
Sekitar sepuluh menit setelah telepon di matikan, candice mendapat notifikasi di hp nya ada pemberitahuan uang masuk sebesar 500 juta.Bibir candice tersenyum, mendapatkan uang dari bernett gong cukup mudah,kalau bernett mencarinya untuk membuat lukisan lagi candice bersedia dengan senang hati.
Telah masuk uang besar, candice berencana mentraktir linda untuk makan besar, ljnda belakangan ini murung ada cukup banyak masalah di perusahaan.
Pukul setengah duabelas siang candice dan linda turun.Di bawah ada mobil hitam parkir, Andreas turun dari mobil, Candice mundur dua langkah.
"Candice kamu ada waktu tidak? aku ingin bicara sebentar."
"Tidak ada waktu." candice menolak tegas.
"Lalu, kapan ada waktu?" andreas kembali bertanya.
"Aku tidak ada waktu seumur hidup, untuk orang sepertimu,tolong kamu pergi dari pandanganku." Candice menarik tangan linda menuju mobil linda.
Andreas mengikuti dari belakang."Candice , aku sangat merindukanmu,tolong kamu dengar dari penjelasanku, ada yang banyak ingin aku bicarakan denganmu."
Candice terus berjalan ke arah mobil, tanpa memperdulikan ucapan andreas.
"Candice ...apa kamu lupa kita pernah saling mencintai?"
Candice merasa lucu mendengar kata saling mencintai, padahal dia sendiri yang mempermainkan cintanya.Dia bahkan selingkuh dengan debby shen..
Mereka masuk ke mobil linda dan langsung tancap gas.
Melihat mobil melaju, andreas lu menghela nafas.Ia tidak pernah berfikir, candice bahkan tidak memberikannya berbicara dan bertemu.
"Jangan marah lagi,tidak pantas untuk orang seperti itu,kamu seharusnya hidup bahagia." linda menghiburnya.
"Benar, untuk apa aku marah, untuk orang seperti dia."
"Kenapa dia tiba- tiba mencarimu?"
"Pasti dia semalam mengetahui aku di carmen corp,makanya dia datang kesini, bahkan tadi pagi sempat meneleponku." candice marah dan kesal
"Dia mencarimu seperti ini maksudnya apa? apa ingin kamu berbalikan dengannya?"
"kebenciaanku padanya sudah sampai masuk ke tulang,aku tidak membunuhnya sudah cukup baik."
"Candice, saham 15% di tangan andreas, apakah kamu tidak ingin mengambilnya?"
"Pasti aku akan mengambilnya kembali, tunggu tanggal mainnya" candice cukup percaya diri.
Rumah lu
Debby shen sedang minum teh duduk di ruang tamu, di hadapannya ada mertuanya sherry chen dan di sebelahnya duduk adik apirnya anggie lu.
__ADS_1
"Kakak ipar, semalam aku tidak pergi, kalau aku datang candice tidak akan bersikap sombong lagi"Kata anggie lu..
"Sungguh tidak terpikirkan, wanita jalang itu masih berani pulang, padahal dulu aku sudah mengancamnya untuk tidak pulang." sherry chen penuh kebencian.
"Ma, semalam andreas marah besar denganku, padahal aku hanya akan mempermalukan candice di depan semua orang,siapa sangka candice datang dengan persiapan? aku yang terlalu polos." debby pura- pura sedih dan hampir menangis.
"Debby, jangan menangis, aku akan bicara dengan andreas saat dia pulang, aku akan menyuruhnya untuk memperlakukan kamu dengan baik." hibur sherry chen.
Debby sebenarnya menutupi setengah masalah ini, kedatangan bernett gong tidak disebutkan. Dan masalah candice melahirkan anak bernett. karena masalah ini mertuanya bisa menyalahkan masalah ini padanya , dan kehilangan dukungan besar.
"Kakak ipar,kamu tenang saja, aku kapan- kapan akan ke carmen membuat masalah dengan candice, biar orang - orang tahu, wanita kotor itu berselingkuh di belakang kakakku." kata anggie dengan emosi.
"Baik anggie,kalau kamu ada waktu pergi temui dia,kamu lebih baik menyuruh dia menjauh dari abangmu."
Sherry shen juga mendukung anaknya mencari candice."Saat kamu pergi, bawa beberapa pengawal, jangan biarkan wanita itu menggertakkmu, mengerti."
"Ma, kamu tenang saja, aku akan persiapkan dengan baik,aku tidak akan membiarkan wanita itu bahagia."Anggie juga orang arogan dan sombong , karena keluarga lu semakin besar.
Anggie mendekat, memeluk debby." Kakak ipar, kamu jangan bersedih lagi, demi wanita jalang, sungguh tidak pantas."
Debby tersenyum dipaksakan."Iya, aku tidak akan bersedih lagi."
Siang hari pukul dua di gong's corp
Bernett sedang duduk di ruang kerjanya, bella yan masuk memberikan informasi." Ceo gong, andreas lu ingin bertemu denganmu."
"Baik, aku akan memberitahu dia."bella keluar dari ruangan.
Andreas sedang duduk mendapat berita dari asisten pribadinya."Apa, bernett gong bilang tidak ada waktu?"
"Asistennya yang mengatakan, dia tidak punya waktu, belakangan ini sibuk ."
"Heh, dia tentunya sibuk, sibuk merebut bisnisku" Wajah andreas marah dan suram.
Di dalam restorant
Linda melihat candice makan dengan tidak semangat."Candice, kamu lupakan saja, orang- orang yang tidak membuatmu bahagia."
"Baiklah." candice tersenyum masam.
Candice ingin melupakannya, tapi orang- orang ini muncul tanpa undangan.
Pulang dari makan siang, mobil andreas sudah tidak ada, candice meneruskan kerjaan mendesain di ruang kerjanya..
Pukul empat candice menelepon bernett.
__ADS_1
"Halo"
"Kapan menjemput anak?"
"Aku akan menelepon ke sekolah, mengatakan akan menjemput pukul 17.30, aku sekarang ada urusan."
"Baiklah" candice langsung mematikan telepon.
Lagian putranya setiap pulang sekolah bermain dulu, sekali- kali menjemput terlambat.
Di ruang rapat, bernett gong duduk di kursi presdir, ia memimpin sebuah rapat." Rapat hari ini sampai disini,ada masalah , besok simpulkan dan antar ke ruangannku."
Dia berdiri, oleh petinggi perusahaan, mereka cukup terkejut bernett memimpin rapat tidak sampai satu jam.Biasanya dia rapat paling cepat dua jam.
Bernett pergi ruangan dengan setumpuk dokumen menaruh di meja, mengambil tas, dan mengambil kunci mobil di atas meja.
Lift terbuka bernett gong langsung pergi ke mobilnya ke tempat perusahaan candice.
Candice turun dari ruangan pukul lima kurang sepuluh menit...
Jam lima mobil bernett parkir di depan kantor, candice buru- buru masuk ke mobil. Sekarang candice di gosipkan dengan pria kaya belum mereda di perusahaan..
Mobil melaju untuk menjemput putra mereka.
Di dalam mobil bernett membuka suara." Kenapa kamu masuk mobil dengan terburu- buru?"
"Aku tidak mau ,bryan menunggu terlalu lama"
"Oh, kirain kamu malu karena mobilku terlalu jelek.?"
Candice merasa lucu, mobil semewah ini di bilang jelek.Ia hanya tidak mau muncul gosip dirinya dengan bernett, makanya buru- buru masuk ke mobil.
"Oh, kenapa kamu tumben terlambat menjemput anak?"candice mengalihkan topik
"Tadi aku sedang rapat" jawab bernett.
"Oh, terima kasih uang 500 jutamu."
"Sudah mendapatkan uang, harusnya pergi mentraktir."
Candice meras tegang sesaat, kalau orang ini makan seperti hari itu, uangnya langsung habis, ini menimbulkan sifat pelit wanita."Aku mendapat sedikit uang, aku tidak sanggup mentraktirmu."
Bernett mengerti maksud wanita ini."Kali ini, kamu yang memilih tempat?"
"Sungguh?" candice tidak percaya , tuan muda ini mau makan di sembarang tempat.
__ADS_1
"Sungguh,kamu pilih saja, aku akan ikut" bernett sudah senang makan dimana saja, asalkan dengan wanita ini.