
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Aku suka kopi yang ada di sini,jika tidak kerjaan aku sering datang kesini untuk memesan dan di bawa pulang, tidak disangka hari ini bisa bertemu dengan kalian berdua disini,apakah aku boleh duduk bersam dengan kalian?" yuni melihat ke arah daniel
Daniel hanya bisa mengangguk, aslinya terlalu malas dengan wanita munafik.
Candice merasa sangat canggung, pasti setelah ini yuni menyalahkan dirinya.
"Tuan xi, bagaimana pendapat anda tentang desain perusahaan kami?" yuni mencari topik mengobrol.
"aku sudah mengatakan semua pada nona cheng, ibuku sangat menyukai desain perusahaan kalian" daniel terlihat acuh tak acuh saat berbicara dengan yuni, tidak seperti saat berbicara dengan candice lembut dan perhatian.
Saat ini pengawal membawa ponsel mengatakan ada telepon."Tuan, ada telepon"
"Aku menjawab telepon dulu" daniel berdiri menuju tempat sepi.
"Silahkan" candice tersenyum.
Begitu daniel pergi menjauh,candice menjelaskan."Yuni maaf, jangan salah paham dulu,aku tidak bermaksud menyembunyikan pertemuan dengan tuan xi"
Yuni tersenyum paksa."Aku tidak menyalahkanmu, lagipula kamu adalah desainernya"
"Terima kasih atas pengertiannya" candice sedikit lega.
Tetapi apakah yuni benar-benar memaafkannya? ia benar-benar cemburu, mengapa hanya datang sendirian jika daniel ingin bertemu, apakah ingin merayu daniel sendirian?
Yuni tidak bisa menahan bertanya."Candice, apakah kamu tidak takut menemui klien pria sendirian, bernett akan cemburu?"
Saat ingin menjelaskan, daniel sudah selesai menerima telepon,tatapannya jatuh ke wajah candice sambil tersenyum."Aku pergi dulu, rancangan ini aku bawa dulu, aku akan mengirimnya ke pembuat perhiasan khusus bangsawan dan harga yang kami berikan tidak akan berkurang sedikitpun"
Candice mengangguk."Baiklah"
"Tuan xi, apakah tuan bisa meninggalkan nomor telepon untuk kami?jika ada kesalahan di desain kami bisa menghubungi anda" Yuni tahu, walaupun ini tidak sopan, ia tidak ingin kehilangan kesempatan terakhirnya.
__ADS_1
Ia berfikir dengan adanya nomor telepon, mereka bisa menjadi lebih dekat.
Candice juga terkejut dengan permintaan yuni, ia takut membuat yuni malu saat di tolak.
Daniel berfikir sebentar, lalu tersenyum."Tidak perlu, kalau ada masalah aku akan langsung menghubungi nona cheng saja"
Ini adalah cara paling sopan untuk menolaknya, yuni wajahnya memerah malu, dan hatinya ada rasa sakit.
Candice saat ini benar-benar tidak tahu,bagaimana membujuk yuni."Yuni, ayo kembali"
Yuni malah tersenyum sinis."Candice cheng, kamu sebenarnya melakukan apa untuk merayu daniel,hingga menyukai dirimu?"
Candice terkejut."Yuni,apa yang kamu katakan?"
"Kita bertemu dengannya pertama kali bersama-sama, namun di matanya hanya ada dirimu,mengapa sama sekali tidak melirikku?"
Yuni bertanya dengan tajam
"Yuni,aku dan tuan xi hanya hubungan rekan kerja, kamu jangan terlalu banyak fikiran"
"Hubungan rekan kerja? apakah kamu puas dengan memiliki bernett seorang dan merayu tuan xi, lagipula daniel bisa terpilih menjadi presiden di masa depan" yuni mengejeknya.
Candice langsung marah, lalu berkata."Jika kamu sudah tahu status bangsawan tuan Xi, maka kamu jangan berifikir untuk bersama dengannya,setidaknya diriku tidak pernah bermimpi bersama dengan dia,terserah tentang apa yang kamu fikirkan"
Candice merasa emosi dengan yuni, hanya demi pria tampan yang baru saja ditemui sudah mengejek dan menuduhya sesuka hatinya.
Begitu candice pergi, yuni masih duduk di kursi dengan tidak tenang, banyak rasa di hatinya bercampur aduk senang bertemu dengan daniel, cemburu, marah dan semakin membenci candice.
"Nona, kopi anda" pelayan membawa plastik bungkusan.
Saat berada menunggu taxi datang yuni menelepon laura.
"Halo"
"Nona huo, aku akan memberimu hadiah, yaitu, tentang hubungan candice dengan pria lain, apakah kamu mau?"
"Apa? candice berani bermain di belakang bernett dengan pria lain? tentu saja aku mau, kirimkan saja padaku" laura sangat kaget mendapat hadiah seperti ini.
Bahkan yuni tidak menutup telepon, langsung mengirim foto lewat pesan singkat.
__ADS_1
Setelah laura melihat fofo dan vidio tersebut, lalu bertanya dengan semangat."Pria seperti apa yang berkencan dengan candice? seperti terlihat di foto dia pria yang baik"
"Seorang pria bangsawan,singkatnya,pria yang berstatus tinggi, dia bisa menyaingi bernett" yuni tersenyum sinis.
"Keberuntungan apa yang candice dapatkan? bagaimana bisa dia bertemu dengan pria seperti itu?Ini sungguh tidak adil"
"Bagaimana rencanamu?"
"Apa lagi yang bisa aku lakukan? pasti mengirim foto ke email bernett, bernett adalah seorang pecemburu,pasti dia akan marah"
"Kalau begitu, aku tinggal melihat permainanmu saja"
"Permainan untuk candice tidak akan berhenti disini saja! aku sudah merancang disini, aku sudah mengirim ke teman selebritiku,dia akan memposting di media sosial, Ini juga akan terbit di koran internasional hari minggu"
Yuni merasa bahagia, laura sangat bermurah hati membantu dirinya,saat itu candice akan di pecat dan daniel akan marah padanya.
Candice sekembali ke kantor pergi ke ruangan linda.
Linda dapat melihat wajah murungnya, lalu bertanya."Ada apa? apakah pertemuan dengan tuan xi tidak berjalan lancar?"
"Berhasil, ibunya sangat menyukai rancanganku,tapi,aku tidak tahu,mengapa yuni tiba-tiba datang ke kedai kopi tersebut! Ini sangat canggung sekali"
Linda cukup terkejut."Yuni tiba-tiba berada disana?"
"Iya, dia mengatakan menyukai kopi di kedai tersebut,lalu dia membungkusnya,tapi, di sekitaran kami juga terdapat kedai kopi,apakah bisa terjadi kebetulan seperti ini?" Candice merasa curiga dengan yuni sengaja mengikutinya.
Wajah linda terlihat tidak senang."Jika dia benar-benar mengikutimu, ini sangat tidak tahu diri sekali"
"Aku tadi bertengkar dengannya, dia mengatakan aku sengaja mencegah pertemuannya dengan tuan xi dan mengatakan aku merayu tuan xi"
"Apa? Biar aku saja yang berbicara dengannya tentang masalah ini"
"Sudahlah linda,aku tidak ingin kamu berada di tengah-tengah kesulitan, sekarang jika aku bertengkar dengan dia, ya tinggal bertengkar saja"
Selain itu, ia merasa dirinya tidak bersalah, setelah pesanan ini berakhir dia tidak akan bertemu dengan tuan xi lagi, orang baik tidak perlu banyak menjelaskan, sebaliknya yang jahat akan terlihat dengan sendirinya, walaupun berpura-pura baik.
"Tapi, kamu yang akan dirugikan" linda menghela nafas, lalu teringat sesuatu."Oh! barusan aku mendapat kartu undangan untuk peragaan perhiasan luar negeri,aku tidak bisa pergi, aku mengirimmu kesana,juga bisa untuk menenangkan suasana hatimu"
Candice sangat tertarik dengan peragaan perhiasan, lalu tersenyum."Benarkah?"
__ADS_1
"Iya! aku setiap tahun ikut berpartisipasi dan sudah tidak tertarik lagi,biarkan kamu yang masih muda banyak belajar,kamu bisa berdikusi dengan bernett terlebih dahulu,lihat apakah dia bisa menemanimu pergi kesana?"
"Aku akan bertanya dengannya di malam hari" candice tersenyum.