Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Kembali ke sisi anak


__ADS_3

Pada saat Bernett menatapnya tajam, ia merasa sedikit sedih sehingga ia pun langsung memeluknya, selama anaknya baik-baik saja, maka ia tidak akan peduli sekalipun ia menangis dan tertawa seperti wanita gila.



Di atas pesawat yang tenang, Melvin , Vandi, serta beberapa orang lainnya dapat merasakan bahwa pesawat sedang berbalik arah.



Mereka saling bertatapan dan merasa ada yang kurang tepat.



“Apakah pesawat baru saja berputar balik?”



“Tidak mungkin!”



“Sepertinya sudah berputar balik, ada apa?”



Melvin menatap ke salah satu turis yang berada di siampingnya, mereka tidak terlihat terkejut sedikitpun, gerakan pesawat yang berbalik arah itu terasa sangat jeals, mengapa mereka tidak menyadarinya?



Melvin langsung bertanya kepada mereka,”Permisi, apakah kalian sadar bahwa pesawat baru saja berbalik arah?”



“Oh! Betul! Pesawat baru saja berbalik arah, karena kita harus Kembali ke Negara R.”



“Kenapa?” Melvin Kembali bertanya.



Dalam sekejap, delapan polisi yang berada di sekeliling mereka itu langsung menujukan pistol mereka ke arah kelompoknya,”Karena kalian baru saja ditangkap.” Melvin dan Vandi langsung terkejut dan mengangkat kedu tangan mereka dan bersikap meneyrah, mereka tidak pernah menyangka bahwa orang-orang yang berada di sekeliling mereka ternyata adalah polisi.



Di atas pesawat, Melvin , Vandi , serta sekelompok orang lainnya langsung berubah dari yang sebelumnya terlihat bahagia kini menjadi terkejut dan kecewa, ini benar-benar hanyalah sebuah pertunjukkan.



Semua tangan mereka kemudian diborgol dengan para polisi mendampingi mereka, semua pistol tertuju ke arah pinggang mereka, jika mereka sedikit saja melawan, para polisi dapat langsung menembaknya.



Hal ini membuat Melvin dan yang lainnya langsung menegakkan tubuh mereka dan tidak berani sembarangan bergerak.



“Habis semua!” Vandi menundukkan kepalanya, ia tidak pernah menyangka bahwa akhirnya akan seperti ini.



“Bos, apa yang harus kita lakukan sekarang?”



“Apalagi yang bisa kita lakukan? Lihat saja nanti! Bernett pasti tidak akan melepaskan kita bergitu saja, kita mungkin saja harus duduk dipenjara untuk sisa hidup kita!”



Para lelaki itu ketakutan hingga ekspresi wajah mereka terlihat berubah, ekspresi wajah Melvin juga terlihat berubah, ia kini teringat akan persaudaraannya dengan Bernett , ia berharap ia akan membalikkan keadaan ini dan melepaskannya dari hukuman penjara.



Di bawah langit yang gelap, pesawat Bernett perlahan mendarat, supir yang mengantar dan menjemput mereka sudah menunggu sejak pagi, mereka pun langsung bergegas ke pedesaan, Candice sudah terburu-buru ingin menemui putra dan putrinya, ia ingin sekali memeluk mereka sesegera mungkin dan memastikan bahwa mereka baik-baik saja.


__ADS_1


Di pedesaan, teman kecil Bryan yang baru saja diculik tidak terlihat merasa takut sedikitpun, hal ini membuat Hannah Xia dan suaminya itu bahkan tidak berani melepaskan cucu mereka lagi.



Beatrix duduk di sebelah kakaknya, walaupun ia tidak tahu apa yang baru saja terjadi pada kakaknya, namun ia dapat merasakan kekhawatiran dan ketegangan para orang dewasa.



“Kakak, kamu baik-baik saja, bukan! Apa yang terjadi pada wajahmu? Apakah ada yang memukulmu?” Gadis itu berdiri di hadapan kakaknya dan mengelus sudut bibir kakaknya dengan tangan kecilnya.



Bryan tersenyum dan menggenggam tangan kecilnya,”Aku baik-baik saja, tidak perlu khawatir.”



Dedrick saling bertatapan dengan istrinya, lalu menghela nafasnya dengan erat, mereka kini benar-benar merasa sangat benci terhadap Melvin .



Lawan yang menculik cucu mereka itu ternyata adalah kerabat mereka, mereka juga sudah memutuskan untuk tidak melepaskannya begitu saja.



Suara mobil terdengar dari luar pintu, telinga anak-anak itu cukup sensitif, sehingga ia pun langsung merasa senang,”Daddy dan mommy sudah pulang.”



Setelah selesai berbicara, ia pun langsung berlari ke luar, Bryan yang berada di belakangnya juga ikut berdiri, Dedrick dan istrinya juga langsung pergi keluar.



Candice yang baru saja turun dari mobil itu langsung mendengar suara putrinya yang senang,”Daddy, mommy...”



Kaki Bernett yang panjang langsung bergerak maju dua langkah, menggendong putri kecilnya itu dan memeluknya hangat, Candice kemudian mengulurkan tangannya dan memeluk putranya yang berada di sampignnya, lalu menggenggam dan mengecek kondisi wajahnya,”Bryan, apakah kamu terluka? Perlihatkan kepada ibu.”



“Ibu, aku tidak apa-apa, aku masih baik-baik saja!” Bryan tidak ingin membuat ibunya merasa khawatir, wajahnya yang ditampar oleh Melvin itu terlihat sedikit memerah dan membengkak, sudut bibirnya juga terlihat sedikit mengelupas.




Ia ingin sekali menggantikan dirinya yang diculik dan tidak berharap anaknya yang diculik.



Bernett menepuk bahu putranya perlahan, ia merasa putranya ini tampil dengan sangat baik kali ini, setidaknya ia tidak merasa takut, ia berhasil menghadapi bahaya dengan berani.



“Bagus sekali,”Bernett memujinya.



“Kalian akhirnya pulang, kami benar-benar sangat khawatir terhadap kejadian ini, siapa yang menyangka Melvin akan menculik Bryan?” Hannah Xia benar-benar sudah tidak bisa menyembunyikan rasa takut dan kesalnya lagi.



“Ia benar-benar sudah tidak mempunyai pilihan lain, sehingga ia mempertaruhkan dirinya, ia bahkan menggunakan uang perusahaan untuk pergi berjudi, dia benar-benar tidak bisa diselamatkan lagi,”Bernett juga sudah tidak tahan untuk tidak memberitahu hal ini kepada ayah dan ibunya.



“Apa? Mengapa ia bisa berubah menjadi seperti itu?” Ucap Dedrick dengan penuh rasa kecewa.



“Sikapnya terus berkembang ke arah yang buruk, ia sudah memang seharusnya menerimanya,”tatapan Bernett terlihat sangat dingin.



“Mereka kini sudah ditangkap di atas pesawat, kali ini kita akan menyelesaikannya sesuai aturan! Aku juga tidak akan berperasaan lagi padanya,”Dedrick juga sudah tidak ingin melepaskan Melvin lagi.

__ADS_1



“Dedrick, sampaikan hal ini kepada Bernard terlebih dahulu! Supaya ia tidak akan menyalahkan kita lain kali, kamu harus memberitahu hal ini dengan cara baik kepadanya, apa saja yang sudah dilakukan oleh putrannya,”ucap Hannah Xia kepada suaminya.



“Baik, aku akan menceritakan hal ini, Bernet, kamu urusi hal ini dengan baik! Tidak perlu bergengsi lagi.”



“Baik!” Bernett mengiyakannya.



Candice yang berada di samping itu menarik putra dan putrinya, lalu berkata kepada Hannah Xia,”Ibu, aku akan membawa mereka masuk terlebih dahulu.”



“Baik! Masuklah!” Hannah Xia juga tidak ingin kedua cucunya itu mendengar hal-hal seperti ini.



Candice Cheng berjalan masuk ke ruang tamu yang terang, lalu Beatrix berkata,”Mommy, wajah kakak terluka.”



Candice baru saja memperhatikan bahwa wajah putranya itu sudah setengah membengkak dibawah cahaya lampu, ditambah dengan sudut bibir yang mengelupas.



“Apakah mereka memukulmu?” Candice merasa sangat kesal, beraninya mereka bertindak terhadap seorang anak-anak.



“Orang yang menculikku itu memukulku, namun, aku baik-baik saja,”Bryan tidak ingin membuat ibunya merasa khawatir.



Candice merasa sangat kesal dan berpikir, Bernett benar-benar tidak boleh melepaskan Melvin , dia itu benar-benar bukan manusia.



Pada saat inilah, sebuah pesawat terlihat mendarat dengan pengawasan lebih dari sepuluh polisi, Melvin dan yang lainnya menundukkan kepala mereka dan tidak berani melihat ke kerumunan yang berada di sekeliling mereka, sama seperti seekor tikus yang sedang ditahan oleh polisi.



Saat tiba di luar, mereka langsung ditarik masuk ke dalam beberapa mobil polisi yang sudah berhenti dan langsung dibawa ke kantor polisi Dedrick dan istrinya memiliki kekuasaan yang cukup besar disini, terlebih lagi, mereka juga sudah merupakan penduduk di tempat ini, jagi, para polisi tentu saja akan mengurusi permasalahan cucu mereka yang diculik.



Melvin kini berharap bahwa Bernett akan bersikap baik padanya, namun ia tidak pernah berpikir seberapa kejam dirinya pada saat ia ingin melakukan penculikan.



Malam ini Bernett Gong tidak terlihat muncul di kantor polisi.



Pagi subuh.



Candice menemani putrinya tidur, ia membuka matanya dan melihat tubuh kecil putrinya yang sedang meringkuk di sampingnya, wajahnya benar-benar terlihat sangat lucu, wajah kecil yang memerah, dengan sepasang tangan kecil yang memeluknya sambil tertiudr.



Perasaan Candice benar-benar meleleh, ia kemudian mencium wajah putra dan putrinya, menyingkirkan tangan kecilnya, lalu perlahan melangkah turun dari tempat tidurnya.



Ia mengenakan pakaiannya, ia juga tidak lupa untuk melihat putranya, karena waktu masih cukup pagi, Bryan tentu saja juga masih tertidur, penampilan anak berumur sembilan tahun ini terlihat mulai lebih kokoh, hanya wajahnya saja yang masih membawa aura anak-anak yang gemuk, Candice pun terdiam menatap wajah putranya yang tertidur.



Ia merasa sangat puas ketika teringat akan proses pertumbuhannya dari sejak lahir hingga saat ini.

__ADS_1



Pada saat sarapan, Dedrick dan Bernett sudah memutuskan untuk pergi ke kantor polisi dan mengurusi masalah ini. Di kantor polisi, Bernett berdiri di sebuah ruang interogasi dan melihat orang yang pertama kali akan dipertanyakan adalah Melvin , saat ia mellihat Bernett Gong dan Dedrick hadir, ia pun langsung melangkah maju dan bersujud.


__ADS_2