
Bryan tidak merasa bahwa ia sedang berbohong, hingga ketika Melvin menariknya dan menahannya erat pada dadanya dan
menutupi wajah kecilnya dengan obat
bius, Bryan berusaha keras untuk memberontak, namun, ia masih berumur sangat muda, bagaimana mungkin ia dapat mengalahkan seorang lelaki dewasa?
Efek obat bius itu cukup kuat, Bryan hanya memberontak beberapa saat hingga kedua mata bulatnya akhirnya terpejam, Melvin
pun langsung menggendongnya dan meletakkannya di kotak yang sudah ia bersiapkan, ia meliahtnya dan merasa tersentuh karena akhirnya ia kini sudah berada dalam
genggmannya.
la langsung sesegera mungkin duduk di kursi pengemudi, menyalakan mesin mobil dan keluar, namun ia kebetulan sekali bertemu dengan Dedrick yang baru saja pulang
",'Melvin, mengapa kamu pulang
begitu saja?"
"Paman besar, aku kebetulan ada urusan penting, aku pulang terlebih dahulu,Melvin" menjawabnya terburu-buru, lalu langsung menginjak pedal gasnya.
Setelah sepuluh menit lebih berlalu sejak Melvin pergi, Dedrick pun mulai mencari Bryan , ia megira bahwa ia mungkin saja sedang
bermain di luar rumah, namun, ia tetap saja tidak bisa menemui anak itu setelah mencarinya secara keseluruhan.
Dedrick tentu saja merasa khawatir, Bryan ini adalah seorang anak yang pengertian, ia tidak pernah sembarangan pergi sebelumnya, ia
dapat memastikan bahwa cucu
perempuannya sedang tertidur, tetapi
kemanakah cucu lelakinya pergi?
Dedrick langsung memanggil para pengawal, para pengawal juga kemudian mencari secara keseluruhan, lalu mulai mengecek rekaman CCTV setengah jam yang lalu, Bryan
masih terlihat memainkan iPadnya di
ruang tau saat itu, lalu Melvin pun melangkah masuk.
Setelah Bryan kemudian memberikan sebotol air minum kepada Melvin , bayangan Bryan Gong tidak lagi terlihat di rekaman CCTV
selanjutnya.
"Kemana anak ini mungkin pergi?"
Dedrick benar-benar khawatir.
"Tuan Besar Gong. jangan khawatir terlebih dahulu, kita teliti lagi sejenak, apakah mungkin Tuan Muda Gong kemudian pergi dengan Tuan Muda Besar Gong?"
"Apakah kamu bermaksud untuk berkata Bryan pergi dengan Melvin? Ini tidak mungkin terjadi! Aku baru saja menyapa Melvin, jika Bryan berada di dalam mobilnya, apakah ia mungkin tidak mengatakannya kepadaku sejenak?" Dederick menggelengkan kepalanya.
Pada saat inilah ponsel Dedrick kemudian berdering, ia mengambilnya dan melihat bahwa itu adalah panggilan dari Bernett , ia pun langsung terburu-buru meniawabnya." Halo Bernett"
"Ayah, aku dan Candice akan!segera naik ke pesawat, kami mungkinakan tiba setelah penerbangan selama lima jam"
Dedrick langsung terburu- buru bertanya kepadanya,'Bernett, apakah Bryan pernah menhubungimu?"
"Apakah Bryan tidak berada di sisimu? Bernett Kembali bertanya kepadanya.
"Anak ini menghilang, ia sebelumnya masih ada disini, lalu- menghilang setelah Melvin pergi."
"Ayah, apakah kamu berkata bahwa Melvin pernah datang ke rumahmu? Suara Bernett
__ADS_1
langsung terdengar terkejut.
"Betul! la datang di pagi hari, ia bahkan makan siang disini."
"Apakah Bryan menghilang pada saat ia pergi?" Bernett yang berada di sisi lain panggilan mulai
merasa khawatir.
"Betul."
"Ayah, tenangkan dirimu terlebih dahulu, Bryan mungkin sudah diculik,"'suara Bernett terdengar
lebih khawatir, namun ia juga tidak
menyalahkan ayahnya pada saat ini.
Ayah dan ibunya masih belum mengetahui keadaan Melvin belakangan ini, mereka masih
menganggapnya sebagai kerabat yang tidak memiliki niat buruk.
"Apa? Bryan diculik? Siapa yang menculiknya?"
"Jika aku tidak salah memprediksi, Melvin yang menculik Bryan, Bryan kini seharusnya masih baik-baikbsaja."
"Mengapa Melvin bisa menculik Bryan?"
"Ayah, aku tidak bisa menjelaskan permasalahan ini melalui telepon, aku akan segera pergi kesana, minta para pengawal untuk memperluas lingkup pencarian mereka, mereka sebaiknya dapat menemukan keberadaan Melvin, karena semua ini bersangkutan dengah keselamatan Bryan"
"Baik, cepat kemari! Aku yang terlalu ceroboh,"nada bicara Dedrick terdengar merasa sangat bersalah.
Pada saat Bernett memutuskan panggilannya di bandara, Candice kebetulan sedang
Pikiran Bernett Gong terus menganalisis permasalahan ini, satü- satunya tujuan Melvin membawa Bryan adalah meminta uang
kepadanya, pada saat ia belum
meneleponnya, maka anaknya masih
berada dalam keadaan yang aman"
"Candice, tidak perlu khawatir, anak kita akan baik-baik saja."
Mata Candice Cheng terlihat memerah,"Mengapa bisa seperti ini?"
Bernett Gong merangkulnya erat, "Kita akan segera menyelamatkan anak kita."
Pesawat Bernett Gong langsung lepas landas dengan kecepatan tinggi, ponselnya yang tersambung melalui satelit itu terus menyala, sehingga ia bisa saja langsung menjawab
panggilan Melvin Ketika meneleponnya.
Di'atas pesawat, Bernett tentu saja berharap ponselnya akan berdering sesegera mungkin, supaya ia dapat langsung bereaksi terhadap
keinginan yang disampaikan oleh
Melvin Gong.
Perasaan dalam hatinya itu tentu saja tidak setenang penampilannya, sepasang putra dan putrinya itu dapatndikatakan sebagai orang yang lebih berharga daripada nyawanya,
bagaimana ia mungkin bisa merasa tenang?
la kini merasa sangat kesal, Melvin ternyata berani bertindak terhadap putranya.
__ADS_1
Candice juga merasa khawatir hingga ia tidak bisa duduk tenang di sepanjang perjalanan,
matanya itu tertuju tajam kepada ponselnya, pada saat ini, mereka berada di ketinggian tiga puluh ribu kaki, ia hanya bisa mendapatkan kabar mengenai anaknya melalui panggilan
saja.
Setelah tiga jam berlalu, panggilannya masih saja belum tersambung, namun ia kemudian
mendapatkan panggilan dari pengawal
dimana mereka berkata bahwa mereka
masih belum juga menemukan
keberadaan Melvin , kabar Bryan
Gong kini juga masih belum terdengar.
Tangan Bernett itu terlihat mengepal erat, tatapan dari sepasang matanya itu terlihat tajam seperti bisa saja membunuh seseorang.
Candice juga merasa sangat khawatir, namun ia benar-benar tidak pernah menyangka bahwa
anggota Keluarga Gong akan menculik
putranya.
Dedrick juga mulai menggunakan kekuatannya di daerah pedesaan untuk berusaha mencari
Melvin , lalu menemukan cucunya.
Hanya saja, mereka terus tidak bisa memikirkan perasaan yang tersembunyi dalam hati Melvin dalam sekejap.
Dedrick dan istrinya itu benar-benar merasa sangat khawatir, mereka tidak menyangka bahwa keponakannya ternyata akan menculik
CUcu mereka, Beatrix Gong sepertinya
juga sudah merasakan aura tidak
tenang dari semua orang, ia pun menangis tersedu-sedu mencari kakaknya.
Suara tangisannya itu juga membuat Hannah Xia terburu-buru menghapus air matanya, ia juga khawatir Bryan Gong akan mengalami
masalah yang tidak baik.
Dimanakah Bryan Gong saat ini?
Melvin kini memberikan obat yang cukup kuat, Bryan juga tidak pernah menyadarkan diri di sepanjang perjalanan.
Di sebuah ruang bawah tanah, Melvin dan Vandi Liu beserta sederetan orang lainnya menatap lelaki kecil yang sedang jatuh pingsan ini seperti menatap setumpuk uang yang
berada di depanhadapan mereka dan dapat membuat mereka tiba-tiba kaya mendadak.
"Bukankah kita kini sudah seharusnya memberi tahu Bernett Gong? Suruh dia untuk langsung
mengirimkan uangnya itu ke rekeningku"
Tanya Vandi Liu sambil menggosok tangannya.
Melvin kini mulai merasa sedikit gugup, ia tidak menyangka bahwa ia benar-benar sudah
melakukan sebuah hal yang kejam seperti ini, ia sudah menculik keponakannya sendiri.
__ADS_1