
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Bernett, kamu saat tumbuh dewasa dalam pandanganku, saat kamu lahir akulah yang menggendongmu, apakah kamu akan berperilaku kejam padaku?" bernard menggunakan trick kasih sayang.
"Aku tahu kamu dan paman ketigaku adalah keluargaku, aku tidak memihak satu sisi,jadi, solusi terbaik adalah memanggil ayahku, kamu, paman ketiga dan melvin untuk membicarakan masalah ini bersama"
"mmmh! apakah bagimu uang sangat berarti, kamu hanya sengaja membuat malu aku dan anakku" bernard langsung marah.
Jika anakanya menerima pukulan ini, bagaimana dia bisa mengangkat kepala di depan keluarga besar.
"Aku akan menghubungi paman ketiga dan ayahku, besok kita bahas masalah ini bersama"
Bernard sama sekali tidak punya bahan argumen, ia mengepalkan tangan dan berbaling keluar dari perusahaan.
Dia dalam mobil melvin menunggu.Dan melihat wajah marah ayanya, lalu bertanya.
"Ayah, apakah bernett tidak mau membantu, padahal kamu sudah datang memohon?"
"Kamu diamlah, apakah kamu tidak berfikir?kamu telah menyebabkan banyak masalah, perusahaan yang baik-baik sudah kamu hancurkan, apakah kamu masih ada wajah?"
Melvin terdiam, ia sangat malu dengan ayahnya, sekarang ayahnya ragu padanya.
"Ayah, maaf, aku tahu aku salah, mohon maafkan aku"
"Dasar bajingan kamu, gara-gara kamu aku sebagai tetua keluarga memohon pada junior. Kamu lihat bernett, dia hanya 1 tahun lebih tua darimu, dia memiliki karir yang bagus, sedangkan kamu malah melakukan tindakan yang bodoh"
"Benar aku memang lebih buruk darinya, ayah, apa yang harus kita lakukan?"
"Kalau begitu apa yang ingin kamu lakukan? perusahaanmu masih dalam kondisi kritis, kamu lebih baik selesaikan masalah ini dulu"
"Aku tidak tahu ayah"
"Besok bernett akan memanggil paman ketiga dan ayahnya, untuk membahas hal ini"
"Apa? apa dia sengaja mempermalukan kita berdua dan melihat lelucon ini?" melvin sangat marah.
"Baiklah, sekarang kita tidak punya pilihan lain, lagipula bernett tidak ada kelonggaran"
Di Canbry jewerly corp
Mobil adreas parkir di depan perusahaan.
__ADS_1
Andreas bertanya Resepsionis di depan.
"Apakah nona cheng ada?"
"Di sudah izin hampir dua bulan"
Saat ini linda baru saja ingin masuk ke perusahaan melihat sosok andreas."Tuan lu, apakah kamu memiliki urusan?"
"Apakah candice tidak bekerja di perusahaan lagi?"
"Benar! candice tidak akan kembali ke perusahaan" linda berbohong
"Kenapa?" andreas menjadi panik.
"Aku juga tidak mengerti,mungkin dia sedang mempersiapkan pernikahan dengan tuan gong" linda juga tahu, candice sangat membenci lelaki ini.
Expresi wajah andreas menjadi jelek."Apakah mereka berdua akan menikah?"
"Aku juga tidak terlalu mengerti,jika kamu tidak ada urusan, pulanglah" linda mengusirnya dengan halus.
Andreas berjalan keluar perusahaan dengan tubuh lemas, Ia merasa sangat menyesal, saat sampai di mobil memukul stir dengan keras.
Dia berpikir bernett pasti akan menikah dengan candice, dan kedepannya perusahaan pasti akan di terus ditekan oleh bernett.
Candice terbangun siang hari, anaknya juga sudah lincah kembali, Ia menemani anaknya bermain helipkopter remot control di halaman.
Candice dan bernett masuk ke kamar utama, sementara bryan di temani kedua orang tua bernett.
Bernett memeluknya kuat."Temani aku tidur sebentar"
"Tidak aku harus menemani bryan" candice tersenyum.
"Istriku, biarkan aku tidur sambil memelukmu" bernett bertingkah manja.
Candic tertawa kecil."Baiklah, aku akan menemanimu tidur"
Candice denga tidak berdaya masuk ke pelukannya, awalnya tidak merasakan ngantuk, namun merasa nyaman di pelukannya, akhirnya dia ikut tertidur.
Setelah dua jam candice terbangun duluan, ia terpesona dengan ketampanan bernett dan mengelus wajahnya pelan.
Karena gerakan candice,bernett membuka matanya.
"Kamu tidurlah lagi, aku akan bangun terlebih dahulu"
Bernett memegang tangan yang berada di wajahnya."Tidak, aku sudah tidak mengantuk"
Mereka berjalan ke balkon rumah untuk menikmati senja, di halaman melihat anak kecil sedang bermain dengan anjing, mereka sedang bermain piring terbang.Mereka berdua sangat menikamti pemandang seperti ini.
__ADS_1
"Besok, aku akan membawa bryan untuk menjenguk bernice dan nickson,apakah kamu akan ikut?"
"Ya, aku akan menemani kalian pergi" bernett ingin melihat adik perempuannya dan sauadar laki-lakinya.
Setelah makan malam bernett mengajak ayahnya mengobrol di ruang kerja membahas pertemuan dengan bernard tadi pagi, mereka memutuskan untuk melakukan pertemuan pada besok sore.
Dedrick juga merasa ini adalah solusi terbaik dan berharap anaknya tidak terlalu menyulitkan mereka.
Pagi hari
Nyonya xi menelepon candice, dan menanyakan apakah ada waktu di malam hari.Dia ingin mengundang bernett dan bryan untuk makan malam bersama.Candice berjanji akan hadir malam ini.
Bernett tidak memiliki pendapat apapun.
Karena bisa bertemu dengan bapak presiden merupakan sebuah kehormatan,ia pernah bertamu di perjamuan bisnis, itupun saat kakeknya masih hidup.
Pukul dua siang.
Ruang rapat gong's corp, Semua anggota keluarga gong sudah hadir.
"Melvin,kamu katakan, kenapa kamu bisa kebingungan hingga mencapai kondisi seperti ini? harta properti keluarga yang begitu besar, kenapa kamu sia-siakan seperti ini?" adrian membuka pembicaraan.
Adrian baru mengetahui masalah hal tentang keponakan ini hari ini, Bernard semakin suram dan melvin hanya terdiam seribu bahasa dan menundukkan kepala.
"Saat kakek masih hidup,dia berulang kali berkata padaku untuk menjaga keutuhan keluarga gong, aku tahu paman kedua dan ketiga selalu mengeluh kakek yang lebih perhatian padaku, jadi, aku akan memutuskan memberikan uang pada kedua pamanku, dan tidak perlu membayar kembali dan aku meminta kedepannya kedua pamanku akan membantu pekerjaanku"
"Bernett, kamu berencana memberi berapa uang untuk setiap pamanmu?" adrian bertanya dengan serius.
"Satu orang, 15 triliun rupiah" bernett berkata tegas.
Perkataan bernett membuat bernard langsung panik, bagi keluarga gong 15 triliun bukan uang terlalu banyak,lagipula perusahaan anaknya membutuhkan uang banyak untuk terus berkembang dengan baik.
"Bernett, 15 triliun sebenarnya terlalu sedikit" bernard langsung menentang.
"Ini adalah uang tambahan yang diberikan bernett untuk kalian, adik kedua, adik ketiga, seharusnya kalian merasa puas" dedrick membela anaknya.
Adrian yang serakah langsung merasa senang, 15 triliun baginya sudah besar,dan tidak ingin membuat bernett marah."Aku merasa yang diberikan oleh ponakanku sudah cukup, jika menginginkan lebih, ini akan terlihat begitu serakah"
"Adik ketiga.. kamu.. " bernard langsung marah.
"Ponakan, aku akan mendukung pekerjaanmu"
Adrian berkata tenang.
Bernett menyipitkan matanya."Paman kedua, apakah kamu setuju?"
"Aku dan ayahku tidak akan setuju, apa maksudmu hanya memberikan kami 15 triliun? kamu menganggap kita sebagai pengemis?"
__ADS_1
Melvin langsng marah.