Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Ketakutan sherry


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Ketua toko adalah wanita berumur lima puluh tahunan, ia sangat tahu cara bersosialisasi, begitu melihat nyonya xi langsung menyapa membukukkan badan."Wah! nyonya, anda sudah lama tidak datang kemari"


"Iya, akhir-akhir ini jarang bepergian"nyonya mengangguk.


Melihat sherry yang di pukul hingga berdarah, ketua menyuruh pelayan."Cepat ambilkan tisu untuk nyonya lu"


"Sebenarnya,siapa yang memukul anda?" ketua toko belum mengetahui detail kejadian.


Sherry langsung menunjuk nyonya xi dan candice."Mereka adalah pelakunya"


Ketua toko merasa terkejut,selama ini nyonya xi adalah orang tahu sopan santun dan ramah, bagaimana bisa memukul orang? lagipula statusnya begitu terhormat,pasti bukan dia sendiri yang memukulnya?


Ketua toko berjalan ke depan nyonya xi.


"Nyonya xi., aku mempersilakan anda untuk menunggu di dalam kantorku,biarkan aku menyelesaikan masalah ini dahulu dan segera kembali untuk menemui anda"


"Baik" nyonya mengangguk, lalu melihat anaknya."Candice, duduk dulu di dalam"


"Baik,ibu" candice memegang tangan ibunya dan masuk ke dalam.


Melihat mereka berdua pergi, sherry menatap dingin kearah ketua toko."Kenapa kamu hanya melayani mereka , tidak melayani aku? aku kan juga pelanggan vip toko kalian?"


"Maaf ya, beda status,kami harus melakukan pelayanan yang berbeda" ketua menjawab dengan tenang.


"Beda status apa? memangnya status aku kurang? toko seperti ini, aku bisa menyuruh anakku membeli seratus toko untukku" sherry langsung pamer kekayaan.


Ketua tersenyum."Benar, keluarga Lu memang keluarga konglomerat"


"Kalau kamu tahu, kenapa tidak mengusir pasangan ibu dan anak keluar dari toko?" melihat ketua yang sopan, sherry mengungkapkan permintaannya.


"Maaf, jika diantara kalian yang harus keluar dari toko, orang yang keluar toko adalah kamu" ketua toko berkata tegas.

__ADS_1


"Apa yang kamu katakan? kamu ingin mengusirku, atas dasar apa?" sherry marah seketika, ia merasa di hina.


"Anda ikuti saya sebentar" Ketua toko mengajak ke sudut yang sepi di dekat jendela.


Sherry mengikuti ketua dengan perasaan marah, disini sepi untuk menghindari pelanggan dan pelayan untuk mendengar.


Ketua menghela nafas."Nyonya lu, aku tahu status anda, apakah anda tahu nyonya yang masuk ke ruanganku?"


"Perduli amat, siapa dia?Aku sherry chen tidak takut padanya"


Ketua toko tidak bisa membuat nyonya xi dirundung setiap bertemu dengan sherry, bagaimanapun harus membuat sherry lebih rendah diri, ketua sering mendapat komplain karena kedatangan sherry."Kalau begitu aku akan memberitahu anda, anda benar-benar harus mengalah dengannya, kalau tidak, jika terjadi masalah lagi takutnya anakmu juga tidak bisa membantumu"


"Kenapa? dia siapa sih?" sherry membesarkan matanya.


Ketua toko berbisik di telinganya."Beliau adalah kelompok orang-orang yang berkuasa di negara ini"


sherry terkejut."Siapa dia?"


"Dia adalah adik dari bapak presiden negara kita, dia adalah tuan putri di negara kita" ketua berkata dengan tenang.


Kaki sherry gemetaran,wajahnya langsung pucat dan merasa ketakutan ."Apa yang kamu katakan? dia adalah tuan putri?kalau begitu... anaknya?"


"Apa? tidak mungkin,tidak mungkin, candice adalah anak dari tuan putri" sherry sangat terkejut.


"Nyonya lu, sebenarnya anda mengatakan apa, sehingga bisa menyinggung tuan putri,nanti aku akan menyampaikan permintaan maaf anda pada mereka"


Ucapan ketua toko, membuat sherry mengingat, Bagaimana menyinggung mereka dan bahkan berani memarahi mereka."Aku.... "


Astaga! sherry tidak berani mengulang kata-kata tadi saat menghina mereka.


Anggota kerajaan,anaknya saja tidak berani membuat masalah pada mereka! dan yang membuatnya tidak menerima kenyataan adalah candice cheng,ternyata anak dari tuan putri negara ini.


"Itu, aku masih ada urusan, aku pergi dulu" sherry sangat ketakutan, takut akan membuat mereka semakin marah, lagipula ia tidak berani meminta maaf langsung pada tuan putri.


"Baiklah, sampai jumpa lagi" ketua menghela nafas, ia merasa puas sherry ketakutan.


Dan di dalam kantor,candice sedang menceritakan masalah pernikahan dengan adreas dengan ibunya dan menceritakan masalah saham ayahnya,ia juga bercerita mengenai dijebak bersama bernett gong"


Setelah mendengarkan cerita, nyonya menjadi sangat kesal."Keluarga satu ini benar-benar keterlaluan,bagaimana bisa mereka memperlakukan kamu seperti itu?"

__ADS_1


"Ibu, tenang saja! bernett tidak akan melepaskan keluarga itu dengan mudah" candice menghibur ibunya.


"Aku tidak akan melepaskan keluarga itu, aku akan menyuruh kakakmu menyelidiki lu corp, mereka benar-benar terlalu sombong"


"Tidak perlu, kakak terlalu sibuk, jangan membuat dia khawatir,ada bernett yang membantuku" candice mengelus tangan ibunya."Ibu, kamu jangan marah lagi"


Saat ini ketua toko membuka pintu dan merasa sedikit bersalah menatap nyonya xi."Nyonya, aku minta maaf, tadi aku mengatakan status anda kepada wanita tadi, aku rasa kedepannya, dia tidak akan berani mengusikmu lagi"


Candice tertegun,ketua toko mengatakan status ibunya kepada sherry?


"Apakah dia mengatakan sesuatu?"


"Dia lari ketakutan,saat aku mengatakan anda adalah tuan putri dan bersama tuan putri kecil, dia langsung pucat wajahnya"


Nyonya xi mendengus dingin."Orang seperti dia, memang harus merasakan ketakutan,jangan mengira semua orang bisa diperlakukan semena-mena"


Candice merasa ibunya sangat tegas dan mengeluarkan kharisma.


Ketua tersenyum."Benar, yang anda katakan benar, anda jangan marah lagi, tahun ini toko mengeluarkan banyak model baju terbaru, aku akan mengambilkan album biar anda bisa memilih"


"Baik" nyonya menjadi lebih tenang.


Sebenarnya candice tidak ingin menceritakan masa lalunya pada ibunya, takut ibunya merasa khawatir,apa daya hari malah bertemu dengan sherry.


Sherry berjalan cepat menuju mobilnya,iA melihat tiga mobil mewah terparkir rapi dan merasa ketakutan masuk ke dalam mobilnya


Ia menghela nafas lega sambil memegang dadanya,rasa takut masih belum hilang.


Sopir melihat ketakutan sherry bertanya dengan penasaran."Nyonya, anda kenapa?"


"Tidak... tidak apa-apa,kamu sekarang bawa aku ke perusahaan anakku" sherry ingin menceritakan masalah ini pada anaknya,


Biasanya sherry bersikap sombong dan aragon di depan teman-temannya,namun di depan putri kerajaan,ia benar-benar tidak berani berulah.


Ia merasa candice adalah anak haram dari tuan putri di luar nikah, namun tidak perduli benar atau tidak, sekarang merasa candice sangatlah beruntung, bertemu dengan bernett gong, sekarang mempunyai ibu seorang tuan putri di negara ini.Anaknya juga telah mengembalikan saham sebesar 15% pada candice.


Ya tuhan! kalau bukan karena kesalahan mereka dulu, candice tidak akan tidur dengan bernett dan melahirkan seorang anak. Setelah melahirkan anak, akhirnya candice bisa masuk ke dalam keluarga gong.


Sherry berpikir, seharusnya candice,bukankah harus berterimakasih pada mereka?

__ADS_1


__ADS_2