjemahkan,saat dalam proses menerjemahkan julie banyak kesalahan, bernice berusaha membetulkan dengan benar.

__ADS_1


Julie merasa marah dan kesal, wanita kecil itu berusaha pamer dan merebut pamornya.


Tapi ini adalah pekerjaan, julie tidak bisa berbuat banyak.


Setelah mengintograsi selama setengah jam keenam ******* menjawab dengan bertele- tele, tidak ada informasi penting, tampaknya harus memerlukan waktu yang panjang.


"Hari ini sampai disini dulu,aku akan mengatur tempat tinggal untuk kalian, mungkin kalian harus bekerja disini beberapa hari mendatang" kata nickson


"Tidak masalah, kita akan bekerja sama dengan kalian" kata julie sambil menatap nickson


Tinggal beberapa hari membuat julie senang, ini adalah kesempatan untuk memperdekat hubungan dengan nickson.


Setelah keluar dari bangunan nickson berkata.


"Aku akan mengantar kalian ke asrama"


"Aku datang secara mendadak,tidak membawa barang apapun, apakah disini ada peralan untuk menginap" bernice berkata.


"Aku akan menyuruh orang menyiapkan untuk kalian" kata nickson


Julie menatap bernice."Besok kamu laporkan pada atasan di departemenmu, bahwa kita harus menginap beberapa hari"


"Baik" bernice mengangguk


"Kamu bermarga gong? julie baru menyadari marganya."Bernett gong adalah siapanya kamu?"


Bernice tidak menyangka julie langsung membahas kakaknya." Dia adalah kakakku"


Julie menatap ke nickson."Kamu dan bernett adalah teman sekelas saat sekolah menengah, kalau begitu kalian..?"


"Kami telah saling mengenal dari awal" nickson menoleh ke arah bernice."Bernice, apakah kamu sudah melapor pada kakakmu, bahwa akan menginap beberapa hari?"


"Belum kukatakan"


Julie tidak menyangka gadis yang ditarik sembarangan dari kementerian luar negeri, bahkan merupakan anggota keluarga gong, nickson juga mengenali, pantas sikap nickson melindungi, karena dia adalah kenalan lama.


"Nickson sudah lebih dari setahun kita tidak bertemu"


"Mmmm" nickson menjawab malas.


"Aku sangat merindukanmu" julie tidak sabaran mengungkapkan isi hatinya.


Bernice merasa terkejut, julie menyatakan cinta secara langsung.


Tapi nickson tidak menanggapi ucapan julie, ia fokus melihat ke depan , mengemudi mobil.


Suasana di mobil terasa sedikit aneh, julie menatap ke bernice.Ia melihat bernice sudah bersandar di jok belakang kelihatan kelelahan.


"Bernice, kamu sudah lelah?"


"Mmmm,sedikit lelah" bernice mengabaikan padangan julie.


"Kalau begitu setelah mandi istirahatlah" julie harus memberikan perhatian pada bernice. Dia adalah adik bernett, bernett dan nickson sudah seperti saudara.


"Baik"


Ketika tiba di asrama julie bertanya."Nickson, apakah asrama untuk satu orang?"


"Apakah kalian akan tinggal bersama?"


tanya nickson


"Aku tidak terbiasa tinggal dengan orang lain" julie menjawab.


"Bernice,kamu tidak masalah kan dengan tinggal sendirian?" nickson memberikan perhatian.

__ADS_1


"Aku tidak takut" dalam hati bernice sedikit resah.


"Baik akan kuatur, kalian bisa menunggu di ruang istirahat dulu"


__ADS_2