Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Sampai tepat pada waktunya


__ADS_3

Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Terima kasih


"---"


Tampaknya pengaruh veren terhadap tuan muda cukup besar, jam sembilan malam hari memanggil dua pengawal untuk menemani pergi ke bar.


Harry mungkin besok sudah kembali ke pulau dan akan kembali saat hari pernikahan candice.


Ia ingin memanjakan diri dengan meminum bir dan seperti biasanya pengawal mengusir wanita yang ingin mendekati tuan muda.


Harry melihat sekilas sosok seorang yang baru masuk,lelaki tersebut merangkul cewek dan meremas pantatnya.Ia adalah andre zhan.


Andre duduk di kursi kosong dan gadis di sebelahnnya menempel pada tubuhnya.


Harry benar-benar tidak menyangka,lelaki itu pada siang hari begitu mencintai veren, namun malam ini malah di bar bersama dengan seorang gadis.


Harry saat di restoran tadi siang sudah ingin memukulnya, namun saat ini ada kesempatan untuk memberikan pelajaran padanya, veren yang polos tidak bisa di bohongi oleh lelaki brengsek.


Ia bangun dari kursinya,lalu mendekati posisi andre, harry menyingkirkan wanita yang duduk di paha andre dan langsung memukulnya dengan keras.


"Ah..." suara jeritan sekelompok wanita.


Saat andre ingin membalasnya dua pengawal segera menghalangi.


Harry keluar dari bar diikuti oleh kedua pengawalnya.


Andre memegang wajahnya yang memar, ia sangat marah dan kesal,ia tidak menyangka akan bertemu dengan harry disini.Sial,apakah harry ingin menghancurkan kedudukannya di hati veren?


Waktu sudah berjalan bertahun-tahun,tentu saja, andre bukan lagi lekaki polos seperti saat tinggal di komplek, ia sudah mempunyai kebiasaan buruk bermain dengan wanita dan mabuk-mabukan.


Andre terpikat dengan penampilan cantik dan polos veren, ia hanya ingin bermain sebentar dengannya.


Ia memutuskan akan bertindak terlebih dahulu, sebelum harry melapor pada veren.


Harry kembali ke dalam mobil dan melihat jam tangannya baru jam setengah sepuluh malam dan menelepon veren.


"Halo" terdengar suara acuh perempuan.


"Veren, apakah kamu berada dirumah?ada yang ingin aku bicarakan denganmu, aku akan kesana sekarang"

__ADS_1


"Tidak perlu kesini, aku sudah mau tidur, aku mempunyai panggilan lain, aku tutup dulu"


Harry merasa cemas,pasti yang menelepon adalah andre, apa yang akan dilakukan andre malam-malam?


Apapun yang terjadi, harry akan pergi mencari veren?


Memang yang menelepon adalah andre.


"Veren, apakah lelaki itu ada menelepon kamu?"


"Bagaimana bisa kamu tahu dia barusan meneleponku?"


"Karena aku di bar dan dipukul olehnya"


"Apa? kenapa dia bisa memukulmu?"


"Dia gila, dia tiba-tiba memukulku, pengawalnya juga ikut memukul, veren, apa aku boleh pergi mencarimu?"


"Apa lukanya parah, kalau parah, kamu bisa pergi ke rumah sakit?" veren merasa cemas.


"Tidak perlu, hanya terluka sedikit, kamu bisa memberikan kompres padaku, aku akan datang mencarimu,kamu tunggu aku" andre langsung mematikan telepon.


"Halo, kak andre...tempatku tidak cocok" veren menyadari kalau teleponnya sudah di matikan.


Bagaimana?veren teringat harry akan pergi mencarinya dan berharap harry akan datang menemuinya.


Saat ini harry sedang mengendarai mobilnya ke apartemen veren,ia terlihat marah, untung saja melihat sisi gelap andre di bar, kalau tidak veren akan menderita di masa depan.


Sial,lelaki itu terlihat bermoral di depan veren, dan ternyata andre adalah lelaki brengsek.


Saat ini andre mengendarai mobilnya dengan cepat.Kemarahan terhadap harry tidaklah sedikit,namun malam ini akan memanfaatkan lukanya untuk mendapatkan rasa sayang dari veren.


Lelaki dan perempuan berada di suatu tempat, andre memikirkan veren tidak bisa menolak dirinya dan malam ini harus mendapatkan tubuhnya, andre tersenyum dingin.


Karena andre sudah mengenal kota ini dan mengendarai mobilnya dengan cepat, ia datang lebih dulu ke tempat veren.


Saat ini andre sudah membuang rasa malunya, malam ini harus mendapatkan kasih sayangnya.Ia dengan cepat mengetuk pintu rumahnya.


Veren melihat andre di depan pintu dan memegang wajahnya yang memar, ia sedikit khawatir."Kak andre, apa yang terjadi padmu? ayo pergi ke rumah sakit"


"Tidak perlu, apakah kamu ada es batu, aku ingin mengompres lukaku, sekarang masih sakit sekali"


"Kenapa dia bisa memukulmu" veren mengambil es batu dan membungkus dengan handuk.

__ADS_1


"Aku hanya ingin bertemu dengan klien di bar, namun saat aku masuk langsung di pukul olehnya" andre berbohong padanya.


Selesai berkata andre tidak lupa menjelekkan harry di depan veren."Berbeda dengan lelaki brengsek itu, dia pergi ke bar untuk mencari kesenangan,tadi aku melihatnya duduk dengan beberapa wanita,hanya karena mempunyai uang, lelaki itu sungguh tidak bermoral"


"Sudah kak andre, kakak jangan marah-marah lagi, kamu kompres lukamu dengan benar" veren menenangkan amarahnhya.


Saat ini andre menyadari veren memakai kaos putih dan rok di bawah lutut yang memperlihatkan kakinya yang putih mulus, ia langsung menelan ludahnya dan matanya berapi-api,ia mengetahui wanita sangat suka di puji."Veren, kamu sangat cantik"


Veren memalingkan wajahnya dan tertawa."Kak andre, apakah kamu sudah makan?"


"Aku sudah makan, aku hanya ingin beristirahat sebentar disini"


"Eh.. itu" veren ingin menolaknya


"Aku akan tidur di sofa,aku berjanji tidak akan melakukan apapun padamu" andre ingin menyingkirkan rasa waspada wanita ini.


"Ada sebuah hotel di depan rumahku, bagaimana kalau kakak membuka kamar disana? sofaku terlalu kecil dan sempit, aku takut akan membuatmu tidak nyaman" veren ingin lelaki ini cepat pergi.


Melihat penolakan yang tampak jelas, andre merasa kecewa,andre melemparkan bungkusan es batu dan berjalan mendekat ke arahnya dan matanya melotot ke arah tubuhnya.


Veren langsung melangkah mundur."Kak, apa yang ingin kamu lakukan?"


"Veren, aku sangat menyukaimu, aku ingin bersama denganmu" andre sudah semakin bernafsu.


Dan dibawah mobil sport harry sudah sampai, ia bergegas turun dan melihat mobil yang tidak asing sudah terparkir agak jauh dari mobilnya.


Harry semakin cemas, bagaimana bisa bajingan itu sampai duluan?


Karena sudah malam pengawal harry tertinggal jauh dan kesulitan mengikuti mobil balapnya. Harry hanya bisa pergi seorang diri, ia berlari ke rumah veren dan menggendor pintunya.


"Veren, ini aku harry, cepat buka pintunya"


"Aaa" terdengar teriakan veren dan barang-barang jatuh dari dalam.


Harry langsung menendang pintu sekuat tenaga, lagipula apartemen ini murah dan bahan bangunannya tidak yang terbaik. Pintu terbuka hanya dengan sekali tendang. Ia mendengar suara tangisan veren dari sebuah kamar."Lepaskan aku.. lepaskan"


Andre sudah tenggelam dengan nafsunya dan menindih tubuh veren di bawahnya.


Beberap detik kemudian sebuah tinjuan kuat mengenai wajah andre dan membuatnya tersungkur ke samping, veren masih memakai pakaian utuh, namun di lehernya ada bekas ciuman,akibat dicium paksa oleh andre.


Andre langsung lepas kendali dan berkelahi dengannya sampai di ruang tamu, harry sudah belajar seni bela diri dari kecil, bagaimana mungkin andre dapat mengalahkannya?


Andre mendapatkan pukulan bertubi-tubi di tubuh dan wajahnya, harry hanya mendapatkan beberapa pukulan.

__ADS_1


"Sudah cukup, berhenti, kalian jangan berkelahi lagi" veren melerai setelah sadar dari rasa takutnya.


__ADS_2