
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Saat daniel sampai di rumah kepresidenan, ia mendengar pesan text dan melihat pesan dari keira.Ternyata hanya ada kalimat sederhana.
Membaca kata perkata seperti duri yang menusuk hatinya.Daniel mengepalkan tangannya kuat-kuat.
Dia pergi?
Daniel mencoba menelepon keira, namun hanya ada suara operator."Maaf, nomor yang ada telepon sedang dimatikan, coba lagi nanti"
Daniel langsung memerintah pengawalnya.
"Pergi ke tempat tinggalku yang dulu"
Setengah jam kemudian daniel sampai di rumahnya yang dulu, semuanya sudah rapi, ia punya firasat keira tidak akan pernah kembali.
Seminggu kemudian.
Pernikahan daniel menjadi perhatian global.
Keira sedang duduk di hotel negara sebelah dan melihat tv untuk menyaksikan pernikahan daniel.
Hati keira sekarang seperti kapas yang akan terbang terkena angin,tidak ada pemandangan indah di dunia ini yang bisa di nikmati.
Keira memutuskan untuk berjalan di pinggir pantai,disana ia melihat ibu-ibu sedang bermain dengan anak-anaknya.
Ada juga gadis kecil yang berselfie ria dengan anggota keluarganya."Ayah, bagaimana aku lahir di dunia ini, apakah aku berasal dari batu?"
"Siapa yang bilang, kamu di lahirkan oleh ibumu yang bersusah payah hampir seharian"
__ADS_1
"Apakah setiap anak memiliki orang tua?"
"Setiap anak memiliki ayah dan ibu" sang ayah menjelaskan dengan lembut.
Keira berdiri dan mendengarkan percakapan ayah dan anaknya,ia tiba-tiba memiliki arah dalam fikirannya dan bagaimana dengan orang tuanya?
Ia dibesarkan di pangkalan sejak kecil, ia juga memiliki ayah dan ibu,dimana orang tuanya? siapa yang melahirkannya?
Keira ingin menemukan orang tuanya,ia tidak pernah bermanja dengan orang tuanya, mungkin ini akan menjadi tujuan hidupnya untuk mencari keluarganya.
Pernikahan yang megah dan mewah telah berakhir,seluruh istana di hiasi banyak pernak-pernik pernikahan.Banyak kartu ucapan untuk kebahagiaan sang presiden dari rakyatnya.
Yuna sedang di kamar pengantin,ia mengelus cincin berlian berbentuk hati, ini melambangkan cinta abadi.
Yuna baru mengetahui orang tuanya menceritakan saat daniel ingin pergi ke kamarnya,saat itu yuna sedang mengobrol dengan candice, ia berpikir pasti keinginanannya di dengar oleh daniel.
Ini adalah pesta pernikahan pemberian dari daniel,Dia sudah memenuhi tanggung jawabnya sebagai presiden dan memenuhi janji seorang pria untuk menikahinya.
Yuna berjalan ke meja riasnya,ia mengenakan gaun puntih dan wajah cantiknya keliatan di cermin.
Ia mengeluarkan sebuah kertas surat merah dari tasnya dan mulai menulis sesuatu di kertas.
Sambil menulis air matanya jatuh sebagian di kertas,ia mengambil nafas dalam-dalam, lalu melepaskan cincin berlian dan menaruhnya di atas kertas surat.
Yuna mengambil gunting tajam dan menyanyat pergelangan tangannya.Darah mengalir seperti keran air,darahnya mewarnai gaun putihnya, ia tidak merasakan sakit malah tersenyum ke arah cermin.
"Daniel, terima kasih telah memberiku apa yang paling aku inginkan dan selanjutnya aku akan memberikan apa yang kamu inginkan....Pergi dan jelaskan kepada gadis yang kamu cintai!! aku akan memberkati kalian dari atas sana"
Setelah itu yuna tertidur diatas meja rias, daniel berjalan dari koridor,banyak orang kagum dengan wibawa dan ketampanannya.Ini membuat banyak wanita muda merasa iri pada yuna, mereka berdua akan melewati malam yang romantis.
"Apa dia berada di kamar?" daniel berkata pada pelayan.
"Iya, sejak anda mengantarnya tadi"
"Baiklah, kamu bisa pergi"
__ADS_1
Pelayan segera pergi,mereka tahu pasangan pengantin baru tidak ingin di ganggu waktunya.
"Yuna, ini aku" daniel mengetuk pintu.
Tanpa menunggu respons dari dalam daniel membuka pintu dengan pelan,begitu membuka pintu melihat yuna tidur di meja rias.
Ia segera mendekatinya dan menepuk pundaknya,namun suhu tubuhnya sudah dingin, daniel mengerutkan keningnya saat melihat kebawah lantai banyak darah berceceran.
"Yuna" daniel berteriak dengan suara berat.
Saat meluruskan tubuhnya, daniel melihat surat kertas dibawah cincin berlian.
Daniel mengetahui yuna sudah meninggal.
Daniel membaca surat itu."Daniel,mungkin aku sudah pergi saat kamu membaca surat ini, bertemu denganmu adalah hal yang paling bahagia dalam hidupku.Terima kasih telah memberikan pernikahan dan menjadikanku sebagai istrimu, aku sangat senang dan ingin meninggalkan dunia ini dengan indah, beritahu kedua orangtuaku,aku mencintai mereka, sampaikan permintaan maafku pada mereka, bisakah kamu membekukan tubuhku selama tiga bulan? aku tidak mau menjadi istrimu sehari saja,aku ingin menjadi istrimu selama tiga bulan dan cepat jelaskan pada wanita yang kamu cintai! Dia sangatlah cantik,kalian berdua adalah jodoh yang telah di takdirkan..... aku hanyalah orang lewat di dalam hidupmu, selamat tinggal, dari yuna yang mencintaimu"
Setelah membaca surat ini mata daniel menjadi merah dan hatinya hancur berantakan.
Daniel menelepon clint dan menyuruhnya membawa kedua orangtua yuna datang.
Pernikahan kali ini, selain keceriaan para tamu, juga merupakan kesedihan mendalam keluarga mempelai.
Kedua orangtua yuna sudah memiliki firasat saat diajak ke kamar pengantin oleh clint, sesampainya di kamar melihat yuna sudah terbaring diatas tempat tidur dan pergelangan tangannya ada bekas luka sayatan.
Nyonya Yang langsung pingsan di tempat, tuan Yang menangis sambil memeluk tubuh istrinya, sedangkan Nyonya xi langsung menutup mulutnya dan matanya menjadi kabur oleh air mata.
Setelah melihat permintaan terakhir yuna, tuan Yang berkata pada daniel."Daniel, mari kita ikuti kehendak yuna! jangan bersedih,setelah tiga bulan Kita baru umumkan kondisinya yang sebenarnya kepada seluruh negeri"
"Ini salahku! aku tidak selalu bersama dengannya malam ini" daniel memukul tembok dengan keras.,
"Tidak, ini adalah hari paling bahagia putriku , dia sudah pergi dengan tenang,kamu telah melakukan yang terbaik dan tidak perlu untuk menyalahkan dirimu sendiri" tuan yang berkata sambil menangis.
Kamar pengantin yang paling bahagia, tapi sekarang malah di selimuti suasana sedih.
Malam ini tubuh yuna diangkut keluar dan dikemas dalam peti yang dingin. Dia mengenakan gaun pengantin,wajahnya di tutupi kerudung dan di depan dadanya memegang buket bunga mawar merah, dia seperti tertidur dengan tenang.
__ADS_1
Seluruh negeri masih melaporkan tentang berita pernikahan dan kegembiraan dirasakan oleh banyak orang.