
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Pukul tiga sore konvoi mobil presiden menuju kediaman keluarga Yang,Daniel berjalan ke aula melihat mata ibunya yang merah,ia bertanya pada nyonya yang."Bagaimana dengan yuna?"
"Di lantai dua, candice sedang menemaninya mengobrol"
Daniel sedikit menundukkan kepala dan berjalan ke lantai dua,seorang pelayan mengarahkan ke kamar yuna.
Daniel dapat mendengar suara yuna dari pintu yang tidak tertutup rapat.
"Candice,ketika hari kamu menikah,betapa irinya aku melihatmu memakai gaun pernikahan , kamu terlihat begitu cantik"
"Yuna, kamu akan memakainya juga cepat atau lambat"
"Harapan terbesar dalam hidupku adalah sama sepertimu.Aku bisa menggunakan gaun pengantin,berjalan di auditorium memberi hormat pada semua tamu dan dengan senang hati melaksanakan upacara pernikahan"
"Kamu akan memiliki hari seperti itu"
"Aku tidak tahu, apakah bisa sampai pada hari itu? apakah kamu tahu aku pernah memakai gaun pengantin dan itu sangat indah"
Langkah daniel terhenti di sebelah pintu dan teringat dengan telepon dokter pagi tadi, dokter mengatakan yuna ingin menghentikan perawatan.Jika dia tidak melakukan kemoterapi hidupnya mungkin hanya bertahan setengah tahun.
Kemoterapi sebenarnya merupakan perawatan untuk menunggu pendonor,dan kalau menolak perawatan akan mempercepat penyebaran penyakit dan bisa kehilangan nyawanya kapan saja.
Daniel berjalan ke koridor yang sepi dan mengeluarkan ponselnya,lalu menelepon thomas."Thomas, bantu aku sebarkan pesan, pernikahanku akan diadakan seminggu lagi"
"Tuan presiden,apakah kamu yakin?"
__ADS_1
"Aku yakin" daniel dengan suara tegas, harapan terbesar yuna adalah melaksanakan pesta pernikahan,ini merupakan hadiah untuk sisa hidupnya yang tinggal sebentar lagi.
"Kalau begitu, aku akan menyebarkannya sekarang"
"Bagus" daniel memejamkan matanya, mengingat gadis kecil yang di sukainya.
Antara yuna dan keira,ia lebih memilih untuk memenuhi keinginan terakhir yuna selama sisa hidupnya,lagipula kehendak yuna untuk bertahan hidup sudah lemah,meskipun tidak ada cinta, daniel ingin menemaninya sampau akhir.
Pengumuman yang di kelurkan oleh istana kepresidenan langsung masuk berita utama media terkenal.Juru bicara presiden mengumumkan pernikahan akan dilaksanakan minggu depan.
Seorang gadis sedang berada di sebuah mall, ia sangat bosan berada di dalam rumah sendirian.
Keira sedang meminum kopi sendirian dan melihat ke layar televisi,ternyata juru bicara kepresidenan baru mengumumkan presiden akan menikah minggu depan.,
Banyak orang bersorak mendengar berita presiden akan segera menikah, hanya keira yang menundukkan kepala dan hatinya merasa sedih.
Baru bertunangan semalam dan hari pernikahan sudah di tentukan, ini cepat sekali.
Keira keluar dari mall dengan linglung, saat menyeberang jalan tidak melihat ke kanan dan kiri, ia hanya melihat ke satu arah.
Tubuh keira terpental hingga dua meter, kepalanya menghantam ke tanah dengan keras dan tubuhnya langsung pingsan.
Para pejalan kaki segera mendekati gadis yang tergeletak di tanah.
"Keira"
"Dorr...dorr" dua tembakan serentak.
Ada sepasang mata yang melihatnya penuh kemarahan.
"Nona.. nona.. apakah kamu baik-baik saja?" seorang pria mengguncang tubuhnya.
Keira sudah sadar,tubuhnya hanya ada beberapa luka lecet,ia langsung berdiri.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja"
"Aku akan membawamu ke rumah sakit, aku harus memastikan kondisi tubuhmu" kata seorang yang menabrak keira.
"Tidak" keira langsung mengambil tasnya dan berjalan menjauh dari kerumunan,membuat orang-orang sedikit bengong.
Keira mencari tempat duduk di tepi jalan, sekarang dirinya sudah ingat identitas aslinya. ternyata dia adalah seorang pembunuh, ia bersandiwara setahun yang lalu untuk membunuh tuan presiden.
Ia duduk disana cukup lama,keira mencari berita di ponselnya yang di penuhi tentang berita pernikahan tuan presiden.
Banyak pesan dan ucapan kepada presiden, mereka senang dengan wanita pilihan presiden.
Ada kesedihan mendalam di hati keira, saat mendapatkan ingatannya kembali, tuan presiden mengumumkan pernikahan.
Ini tampaknya akhir cerita diantara mereka berdua!
Dia menikahi wanita yang bisa membantunya di dunia politik, sedangkan dirinya hanya seorang pembunuh,dan akhir terbaiknya adalah melihatnya bahagia dan memberikan doa yang terbaik.
Sekarang dirinya tidak mempunyai identitas apa-apa selain pembunuh.Ia telah mengkhianati organisasi,mengkhianati rekannya,sekarang jiwanya merasa sendirian dan kesepian.
Sekarang dirinya mengerti mengapa dirinya berusaha sekuat tenaga untuk berdiri di sampingnya,karena pria itu telah menjadi orang paling penting dalam hidupnya.
Ia melihat bekas luka tembakan di tubuhnya, Ini adalah salah satu peninggalan dari pria itu dan tidak akan hilang dalam hidupnya.
Keira menggela nafas panjang dan mengirim pesan ke daniel. "Daniel,aku pergi dulu, kamu tidak perlu khawatir"
Keira berjalan kearah sungai di pinggir jalan dan membuang ponselnya ke sungai yang tenang, sekarang tidak membutuhkan ponsel, lagipula dirinya sudah menghafal nomor teleponnya di luar kepala.
Sebuah percikan di air sungai dan airnya kembali tenang.Sama seperti hubungan dengan daniel,tidak perduli seberapa kuat dan saling menjerat,pada akhirnya,seperti sungai ini yang akan kembali tenang.
Daniel selamat tinggal!
Senang bertemu denganmu di kehidupan ini!
__ADS_1
Keira yang dulu telah kembali dan tidak akan menjadi batu sandungan bagi pria itu.