Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Metode tercela


__ADS_3

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Haappy reading


.........


Desain interior perusahaan loier's sudah selesai, saat debby dan anggie masuk mereka mendapat perlakuan vip.


Saat debby sedang menikmati teh ia melihat di sebuah ruangan seorang wanita berdir di temani dua pria.Ia sedikit terkejut, nona keluarga huo berada disini?


Mengapa dia seperti memberikan arahan pada dekorasi?


Debby tersenyum, kebetulan sekali ia ingin sekali mengenal nona huo.


Ia berjalan mendekatinya."Nona huo, apakabar,


apakah ini perusahaanmu?"


Laura menoleh ke arah sumber suara, terhadap nona kaya dalam negeri ia sudah hafal, ia mengenali debby shen, bukankah dia istri andreas lu, berarti dia pasti mengenal candice.


Ia segera mengangguk."Nyonya lu, apa kabar?"


"Kamu mengenalku?" debby merasa terkejut.


"Tentu saja, reputasi nyonya lu dalam negeri begitu tinggi, bagaimana aku tidak mengenalmu nyonya lu" Saat mengatakan laura memperhatikan debby, wanita ini berpenampilan sexy, ini juga berarti andreas terpesona dengan debby dan menceraikan candice..


Ia juga mengerti wanita ini pasti punya sifat licik, dan candice bukan saingannya pada saat itu.


"Aku sempat melihat berita, selamat buat nona huo, sebentar lagi akan menjadi nyonya gong"


Debby lansung menyanjungnya identitas laura cukup tinggi dan jika bernett menikah dengannya akan menjadi nyoya dari keluarga kaya raya.


Laura tersenyum pahit, mendengar panggilan nyoya gong."Ini masih terlalu awal"


Debby melihat laura tidak menyangkal, ia semakin yakin bernett akan menikahi dia, laura adalah nona muda dari keluarga terpandang dan wajahnya cantik, bagaimana bernett tidak menyukainya?


"Nyonya lu,apakah kamu mengenal candice cheng?dia juga mantan istri dari suamimu" laura bertanya dengan hati- hati, ia takut menyinggung debby.


"Tentu saja kenal, tapi, dia hanya menikah dengan andreas selama enam bulan saja"


"Sekali lihat juga sudah mengerti, orang yang dicintai andreas adalah kamu"


Debby juga mengerti, pasti keberadaan candice membuat laura sakit kepala.Ia tersenyum,lalu berkata."Apakah ada waktu?kita cari sebuah tempat aman untuk mengobrol"


Laura orang yang pintar, ia menunjuk ruangan.


"Ayo ,kita mengobrol saja dalam kantorku"

__ADS_1


Asisten laura membawakan dua cangkir teh.


Debby melihat ke arah gedung carmen dengan perasaan benci. " Sekarang candice bekerja disana, juga melakukan pekerjaan sebagai desain perhiasan"


Laura juga merasa benci mengingat candice.


"Perusahaannya tidak akan bertahan lama disini"


Debby tertegun sejenak."Nona huo, jangan- jangan anda mendirikan perusahaan ini untuk bersaing dengannya?"


"Tidak salah" laura mengakuinya.


"Kamu pasti membenci wanita itu?"


"Apakah nyonya lu menyukai candice?"


"Rasanya aku ingin membunuhnya saja" nada debby penuh penekanan.


"Kenapa?"


"Dia menggoda suamiku" debby tidak lupa mengompori laura."Nona huo, setahuku candice juga menggoda bernett"


Laura terdiam sejenak, ia melihat gedung carmen."Nyonya lu, musuh kita adalah orang yang sama, jadi,bagaimana kalau kita menjadi sahabat baik saja! Kita bersama singkirkan wanita sialan itu?"


Tentu debby sangat senang sekali, andreas sekarang tidak mendukungnya berurusan dengan candice, namun, dengan dukungan laura,tentu saja ia bersedia.


"Kalau begitu, aku panggil kamu kak debby saja"


Debby memanggil dengan ramah."Adik laura"


Kali ini laura mendesain anting secara gratis untuk debby,hanya mengganti biaya modal saja, untuk menunjukkan ketulusan hati, tentu saja, debby menerima dengan suka hati.


Siang hari linda baru datang ke perusahaan.


Candice memberitahunya berita laura membuka perusahaan di depan.Raut wajah linda murung." Tidak menyangka, laura juga akan terjun ke dunia perhiasan"


Candice sendiri merasa tidak enak hati, gara- gara membuat laura tidak senang, sekarang laura membuka perusahaan untuk menentangnya.


Saat ini nyonya yin menelepon linda."Halo nyoya yin,apa kabar?"


Linda hanya mendengarkan pihak sana berbicara,setelah menutup telepon linda menghela nafas panjang."Nyoya yin tidak puas dengan konsep kita terakhir, kemungkinan akan dikembalikan"


"Apakah dia bilang bagian mana yang tidak puas?" candice bertanya.


"Tidak ada"


Pada saat ini ponsel linda kembali berdering.


"Halo nyonya lin,apa kabar?"

__ADS_1


Pihak sana menyampaikan keluhan tidak puas dengan desain, harga terlalu mahal dan seterusnya.


"Baik nanti aku akan mengunjungimu"


Linda merasa tak berdaya, baru kali ini ada pelanggan tidak puas dan lagsung minta diretur. Ia melihat candice."Nanti siang temani aku menemui pelanggan"


"Tidak masalah" candice mengangguk.


"Aku merasa pelanggan kita sudah di telepon oleh pihak perusahaan loeir's, mereka sengaja merebut bisnis kita"


"Bukankah semua data pelanggan rahasia? bagaimana mereka bisa tahu?" candice terkejut


Linda tambah tertekan."Mungkin ada orang yang mencuri data pelanggan kita?"


Pelanggan adalah penghasilan terbesar dari perusahaan, jika laura benar melakukan ini, sungguh perbuatan tercela.


Habis makan siang candice menemani linda bertemu dengan pelanggan, kebanyakan pelanggan adalah orang - orang kaya, ini merupakan sumber pemasukan yang besar.


Saat mereka berjalan masuk ke sebuah perusahaan besar bertemu dengan sosok wanita tinggi dan cantik.


Laura membawa du asisten di di belakangnya. Bertemu dengan candice dan linda, laura tidak merasa terkejut, sebaliknya malah menaruh kedua tangannya di depan dadanya dengan bangga.


"Apakah kalian ingin bertemu dengan nyonya yin,lebih baik kalian tidak usah membuang tenaga lagi,barusan dia menandatangi kontrak dengan perusahaanku,sekarang dia adalah pelangganku" laura berkata dengan sombong.


"Laura, kamu sangat keterlaluan" candice emosi.


"Apa yang dinamakan keterlaluan? Ini adalah masyarakat penuh persaingan,yang pintar baru bisa bertahan, kamu jangan terlalu lugu" laura tersenyum mengejek.


Linda menarik tangan candice."Candice, jangan marah lagi,kita cari nyonya yin saja" linda berusaha menghibur candice.


"Percuma berbicara dengan seorang perompak"


linda menambahkan.


Candice juga berpikir begitu, siapa tahu bisa merubah pikiran nyoya yin.


Mereka berdua masuk ke ruangan nyonya yin, disana duduk perempuan berumur 50 tahunan..


Begitu melihat candice dan linda masuk nyoya yin berbicara."Tadi,aku sudah bekerja sama dengan perusahaan perhiasan lainnya,dan tidak bisa memesan dengan kalian lagi"


"Kami memiliki desainer yang paling bagus, seperti nona cheng yang berdiri di sampingku, dia adalah penerima penghargaan karya desain perhiasan terbaik di dunia tahun ini, apakah anda tidak tidak memberi kesempatan satu lagi?" Linda mengenalkan candice.


"Aku pernah melihatnya di majalah, karya nona cheng memang bagus, tapi, kata orang- orang yang membeli karyanya adalah bernett gong, nona candice dan bernett berteman baik, bisa dibilang bernett hanya mendukung dan meramaikan untuk membuatnya bersinar."


Hati candice memanas, tidak disangka laura benar- benar keterlaluan, bahkan mengatakan mengandalkan bernett baru berhasil.


Raut wajah linda berubah."Desainer kita adalah yang terbaik,anda bisa mempertimbakan lagi"


"Maaf, aku ada rapat sebentar lagi ,tidak bisa mengantar kepergian kalian" nyonya yin mengusir secara halus.

__ADS_1


__ADS_2