
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
Veren menatap pria tampan di depannya,pria ini terlihat kejam."Aku tidak berbohong, semalam aku tidak melihat jam tangannmu"
"Jam tanganku terbuat dari emas,hanya kalian pengantar makanan yang masuk ke kamarku, semalam aku menaruh jam tangan di atas meja, aku memberikan waktu sampai semalam, jika tidak dikembalikan,aku akan memasukkan kamu ke penjara"
Wajah veren memucat dan terus menyangkal.
"Aku bilang tidak mengambil jam tanganmu, kamu jangan asal menuduhku"
Harry langsung marah."Aku mempunyai kekayaan triliunan buat apa aku menuduhmu wanita miskin"
"Tuan, jangan marah, aku akan terus mencari jam tanganmu" kata manager
"Jam tanganku hanya ada satu di dunia, jika kembali ke pasaran aku akan mendapatkannya lagi, aku hanya ingin menghukum wanita ini"
Veren mengepalkan tangannya kuat-kuat."Aku tidak mencuri dan mengapa aku harus mendapatkan hukuman?"
"Kirim wanita ini ke kantor polisi,setelah polisi menyelidiki dengan jelas,masukkan dia ke dalam penjara" harry terlihat marah.
Jam tangan cepat atau lambat akan ditemukan, namun wanita ini harus diberi pelajaran.
"Lisa, segera bawa dia keluar dan panggil polisi"
"Kamu... manager, aku tidak mencuri,dia sembarangan menuduhku" veren sangat sedih, karena dirinya tidak melakukan kesalahan apapun.
"Tidak perduli kamu mencuri atau tidak, polisi akan menemukan kebenaran" lisa menyeretnya keluar.
"Aku akan tinggal disini selama tiga hari, jika selama tiga hari tidak ditemukan,aku akan menuntut hotel ini ke pengadilan"
"Tenang saja,kami akan selidiki dengan jelas, bisakah anda menunjukkan foto jam tangannya?kita bisa memberikannya pada pihak kepolisian"
Harry mengambil ponselnya dan mengirim gambar ke manager.
Manager menghela nafas, melihat jam tangan sangat mewah.
"Ini adalah hadiah mahal yang diberikan oleh kakekku, jika hilang, kalian semua harus mendapatkan hukuman" harry terlihat semakin marah.
Setelah semua orang pergi, harry menelepon pengurus rumah tangga untuk mencari jam tangannya.Pengurua rumah juga marah mendengar barang kesukaan tuan muda hilang.
Manager pergi ke kantor polisi menyerah foto jam tangan dan beberapa rekaman kamera cctv.
__ADS_1
Veren sangat sedih,menangis di lantai, ia baru saja mendapatkan pekerjaan ini dan langsung di tuduh melakukan pencurian.
Ia benar-benar marah dengan pria berdarah campuran yang seperti iblis,pria itu kehilangan jam tangan dan asal menuduhnya.
Pihak polisi mulai menyelidiki,veren dan lily semalam makan malam bersama, dan lily sekarang sudah berada di luar negeri, ini membuat polisi merasa curiga, dan akan ke bandara untuk melihat kamera pengawasan.
Ini akan terlihat jika di scanner.
Harry terlihat murung dan marah, jika barang kakek di pegang oleh orang lain dan rusak, dan membenci orang yang mencuri barangnya.
Polisi melakukan pemeriksaan sampai sore hari dan menemukan di dalam koper lily memang terlihat ada jam tangan sama persis dengan harry, pihak polisi bekerja sama dengan kepolisian setempat dapat menangkap lily dan menemukan jam tangan.
Veren tidak tahu yang terjadi d luar, jam tujuh malam ketua lisa mengendarai mobil ke kantor polisi."Veren, maaf, aku sudah salah paham padamu,jam tangan telah dicuri oleh lily, dan sekarang dalam proses pengiriman kembali"
Veren tidak menyangka lily akan mencuri, sekarang veren tidak tahu cara menenangkan diri dan sangat benci dengan pria brengsek yang asal menuduhnya.
"Aku dan manager sudah memutuskan kamu akan tetap bekerja,jadi besok kamu lanjutkan pekerjaanmu"
"Pelanggan pria itu harus minta maaf padaku terlebih dahulu"
"Ini tidak mungkin, pria itu adalah pelanggan, lagipula tugas kita adalah melakukan pelayanan terbaik,haru sabar, aku akan mengaturmu untuk tidak melakukan pelayanan pada kamarnya, lagipula kamu tidak akan bertemu dengannya lagi"
"Terima kasih,ketua lisa"
Di dalam hotel harry juga mendapat kabar dari pihak hotel,bahwa jam tangannya telah di temukan,ternyata diambil oleh karyawan yang satunya.
Harry tidak merasa bersalah, perkataan wanita itu telah menyakitinya.Dan tentu saja, ia tidak akan meminta maaf padanya.
"Tenang saja, pihak hotel sudah mengaturnya"
Karena masalah jam tangan, harry sudah kesal seharian.Ia berencana keluar jalan-jalan.
"Suruh pihak kepolisian untuk membantu menemukan veren,aku ingin segere menemukannya dan membawanya pergi"
"Baik, tuan muda"
Dalam kontrakan veren sedang mengeluh dengan temannya,cindy juga merasa prihatin atas kejadian hari ini dan merasa penasaran dengan sang pria."Apakah pria yang ber gen campuran itu ganteng?"
Veren berpikir memang wajah harry paling ganteng diantara pria yang ia temui,tapi dia adalah pria yang menyebalkan.
"Ganteng memang ganteng, namun sikapnya begitu buruk,jika aku bertemu dengannya akan menamparnya duluan" veren terlihat sangat marah.
"Aku kasih kamu satu barang,aku di pasar barang antik menemukan kalung giok yang sama persis denganmu"
Cindy mengeluarkan kalung giok dari dalam tasnya."Ini benar-benar sama kan?"
"Benar sama persis" veren mengambil kalung gioknya.
__ADS_1
"Ayo kita bandingkan, sama persis kan, kita berdua sekarang adalah saudara"
Veren mengamati giok dengan seksama.
"Walaupun kalungku terlihat lebih kecil, aku membelinya hampir 15 juta"
Veren tersenyum senang."Tidak apa-apa,ini sangatlah cantik"
Cindy segera memakai kalung giok ke lehernya.
"Bagaimana,cantik kan?"
"Iya, lebih baik kamu cari pekerjaan lain dan jangan datang lagi ke club malam" veren merasa khawatir dengan pekerjaannya.
"Tidak bisa, disana bisa banyak menghasilkan uang, aku tidak memiliki pendidikan tinggi sepertimu dan sangat susah mendapatkan pekerjaan"
Saat harry mendapatkan jam tangannya sudah keesokan paginya,manager hotel membawa jam tangan dengan hati-hati.
"Tuan hemarld, kita sudah menyuruh ahli untuk membersihkan jam tangan ini dan sudah memastikan tidak ada kerusakan, coba kamu lihat"
Harry mengambil jam tangan dan memeriksanya, setelah itu memakai di pergelangan tangannya.
Ia melihat ke arah pengurus rumah."Kita pergi"
Harry pergi dengan beberapa orang bawahannya,sementara veren sedang membelikan tamu hotel makanan di luar dan kopi.
Pelanggan hanya memberikan waktu 30 menit, setelah turun dari taxi segera melangkah dengan cepat ke kamar pelanggannya.
Harry baru saja keluar dari lift dan di belakangnya beberapa pengawalnya.
Saat berada di belokan veren menabrak harry dan menumpahkan kopinya ke jasnya.
"Shittt" terdengar umpatan keras dari sang pria.
"Maaf" veren membesarkan matanya, kenapa bisa membuat masalah dengan pria ini lagi?
"Kamu tidak mempunyai mata, apakah kamu sengaja membalas dendam padaku?"
Veren memang tidak sengaja, kenapa kopinya tidak disiram ke wajah gantengnya?
Veren segera mengambil tisu dari dalam kantong sakunya."Maaf, aku akan membantumu membersihkan nodanya"
"Kamu jangan menyentuhku" harry segera melepas jasnya dan memberikan ke pengurus rumah.
"Tuan muda, apakah kamu merasa kepanasan?"
Harry melirik ke arahnya."Wanita seperti ini, bisa kerja disini, ini benar-benar sangat lucu"
__ADS_1
"Maaf" veren menundukkan kepalanya.
Harry tidak menjawabnya dan segera pergi ke mobilnya dan pergi meninggalkan hotel yang membuatnya kesal.