
Pada saat ini anggie sedang dalam kamarnya , ia merasa dan panik akan bertemu bernett nanti..
Wajahnya hanya bisa di tutupi dengan riasan tebal.
Sore jam tiga, sekarang masih jam sebelas siang, ia masih punya banyak waktu untuk merias wajahnya dan memilih baju.
Jam sebelas bernett menyuruh bella , melakukan pekerjaan di luar kantor.
Bernett menduga candice di rumah sendirian pasti malas untuk memasak siang hari, Jadi ia menyuruh bella pergi ke restoran membeli beberapa menu dan hidangan penutup.
Candice dari jam delapan sampai sekarang hanya berbaring di kasur dan menonton televisi.. Suara bell terdengar..
Siapa yang datang ke rumahnya?
Candice mengintip dari lubang pintu, ia melihat wanita, ia mengenali wanita ini adalah asisten bernett.
bella tersenyum cerah dan kedua tangannya membawa kotak." Nona candice,ceo gong meminta saya mengantarkan kotak ini, tolong di bawa masuk?"
"Ini apa?"
"Makan siangmu"
"Saya tidak masuk, masih ada pekerjaan lain , silahkan di terima" bella tidak heran ceo gong merawatnya, candice di rumah sedang terluka..
Candice menerima kotak" Asisten yan, mari masuk dan makan bersama"
"Tidak,terima kasih" bella berbalik badan dan pergi.
Melihat lima kotak di tangannya, candice merasa lucu ,mengapa dia membawa banyak, apakah dia pikir aku bisa menghabiskan semua.
Ia membuka setiap kotak, ada sayuran, lauk dan makanan penutup.
Hari ini bernett sangat baik padanya.. candice senang ..
Di kediaman lu
Selesai makan siang, sherry pergi ke kamar anggie untuk mengajaknya mengobrol.Ketika di masuk melihat anaknya sedang berdandan.
__ADS_1
"Anggie, seharusnya kamu istirahat di rumah, apa kamu akan pergi!"
"Bu,aku akan memberimu kabar baik, putrimu akan menikah dengan pria terkaya." anggie tersenyum bahagia.
"Pria terkaya? keluarga kaya yang mana?" sherry heran.
"Keluarga gong,pagi ini kakak meneleponku menyuruhku untuk bertemu dengan bernett gong jam tiga di perusahaannya.Bu, aku sangat bersemangat, bernett gong menyukaiku." anggie merasa malu, sangat berharap, dan menggila bahagia.
"Benarkah?bernett gong ingin menemuimu? apakah dia menyukaimu? sherry terkejut.
"Kakak yang meneleponku langsung, apa itu tidak benar?mungkin dia telah bertemu denganku tanpa sengaja, makanya dia memiliki kesan baik padaku"anggie hati- hati merias wajahnya, menutupi semua bekas cakaran di wajahnya.
Sherry memandang putrinya dengan semangat, jika putrinya menikah dengan keluarga gong, kekayan kedua keluarga di gabung akan menjadi tidak terhitung jumlahnya.
"Bu, bisakah kamu melihat bekas cakar di wajahku?" anggie merasa khawatir riasannya tidak sempurna
sherry melihat wajah putrinya dengan hati- hati." Sudah tertutup, tapi riasannmu sedikit lebih tebal."
"Bu, sudah waktunya aku pergi." anggie mengambil tas dan kunci mobil, tapi lupa membawa hp yang sedang di charger.
Sherry membereskan peralatan make up dan banyak baju berserekan di atas kasur.. sherry mendengar ponsel berdering di atas meja.
"Bu, dimana anggie, aku ingin bicara dengannnya?"
"Dia baru keluar sepuluh menit yang lalu dan phonselnya ketinggalan di kamar" sherry mengela nafas."Nak, apakah bernett gong ingin bertemu adikmu? ini benar apa tidak."
"Bu, saya juga tidak mengerti masalah ini, mengapa bernett tiba- tiba mencari anggie dan teman baiknya,marry song, apakah mereka berdua mendapat masalah bersama.?"
"Masalah ?apa maksudmu, oh ya, kemarin anggie di pukuli oleh candice". sherry kesal mengingat wanita jalang itu.
Andreas terkejut." Apa? anggie pergi mencari candice?"
"Iya, anggie demi debby pergi menemui candice, siapa yang tahu.Pelacur kecil itu mencakar wajah anggie dan membuat hidung marry berdarah."
"Bagaimana dengan candice? apakah dia terluka? andreas mulai panik.
Sherry mendengus bangga." Anggie mengatakan keningnya berdarah- darah."
__ADS_1
"Sial" umpat andreas
bernett gong berinisiatif meneleponnya, karena adik perempuannya mencari masalah dengan candice, bernett pasti membuat perhitungan dengan adikknya.
"Nak, kenapa kamu marah? apakah ada yang salah?" sherry bingung
"Bu, apa yang debby katakan pada kalian?"
"Candice mengejek keluarga lu, dan kamu sudah empat tahun belum punya anak."
"Sudah dulu bu, aku ada kerjaan"
selesai menutup telepon andreas menelepon debby shen yang sedang melakukan spa, melihat telepon langsung mengangkatnya.
"Halo, suamiku"
"Debby, kamu dimana?"
"Aku disekitar kantormu, ada apa?"
"Apa yang kamu katakan pada ibuku dan anggie, kamu jelas tahu bahwa candice dan bernett sudah bersama, mengapa kamu masih memprovokasi ibuku dan anggie untuk mencari masalah dengan candice?" Andreas bersuara keras.
Di salon kecantikan, debby yang terkejut , langsung duduk dan menutupi tubuhnya dengan handuk, bertanya." Apa yang terjadi? aku tidak mengatakan apa- apa"
"Apa kamu tahu, demi kamu, anggie pergi menemui candice dan memukulnya, sekarang bernett gong memanggil anggie ke kantornya."
"Apa? aku tidak menyuruh anggie untuk memukul candice" debby merasa khawatir dalam ucapannya saja, dalam hatinya ia bahagia anggie memukuli candice.
"Kamu cepat kembali"
Andreas melihat jam sudul pukul dua, adiknya pasti menemui bernett.Tidak, ia harus mencegah hal terburuk pada anggie.
Ketika anggie keluar dari rumah langsung menuju ke gong' corp.Dalam perjalanan ia merasa bahagia, hingga membuatnya lupa diri.
Bernett gong adalah pria terkaya, tampan dan berkuasa.
Anggie sering bergaul dengan para sosialita, semua wanita menginginkan memiliki hubungan dengan pria ini.Jika mereka tahu bernett menyukai dirinya, pasti semua wanita iri kepadaku.
__ADS_1
Tanpa diduga, pria ini berinisiatif menelepon kakaknya untuk menghubungi dirinya, bukankah cara ini terlalu agresif.
Andreas berusaha mencegah adiknya sampai duluan di kantor bernet, ia mengendarai mobilnya cukup cepat, namun di depan ada kecelakaan menyebabkan kemacetan.