
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
Mobil tiba di daerah teluk,bernice mengajak candice turun dari mobil."Ayo jalan-jalan di sekitar sini ada perkebunan kelapa yang bagus"
Ada jalan setapak di sekitar pohon kelapa dihiasi lampu yang kelap-kelip, candice berjalan bergandengan tangan dengan bernice.
Namun candice merasa bingung, mengapa tempat sebagus ini tidak ada wisatawan, ada musik romantis terdengar dan ada air terjun di pojokan.
"Wah, pemandangan disini bagus sekali" candice kagum.
Bernice mengangguk."Iya bagus sekali"
Bernice menuntun candice ke atas panggung yang di hiasi berbagai bunga yang indah. Candice merasa terkejut melihat dekorasi yang mewah."Orang macam apa yang mengadakan pesta pernikahan di tempat ini?"
"Entahlah, ayo pergi lihat-lihat" bernice tersenyum senang.
"Kakak ipar, tunggu sebentar disini, aku mau pergi ke toilet"
Candice mengangguk."Baiklah"
Setelah bernice menghilang lampu di kebun belakang candice menyala sangat terang, ia mengira salah menginjak sesuatu.
Kejutan tidak berhenti di situ terdengar musik romantis di sekitar kebun, candice menoleh ke arah panggung bundar, ada seorang pria sedang duduk sambil memainkan piano.
Dari semak-semak muncul seorang pria yang memegang buket bunga yang besar.Orang itu berjalan mendekat sambil tersenyum indah.
Candice langsung paham apa yang terjadi, ia menutup mulutnya tidak percaya, bernett jongkok di depannya."Candice, maukah kamu menikah denganku? aku akan mencintaimu sehidup semati"
Ia menarik nafas panjang,matanya berkaca-kaca.Perlahan-lahan orang-orang yang dikenal candice keluar dari sisi kebun.Ada bernice, ibu mertua,ayah mertua dan ketiga anak kecil.
Candice menerima bunga dari bernett dan memeluk tubuhnya."Aku bersedia...aku bersedia"
__ADS_1
"Daddy, cium mommy" teriak bryan penuh semangat.
Bernett mengecup bibirnya sebentar lalu menatap wajahnya."Kamu suka, kan?"
Candice merasa bahagia dengan lamaran romantis bernett, walaupun sedikit lebay, ia merasa sangat puas dan terharu."Suka dong"
Sebagai wanita ia mengharapkan cinta yang nyata dan cinta sejati.
Tidak lama kemudian terdengar kembang api berbagai warna di langit, bagaikan perayaan tahun baru, kembang api meledak tanpa henti di langit.
Candice memeluk lengan bernett sambil menikmati kembang api.Di langit juga ada bulan purnama yang tidak mau kalah pamor. Mereka semua larut dalam kebahagiaan.
Kedua orang tua gong, bernice,kedua bocah perempuan menyaksikan kembang api di bawah panggung dan bryan terlihat sangat bahagia.Ini adalah momen yang paling dia tunggu-tunggu.
Para pengunjung tempat wisata menyaksikan dari jauh,mereka bisa merasakan kehangatan cinta orang yang berada di atas panggung. Banyak gadis merasa cemburu dengan candice, apakah pacarnya akan melamarnya seromantis ini?
Bernett mengeluarkan sebuah cincin dari kantong celananya.Candice terkejut."Kita kan sudah mau menikah, buat apa kamu kasih cincin lagi?"
"Asal bisa membuatmu bahagia, aku akan memberikan cincin setiap hari penting" orang sekaya bernett tidak perduli dengan harga cincin berlian.
"Mommy" terdengar suara imut bocah perempuan dari belakang mereka, beatrix memakai gaun pink bagaikan putri kerajaan.
Candice menggendong putrinya, sementara bryan bersandar di paha daddynya, ini seperti sebuah keluarga yang romantis.
Besok mereka sudah mulai melakukan pemotretan untuk acara pree wedding.
Dalam negeri
Veren sudah menginap satu malam di villa harry dan berencan mengambil baju di rumahnya, sebab kondisi harry masih jauh dari kata sembuh.
Harry menyuruh pengawalnya mengantar veren pulang, saat ini kondisi harry masih sedikit lemah, lagipula tidak ingin tampil di depan publik dengan kepala masih terbalut perban.
Sesampai di apartemen pengawal mengikuti veren,veren berjumpa dengan pemilik apartemen dan mendapat banyak komplain.
"Veren, kamu membiarkan orang berkelahi di rumahmu,kalau terjadi sesuatu yang fatal, apakah kamu pikir aku tidak terkena dampaknya?mumpung bulan depan kontrakmu habis,cepat rapikan barang-barangmu dan bersiap pindah,aku tidak mengizinkanmu tinggal di apartemenku lagi"
"Maaf" wajah veren memerah dan langsung masuk berjalan menjauh, ia masih mendengar ocehan pemilik rumah."Untung saja temanmu mengganti pintu rumah yang rusak, kalau tidak, aku sudah membuang barang-barangmu keluar"
__ADS_1
Di sebuah pulau yang indah,sepasang kekasih sedang mengambil foto pernikahan,calon pengantin wanita memakai gaun putih, sang wanita memeluk leher pria pasangannya.
Mereka mengambil foto dengan backgroun matahari yang akan terbenam.
Setelah memotret beberapa foto, fotografer berkata."Silahkan tuan gong mencium nona candice dan aku akan memotretnya"
Bernett sedikit menundukkan kepalanya dan menempelkan bibir mereka, fotografer dengan cepat bekerja dan memotret dari segala sisi.
Wajah cantik candice memerah, ia sangat malu dicium oleh bernett di depan umum, namun bernett berkata ingin menciumnya lagi dan mengatakan di hari pernikahan mereka berdua akan berciuman di depan ribuan orang.
Candice tidak bisa berkata-kata,ia mencubit pinggang bernett dengan gemas.Candice sudah merasa lelah, hampir seharian melakukan pemotretan di berbagai tempat dan besok masih melakukan pemotretan diatas kapal pesiar.
Begitu sampai di hotel candice sudah disambung oleh putri kecilnya."Mommy.. mommy"
Melihat pria di belakangnya beatrix berlari kearahnya."Daddy.. daddy" Bernett menggendong putrinya dan menciun wajahnya.
"Apakah pemotretan berhasil?" tanya hannah.
"Lumanyan, besok harus ke pantai untuk melaksanakan pemotretan"candice tersenyum.
"Kalian pergilah lakukan pemotretan,anak serahkan padaku"
"Ma, besok kami akan mengambil foto satu keluarga"
"Ya, itu juga baik"Hannah merasa puas memiliki menantu baik seperti candice.
Di kota A
Di sebuah rumah sakit kerajaan,nyonya Xi sedang melakukan pemeriksaan,ia sudah menyembunyikan selama setengah bulan dari candice,perawatan selama satu bulan perlahan tumor di otaknya semakin menyusut, semua ini berkembang ke arah yang baik.Dokter juga melakukan yang terbaik untuk menyembuhkan nyonya Xi.
Sebentar lagi akan menghadiri pernikahan putrinya, nyonya xi merasa semangat dan sangat menunggu momen putrinya menikah.
Daniel juga sering meluangkan waktu untuk menjenguk ibunya, sementara clint juga mengurusi pengobatan nyonya Xi.
Di dalam villa milik harry, dokter sedang mengganti perban di kepala harry, luka di kepalanya pulih dengan baik.
Andre telah di tangkap oleh polisi,ia disiksa di dalam penjara dan diberikan hukuman tiga tahun, harry juga tidak memberitahu masalah ini pada veren.Harry berharap andre tidak melakukan tindakan jijik di masa depan.
__ADS_1