
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
Setelah selesai memakaikan kalung berlian harry mengambil gelang, lalu memakaikan di tangan kiri veren,dan yang terakhir adalah cincin berlian.Saat ini atmosfer di sekitar berubah, biasanya seorang pria yang memakaikan sebuah cincin adalah saat acara lamaran atau saat bertunangan.
Veren mengulurkan tangan kirinya,harry memegang tangannya dan memakaikan cincin di jari tengahnya, ukurannya sangat pas dan permata biru berkilauan.Mulut veren tersenyum, harry sama sekali tidak tertarik dengan cincin berlian itu, harry menatap bibir tipisnya dan menarik tubuh veren mendekat padanya.
Sebelum veren sempat berkata harry memeluknya dengan erat dan mencium bibir veren sedikit memaksa.
Veren merasa panik, namun tidak membenci pria di depannya, ia tidak menyangka harry akan menciumnya secara mendadak.
Tangan veren mendorong tubuh harry, namun harry tetap menciumnya secara agresif, saat veren hampir kehabisan nafas baru melepaskan ciuman.
Nafas veren terengah-engah,ini adalah ciuman pertamanya.
Harry mengelus rambutnya dengan lembut.
"Kau tidak apa-apa?"
Veren menundukkan kepala dan menggelengkan kepala, ia terlalu malu menatap wajahnya.
Harry memeluknya dengan pelan."Veren, aku menyukaimu dan sangat ingin menjadikanmu sebagai istriku,maka,kamu harus belajar untuk menerimaku, oke"
Pikiran veren menjadi kacau, ia mengeluarkan suara deheman.. "Mmmmmm"
Saat harry mendengarnya semakin bahagia, ia memeluk tubuhnya semakin erat.
Acara pernikahan keluarga gong di adakan secara besar-besaran di sebuah komplek villa, bernett telah menyewa ratusan villa untuk tempat tinggal sementara tamumya dan ruangan besar juga telah didekorasi, panggung juga telah dihiasi banyak bunga dan tampak romantis.
__ADS_1
Hari pernikahan akhirnya tiba pagi-pagi sekali penata rias dan busana telah tiba di villa.Kali ini bryan dan seorang anak perempuan akan menjadi page boy dan flower girl mereka. Anak perempuan ini adalah anak dari rekan bernett dan berusia hampir sama dengan bryan.
Wajahnya imut dan cantik,ia bernama angela.
Bernice dan nickson juga telah tiba dengan seorang gadis kecil, bernice menyerahkan putrinya pada nickson dan menuju ruang rias candice.Suasana hati candice sangat baik, wajahnya dan bibirnya menampilkan wajah kebahagiaan.
Bernett juga telah memakai jas,sekarang ia mengenakan jas berwarna putih tulang, sekarang hanya tinggal sedikit merapikan riasan di wajahnya.
"Cantiknya" bernice memuji dengan spontan melihat kecantikan kakak iparnya.
Candice segera memakai gaun pernikahan, ia memakai gaun putih yang dibuat khusus untuknya,sungguh cantik dan elegan, menunjukkan lekuk tubuhnya yang indah, rambut panjangnya dibuat sedikit bergelombang dan diikat separuh ke belakang, ia juga mengenakan sepasang anting kecil.
Bryan sendiri sangat kooperatif saat dirias, membiarkan menata rambutnya,mengenakan jas hitam dan rompi, walaupun usianya masih muda sudah kelihatan akan menjadi pria tampan di masa depan.
Hubungannya dengan angela juga dekat, angela menggunakan gaun berwarna pink dan akan berpasangan dengan bryan.
Sekitar pukul 09.30 penata rias sudah selesai. Karena ayah candice sudah meninggal, maka ia digantikan oleh pamannya untuk mengantarkan keatas panggung.Pamannya juga sudah menyetujui.Ini adalah suatu kehormatan besar.
Pukul sembilan Nyonya xi dan rombongan datang,ia mengenakan gaun merah hari ini. Ia terlihat lebih muda dari usianya, ia datang bersama dengan clint.
"Putriku, kamu hari ini sangat cantik" nyonya xi mengelus rambutnya, ia tiba-tiba mengingat momen masa lalunya, ia tertegun sejenak.
"Ma, ada apa? apakah ada sesuatu yang buruk?" candice langsung memegang tangan ibunya, nyonya xi memejamkan matanya, terlintas banyak memory masa lalu mulai melintas di otaknya,ini membuatnya terdiam dan tidak bisa berkata-kata.
Bernett bergegas mendekat dan bertanya dengan khawatir."Ma, ada apa?"
"Tidak apa-apa..tidak apa-apa" nyonya xi meneteskan air mata kebahagiaan.Clint bergegas memegang tangannya dan memeriksa denyut nadinya.Nyonya xi tersenyum pada clint."Tidak apa-apa,semua memory masa laluku muncul, ini membuatku tertegun"
"Ibu, apakah ingatanmu sudah pulih?" candice terkejut dan merasa bahagia.
Nyonya xi menganggukkan kepala, lalu mengkonfirmasi."Ya, aku sudah ingat semuanya, sangat bagus, obat itu memiliki efek yang bagus dan mengembalikan ingatanku, candice, kamu juga bisa memulihkan ingatanmu"
Candice dan bernett saling memandang,ini adalah berita terbaik dan akhirnya bisa memulihkan semua ingatannya.
__ADS_1
"Ibu, aku berterimakasih padamu" candice memeluk ibunya dan air mata kebahagiaan mengalir dari matanya.
Nyonya menepuk punggungnya dengan ringan.
"Anak bodoh, kamu adalah darah daging ibu, bagaimana mungkin aku tidak perduli padamu?"
Candice semakin erat memeluk tubuh ibunya dan air matanya terus mengalir."Hari ini adalah hari pernikahanmu,jangan menangis lagi, nanti bisa menghapus riasanmu"
Bernice memberikan selembar tisu pada candice untuk membersihkan air matanya, bernett juga merasa lega,ia berterimakasih pada nyonya xi yang begitu mencintai putrinya.
Nyonya xi dibawa keluar oleh clint,saat ini nyonya harus menenangkan diri.
Daniel barusan menelepon sudah sampai di villa yang disiapkan, karena identitasnya tidak mudah untuk tampil di depan publik.Ia akhirnya hanya bisa beristirahat dulu di villa.
Harry dan veren sudah di perjalanan menuju tempat pernikahan.Veren menjadi gugup, ini adalah pertama kali dibawa oleh harry ke tempat temannya, veren takut akan mempermalukan sang pria.
Mobil sampai di parkiran pukul Sembilan lebih limabelas menit, Harry menunjukkan kartu undangan vip, veren diam-diam melihat kartu undangan dan melihat foto bernett gong dan candice cheng.
"Apakah temanmu adalah bernett? orang terkaya di negara kita" veren tentu sudah tahu tentang bernett.
Harry menjawab dengan sedikit ragu."Bukan, istrinya adalah temanku"
Veren merasa terkejut, ternyata harry diundang menjadi tamu vip oleh pengantin pihak perempuan.Ia melihat foto candice."Pengantin wanita sangat cantik"
Harry tiba-tiba teringat sesuatu dan harus memberitahu pelayan untuk menutup mulut hubungan dirinya dan candice.
"Bernett gong juga sangat tampan"
Harry merasa cemburu mendengar veren memuji pria lain di depannya.
"Lebih tampan dia atau aku" harry mengajukan pertanyaan yang naif.
"Dia adalah pengantin pria hari ini, dia lebih terlihat tampan hari ini"
__ADS_1
Harry juga tidak memperdulikan masalah ini lagi,ia memegang tangan veren."Ayo pergi, aku akan membawamu melihat sekeliling"
Masih terlalu awal untuk acara pernikahan di halaman juga telah tersusun meja dan kursi untuk para tamu,mereka berdua berjalan berkeliling dan ada danau buatan yang sangat indah, ada banyak anak kecil bermain di sekitar danau. Ada banyak tamu berpakaian mahal sedang duduk menikmati makanan dan minuman.