
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Candice saat bekerja pintu ruangannya diketuk. muncul sosok debby berjalan masuk ke ruangan.
Candice langsung menatap tajam debby.
"Apakah ada masalah?"
Debby duduk di kursi, lalu tersenyum."Apakah aku tidak boleh datang,jika tidak ada masalah?
Candice,aku benar-benar kagum padamu, kamu mempunyai karir yang bagus,memiliki anak dengan bernett gong, kamu seharusnya bahagia"
"Permasalahan hidupku tidak ada urusannya denganmu"candice menjawab dingin, ia merasa jijik dengan perkataan debby.
Debby tersenyum,lalu menunduk dan mengelus perutnya."Aku sekarang sedang mengandung anak andreas"
Candice tidak perduli dengan kehamilannya.
"Bisakah kamu keluar, aku masih ada kerjaan?"
"Kamu harusnya berterima kasih padaku, berkat kami mengandung anak dari bernett" debby mulai kesal.
Candice tertawa sinis."Jangan anggap kekejaman kalian sebagai berkah buatku, aku tidak akan memaafkan kalian semua"
Debby berdiri dan berusaha melawannya.
"Kita tahu semua salah,kamu jangan marah-marah"
"Jangan datang ke ruanganku, jika kamu datang ke perusahaan lain kali" candice sedikit emosi.
Debby keluar dari ruangan, ia sengaja membuat candice marah, beberapa hari lagi mentruasinya akan datang dan menjalankan rencana.
Pada siang hari,mobil bernett sudah berada di depan perusahaan candice, ia melihatnya memakai jas abu-abu terlihat menggoda dengan wibawanya.
Candice masuk ke mobil bernett di kursi belakang.
"Aku sudah memutuskan saat liburan tiba akan pergi mengunjungi resort milikmu bersama dengan bryan"
Candice mengangguk."Aku ikut pengaturanmu saja"
Sore hari
__ADS_1
Villa milik nickson
Mereka berdua sedang berbaring berdempetan di sofa panjang,sang lelaki sedang menyisir rambut panjangnya dengan jari.Sementara bernice merasa bahagia bisa menghabiskan waktu berduan dengan sang pria.
"Apakah masih sakit?" nickson penuh perhatian
Bernice mengangguk."Masih sedikit"
Bernice bersandar di dadanya."Apakah kamu jadi kembali ke pangkalan malam ini?"
"Betul! aku akan segera pulang jika ada waktu kosong, percayalah padaku" nickson berjanji.
"Baik,aku akan menunggumu pulang" bernice tidak sengaja menyentuh barang yang mengeras miliknya."Apakah itu sakit?"
"Tidak,kamu jangan sembarangan menyentuhnya" nickson mengingatkan.
Bernice malah tertawa keras, setelah kejadian semalam dirinya sudah tidak malu-malu dengan sang pria,ia kemudian duduk diatas pangkuan nickson.
"Aku sudah merasa lebih baik,bukankah kita harus memanfaatkan waktu berduaan?" bernice berbisik di telinga nickson.
Tubun nickson langsung menegang."Apakah kamu yakin?"
Bernice tersenyum."Kamu hanya perlu melakukan dengan sedikit lembut"
Akhirnya mereka berdua masuk ke kamar dan melakukan olahraga bersama.
Kediaman keluarga lu
Hari ini debby makan malam di keluarga, ia merasa sedikit tidak nyaman dengan perhatian ibu mertuanya.Sherry selalu menyuruhnya makan banyak belakangan ini, bahkan debby bertambah 3 kilogram.Ini menambah bukti kehamilan palsunya.
Di ruang makan anggie juga mengelus perut debby."Keponakanku sayang lagi-lagi bedtumbuh"
Debby mengulurkan tangan untuk menahan tangan anggie."Belum benar-benar terlihat,dia sekarang masih kecil"
"Dia memang masih kecil sekarang,namun dalam sepuluh bulan ke depan akan di lahirkan" sherry berkata dengan semangat, ia lalu memberi perintah pada pelayan."Bawa barang-barang yang kubeli kesini"
Debby merasa terkejut, ia membuka dua kotak, di dalamnya ada gelang, kalung,dua cincin,gelas,mangkuk,dan sendok, ada yang berbahan perak dan emas.
"Ibu buat apa kamu membeli sebanyak ini?"
Sherry tersenyum."Tentu saja,untuk cucu masa depanku" Sherry berkata lagi."Aku sudah menunggu lama cucu pertama keluarga lu, makanya aku menyiapkan barang-barang terbaik"
Debby tersenyum canggung."Terima kasih ibu"
"Kapan kamu akan melakukan pengecekan,aku mengetahui rumah sakit yang bagus untuk mengecek jenis kelamin,aku akan pergi bersama denganmu" sherry bertanya dengan lembut.
Expresi wajah debby langsung berubah,ia menggelengkan kepala."Tidak usah ibu,aku sekarang merasa pusing dan mual kalau mencium bau rumah sakit, lagipula andreas tidak memperdulikan jenis kelamin"
__ADS_1
Sherry tidak lagi memaksa."Jika kamu merasa malu denganku, biarkan anggie yang menemanimu"
Anggie tersenyum."Kakak ipar,kamu bisa menghubungiku kapan saja?"
Di dalam ruang direktur lu corp,andreas sedang sibuk dengan proyek perusahaan,karena prestasi perusahaan semakin menurun,lagipula dirinya sudah mendapat kabar bahwa saham tuan besar gong jatuh ke tangan bernett.
Bernett saat ini mempunyai kuasa penuh atas perusahaan gong's corp,Ini berarti, bernett semakin berkuasa dan pasti akan berusaha mengambil saham milik candice dari tangannya.
Saat ini andreas merasa pusing dan tertekan, jika bernett ikut campur dengan saham milik candice, ia harus menutup semua jalan dari beenett, jika tidak perusahaannya akan mengalami kerugian sangat besar.
Sebelum debby hamil andreas masih memiliki perasaan dengan candice, namun semenjak debby hamil, ia menaruh semua perhatian pada debby.
"Ceo lu, mobil nyoya sudah tiba" kata asisten adreaas.
"Baik" andreas berjalan keluar dari ruangan..
Begitu masuk ke mobil andreas merangkul bahu debby, ia melihat riasan wajah debby.
"Wanita hamil, jangan pakai lipstik"
"Hamil tidak apa-apa pakai lipstik" debby tersenyum.
Semakin andreas perduli dengan anaknya, ketika kehilangan anaknya, pasti lelaki ini akan menggila.
Nickson mengantar bernice kembali ke asrama perempuan pukul setengah 7 malam,ia menyuruhnya langsung istirahat dan langsung menghubunginya jika terjadi masalah.
Bernice tersenyum."Kamu juga jangan terlalu kelelahan,jangan lupa untuk istirahat"
"Tenang saja! aku adalah manusia besi" nickson tertawa,lalu mencium kening bernice dan masuk ke mobil untuk menuju bandara.
Bernice menghela nafas,ia berjalan ke asrama, begitu masuk kedua temannya menatapnya hangat.
"Bernice, kamu katakan dengan jujur,apakah kamu bermalam di rumah nickson ye?"Annisa langsung bertanya, karena nickson datang kesini sendiri untuk mengambil pakaian, ini berarti bernice sudah melepas pakaian di rumah nickson.
Bernice tersenyum, ia juga tidak menyembunyikan dengan teman sekamarnya.
"Kita berdua sudah membahas tentang pernikahan,hal-hal semacam itu,normal bukan?"
"Normal! aku hanya sedikit penasaran, apakah nickson jago di ranjang?"
Bernice langsung malu."Apakah kalian berdua penasaran dengan hal ini?"
"Katakanlah! jawab rasa penasaran kami"
"Satu jam! ini sangat normal kan?" bernice wajahnya sudah memerah.
Kedua wanita saling memandang."Astaga! pasti kamu benar-benar bahagia dan puas"
__ADS_1
Bernice mengangguk malu-malu."Apakah selama itu normal?"
"Aku akan mengatakan seperti! aku sudah berhubungan dengan 2 pacarku, yang satu tidak lebih dari 20 menit dan yang satu lebih payah hanya lima menit,kamu bisa menilai sendiri apakah nickson normal atau tidak?" kata annisa menjelaskan